Sinopsis Veera Episode 15 (1 Febuari 2016): Hore... Veera Mulai Sekolah!


Sinopsis Veera Episode 15 (1 Febuari 2016) || Jumpa lagi dengan admin blog kabar sensasi, kali ini mau posting cerita ulang serial Veera episode yang ke lima belas yang tayang tanggal 1 Febuari. Episode sebelumnya yang tayang tanggal 31 Januari admin gak sempat posting jadi kelewatan deh. Ceritanya masih sama kok, dimana Veera-nya sudah jadi gadis kecil yang diperankan oleh Harshita Ojha. Terus gimana kelanjutan kakak Ranvi dan dedek Veera?

Dan Sinopsis Veera Episode 15 (1 Febuari 2016) ceritanya adalah Veera pengen banget jajan es krim tapi Ranvi tak mengijinkan karena belum punya uang untuk beli es. Ranvi berjanji akan membelikan es nanti jika sudah punya uang. Ranvi pamit pergi sebentar sementara Veera menunggu didekat penjual es krim, si bapak penjual pun menawari Veera es tapi Veera menolak karena ingat pesan dari sang kakak agar tak makan es krim. Veera tak tahan melihat es krim yang terus meleleh, Veera menyuruh tukang es agar menaruh esnya diatas bibir Veera sehingga tetesan esnya jatuh ke mulut Veera. Ranvi pun melihat apa yang dilakukan Veera, Ranvi sangat marah karena tadi sudah berpesan agar Veera tak makan es krim! Veera pun beralasan bahwa dia gak makan es tapi meminum tetesannya saja. Ranvi tetep marah dan bilang bahwa "Tidak boleh mengambil sesuatu dari penjual tanpa membayar".

Kattar berkelahi dengan seseorang yang sempat menggodai Ratan saat diladang, Kattar pulang dalam keadaan terluka dan sang istri sangat terkejut. Keduanya pun sempat berdebat hingga akhirnya tiba-tiba istrinya Kattar perutnya kesakitan dan terjatuh. Saat itu Ratan dan kakaknya datang lalu ikut membawa istrinya Kattar ke rumah sakit. Ratan pun berpesan pada tetangganya agar bilang pada Ranvi bahwa pulang agak malam karena ikut pergi ke rumah sakit. Rupanya istrinya Kattar sakit kista padahal selama ini dia sangat mengharapkan segera punya anak. Ratan memutuskan untuk menemani Kattar di rumah sakit sementara sang kakak disuruh pulang untuk menemani Ranvi di rumah.

Ranvi di rumah berusaha membujuk Veera minum susu tapi si Veera malah pura-pura tidur, tiba-tiba hujan petir dan mati lampu. Veera sangat takut, sementara Ranvi berusaha menenangkan. Ranvi bilang mau ambil lilin kebawah tapi yang ada justru pintunya terkunci dan Veera didalam sangat ketakutan.

Bibinya Ranvi dijalan angkotnya mogok, ingin telpon tapi batreinya habis.

Veera masih ketakutan, Ranvi menyelipkan jarinya dilubang dan minta agar Veera memegangnya sebagai pertanda bahwa Ranvi tak pergi kemana-mana dan selalu didekat Veera. Meski terpisah oleh pintu tapi Ranvi terus-terusan mengajak Veera ngobrol agar sang adik tenang. Veera minta agar Ranvi menceritakan sosok ayahnya. Ranvi pun bercerita saat dulu Sampooran memberikan Veera susu dan menyanyikan lagu agar Veera tidur. Tiba-tiba ada suara seseorang membuka pintu, Ranvi langsung menyuruh Veera sembunyi dilemari, Ranvi langsung menuju pintu dan teriak bahwa Veera gak ada karena sedang pergi dari Ratan. Ranvi pun terkejut saat ada seseorang menyentuhnya dan ternyata itu adalah sang bibi.  Ranvi pun bilang Veera sedang terkunci didalam kamar. Sang bibi langsung dobrak pintu, Ranvi dan Veera langsung berpelukan.

Ratan kaget ketika ada suster menyebut nama Sampooran. Ratan penasaran lalu masuk ke kamar pasien yang bernama Sampooran itu, tapi begitu dibuka ternyata justru anak kecil seusia Ranvi yang menjulurkan lidah seolah sedang mengejek Ratan. Anak kecil itu bertanya kenapa gak marah padahal sedang diejek? Ratan pun bilang gak masalah karena sudah biasa.

Veera pagi-pagi gak mau pergi ke sekolah, Ranvi dan sang bibi berusaha merayu tapi Veera tetep gak mau. Ranvi terus-terusan merayu hingga akhirnya Veera menganggukan kepalanya. Dalam perjalanan ke sekolah warga pun senang melihat Veera dan mengelus kepala Veera, Ranvi sempat marah karena takut rambut Veera rusak ikatannya.

Ibunya Baldev kembali bergosip buruk tentang Ratan yang sedang di rumah sakit menemani Kattar dan istrinya. Apakah para ibu-ibu bakalan terprovokasi?

Ratan menenangkan Kattar yang dapat kabar dari dokter bahwa ada pendarahan dirahim istrinya. Ratan bilang harus kuat dan harus menghibur istrinya. Kattar pun menangis dan gak tau harus bilang apa pada sang istri.

Ranvi kebingungan mencari Veera yang kabur saat perjalanan ke sekolah, Veera bersembunyi dibawah pohon. Rupanya Veera gak mau daftar ke sekolah, Veera maunya sekolah sama dengan Ranvi. Veera gak mau pisah dengan sang kakak, Ranvi pun menjelaskan bahwa itu tak mungkin karena usia beda jadi kelasnya juga beda. Ranvi bingung harus menjelaskan seperti apa pada sang adik? Ranvi pun terus-terusan merayu hingga akhirnya Veera mau diajak pergi Ranvi. Rupanya Ranvi mengajak Veera ke gudang sekolah yang dulu pernah dipakai untuk bersembunyi saat Veera masih bayi. Lalu Ranvi juga diajak mengunjugi kelas Ranvi, teman-temannya Ranvi pun menyapa Veera dengan ramah. Teman-teman Ranvi memberikan hadiah untuk Veera, hingga akhirnya Veera semangat untuk sekolah agar bisa membaca dan menulis.

Pria yang sebelumnya berkelahi dengan Kattar memprovokasi warga pria yang sedang asyik bermain kartu remi bahwa Kattar asyik berduaan dengan Ratan di rumah sakit padahal istrinya Kattar sedang kritis. Apakah warga terprovokasi?

Ranvi akhirnya mengajak Veera daftar sekolah, Veera menyebutkan nama ayahnya Sampooran tapi begitu ditanya siapa nama ibunya? Veera bilang "Ranvi"! Ranvi tersenyum lalu minta agar Veera menyebutkan nama ibu dengan benar. Veera pun bilang nama ibunya Ratan dan ada bibi gemuk tapi gak tau namanya. Saat ditanya apa alasan ingin sekolah? Veera bilang agar bisa menulis nama Ranvi. Akhirnya Veera diterima sekolah deh.

Ibunya Baldev masih terus-terusan memprovokasi warga bahwa Ratan dan Kattar itu punya hubungan khusus. Kakaknya Ratan mendengar gunjingan itu dan kembali ke rumah dengan kesalnya.

Ranvi di rumah mengajari Veera menulis, Veera dan Ranvi sempat berdebat karena Veera mau ajari nulis Veer aja tapi Ranvi maunya ditambahi huruf A jadi Veera! Sang bibi pun menekat dan mencoba mendamaikan si kakak beradik. Si bibi minta agar menuliskan nama bibinya aja, Veera meledek nama bibinya itu bibi teh! Sang bibi kesal, Veera dan Ranvi malah ketawa. Tiba-tiba Bibinya Ranvi terdiam karena ingat belum beli tas untuk Veera, Ranvi pun ingat Veera juga belum punya seragam, lalu bagaimana besok Veera bisa mulai masuk sekolah?


Oke deh Sinopsis Veera Episode 15 (1 Febuari 2016) sampai disini aja ya, sambung dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Veera mencoba membangunkan Ratan untuk minta tandatangan berkas pendaftaran sekolah tapi yang ada Ratan hanya bengong, mau kah Ratan tandatangan? selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 16 (2 Febuari 2016).

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Sinopsis Veera Episode 15 (1 Febuari 2016): Hore... Veera Mulai Sekolah!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).