Sinopsis Veera Episode 29 (Senin 15 Febuari 2016): Haha...Ternyata Ratan-Veera Bersandiwara. Gantian Ranvi Bikin Panik!


Sinopsis Veera Episode 29 (Senin 15 Febuari 2016): Haha...Ternyata Ratan-Veera Bersandiwara, Ranvi Tertipu! || Halo pecinta blog kabar sensasi terutama yang suka serial India Veera dan gak sempat nonton episode yang ke dua puluh sembilan yang tayang Senin 15 Feb di ANTV. Masih ingat cerita sebelumnya kan? itu loh soal Ratan yang tiba-tiba galak bukan main kepada Veera, Ratan maksa Veera makan mentega padahal alergi, Ratan maksa Veera motong sayuran, Ratan maksa Veera tak sekolah lagi hinga bikin Veera terjatuh. Lalu Ranvi memarahi Ratan yang telah galak kepada Veera. Terus-terus?

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita sebelumnya simak di Sinopsis Veera Episode 28 (Minggu 14 Febuari 2016)

Dan Sinopsis Veera Episode 29 (Senin 15 Febiari 2016) ceritanya adalah Ranvi dan Ratan masih berdebat soal Veera. Kali ini giliran Ratan yang membalik kata-kata Ranvi bahwa yang dilakukan Ranvi kepada Veera tak beda dengan Baldev. Ratan bilang bahwa Ranvi harus tau bahwa Veera gak bisa makan, gak visa minum tanpa kakaknya, Veera menganggap bahwa kakaknya yang terbaik, tidak ada yang bisa memberikan kasih sayang kepada Veera seperti yang diberikan kakaknya. Ranvi pun meneteskan air mata, seolah terdasar telah membuat kesalahan pada Veera. Ranvi langsung lari ke atas.

Chaiji mendekati Ratan dan ngomel-ngomel bahwa yang dilakukan kepada Veera sangat berlebihan. Chaiji bilang Ratan adalah ibu yang egosi, hanya peduli pada Ranvi dan sama sekali tak peduli pada Veera. Ratan hanya terdiam dan berkaca-kaca.

Ranvi menghampiri Veera yang sedang berdiri dibawah foto Sampooran bersama Ranvi. Veera tersenyum ketika mendengar Ranvi teriak "VEERA.....". Ranvi langsung memeluk Veera. Ranvi langsung tanya mana yang sakit? Veera justru tertawa-tawa dan bilang bahwa tipuan Ratan berhasil. Ranvi bingung tipuan apa? Veera pun menjelaskan satu persatu bahwa saat Ratan maksa makan mentega padahal Veera alergi mentega itu aslinya yang diberikan adalah cream bukan mentega, lalu soal nyuruh motong sayur itu pisaunya tumpul jadi Veera gak munbkin bisa terluka. Veera mengaku bahwa sandiwara itu adalah ide Ratan agar Ranvi gak marah lagi. Ranvi mendadak berkaca-kaca lalu lari, Chaiji pun juga berkaca-kaca mendengar cerita Veera seolah tersadar bahwa Ratan sampai bersandiwara sedemikian rupa demi mempersatukan kembali hubungan Ranvi dengan Veera.

Ranvi berlari langsung memeluk Ratan dan meminta maaf, Veera datang dan bilang bahwa sudah menceritakan semua soal sandiwaranya. Chaiji menyuruh Veera dan Ranvi jajan es krim untuk merayakan bersatunya kembali hubungan mereka. Setelah Ranvi dan Veera pergi, Chaiji langsung menjewaer kedua kupingnya dan minta maaf pada Ratan karena sempat memarahi dan bilang bahwa Ratan itu ibu yang egois.

Ranvi dan Veera jajan es krim, Veera mau warna merah sementara Ranvi beli warna kuning. Tiba-tiba Veera mau warna kuning, Ranvi mendadak pura-pura batuk gak bisa makan es krim lalu memberikan es pada Veera. Tiba-tiba Veera pamit pergi sembentar. Veera menemui Nihal dan cerita bahwa Ranvi sudah baik-baik saja berkat sandiwara Veera bersama sang ibu.

Ranvi pulang menemui Ratan dan Chaiji lalu minta agar biar bagaimana pun Veera gak boleh tau yang sesungguhnya. Chaiji minta agar Ratan bicara dengan Baldev agar tak membocorkan rahasianya. Ratan pun bilang kemarin sudah bicara pada Balwant dan Balwant sudah berjanji akan membuat Baldev mengerti.

Ranvi pergi beli sesuatu, Baldev menyapa dan bertanya apakah sudah tanya pada Ratan soal Veera yang bukan adik kandungnya? Ranvi pun menegaskan bahwa mau kadung atau enggak yang pasti Veera adalah adiknya. Baldev pun mengancam suatu saat semua orang akan tau rahasia soal Veera. Ranvi hanya menoleh tanpa kata lalu pergi dengan cueknya. Baldev makin cemberut deh.

Veera sangat berharap ayahnya segera kembali, Ranvi mencoba menghibur Veera seolah berdoa agar ayahnya segera kembali.

Ranvi mengahampiri Ratan dan Chaiji lalu minta agar pergi ke kota untuk menjemput Sampooran, Ranvi bilang mau minta tolong Kartar tapi Ratan tak mengijinkan, lalu Ranvi ingin minta tolong Nihal tapi Ratan juga melarangnya. Ranvi pun bilang ingin cari sendiri tapi Ratan semakin membentaknya, pokoknya gak boleh!

Ranvi masih ingat kata-kata Baldev yang mengancam akan membocorkan rahasia soal Veera kepada semua orang. Ranvi pun bertekat akan menyusul ayahnya ke kota.

Ranvi dan Veera pagi-pagi mau berkangkat sekolah, tiba-tiba Ranvi aneh langsung memeluk ibunya dan dalam hatinya bilang Sampooran akan segera kembali. Seolah Ranvi pamit mau pergi ke kota untuk mencari Sampooran.

Nihal berlatih naik kuda untuk acara kompetisi, Kartar datang menghampiri lalu bilang ini itu seolah mengancam Nihal. Kartar bilang Nihal sengaja berlama-lama tinggal didesa karena ingin mengisi kekosongan dengan kegergian Sampooran, Kartar mengira Nihal naksir Ratan. Kartar juga mengusir Nihal. Kartar seolah cemburu buta! Kartar mengingatkan bahwa Ratan wanita yang sudah menikah, Nihal dengan singkat juga mengingatkan bahwa Kartar juga pria yang sudah menikah! Nihal langsung pergi, Kartar tak peduli dengan peringatan Nihal dan tetep akan merebut Ratan. (Kartar sungguh terlalu, kok jadi jahat ya?)

Nihal pergi membawa barang-barangnya, diperjalanan bertemu dengan Balwant. Nihal bilang keluar dari rumah Kartar ingin pergi mencari tempat yang lebih baik. Balwant justru minta tolong Nihal agar pergi ke kota untuk mencari bahan-bahan untuk membangun sekolah pertanian. Dalam perjalanan ketemu dengan Veera yang pulang sendirian, Nihal pun menawarkan tumpangan.

Ranvi menuju ke kota, Ranvi tak kunjung dapat bus dan takut ada orang yang melihatnya.

Veera sampai di rumah sendiran, lalu cerita bahwa pulangnya dianter Nihal naik mobil Jeep. Chaiji dan Ratan tanya dimana Ranvi? Veera bilang gak tau. Chaiji ngomel-ngomel karena Ranvi tak ikut pulang tepat waktu. Veera balik ngomel memarahi bibinya agar tak memarahi Ranvi karena Ranvi sudah titip surat. Ratan belum sempat baca surat dari Ranvi tapi justru sibuk dengan pekerjaanya.

Veera asyik main sama Nihal, Ratan bengong melihatnya lalu Veera mendadak bertanya apakah sudah baca surat dari Ranvi? Ratan bilang belum, Veera langsung mengambilkan surat itu. Ratan kaget ketika baca surat itu yang bilang bahwa Ranvi ingin pergi ke kota nyari ayahnya. Veera justru senang karena mengira ayahnya akan segera pulang dijemput oleh Ranvi. Ratan panik! Chaiji bilang mungkin Ranvi hanya bercanda, Ratan tau bagaimana kerasnya Ranvi. Chaiji merasa gak mungkin karena Ranvi tak tau jalan menuju kota dan apa punya uang? Ratan langsung mengecek celengan Ranvi dan ternyata celengannya sudah remuk.

Ranvi sudah naik bus menuju kota.

Nihal telpon agen bus untuk bertanya apakah bus menuju kota sudah berangkat? ternyata sudah. Ratan makin panik, Ratan takut kalo-kalo Ranvi tersesat. Nihal pun bilang ada mobil Balwant jadi bisa minta ijin untuk dipakai menyusul Ranvi. Veera pun bingung dan bertanya apakah Ranvi tak akan kembali seperti ayah? Chaiji bilang pasti kembali, lalu minta agar Nihal dan Ratan segera menyusul sementara Chaiji akan segera ke rumah Balwant. Veera memberikan foto Ranvi agar dibawa, Ratan bilang Veera harus ikut bibi tapi Veera gak mau karena ingin ikut cari Ranvi.

Ranvi menghitung duitnya dalam bus, tiba-tiba disampingya ada ibu-ibu tua. Ranvi menyuruh ibu tua itu untuk duduk sementara Ranvi berdiri.

Chaiji menemui Balwant untuk bilang bahwa Ranvi pergi ke kota, Kartar pun menawarkan diri akan pergi dengan Ratan untuk mencari Ranvi, Chaiji bilang gak perlu karena Nihal dan Ratan sudah berangkat mencari Ranvi untuk itu Chaiji ingin minta ijin bahwa mobil Balwant dipakai untuk mencari Ranvi. Balwant tak masalah mobilnya dipakai dan mendo'akan agar Ranvi cepat ketemu. Kartar marah-marah bahwa semua salah Nihal yang dari dulu tak mau mencari Sampooran, Chaiji bengong dan menegaskan bahwa Nihal tak bersalah karena Nihal bukan pembantu, Chaiji justru bertanya kenapa gak Kartar aja yang nyari Sampooran? Kartar terdiam sementara itu Bhaktawar tersenyum dari jauh.

Ranvi dengan penumpang lainnya senang istirahat diperjalanan, Ranvi teringat ibunya ketika melihat seorang anak bermain dengan ibunya. Ranvi melihat ke arah ibu tua yang hanya diam padahal yang lain sedang makan, Ranvi pun memberikan makanannya kepada ibu tua itu.

Ratan dalam perjalanan merasa bersalah atas kepergian Ranvi, Ratan ngaku kangen dengan masa lalunya saat masih ada Sampooran. Ratan curhat bahwa dulu Ranvi dan Sampooran selalu merepotkannya. Riba-riba ada suara "tenang saja bu, aku akan membela ibu nanti....", ternyata Veera muncul dibelakang mobil. Nihal langsung menghentikan mobilnya, Ratan dan Nihal bengong "kok ada Veera?". Mau gak mau Veera jadinya ikut deh. Veera kemudian duduk manis dipangkuan Ratan sementara Nihal mengemudikan mobilnya.

Ranvi melihat permen, lalu membelinya kerena ingat Veera. Karena asyik melihat permen Ranvi tak sadar kalo Busnya sudah berjalan. Ranvi akhirnya berlari dan teriak-teriak mengejar busnya.

Ratan dalam perjalanan terpaksa turun karena ada banyak domba yang menghalangi, Veera pun ikut turun membantu Ratan.

Kartar telpon Ratan, Kartar sok prihatin dan kesal karena Ratan tak mengabarinya. Kartar kecewa karena Ratan justru perginya sama Nihal. Kartar makin kesal ketika tiba-tiba Ratan mematikan telponnya. Bhaktawar pun meledek Kartar karena kini Ratan lebih dekat dengan Nihal.

Veera dalam perjalanan merengek minta pipis, Ratan pun kesal karena perjalanan terhambat. Nihal mencoba menenangkan bahwa busnya pasti tersusul jadi tak masalah berhenti sebentar. Saat hendak jalan Veera melihat kotak makanan dan itu punya Ranvi. Nihal langsung turun dari mobil dan mencari disekitarnya lalu tanya pada penjual permen, ternyata busnya sudah jalan sedari tadi. Veera senang ketika membuka kotak makanan ternyata isinya permen seperti yang dia inginkan.

Nihal langsung mengemudikan mobilnya dengan terburu-buru tapi sayang ditengah jalan ada mobil yang hampir tabrakan dan mereka justru bertengkar, Nihal pun terpaksa turun ikut melerai perkelahian. Ratan kesal karena perjalanannya lagi-lagi terhambat. Sesampai diterminal Nihal dan Ratan langsung berpencar mencari Ranvi. Ratan dan Veera bertanya pada para penumpang yang turun dari bus dengan menunjukan foto Ranvi. 

Ranvi tertidur dalam bis dan terbangun saat mendengar suara "kakak....", Ranvi langsung menengok keluar tapi yang dilihat bukan Veera jadi Ranvi dengan santainya turun dari bis tanpa menyadari bahwa Veera, Ratan dan Nihal mencarinya.

Dan sayang sekali Sinopsis Veera Episode 29 (Senin 15 Febuari 2016) sampai disini aja ya sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Ranvi bingung tasnya terbawa motor dan otomatis uangnya juga hilang, waduh lalu gimana dengan Ranvi? selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 30 (Selasa 16 Febuari 2016)

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Sinopsis Veera Episode 29 (Senin 15 Febuari 2016): Haha...Ternyata Ratan-Veera Bersandiwara. Gantian Ranvi Bikin Panik!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).