Sinopsis Veera Episode 43 (29 Februari 2016): Ratan Kembali Bangkit Setelah Meninggalnya Sampooran


Sinopsis Veera Episode 43 (29 Februari 2016): Ratan Kembali Bangkit Setelah Meninggalnya Sampooran || Selamat datang kembali di blog kabar sensasi, admin kembali posting cerita ulang serial India Veera episode yang ke 43 tanggal 29 Feb di ANTV. Masih pada ingat cerita sebelumnya kan? itu loh soal keluarga yang masih berkabung setelah meninggalnya Sampooran.

Dan Sinopsis Veera Episode 43 (29 Februari 2016) ceritanya adalah Ada kabar seekor harimau berkeliaran di desa maka dari itu warga dihimbau untuk berhati-hati. Ranvi dan Veera akhirnya kembali bersekolah dan Nihal yang mengantarkannya. Setelah mengantar Ranvi dan Veera si Nihal pulang dengan pura-pura tangannya sakit sehingga Ratan pun memutuskan untuk pergi keladang karena gak tega bila harus Nihal yang melakukan pekerjaan di ladang. Rupanya Nihal sengaja membohongi Ratan agar mau kembali beraktifitas setelah kematian Sampooran.

Ratan membajak ladang dengan traktornya tapi kemudian ada masalah dan otomatis Nihal membantunya, tapi saat itu justru Ratan tau bahwa Nihal berbohong soal tangnanya yang sakit. Ratan marah karena telah dibohongi oleh Nihal, Ratan gak suka kepercayaanya harus dinodai dengan kebohongan. Nihal pun meminta maaf, Nihal terpaksa melakukan itu karena tak tahan melihat Chaiji dan anak-anak sedih karena melihat Ratan yang terus-terusan berkabung.

Veera sepulang sekolah ngajak main Ranvi tapi si Ranvi gak mau. Veera akhirnya bermain sendiri dengan mengenakan sorban milik Ranvi. Saat itu Ranvi marah dan minta agar Veera kembalikan sorban itu ke tempatnya karena bukan mainan. Veera justru lari dan menabrak Ratan, Veera dibentak-bentak Ratan. Ranvi membela dan minta agar Ratan tak memarahi Veera. Ranvi akhirnya menjelaskan pada Veera soal sorban itu yang gak boleh dipakai main sembarangan.

Bansuri kembali mendekati Nihal, Bansuri mulai merayu-rayu dan memuji-muji Nihal. Sementara Nihal hanya plonga-plongo karena kesulitan menghindar dari istrinya kepala desa itu.

Bansuri datang menemui Gurpreet dan bilang ini itu bahwa Kartar itu keterlaluan bila membantu Ratan hingga melupakan istrinya sendiri. Gurpreet berdalih bahwa dugaan Bansuri itu salah, tapi Bansuri tetep curiga bahwa Kartar itu suka dengan Ratan.

Chaiji mengancam Ratan akan meninggalkan keluarga Ratan bila si Ratan gak kunjung move on dari kesedihanya. Ratan pun meminta agar Chaiji tak pergi, Chaiji minta Ratan menghapus air matanya bahkan Chaiji minta agar Ratan jongkok berdiri sambil menjewer kedua kupingnya sendiri.

Baldev diam-diam masuk ke kamar sang ayah lalu buka-buka almari, Baldev kembali ingat bahwa dulu ada banyak amplop berisi uang. Baldev mengantongi uang lalu pergi.

Ratan gabung ikut makan bersama Ranvi-Veera-Chaiji dan Nihal. Ratan mendapat suapan dari Chaiji, lalu dari Ranvi dan kemudian dari Veera. Dengan polosnya Veera minta agar Nihal juga ikutan menyuapi Ratan. Nihal bengong dan minta agar Veera segera menghabiskan makanannya.

Kartar marah-marah pada Gurpreet yang nampak tak menyiapkan makanan, tapi yang terjadi justru Gurpreet balik marah karena tau bahwa Kartar memarhai Nihal agar keluar dari rumah Ratan. Gurpreet tau bahwa Kartar tetep mencintai Ratan.

Ratan asyik memperbaiki kipas, Nihal bermaksud ingin membantu tapi Ratan gak mau. Nihal berdalih merasa lapar dan minta agar disiapkan makanan, begitu Ratan pergi menyiapkan makanan si Nihal langsung memperbaiki kipasnya. Ratan memanggil Nihal agar segera makan, Ratan meminta agar Nihal cuci muka dulu karena terkena kotoran, Nihal berusaha membersihkan tapi kotoran itu jutru kemana-mana hingga membuat Ratan tersenyum.

Veera bingung mencari Ranvi gak ada sekolah, Gunjan juga mencari Baldev tapi gak ketemu maka dari itu Gunjan ngajak Veera makan bareng saja. Ranvi belakangan memang sering pergi tanpa Veera, Ranvi ke tempat pembuat gerabah dan membuat patung Sampooran.

Balwant sedang diladang, Bansuri mengirim makanan dan menemani sang suami untuk makan. Balwant menyapa Kartar yang masih asik mencangkul. Kartar beralasan tak membawa makanan padahal aslinya sih bawa, Bansuri dengan baik hati menawarkan makanannya. Kartar langsung gabung dengan Balwat dan memuji beruntung sekali punya istri seperti Bansuri. Balwant balik tanya apakah sedang bertengkar dengan Gurpreet? Kartar pun bilang bahwa Gurpreet itu kerjaanya hanya marah-marah, Kartar cerita sambil nangis-nangis. (Kartar sungguh terlalu, padahal yang selalu marah-marah kan dia sendiri).

Veera pulang sekolah bareng Gunjan, dengan baik hati Gunjan membawakan tas Veera. Diperjalanan bertemu dengan Bansuri, Gunjan pun kena marah dan langsung disuruh mengembalikan tas Veera agar dibawa sendiri. Bansuri pun terus-terusan ngomel ini itu pada Veera. Akhirnya Veera pulang sendiri tapi kemudian bertemu dengan Ranvi.

Seekor harimau semakin mendekat ke pemukiman dan mengincar seekor kambing. 

Veera saat makan bareng cerita ini itu, Nihal mendadak seperti marah dan langsung pergi melabrak Bansuri. Nihal marah-marah pada Bansuri yang bilang hal-hal yang tak sepantasnya pada Veera.

Balwant mengundang para warga memberitahu soal harimau yang sudah berkeliaran mendekati pemukinan. Ranvi pun cerita bahwa pernah melihat harimau itu, Bansuri mengira Ranvi itu bohong. Petugas keamanan pun memberikan tip-tip bila melihat harimau itu, misal membawa obor atau senter saat malam hari, mengenakan topeng dll.

Tapi sayang sekali Sinopsis Veera Episode 43 (29 Februari 2016) sampai disini aja ya, sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Nihal dan Kartar kembali tegang saat berburu harimau, Veera sendirian dan diincar harimau., selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 45 (2 Maret 2016).

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Sinopsis Veera Episode 43 (29 Februari 2016): Ratan Kembali Bangkit Setelah Meninggalnya Sampooran"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).