Sinopsis Veera Episode 24 (10 Februari 2016): Ranvi Vs Baldev, Siapa Juaranya?


Sinopsis Veera Episode 24 (10 Februari 2016) || Selamat berjumpa kembali dengan blog kabar sensasi, postingan kali ini adalah cerita ulang dari serial India Veera Rabu tanggal 10 Februari 2016 yakni episode yang ke dua puluh empat. Masih pada ingat cerita sebelumnya kan? itu loh yang akhirnya Veera ditemukan tapi keadaanya sangat parah, Veera sangat trauma bahkan gak bisa ngomong. Nihal pun berusaha keras untuk membuat Veera bisa kembali bicara dan ceria seperti sedia kala. Dan akhirnya Nihal bersama warga berhasil membuat Veera tersenyum. Terus-terus selanjutnya gimana?

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita sebelumnya silakan simak aja di Sinopsis Veera Episode 23 (9 Februari 2016).

Dan Sinopsis Veera Episode 24 (10 Februari 2016) ceritanya adalah Ratan masih berharap Sampooran akan pulang ke rumah. Ratan mengganti selendang yang dipasang diatas genting dengan warna kuning, Ratan juga tetep memasang gelang Ranvi dan Veera. Chaiji dan Ranvi asyik ngobrol sesekali saling ledek, Veera pun ikutan meledek bahwa bibinya itu gendut dan tua. Sang bibi pun tak nyadar bilang bahwa yang tua itu Ratan, seketika Ratan bengong lalu Veera membela Ratan bahwa sang ibu tidak tua dan yang tua adalah bibi. Veera mendekati Ratan dan memeluknya. Ratan makin bengong dan buru-buru memberikan uang pada Ranvi untuk belanja ke pasar. Ranvi pun langsung mengajak Veera ke pasar sehingga lepasan untuk Ratan pun terlepas.

Ranvi dan Veera langsung kepasar membeli keperluan untuk membuat layangan, yah ceritanya ditempat Ranvi akan ada festival tradisi yang salah satu acaranya adalah lomba membuat dan menghias layang-layang. Ranvi pergi ke sebuah toko lalu milih warna merah, tiba-tiba kertas itu direbut oleh anak nakal. Ranvi pun mengalah lalu ganti warna kuning, Ranvi clingak-clinguk dan melihat sebuah hiasan bagus tapi lagi-lagi direbut anak nakal itu. Tapi Veera tiba-tiba mencubit anak nakal itu dan hiasan itu direbut oleh Veera. Anak nakal itu nyolot, Ranvi membayar hiasan itu tapi uangnya kurang. Nihal datang dan membayari.

Veera diperjalanan melihat anak nakal yang dulu memberikan kotak makanan berisi kecoak yang bikin Veera dikurung digudang. Veera teriak memanggil Ranvi tapi sayang tak mendengar jadi anak nakal itu bebas deh.

Baldev di rumah dapat kertas membuat layang-layang warna merah, oh ternyata anak nakal yang merebut kertas Ranvi di pasar adalah anak buahnya Baldev. Tak lama kemudian anak datang laporan pada Baldev bahwa tadi ketemu dengan Veera di pasar, Baldev pun langsung mengancam bahwa jika sampai memberitahu kotak kecoak itu maka akan diberi pelajaran. Anak itu pun berjanji tak akan memberitahu siapapun, tanpa disadari Gunjan menedar obrolan Baldev dengan teman-temannya soal penyebab Veera dihukum. Gunjan bilang ingin mengadukan ke ayahnya tapi Baldev justru mengancam akan memberi pelajaran pada Gunjan dan akan ngadu juga pada Bansuri. Gunjan takut karena tau bahwa sang ibu hanya percaya pada Baldev, Gunjan pun bilang tak akan mengadu ke ayah.

Ranvi, Veera, Ratan dan Chaiji ngumpul bareng. Ranvi bilang Veera sudah belajar menulis nama ayah dan ibu, Ratan pun bengong. Mereka pun berdo'a, pertama Ranvi berdoa agar Veera bisa belajar lagi dengan baik. Ratan pun berdo'a agar keluarganya diberi nikmat dan Ranvi bisa sekolah dengan baik.

Ranvi pergi buru-buru tanpa mengajak Veera. Ratan bingung tumben Veera gak diajak?

Ranvi bengong diladang, Nihal datang menyapa lagi ngapain? Ranvi bilang ingin memajukan petani didesanya, dulu ayahnya bercita-cita ingin membangun sekolah pertanian. Ranvi sedih selama ini tidak bisa belajar dengan baik. Nihal pun tanya apakah warga desa tau cita-cita ayahnya? Ranvi bilang tau, tapi gak ada yang mau membantu karena tidak ada yang percaya dengan mimpi-mimpi Sampooran. Nihal pun memberi semangat pada Ranvi dan bilang akan selalu mendukung.

Ada acara ditempat ibadah, Veera mendekati Ratan untuk minta dipangku. Veera pun senyam-senyum dipangukan Ratan, sementara Chaiji diam-diam selalu memperhatikan Veera yang sedang dipangkuan Ratan. Veera tiba-tiba merangkul Ratan sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya. Chaiji dan Ranvi tersenyum melihatnya. Balwant dan keluarga datang sempat ngobrol dengan Ranvi, Baldev pun cemberut melihatnya. Nihal juga datang menyapa, Bansuri seperti biasa selalu nyinyir dengan Nihal.

Balwant selaku kepala desa membuka acara lomba membuat dan menghiasi layangan. Anak-anak pun berlari ke tempat duduk masing-masing lalu mulai membuat layangan. Sementara bapak-bapak dan ibu-ibu ngobrol-ngobrol sambil minum. Ranvi asyik bikin layangan dengan Veera, Gunjan diam-diam memperhatikan Ranvi dan Baldev melotot melihat Gunjan. Disela-sela membuat layangan, Ranvi sempat melihat ke arah Nihal sambil tersenyum, Nihal pun memberi acungan jempol pada Ranvi. Ratan melihat Ranvi, lalu memandang ke arah Nihal dan tertunduk.

Ranvi seolah kehilangan ide saat membuat layangan, Ranvi memandang ke arah Nihal yang sedang minum, tiba-tiba Ranvi tersenyum seolah mendapatkan sebuah ide. Ranvi langsung fokus membuat layangan, tiba-tiba Baldev berdiri lalu menuju kearah Ranvi dengan tatapan sadis. Bansuri saat itu melihat Baldev sedang menuju ke arah Ranvi tapi justru tersenyum seolah mendukung anaknya yang nakal itu. Baldev terus melangkah. Veera menyadari kedatangan Baldev dan memasang kayu kecil sehingga terinjak oleh Baldev yang otomatis teriak kesakitan. Bapak dan ibu langung mendekat ke lokasi kejadian, tapi seperti biasa Bansuri salalu membela anak nakalnya bernama Baldev itu, hingga akhirnya ketegangan teredam dan semua kembali ke tempat masing-masing.

Ranvi membuat hiasan nyleneh di layangannya, Veera bingung kenapa ada kumisnya? Ranvi justru pamit pergi sebentar, Veera tersenyum melihat layangan itu dan melakukan sesuatu, apa? kumisnya dibalik jadi menghadap keatas biar seperti kumus Sampooran. 

Veera melanjutkan menghiasi layangan sendirian, Veera tak sengaja kembali melihat anak yang memberikan kotak makanan isi kecoak disekolah. Veera langsung mendekati anak itu, lalu berteriak "heeee..." tapi anak itu pura-pura tak mendngar, Veera menepuk pudak anak itu lalu begitu menengok ternyata mukanya sudah diwarnai dengan cat merah. Veera justru tertawa dak tak mengenalinya.

Baldev tersenyum sengit melihat layangan Ranvi tergeletak tanpa ada yang menunggui, Baldev merasa inilah kesempatan mengerjai Ranvi.


Sayangnya Sinopsis Veera Episode 24 (10 Februari 2016) sampai disini doang dan sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Veera berdebat sengit dengan Baldev, cie-cie berantem melulu ya ini anak, selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 25 (11 Februari 2016).

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Sinopsis Veera Episode 24 (10 Februari 2016): Ranvi Vs Baldev, Siapa Juaranya?"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).