Sinopsis Veera Episode 6 (23 Januari 2016): Ratan & Ranvi Bingung Sampooran Pergi Tak Kembali!


Sinopsis Veera Episode 6 (23 Januari 2016)|| Ketemu lagi dengan blog kabar sensasi, postingan kali ini adalah cerita ulang serial India veera ANTV episode yang ke enam yang tayang tanggal 23 Januari. Masih ingat cerita sebelumnya kan? itu loh soal Ratan yang keguguran karena terjatuh, Sampooran hatinya hancur karena telah kehilangan kepercayaan dari Ratan. Sampooran pun pamit pada sang kakak agar menjaga Ranvi dan juga ibunya, Sampooran juga pamitan pada Ranvi agar menjadi kepala keluarga yang menjaga sang ibu dan dedek banyinya. Terus-terus?

Tunggu dulu nih, buat yang ketinggalan cerita sebelumnya bisa disimak di Sinopsis Veera Episode 5 (22 Januari 2016).

Dan Sinopsis Veera Episode 6 (23 Januari 2016) ceritanya adalah Ranvi asyik memberikan susu pada dedek bayinya sampai lupa makan, sang bibi pun mendekat dan menyuapi Ranvi. Bibinya Ranvi kawatir karena sudah larut malam tapi Sampooran belum juga pulang, lalu coba telpon Kattar untuk tanya dimana Sampooran? tapi sayang Kattar juga tak tau.

Kakaknya Sampooran menyuruh Kattar dan teman-temannya untuk segera mencari Sampooran. Saat didepan Ratan sang kakak berlagak bahwa Sampooran baik-baik saja.

Ketika pagi Ratan terkejut ketika mendengar suara jeritan sang dedek bayi sementara Ranvi masih terlihat tidur, Ratan dari atas terus clingak-clinguk seolah bertanya-tanya kenapa Sampooran tak mendekatik bayinya yang sedang menangis? Tanpa disadari Ranvi memanggil-manggil sang ayah untuk mengambilkan susu, hingga kemudian Ranvi pun sadar bahwa sang ayah kemarin pamit pergi ke kota, Ranvi pun langsung bangun mengambilkan susu.

Ranvi mendekati bibinya dan minta susu, Ranvi cerita bahwa sang ayah kemarin bilang bahwa "Ranvi adalah kepala keluarga jadi harus menjaga ibu dan dedek bayinya", sang bibi semacam bengong mendengar cerita polos Ranvi.

Ranvi ke kamar ibunya, Ranvi bingung kenapa ibunya memenangi perut, Ranvi pun dengan polos bertanya "apakah ibu lapar?". Padahal sang ibu pegang perut karena mendramatisir janinnya yang keguguran. Ranvi pamit mau ke pasar dan bertanya apakah sang ibu ingin titip sesuatu? Ranvi ingin bilang bahwa kemarin sang ayah berpesan agar menjadi kepala keluarga tapi belum cerita itu sang bibi datang dan memotong pembicaraan Ranvi lalu menyuruh Ranvi main keluar.

Hp kakaknya Sampooran berdering lalu menangkatnya diluar, ternyata yang telpon adalah Kattar yang mengabarkan bahwa Sampooran tak ditemukan. Diam-diam dari belakang Ratan mendengarkan pembicaraan sang kakak. Berarti Ratan tau dong kalo Sampooran pergi?

Tetangga-tetangga Sampooran berkunjung ke rumah tapi bukannya prihatin malah menjelek-jelekan Sampooran yang telah dianggap berdosa karena menghianati Ratan. Sang kakak pun berusaha membela Sampooran tapi para tetangga tetep menjelek-jelekan Sampooran. Sang kakak menyadari bahwa Sampooran memang salah tapi dia sudah menebus kesalahannya dengan meminta maaf pada semua orang, bahkan dia terpaksa meninggalkan keluarganya. Tiba-tiba Ratan menyahut pembicaraan sang kakak, Ratan bilang kenapa Sampooran pergi kenapa tidak befikir bahwa suatu saat kesalahannya akan dimaafkan? Sang kakak pun mendekat lalu bilang bahwa hati Sampooran sudah hancur karena sudah kehilangan kepercayaan Ratan. Sang kakak pun langsung meminta tetangga-tetangganya untuk pergi dan tak mengganggu lagi karena keluarga Sampooran sudah hancur.

Ranvi pulang ke rumah dari bermain, lalu dengan bahagianya menunjukan dedek bayinya kepada para tentangga yang sedang berhampuran keluar dari rumahnya, tapi sang tetangga pada cuek. Salah satu tetangganya justru tanya itu adik siapa? sang tetangga bilang kalo ayahnya Ranvi akan pergi selamanya. Ranvi langsung masuk ke rumah dan bertanya apakah yang dikatakan tentangga itu benar? Ranvi taunya sang ayah pergi ke kota dan pasti akan kembali.

Ranvi bingung gimana cara mandiin dedek bayinya? Ranvi mengangkat adiknya tapi sang bibi tiba-tiba mendekat dan menyuruh adiknya agar kembali diturunkan. Ranvi menyuruh sang bibi memberikan contoh bagaimana memandikan adiknya, nanti kalo sudah tau caranya maka Ranvi yang akan memandikan adiknya. Sang bibik pun nampak gelagapan tapi mau tak mau harus memandikan dedek bayinya. Ratan kesal karena tau kalo sang kakak ikut mengurus dedek bayinya Ranvi.

Ranvi bingung adiknya mau dandani pakai apa karena gak punya pakaian? Ranvi tiba-tiba ingat bahwa dulu ibunya punya pakaian perempuan, Ranvi langsung memakaiannya lalu datang mendekati ibu dan bibinya dan bertanya "apakah adiku cantik?" sang ibu terkejut lalu marah-marah dan menyuruh Ranvi melepas pakain itu, bibinya Ranvi pun langsung menyuruh Ranvi main dengan adiknya, Ratan langsung dinasehati sang kakak kenapa bertingkah seperti anak kecil? Ratan pun tiba-tiba menangis. 

Kattar tiba-tiba datang lalu bilang bahwa ada yang melihat Sampooran di Mandir. Ratan tiba-tiba marah karena tau bahwa tempat itu adalah tempat pertama kali Sampooran ketemu dengan wanita selingkuhannya (ibunya Veera). Ratan yang tadinya seolah luluh dan ingin memaafkan Sampooran tiba-tiba berubah dan berjanji tak akan memaafkan Sampooran, Ratan bertekat akan megambil posisi Sampooran sebagai kepala keluarga.

Ranvi bingung karena besuk sudah masuk sekolah, terus dedek bayinya gimana? temannya pun menyarankan agar dedeknya dititipin aja ke ibu, tapi Ranvi menolak karena tau bahwa ibunya tak menyukai dedek bayinya itu. 

Ratan pagi-pagi sudah bangun memasak, sang kakak pun mendekat ngapain pagi-pagi sudah bangun? Ratan bilang memang sudah seharusnya, karena setelah membuatkan sarapan Ranvi maka harus pergi ke ladang, siangnya pulang saat Ranvi pulang lalu akan pergi lagi keladang setelah memberikan makan Ranvi. Ratan teriak membangunkan Ranvi, tiba-tiba Ranvi kembali tidur lalu pura-pura sakit dan bilang tak bisa masuk sekolah, padahal sih aslinya karena tak tega ninggalin dedek bayinya. Ratan pun akhirnya tau bahwa Ranvi hanya pura-pura sakit lalu memaksa agar Ranvi segera bersiap ke sekolah.

Ranvi sedang asyik memberikan susu adik bayinya, sang ibu teriak agar Ranvi segera berangkat ke sekolah. Ratan bengong ketika melihat Ranvi menyuapi susu dedek bayinya. Ratan pun akhirnya pergi ke ladang. Ratan tiba-tiba bengong mengingat masa-masa indahnya bersama Sampooran.

Ratan pun mengendarai mobil ladang (traktor) yang biasanya dikendarai oleh Sampooran, para tetangga terkejut melihat yang dilakukan Ratan.

Ranvi nekat membawa dedek bayinya ke sekolah, Ravi bingung bagaimana menyembunyikan dedek bayinya dari para guru? sang teman pun memberikan trik. Akhirnya Ranvi diam-diam membawa dedek bayinya ke kelas. Tiba-tiba saat dalam kelas hening sang adik bersuara, Guru pun mendengar lalu tanya suara apa itu? Akhirnya salah satu temannya melaporkan bahwa Ranvi membawa dedek bayinya ke dalam kelas. Guru pun menyuruh agar Ranvi membawa sang adik pulang, Ranvi akhirnya mengendong adiknya dan mengambil tasnya, Guru bertanya kenapa ambil tas? guru hanya menyuruh mengantarkan adiknya pulang lalu kembali kesekolah lagi. Dengan tega Ranvi bilang "aku tidak mau sekolah di sekolahan yang tidak mau menerima adikku".

Ranvi akhirnya pergi dari sekolah, ditengah jalan tali sepatunya lepas. Ranvi menaruh dedek bayinya ke sebuah gerobak lalu memperbaiki tapi sepatunya. Ranvi bingung ketika kembali berdiri ternyata gerobaknya sudah tak ada lagi. Ranvi bingung kemana gerobak itu pergi, gimana dengan dedek bayinya?

Oke deh, Sinopsis Veera Episode 6 (23 Januari 2016) sampai disini aja ya. Sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Ratan kebingunan ketika Ranvi tanya ini itu soal ayahnya, selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 7 (24 Januari 2016).

Jangan lupa simak juga:


Oke deh simak terus blog kabar sensasi ya, siapa tau artis idola kamu dari serial-serial India kesayangan diposting disini.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Sinopsis Veera Episode 6 (23 Januari 2016): Ratan & Ranvi Bingung Sampooran Pergi Tak Kembali!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).