Cansu & Hazal Episode 9 (15 September 2015): Hazal Mencoba Bunuh Diri!


Cansu & Hazal Episode 9 (15 September 2015): Hazal Mencoba Bunuh Diri! Admin http://kabarsensasi.blogspot.com/ kembali posting serial Turki putri yang tertukar nih. Pada suka gak sih sama serial drama yang satu ini? atau lebih suka Shehrazat? yah sayangnya serial-serial Turki ini tayangnya cukup malam, bahkan yang Shehrazat itu malam banget karena kadang jam 12 malam baru kelar loh. Duh admin jadi curhat kemana-mana nih, langsung aja ya untuk episode sebelumnya ceritanya semua kacau gegara kelakuan Dilara yang ngajak Hazal ketemuan dan belanja gitu kan? lalu apa yang terjadi selanjutnya?

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan baca di Cansu & Hazal Episode 8 (14 September 2015)...

Dan Cansu & Hazal Episode 9 (15 September 2015) ini ceritanya Dilara tidak mendapati Cansu di kamarnya. Sementara itu Kakeknya memberi penjelasan pada Ozan bahwa Hazal itu adik kandungnya,  tapi Ozan sempat kesan dan pura-pura pergi untuk menyembunyikan pisau pemberian sang kakek.

Dilara berusaha menghubungi Jihan tapi tak bisa, Ayah mertuanya pun langsung menduga bahwa Cansu pergi ke rumah Gulseren. Lalu dengan segera ayahnya Jihan itu mengajak Dilara pergi ke alamat Gulseren.

Padahal si Cansu pergi bareng dengan Jihan. Cansu curhat kepada Jihan yang merasa dua ibunya tidak ada yang menyayanginya dan Cansu tak tau harus marah pada ibu yang mana. Jihan berusaha memberi pengertian pada Cansu, bahwa kedua ibunya itu sayang, Jihan bilang Cansu terlalu sensitif.

Dilara dan ayah mertuanya tiba di rumah Gulseren, tapi dengan songong Dilara gak mau masuk, ayah mertuanya tambah songong lagi karena bilang rumah Gulseren itu bukan rumah tapi sempat sampah. Ketika Rahmi Gulbinar (ayahnya Jihan) masuk rumah Gulseren, tapi yang ada hanya Keriman (bibinya Hazal). Dengan licik Keriman menawarkan sebuah kesepakatan bila ingin mendapatkan Hazal.

Gulseren pergi ke rumah temannya, lalu cerita soal perbuatannya yang melempar barang-barang pembelian Dilara. Temannya memberikan penjelasan bahwa apa yang dilakukan Dilara itu wajar, temannya menyarankan seharusnya Gulseren membuat kesepakatan saja misal memberikan uang saku, dan sejenisnya dan yang seperti itu bukanlah perbuatan mengemis.

Rahmi Gulbinar keluar dari rumah Gulseren, lalu masuk mobil dan bilang pada Dilara bahwa Cansu tak dirumah Gulseren. Dilara langsung menelpon Jihan bertanya keberadaan Cansu, tapi karena tanya-tanya dengan bentak-bentak maka Jihan pun terpancing emosinya, bertengkar lagi deh. Dilara kesal tapi Rahmi memberi kabar baik, soal bibinya Hazal yang bersedia memberikan kesepakatan.

Gulseren kembali ke rumah, tetangganya sempat bilang bahwa wanita yang kemarin mengantar Hazal datang lagi bersama seorang pria tua. Gulseren kaget dan langsung masuk rumah dan bertanya pada sodara iparnya, tapi ya tentu saja sodara iparnya tak bahas soal kesepakatan dengan Rahmi dan hanya bilang Cansu kabur dari rumah maka dari itu kakeknya mencarinya.

Gulseren telpon Jihan, bertanya apa benar Cansu kabar dari rumah? lalu bilang kekeknya dan Dilara datang ke rumahnya. Jihan sempat kaget dan bilang Cansu baik-baik saja.

Solmaz dan Alter terus berencana untuk bisa mengalahkan Jihan.

Hazal baca-baca majalah saat pelajaran, guru pun menegur tapi Hazal malah nyolot. Gurunya pun makin marah dan menyuruh Hazal keluar kelas namun bell keburu bunyi dan pelajaran kelar. Hazal sempat menantang sang guru, bahwa ayahnya orang hebat. Dan teman-temannya juga sempat meledek soal siapa ayah Hazal? teman-temannya saling sahut meledek Hazal, lalu Hazal pun bilang bahwa ayahnya itu Jihan Gulbinar pengusaha restoran, karena teman-temannya tidak percaya Hazal mengundang teman-temannya untuk makan di restoran Jihan, tapi teman-temannya hanya tertawa sembari membukarkan diri dari ruangan kelas.

Solmaz datang untuk menemui Dilara tapi yang ada cuma Rahmi, keduanya pun berkenalan dan dengan ganjennya Rahmi mencium tangan Solmaz sebagai tanda perkenalan lalu mengajak Solmaz masuk dan minum-minum. Solmaz mengorek-ngorek masalah yang dialami Dilara tapi untuk sementara sepertinya Rahmi bisa tahan rahasia.

Dilara datang ke tempat berkuda mencari Cansu.

Jihan di kantor, Alter kembali menemui untuk membahas pembicaraan soal kerjasama. Dengan percaya dirinya Alter mencoba memeras Jihan dengan acaman akan membocorkan rahasia soal Jihan yang punya anak tidak syah bernama Hazal dan jika hal itu diberitahukan kepada Dilara tentu akan berbahaya. Jihan pura-pura bego dan meminta waktu untuk mebayar uang yang diminta Alter. Begitu Alter keluar ruangan si Jihan senyum-senyum dan menyobek-nyobek kertas perjanjian yang diajukan oleh Alter dan bilang "Dasar Bodoh".

Hazal dan teman-temannya beneran makan ramai-ramai di restoran Jihan. Teman-temannya masih belum percaya, ketika pelayan restoran datang memberikan uang tagihan dengan gayanya Hazal bilang ingin ketemu dengan Jihan karena dia anaknya tapi sang pelayan pun tak percaya. Hazal marah dan lari menerobos untuk masuk ke ruangan Jihan tapi sayang Jihan sedang keluar untuk menemusi Jihan. Hazal dan teman-temannya pun hanya bisa harap-harap cemas. Teman-temannya terus meledek Hazal.

Jihan ketemu dengan Gulseren. 

Dilara ngobrol dengan Cansu, awalnya baik-baik saja tapi tiba-tiba suasana berubah ketika Dilara bahas soal Hazal, ditambah lagi saat itu hp Dilara bunyi. Cansu tanya telpon dari siapa? Dilara bilang itu dari yayasan padahal aslinya dari Hazal yang panik ditagih suruh bayar makan di restoran. Dilara memberikan penjelasan pada Cansu soal ngajakin Hazal jalan-jalan, akhirnya Cansu bisa memahami dan keduanya pun berpelukan.

Hazal akhirnya membayar tagihan restoran itu dengan uangnya, tapi masih kurang jadi teman-temannya harus patungan untuk melunasi sisa kekurangannya. Hazal marah lalu pergi dengan menangis, mungkin merasa disia-sia kan, Jihan gak ada terus telpon Dilara juga gak diangkat.

Jihan dan Gulseren berduaan tapi suasanya hening, tiba-tiba Jihan tertawa dan mengaku gugup karena gak tau harus biacara apa. Jihan bilang bahwa dalam hidupnya tak pernah merasakan hal seperti yang dirasakan saat ini, intinya Jihan mengakui bahwa dia jatuh cinta pada Gulseren. Cie...cie... gitu deh. (Padahal aslinya Gulseren juga suka sama Jihan, tapi pura-pura nolak ketika mendengar Jihan mengungkapkan perasaannya).

Hazal semacam sengaja menabrakan diri ketika ada motor lewat, Hazal terjatuh tapi dia tersadar saat itu. Ketika di rumah sakit doker bilang tak ada masalah, detak jantung juga normal tapi Hazal mengaku kepalanya sakit.

Dilara mengajak Cansu jalan-jalan dan belanja. Tapi saat belanja terjadi ketegangan saat keduanya membahas soal Hazal. Dilara mencoba menjelaskan bahwa biar bagaimana pun Cansu adalah yang paling berharga yang lainnya tidak penting.

Hazal sengaja meminta suster menelpon Jihan dan Dilara, ehmmm... sepertinya Hazal sengaja mencari perhatian gitu deh. Dilara yang saat itu sedang ngajak baikan Cansu, tiba-tiba langsung cabut dan meninggalkan Cansu di toko baju dengan alasan ada urusan penting.

Jihan dan Gulseren tiba di rumah sakit, tapi Hazal tak suka dengan kedatangan Gulseren karena berharapnya yang datang itu hanya Jihan dan Dilara.

Cansu kesal dan melampiaskan kekesalannya di tempat berkuda.

Dokter memberitahukan pada Jihan bahwa remaja itu biasa melakukan hal seperti itu untuk mencari perhatian.

Cansu curhat pada pengelola tempat berkuda bahwa dia menangis karena tak ada yang memperhatikannya, merasa tak punya siapa-siapa dan dia tak tau siapa dirinya.

Gulseren tanya pada Hazal tentang apa yang terjadi, dengan nyolot Hazal bilang pria itu nyetir motornya dengan sembarangan (padahal aslinya Hazal sengaja biar ketabrak)

Yah, akhirnya Cansu & Hazal Episode 9 (15 September 2015) harus bersambung dulu ya...

Cerita selanjutnya Cansu dan Hazal bertemu di rumah Gulseren, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 10 (16 September 2015) hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com/.



Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Cansu & Hazal Episode 9 (15 September 2015): Hazal Mencoba Bunuh Diri!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).