Cansu & Hazal Episode 65 (10 November 2015): Oskan Sok Jadi Pahlawan Dimata Cansu, Tapi Gagal! Payah Banget


Cansu & Hazal Episode 65 (10 November 2015): Oskan Sok Jadi Pahlawan Dimata Cansu, Tapi Gagal! Payah Banget || Akhirnya kembali lagi ke blog kabar sensasi, gimana ada yang kelewatan gak nonton Cansu dan Hazal Episode enam puluh lima? tenang aja gabung sini, cerita sebelumnya si Cansu tetap tinggal bersama Gulseren meski dirumah kontrakan yang sederhana gitu kan, terus-terus?

Terus ya buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan baca di Cansu & Hazal Episode 64 (9 November 2015).

Dan Cansu & Hazal Episode 65 (10 November 2015) ceritanya adalah Candan memberikan intruksi pada Oskan agar menjalin hubungan baik dengan Cansu agar bisa memenangkan kasusnya. Oskan pun paham dan siap menjalankan rencana.

Oskan bersama 2 preman suruhannya berjaga di sekitar toko Gulseren. Cansu datang lalu makan bareng Gulseren, tiba-tiba premannya masuk lalu minta uang karena gak dikasih preman itu mengamuk dan menghancurkan tempat itu. Oskan datang bak pahlawan lalu menghajar preman-preman itu. Oskan pun berjanji akan selalu melindungi Cansu. (licik benar nih Oskan).

Oskan pergi kembali ke bengkel, preman-preman itu protes karena Oskan memukul dengan keras. Oskan pun langsung memberikan uang pada kedua preman itu tanpa disadari Cansu melihat semua. Cansu langsung marah kepada Oskan, tapi Oskan berdalih melakukan semua itu karena ingin dianggap pahlawan. Cansu langsung kembali ke toko Gulseren, Oskan mengejar tapi Cansu tetap tak suka melihat Oskan, Gulseren keluar dan menceritakan semua yang dilihatnya kepada Gulseren.

Rahmi menyuruh seseorang untuk menulis pesan mesra, (apalagi rencana si kakek?)

Cansu protes pada Jihan kenapa gak crita soal tuntutan Oskan? Jihan pun beralasan karena tidak ingin menganggu sekolah Cansu.

Jihan protes pada Gulseren kenapa dari awal gak crita soal preman-preman itu? Gulseren pun beralasan ingin mengurusnya sendiri, dikiranya dengan lapor polisi aja udah kelar gitu. Jihan pun minta Gulseren agar menginjinkan untuk melindunginya.

Cansu minta ikut hadir dipersidangan nanti, tapi Jihan tak mengijinkannya. Jihan minta agar Cansu fokus saja pada sekolahnya.

Gulseren tiba-tiba dapat kiriman bunga dengan ucapan romantis, Jihan penasaran dari siapa itu? tapi tak ada namanya. (oalah, ini toh rencana Rahmi! Gagal membuat Gulseren meninggalkan Jihan kini mencoba membuat Jihan agar cemburu).

Oskan menyiram dirinya dengan minyak lalu teriak-terikan akan membakar dirinya sendiri jika Cansu tak datang. Orang-orang pun berdatangan, Polisi juga datang. Oskan minta agar Cansu dibawa mendekatinya, Keriman dan Nezaket datang.

Gulseren ngobrol berdua dengan Jihan, Gulseren curhat kenapa Oskan bisa menyewa Candan? Jihan pun menjelaskan bahwa semua itu akan terbayarkan jika berhasil mendapatkan uang kompensasi dari rumah sakit. Saat sedang asyik ngobrol tiba-tiba polisi datang mencoba mencari Cansu dengan alasan Oskan hendak membakar dirinya jika tak bertemu Cansu. Tapi Jihan tetap tak mengijinkannya. Polisi pun pergi dengan tangan kosong.

Oskan akhirnya membakar dirinya, orang-orang langsung menyelamatkannya. Oskan disuruh datang ke tempat Candan dan dimarahi, karena Candan minta agar Oskan bertingkah baik selama proses tuntutannya tapi semua perbuatan Oskan membuat Candan kesal. Candan memperingatkan jika Oskan tak bisa menjaga sikap maka kasus tuntuannya akan dibatalkan.

Ozan marah karena tak mau kuliah di Amerika tapi Dilara terus memaksanya. Rahmi datang sok baik tapi Ozan justru marah-marah dan minta agar Rahmi berdamai dengan Jihan karena Jihan itu puteranya bukan musuhnya.

Osman datang ke rumah Dilara mengaku sebagai tukang kebun yang direkomendasikan oleh Emine. Osman bertemu dengan Rahmi, Osman pun menunjukan berkas-berkas pengalamannya sebagai tukang kebun. Rahmi pun tanya kepada Emine apakah bisa menjamin Osman? Emine ragu, tapi Rahmi tetap menerima Osman sebagai tukang kebun dengan masa percobaan 1 bulan.

Keriman curhat pada Oskan soal Nezaket, Keriman merasa keberatan karena Nezaket sangat boros. Keriman minta agar Oskan bicara dengan Nezaket. Tapi Oskan semacam tak peduli dan menyuruh Keriman mengatasi masalahnya sendiri.

Oke deh, Cansu & Hazal Episode 65 (10 November 2015) sampai disini aja ya! ketemu lagi sampa admin tetap di blog kabar sensasi dipostingan berikutnya.

Cerita selanjutnya Gulseren telpon Hazal karena kangen tapi tetep aja dicuekin, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 66 (11 November 2015).

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Cansu & Hazal Episode 65 (10 November 2015): Oskan Sok Jadi Pahlawan Dimata Cansu, Tapi Gagal! Payah Banget"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).