Cinta Elif Episode 55 (7 Desember 2015): Bahar Tewas, Elif Ngamuk Di Rumah Tayyar!


Cinta Elif Episode 55 (7 Desember 2015): Bahar Tewas, Elif Ngamuk Di Rumah Tayyar! || Hai-hai para pembaca setia, gimana ketinggalan lagi gak nonton Cinta Elif? tenang aja langsung gabung sini sama admin. Postingan kali ini sudah masuk episode yang ke 55 gitu ya. Masih ingat kan cerita sebelumnya, itu loh soal Elif yang menculik Omer lalu diajak piknik bareng. Omer dan Elif mesra liburan bareng, berenang hingga di hotel barengan tapi beda kamar sih, tapi kemudian.....

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan betapa mesranya Omer dan Elif bisa disimak di Cinta Elif Episode 54 (6 Desember 2015).

Dan Cinta Elif Episode 55 (7 Desember 2015) ceritanya adalah Omer akhirnya beralasan mengantarkan makanan dan cemilah untuk Elif, lalu Omer pun masuk ke kamarnya Elif lalu nonton film berduaan dengan mesranya.

Husein mendobrak pintu lalu bertemu dengan Metin, Dikiranya Husain mau membawanya ke kantor polisi tapi ternyata untuk Tayyar. Metin kaget karena ternyata Tayyar juga bisa membeli kakaknya Omer. Dari celah pintu Bahar melihat dan mendengar percakapan Husain, Bahar panik lalu ingin pergi tapi tak sengaja kaca pecah hingga Husain mendengarnya. Metin bilang agar membebaskan Bahar, tapi Husain tak peduli dan langsung menghampiri Bahar lalu mencegik, Bahar pun mohon agar tidak dibunuh dan berjanji tidak akan bilang pada Omer ataupun Elif, tapi Husain tak menggubrisnya dan langsung menembaknya hingga tewas. (Jadi korban tewasnya Husyein ini tambah lagi, mulai dari Ahmed-Sibel-dokter-Bahar-dll, sumpah kecam banget nih kakaknya Omer, polisi macam apa ini?).

Husain membuang jasad Bahar ke jurang, sementara Tayyar dan Metin bertemu lalu membauat kesepakatan. Sebelum membuang jasad Bahar si Husyein mengancam Metin agar tidak mengatakan apapun pada siapapun. Husain dan Tayyar ketemuan, Tayyar marah karena dengan matinya Bahar maka Omer bisa semakin garang. Tayyar dan Husein pun membuat kesepakatan untuk bekerjasama mengawasi Metin ataupun Omer.

Elif terus menangis ketika mendapatkan bahwa jasad Bahar ditemukan di jurang, Elif tak percaya Bahar meninggal karena baru semalam sempat bertemu.

Arda-Pelin-Ipek dilokasi penemuan jasad Bahar. Ipek curiga pembunuhan ditempat lain karena ada bekas seretan. Tiba-tiba Husein datang seolah tanpa rasa berdosa, Arda hanya diam sambil lirik-lirikan sama Pelin.

Ipek heran melihat kebersamaan Omer dan Elif, Ipek tak menyangka Omer jatuh cinta pada Elif yang padahal bukan tipenya Omer. Pelin pun bilang bahwa Omer dan Elif melewati banyak masa sulit hingga akhirnya bersatu.

Elif merasa bersalah atas meninggalnya Bahar. Omer pun berusaha menenangkannya. Setelah keluar dari kamar mayat, Elif melihat Levant menangis di luar. Elif langsung memeluk Levant. (Jelas saja Levant sedih karena Bahar kan mantan pacarnya).

Omer mengantarkan Elif pulang ke rumah, Elif bilang kenapa lagi-lagi terjadi? Elif merasa tak mungkin menemukan pembunuh Bahar, pembunuh ayahnya saja pun belum ditentukan. Didalam rumah Asli dan Nilufer berantem, Asli menyalahkan Nilufer karena Bahar mati pasti dibunuh oleh Metin!

Metin kesal karena di kurung Tayyar atas kesalahan Husyein. Metin telah membuat kesepakatan dengan Tayyar untuk meninggalkan Nilufer.

Omer dikantor mulai menyelidiki kematian Bahar, tiba-tiba Husain datang lalu bilang bahwa mungkin aja Bahar tewas karena di rampok lalu dibuah ke jurang. Omer tidak percaya itu karena tau betul bahwa sebelumnya Bahar diculik oleh Metin, Omer yakin Bahar tau rahasia penting hingga akhirnya dibunuh agar rahasia itu tidak bocor. Pelin dan Ipek datang, Pelin bilang bahwa Bahar sempat melakukan hubungan intim sebelumnya, Pelin pun punya ide untuk mencocokan DNA Merk karena Metin kan sodaranya. Ipek pun juga bilang cara membunuhnya sama seperti pembunuhan Sibel. Husain pun seolah semakin tertekan tapi tetep sok santai.

Elif seperti kilaf lalu megambil pistol ayahnya dan buru-buru pergi. Asli nyadar bahwa Elif pergi membawa pistol, Asli dan bibinya panik lalu berusaha menghubungi Omer.

Elif rupanya pergi ke rumah Tayyar, tapi Tayyar tak mau menemui Elif. Tayyar berdalih sedang sibuk. Elif pun ngamuk lalu menembakan pistol ke rumah Tayyar. Elif pun teriak-teriak agar Tayyar menjahui orang-orang yang disayangi Elif. Omer pun datang lalu menengangkan Elif. Tayyar kaget tak menyangka Elif senekat itu.

Arda bilang bahwa hp dan tas Bahar tidak ditemukan dilokasi penemuan jasadnya, itu berarti bisa melacak sinyal hp-nya. Tapi lagi-lagi ide itu dikuping oleh Husein. Dengan segera Husain menemui Ali lalu minta agar bilang bahwa tidak ditemukan sinyal hp Bahar. Paginya Arda bingung ketika dapat kabar tidak ditemukan sinyal di hp bahar, Arda merasa aneh! Arda pun minta agar Pelin dan Ipek tidak cerita apapun kepada Husain.

Husain menemui Nedret, Husain mencoba memprovokasi Nedret! Husain bilang bahwa Ipek adalah mantan pacarnya Omer kini sekantor lagi, Husain bilang Omer masih punya rasa pada Ipek. (Oh ini rencana Husian buat menghancurkan hubungan Elif dan Omer?).

Oke deh Cinta Elif Episode 55 (7 Desember 2015) sampai disini aja, sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Nedret bilang pada Omer tentang Husain, selengkapnya simak di Cinta Elif Episode 56 (8 Desember 2015).

Baca Juga:


Simak terus serial drama Turki kesayangan kamu hanya di blog Kabar Sensasi ya, simpen alamat url-nya sekarang!

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Cinta Elif Episode 55 (7 Desember 2015): Bahar Tewas, Elif Ngamuk Di Rumah Tayyar!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).