Cinta Elif Episode 76 (29 Desember 2015): Elif Judes Pada Omer, Husyein Dijebak!


Cinta Elif Episode 76 (29 Desember 2015): Elif Judes Pada Omer, Husyein Dijebak! || Oke deh lanjut lagi cerita ulang serial drama Turki Cinta Elif bersama blog kabar sensasi. Kali ini sudah masuk episode yang ke tujuh puluh enam yang tayang tanggal 29 Desember. Masih belum pada lupa cerita sebelumnya kan? itu loh soal Omer yang terus-terusan berusaha menemukan keberadaan Husyein, Si Elif dikeluarin dari kepengurusan yayasan Tayyar, nah saat Elif ngelabrak Tayyar gak sengaja ketemu Omer tapi Si Elif cuek bahkan Omer sempat cemburu karena saat itu Elif dengan Levant. Terus-terus?

Tunggu dulu nih, buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan simak di Cinta Elif Episode 75 (28 Desember 2015).

Dan Cinta Elif Episode 76 (29 Desember 2015) ceritanya adalah Elif menemui Mert, Elif cerita bahwa Tayyar sudah mengeluarkannya dari yayasan, Elif minta bantuan untuk mengambil dokumen dari yayasan Tayyar tapi Mert menolak. Elif pun tetep bertekat untuk mengambil dengan cara lain.

Levant ngobrol dengan Nedret, yah tanpa basa-basi Nedret tanya soal Elif yang melakukan tes DNA dimana. Nedret bilang bahwa aslinya Yagiz bukan anaknya Omer, Nedret pun minta bantuan Levant untuk mengacaukan tes DNA itu, tadinya Levant menolak tapi Nedret terus mengompori karena ini adalah kesempatan Levant untuk mendapatkan Elif.

Omer-Arda-Pelin terus-terusan mencari jejak keberadaan Husyein. Omer mendatangi salah satu tempat persembunyian anak buahnya Tayyar. Omer langsung menerobos masuk tapi sayang orang itu kabur, Omer terus mengejarnya hingga akhirnya tertangkap. Omer langsung mengintrograsi penjahat itu soal keberadaan Husyein secara paksa dengan menonjokinya tapi penjahat itu tetep bungkam. Omer-Arda-Pelin saling bergantian bertanya tapi si penjahat tetep tutup mulut. Omer pergi karena mendadak ada panggilan dari pimpinan dan penjahat itu pun berhasil kabur dengan mencuri mobil. 


Tapi tau gak sih, ternyata Omer-Arda-Pelin sengaja pura-pura pergi agar penjahat itu kabur terus diikuti kemana perginya.

Husyein menelpon istri mudanya, Husyein berjanji akan menjemput istri mudanya untuk diajak pergi.

Ipek menghubungi Omer bahwa terjadi pembicaraan antara istri mudanya Husyein. Ipek pun mengirimkan rekaman pembicaraan itu pada Omer bahwa Husyein akan menghampiri istri mudanya. Setelah itu Omer tak ingin buang waktu langsung menyergap kapal yang akan digunakan kabur oleh Husyein tapi sayang yang ada dalam kapal itu hanya anak buahnya Tayyar.

Tayyar dapat laporan bahwa kapal yang sudah disiapkan digrebek Omer, Tayyar pun langsung minta agar pesanan kapal segera dibatalkan dan memerintahkan agar ganti dengan pesawat saja.

Elif dan Asli beraksi berdua untuk menerobos masuk ke yayasan Tayyar Dundar. 

Mert ditelpon salah satu pegawai yayasan bahwa sempat melihat Elif ada disekitar yayasan, pegawai itu mengingatkan kalo-kalo ada sesuatu nanti yang akan terjadi. Mert langsung menelpon Omer, si Omer pun bilang sedang sibuk tapi begitu Mert bilang soal Elif si Omer langsung bengong.

Elif menunggu dibawah sementara Asli pura-pura minta tolong penjaga yayasan dengan alasan mobilnya mogok. Saat Asli dengan penjaga itu pergi maka saat itulah Elif menerobos masuk. Omer pun sampai ditempat yayasan Tayyar Dundar, Omer mondar-mandir diluar. Sementara itu Elif didalam sudah masuk keruangan Tayyar dan berusaha mencari data yang ia inginkan. Elif pun kaget ketika tiba-tiba ada yang membekapnya dari belakang, tapi ternyata itu Omer. Elif pun nampak kesulitan membuka lemari, Omer pun memeluk dari belakang untuk membantu Elif tapi si Elif langsung menghindar. Begitu dapat yang diinginkan Omer dan Elif langsung keluar, tanpa sadar Omer menggandeng tangan Elif tapi lagi-lagi Elif melepasnya lalu Omer pun berdalih tak sengaja. (Mer---Omer--- Emang enak dicuekin?). Omer pun ikut masuk mobil sambil menunggu Elif ngopi data dilaptopnya.

Omer pun sempat curi-curi pandang sambil senyum-senyum.(cie-cie Omer)

Omer dikantor semacam gagal fokus, Omer pun mengetik sms gombal-gambul yang ingin dikirim ke Elif tapi akhirnya sms itu gak jadi dikirim.

Elif dikantor ketemuan dengan Levant, keduanya membicarakn soal data yang diambil dari Tayyar. Levant pun penasaran bagaimana Elif bisa mendapatkannya? Elif pun bilang dibantu sama Omer, Levant pun semacam kecewa. Levant bilang kenapa Elif harus berurusan dengan mantan pacarnya itu?  Elif bilang ah sudahlah yang penting filenya udah didapat.

Elif dan Levant pun segera buka file itu berduaan, tapi sayang gak bisa ngebuka karena data itu dikasih pasword. Elif pun langsung telpon Nilufer untuk minta bantuan. Nilufer pun datang dan mencoba membantu Elif. Tapi sayang tak kunjung berhasil.

Tayyar marah ketika dapat kabar bahwa ada pencurian di yayasan. Tayyar pun yakin pelakunya adalah Elif, Tayyar pun bilang punya cara agar Elif mau mengembalikan apa yang telah dicuri.

Omer menemui istri muda Husyein untuk diminta bekerjasama menangkap Husyein. Omer berjanji jika terjadi sesuatu maka Burhan akan menjadi tanggungjawab Omer, karena biar bagaimana pun Burhan adalah keponakannya Omer. Akhirnya Sefin mau diajak kerjasama, Omer pun minta agar Sefin menelpon Husyein, Sefin pura-pura diusir dari rumah temannya lalu minta agar Husyein mengajaknya pergi bersama saja.

Husyein langsung telpon Tayyar untuk minta agar bisa mengajak istri muda dan putranya. Awalnya Tayyar menolak tapi Husyein mengancam akan memberikan flasdis kepada Omer. Tayyar pun menyerah dan bilang terserah. Husyein pun telpon istri mudanya untuk memberikan alamat untuk ketemuan.

Elif kaget ketika tiba-tiba dapat kiriman sesuatu dari Tayyar. Elif membuka kiriman itu, rumapanya itu adalah rekaman saat Asli mendorong ibunya hingga tewas. Tanpa disadari Asli melihatnya dari belakang, Elif pun terkejut!

Omer langsung membawa Sefin dan Burhan ke alamat yang dikirim Husyein. Omer memberikan alamat perekam baik pada Sefin ataupun Burhan agar bisa mendengar semua percakapan.  Tiba-tiba Sefin bilang gak mau, Omer pun terus mengancam bahwa mau gak mau akan mencebloskan Sefin ke penjara karea terlibat kasus pencucian uang. Akhirnya Sefin pun mau melakukan apa yang diminta Omer. Sefin dan Burhan turun dari mobil langsung menghampiri Husyein. Sefin berusaha mengajak Husyein keluar agar bisa menjauh dari anak buah Tayyar, lalu sayangnya Burhan sempat berbisik bahwa ada polisi. Arda kesal gak nyangka si Burhan kecil-kecil mulutnya ember, Omer pun keluar dari mobil dan teriak "KAKAAAAKKKK..."

Berhasilkan Omer menangkap Husyein? dan apa yang akan terjadi pada Asli setelah melihat rekaman yang dikirim Tayyar?

Oke deh Cinta Elif Episode 76 (29 Desember 2015) cukup sekian, sambung lagi dipostingan berikutnya ya, tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya, selengkapnya simak di Cinta Elif Episode 77 (30 Desember 2015).

Baca Juga:


Simak terus serial drama Turki kesayangan kamu hanya di blog Kabar Sensasi ya, simpen alamat url-nya sekarang!

Waspadalah Dengan Bahaya Sinetron Go BMX Bagi Anak-anak!

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Cinta Elif Episode 76 (29 Desember 2015): Elif Judes Pada Omer, Husyein Dijebak!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).