Cinta Elif Episode 89 (11 Januari 2016): Elif Mengakui Sebagai Pembunuh!


Cinta Elif Episode 89 (11 Januari 2016): Elif Mengakui Sebagai Pembunuh! || Halo jumpa lagi dengan blog kabar sensasi, kali ini admin mau posting cinta elif episode 89 dimana episode sebelumnya admin gak posting, diepisode sebelumnya si Elif keadaanya semakin tertekan dan mulai merasa bahwa dia memang membunuh Husyein gitu kan, sementara itu Fatih tau bahwa kini Nilufer sedang hamil, Fatih gak mau cerai dari Nilufer. Terus si Omer dapat saksi dan minta agar persidangan dimajukan, terus-terus?

Dan Cinta Elif Episode 89 (11 Januari 2016) ceritanya adalah Elif akhirnya disidang, Nedret dan Asli pun hadir. Hakim mulai persidangannya, Elif nampak pusing dan pandangannya kosong. Hakim mempersilakan saksi dari Omer tapi sayang saat dipanggil gak kunjung datang. Elif justru langsung minum obat palsu yang dibawa diberikan oleh si dokter anak buah Tayyar. Elif melihat dokter lalu berdiri dan bilang seolah-olah Elif mengakui telah membunuh Husyein.

Sang dokter pun senyum-senyum melihat pengakuan Elif. Asli nampak gimana gitu melihat si dokter. (nyebelin banget tuh si dokter, jewer rame-rame yuk, eh jangan dhing).

Omer dijalan kena macet, begitu sampai depan dor... saksi yang dibawa Omer ditembak orang yang menyamar menjadi seorang polisi. Akhirnya saksi itu tewas. Gagal deh menyelamatkan Elif!

Tayyar senang dapat kabar bahwa Ozman si saksi persidangan talah mati.

Omer masuk menemui Elif untuk minta maaf karena saksinya tewas dibunuh, Elif bilang semua tak ada gunanya. Omer bengong, Asli pun bilang bahwa Elif telah mengakui tuduhan itu. Nedret pun marah pada Omer. Pengacara pun bilang pada Omer bahwa hakim memberi waktu 2 hari, Jika gagal Elif akan dipenjara selama-lamanya. Omer langsung menyusul Elif untuk ngajak bicara.

Nilufer tetep marah-marah pada Fatih karena telah membuat Elif dipenjara, Fatih akhirnya bilang bahwa Elif bukan pembunuh dan Husyein masih hidup. Nilufer minta agar Fatih datang ke pengadilan untuk memberi kesaksian tapi Fatih menolak karena jika Tayyar tau bisa gawat. Nilufer kecewa karena demi harta Fatih tega melakukan semuanya, Nilufer kesal lalu pergi naik taksi. Nilufer dalam taksi dapat telpon dari Asli bahwa Elif menerima tuduhan sebagai pembunuh. Nilufer hampir cerita bahwa Husyein masih hidup tapi gak jadi bilang karena ingat kata Fatih yang bakal dibunuh Tayyar. Nilufer pun pamit pada Asli tidak pulang dengan alasan menghindari Fatih, Asli pun marah-marah tapi Nilufer semacam tak peduli

Nedret telpon Tayyar atas apa yang menimpa Elif. Nedret mengancam akan membayar sesorang untuk disalahkan jika Tayyar tak mau bertindak.

Ipek menemui Asli, Ipek mengajak kerjasama Asli. Ipek cerita bahwa Nedret itu licik, Nedret lah yang telah memalsukan tes DNA. Asli marah karena semacam tak percaya, Ipek juga bilang bahwa Filis itu anak kandung Nedret bukan anak angkat. Asli tetep tak percaya, Ipek pun tanya apakah tak curiga pada Nedret? Asli tetep semacam tak percaya. Tiba-tiba Nedret datang, Asli beralasan bahwa Ipek datang menjelaskan penembakan saksinya Elif.

Elif dalam penjara terus-terusan minum obat, padahal obat itu kan perusak otak. Sementara orang suruhan Tayyar dipenjara terus-terusna ingin menjaili Elif. Elif pergi ke kamar mandi untuk cuci muka, dikaca Elif seolah melihat Husyein.

Melike ditemani Fatma berusaha mencari pekerjaan tapi selalu saja gagal. Fatma menyarankan agar Melike bilang pada Demet saja karena kan pacarnya orang kaya, Melike bilang Demet sudah putus dari Merk.

Merk sms Demet bilang sedang kangen, Demet nampak senang membaca sms itu tapi gak dibales. Mert pun galau lalu tiba-tiba Nilufer datang. Mert sedang belajar karena sebentar lagi wisuda, Nilufer ikut senang tapi tiba-tiba nangis, Mert datang lalu memeluk Nilufer untuk menenangkan.

Nilufer sedih karena masalah terus saja datang, Nilufer merasa tak pernah bahagia.

Omer menemui Elif, Omer tanya kenapa tangan Elif gemetaran dan keringat dingin? Elif tiba-tiba ambruk, Omer panik langsung memanggil penjaga.

Elif langsung dapat perawatan. Omer menemui dokter tentang keadaan Elif? Dokter bilang Elif dalam keadaan tekanan batin, otaknya mulai kacau mungkin efek obat yang diberikan dokter psikiaternya. Omer minta sampel obatnya.


Fatih mendatangi Tayyar untuk minum-minum, Tayyar bilang sedang bahagia karena Elif sudah mengakui sebagai pelaku pembunuhan.

Husyein marah-marah ketika melihat berita di tv bahwa Elif mengakui sebagai pelaku pembunuhan.

Oke deh Cinta Elif Episode 89 (11 Januari 2016) sampai disini aja ya, sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Omer menghajar dokter anak buahnya si Tayyar hingga babak belur, selengkapnya simak di Cinta Elif Episode 90 (12 Januari 2016).

Baca Juga:


Simak terus serial drama Turki kesayangan kamu hanya di blog Kabar Sensasi ya, simpen alamat url-nya sekarang!

Waspadalah Dengan Bahaya Sinetron Go BMX Bagi Anak-anak!

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Cinta Elif Episode 89 (11 Januari 2016): Elif Mengakui Sebagai Pembunuh!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).