Tampilkan postingan dengan label Cerita Veera ANTV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Veera ANTV. Tampilkan semua postingan

11 Agustus, 2016

Sinopsis Veera Episode 207 11 Agustus 2016: Baldev dan Veera Makin Memanas Dalam Persaingan Kepala Desa

Sinopsis Veera Episode 207 11 Agustus 2016: Baldev dan Veera Kembali Memanas Dalam Persaingan Kepala Desa || Selamat datang di blog kabar sensasi, kali ini admin masih ingin melanjutkan posting cerita ulang Veera. Diepisode sebelumnya saat hubungan Ranvi dan Gunjan membaik, tapi Veera dan Baldev justru makin panas gitu kan karena keduanya bertemu ditempat pendaftaran calon kepala desa. Baldev dan Veera sempat berdepat sengit lalu?

Di Sinopsis Veera Episode 207 tanggal 11 Agustus 2016 ini ceritanya Veera akhirnya ngalah dan gak jadi ngisi formulir, Veera memberikan dukungan penuh pada Baldev. Baldev sangat senang, begitu juga dengan ibu Bansuri dan bibinya. Tanpa sengaja Veera mendengar oboran Bansuri dengan bibi yang cerita andai Baldev jadi kepala desa maka Veera tak akan bisa mengendalikan Baldev lagi, Baldev akan menjadi penguasa yang tak terkalahkan.

Ranvi dan Gunjan sedang jajan bareng, Gunjan senang karena akhirnya kembali melihat suaminya tersenyum tapi tiba-tiba senyum itu hilang setelah Ranvi melihat anak kecil. Gunjan pun menyadari kesedihan Ranvi karena melihat anak kecil itu.

Veera galau, takut jika Baldev beneran jadi kepala desa dan tak bisa dikendalikan lagi. Ketika sedang bingung harus bagaimana tiba-tiba Ranvi masuk kamar, rupanya Gunjan ingin menemui ibunya itulah mengapa Ranvi datang sekalian menemui Veera. Ranvi memberikan dukungan penuh pada Veera untuk maju menjadi kepala desa, menurut Ranvi si Baldev gak cocok jadi kepala Desa karena tujuannya ingin menjadikan desa menjadi kota, Baldev lebih suka bangun mall daripada sekolah.

Veera akhirnya berubah pikiran dan menelpon Ratan agar segera kekantor kepala desa. Veera buru-buru pergi dan berpapasan dengan sang bibi, rupanya sang bibi senang karena rencananya memanas-manasi Veera berhasil. Bibinya Baldev itu memang ingin menghancurkan hubungan Veera dengan Baldev.

Manjeet dan Bansuri asyik ngerumpi, Manjeet senang karena akhirnya Veera pergi mengisi formulir tapi Bansuri kawatir kalo Baldev kalah. Manjeet pun menyakinkan agar Bansuri tenang, Manjeet tanpa sengaja mengungkapkan dengan persaingan ini maka Baldev dan Veera akan pisah selamanya. Bansuri bingung kenapa memisahkan Baldev dan Veera adalah hal penting bagi Manjeet?

Baldev bingung kenama Veera? Manjeet dan Bansuri pura-pura tidak tau. Baldev sempat merasa bersalah karena menyuruh Veera batal ngisi formuler, dengan sigap Manjeet menghasut Baldev bahwa keputusan itu sudah benar. Beberapa saat kemudian, Veera datang dan mengaku telah mengisi formulir. Baldev dan Veera mulai berdebat karena Veera tetap menentang upaya Baldev untuk ikut dalam pemilihan kepala desa.



Gunjan sempat tersinggung saat Ranvi bilang Veera yang pantas jadi kepala desa, Gunjan berfikir itu berarti Baldev gak pantas. Ranvi pun dengan tenang memberikan penjelasan pada sang istri, bahwa mukan maksudnya Baldev tak pantas.

Baldev dan Veera terus-terusan berdebat. (*bertengkar terus, gak capek? **admin blog kabar sensasi mulai lelah lihat pasangan ini nyolot-nyolotan mulu)

Baldev dapat telpon dari rekannya yang turut senang karena pencalonan Baldev sebagai kepala desa. Baldev pun menjamin pasti menang dan kemudian nantinya akan banyak bisnis selain mall.

Veera saat makan dimarah-marahi Manjeet, Balwant tanya ada apa dengan Baldev dan Veera? Baldev pun menjawab bahwa Veera ikut maju dalam pemilihan kepala desa. Dan ternyata Balwant mendukung keputusan Veera. Baldev pun kesal karena sang ayah justru dukung Veera.

Episode selanjutnya di Veera episode 208 ceritanya Baldev mendapat telepon dari Pavan yang meminta dirinya dan Veera untuk memberikan pendapat mereka sebelum seluruh desa mengeluarkan putusan. Karena menurut aturan yang ada, para calon harus memberikan pendapat mereka sebelum terpilih mewakili desa dan Pemilihan akan pemilihan akan dilangsungkan 15 hari kemudian. Di tempat lain, Ranvijay dan Gunjan sedang menikmati makan malam romantis mereka. *cie-cie....

Bagaimana kisah Veera dan Ranvi selanjutnya? simak Sinopsis Veera Episode 208 12 Agustus 2016 di blog kabar sensasi karena siapa tau cerita ulangnya diposting disini. Buat yang ketinggalan cerita sebelumnya simak aja di:



Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/




10 Agustus, 2016

Sinopsis Veera Episode 206 Tanggal 10 Agustus 2016: Veera Dan Baldev Sama-sama Maju Dalam Pemilihan Kepala Desa Baru!

Sinopsis Veera Episode 206 Tanggal 10 Agustus 2016: Veera Dan Baldev Bersaing Maju Dalam Pemilihan Kepala Desa Baru! || Hai-hai jumpa lagi dengan admin yang sangat merana seolah gak ada kerjaan, terus ya udah deh nyalain tv terus diam-diam dipojokan sambil lirik-lirik serial Veera ANTV yang sudah lama banget gak admin tongkrongin. Gak nyangka Ranvi tetep ganteng, begitu juga dengan Baldev. (*eaaa....admin mulai gagal fokus...).

Diepisode sebelumnya si Ranvi dan Gunjan berantem gitu kan ya, dimana Gunjan sudah usaha maksimal nulis lirik lagu tapi si Ranvi tetep ngomel-ngomel dan justru merasa terhina karena merasa dengan dianggap gak bisa nulis lirik lagi. Sementara Baldev dan Veera juga sebelumnya sudah berantem karena Veera salah sangka soal uang yang dikira uang sogokan. Baldev kena hasutan dari Bansuri serta bibinya yang gemesin itu.

Nah di Sinopsis Veera Episode 206 Tanggal 10 Agustus 2016 hubungan Ranvi dan Gunjan mulai membaik, cie-cie gitu ya. Tapi hubungan Baldev dengan Veera makin runyam dimana Ratan mengundurkan diri dari jabatan kepala desa maka dari itu secara otomatis jabatan itu kosong.

Mau tidak mau harus diadakan pemilihan kepala desa. Veera berkunjung ke rumah Ratan, dimana saat itu orang-orang dirumahnya sedang berkumpul membahas jabatan kepala desa. Saat Veera masuk rumah, Ranvi langsung tersenyum dan menyuruh Veera agar maju sebagai calon kepala desa. Ratan pun menyambut baik ide Ranvi tapi Veera sendiri masih bingung tapi Ratan menyakinkannya.

Veera ke tempat pendaftaran ditemani Ratan dan terkejut melihat Baldev juga ada ditempat itu. Baldev dan Veera sama-sama kaget karena pasangan suami istri sama-sama maju mencalonkan diri. Baldev ngajak Veera bicara empat mata, keduanya berdebat, Baldev gak nyangka kalo istrinya itu maju dan bakal bersaing dengan suaminya sendiri.



Bagaimana kisah persaingan Baldev dan Veera jika jadi sama-sama maju dalam pemilihan kepala desa? saksikan Veera episode 207 tanggal 11 Agustus 2016. Atau simak di blog kabar sensasi siapa tau cerita ulangnya Veera diposting disini.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

08 Maret, 2016

Sinopsis Cerita Veera- Ranvi Ketika Sudah Dewasa Di ANTV

Sinopsis Cerita Veera Ketika Sudah Dewasa Di ANTV || Halo para pecinta serial drama India khususnya Veera, gimana masih setia nonton? admin blog kabar sensasi mulai bosan nih, untuk saat ini memang ceritanya Veera dan Ranvi masih kecil gitu kan. Kemarin episode 50 kelicikan Kartar terbongkar hingga dia dihajar warga, semua harta harus diserahkan pada Gurpreet, diusir dari desa bahkan ditangkap polisi karena telah membakar kandang kuda Gagan. Terus cerita selanjutnya silakan tonton sendiri episode demi episodenya ya, kalo admin sih sudah nyerah alias lambaikan tangan ke arah kamera, gak tlaten nontonya jadi langsung aja ambil jalan pintas tentang ceritanya nanti setelah Ranvi- Veera - Gunjan dan Baldev dewasa.

Bagaimana ada yang penasaran gak Sinopsis Cerita Veera Ketika Dewasa Di ANTV? yang pasti sih bakalan dihiasi dengan cerita cinta yang rumit antara Ranvi - Gunjan dan Veera - Baldev.

Ceritanya saat Ranvi - Veera dewasa kurang lebih sebagai berikut:

Veera akhirnya lulus studi dan kembali rumah. Veera masih saja berkelahi dengan Baldev seperti dulu waktu masih kecil. Veera yang sudah beranjak dewasa sudah mulai mengenal cinta, Veera jatuh cinta pada temannya yang bernama Karan. Pada saat yang sama, Ranvi jatuh cinta pada Gunjan. Namun sayang Gunjan lebih menerima cinta dari laki-laki lain dan itu sangat bikin Ranvi patah hati namun tetep pura-pura bahagia.

Veera dan Ranvi mengetahui bahwa Gunjan tidak bahagia dengan pernikahan itu dan akhirnya berpisah tapi masih saja sering mendapat perlakuan kasar dari mantan suaminya. Ranvi berusaha untuk menghiburnya dan selalu ada untuk Gunjan.

Sementara itu, masalah listrik tengah dihadapi oleh penduduk desa dan Karan datang dengan ide memasang panel surya yang disetujui oleh semua orang. Veera datang untuk mengetahui bahwa Karan curang pada mereka karena dia akan mengambil panel surya itu kembali dan memuluskan karirnya. Veera pun sedih dan kecewa karena tau pria yang dicintainya itu hatinya jahat namun Ranvi berhasil membuatnya tetep tegar dan terus ceria.

Ranvi dan Gunjan mengetahui bahwa Veera adalah putri dari Sampooran dan Amrita. Gunjan lalu mengambil keuntungan dari hal ini dan memberitahu Veera tentang kebenarannya. Veera terkejut saat mengetahui hal itu dan mulai menangis.

Gunjan terjebak oleh seorang sutradara film dan Ranvi menyelamatkan dia tapi orang-orang salah paham pada Ranvi. Balwant terkena serangan jantung karena ini. Setelah mengetahui kebenaran bahwa Ranvi tidak bersalah ia meminta Ranvi untuk menikahi Gunjan.

Veera datang untuk melihat bakat menyanyi yang dimiliki Ranvi dan membuatnya sebuah album. Sementara itu, Veera dan Baldev pergi ke Polandia untuk belajar teknik-teknik baru dalam pertanian dari “Mr Neal”. Setelah pergi ke Polandia, mereka mengetahui bahwa “Mr. Neal” adalah Nihal Singh. Dia mengajarkan semua teknik kepada mereka.

Di Polandia, Baldev selalu membantu Veera dan sangat peduli padanya. Setelah kembali ke India, Veera menyadari bahwa ada perasaan cinta pada Baldev, kemudian ia mencoba untuk mengatakan kepada Baldev tapi selalu saja ada hambatan.

Veera dan Baldev memutuskan untuk mengajak Nihal ke India dan meyakinkan Ranvi untuk menerima Nihal. Ranvi mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam kompetisi musik. Setelah, mereka pergi ke Mumbai Ranvi diculik oleh seorang finalis dan kemudian diselamatkan oleh Baldev.

Ranvi akhirnya memenangkan kompetisi tersebut sementara itu Gunjan senang dengan menghabiskan hidupnya di Mumbai dan ia tidak ingin kembali ke Pitampura, tapi Ranvi menolaknya. Setelah kembali, Ranvi mengetahui tentang hubungan Veera dan Baldev. Dia sangat marah dan tidak menyetujui hubungan mereka.

Baldev dan Veera mencoba meyakinkan Ranvi. Namun, Ranvi terjebak dalam kasus alkohol karena Rajveer dan menyalahkan Baldev. Veera menampar Baldev karena menyebabkan adiknya masuk penjara tapi kemudian Veera tahu kalau Baldev tidak bersalah dan meminta maaf kepadanya.

Namun Baldev terlanjur marah pada Veera karena tidak mempercayainya dan akhirnya Baldev mengakhiri hubungan mereka. Disaat yang sama Baldev setuju untuk menikah dengan Simran. Veera galau tau bahwa Baldev ingin menikahi wanita lain.

Veera pun ikut ikut berpartisipasi dalam pesta pernikahan mereka namun dengan tujuan lain. Veera berhasil merusak pesta pernikahan Baldev dengan memperkenalkan pacar Simran pada upacara Henna. Baldev pun tidak jadi menikah yang bersatu lagi dengan Veera.

Namun Rajveer berhasil membuat Baldev babak belur, karena cemburu. Veera, Jaggi dan Billa menyelamatkan Baldev dari preman-preman yang disewa oleh Rajveer. Mereka membawa Baldev ke rumah sakit dan setelah pulih Baldev meminta Veera untuk membawanya ke Ranvi.

Yah pokoknya ceritanya panjang dan rumit gitu lah.....

Kalo admin sih nyerah kalo disuruh nonton serial panjang dan rumit, tapi buat para pencinta serial selamat menikmati ya, yang penting nikmati sebagai hiburan saja dan jangan sampai mempengaruhi kehidupan nyata.

Oke simak terus blog kabar sensasi ya, siapa tau serial kesukaan kamu diposting disini.

Jangan lupa simak juga:




Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

04 Maret, 2016

Sinopsis Veera Episode 47 (4 Maret 2016): Nihal Adalah Penyebab Kematian Sampooran?


Sinopsis Veera Episode 47 (4 Maret 2016): Nihal Adalah Penyebab Kematian Sampooran? || yei jumpa lagi dengan admin blog kabar sensasi, kali ini serial India Veera sudah masuk episode yang ke 47 tanggal 4 Maret di ANTV dimana rahasia Nihal soal kematian Sampooran akhirnya diungkap. Dari awal memang Nihal ini seperti orang baik tapi menyimpan rahasia besar berkaitan dengan Sampooran. Terus?

Terus tunggu bentar buat yang ketinggalan cerita sebelumnya simak di Sinopsis Veera Episode 46 (3 Maret 2016).

Dan Sinopsis Veera Episode 47 (4 Maret 2016) ceritanya adalah Nihal memutuskan untuk pergi, Ratan kaget ketika Nihal pamit ingin meninggalan rumah bahkan pergi dari desa. Tapi Ratan tak bisa berbuat apa-apa, Chaiji justru yang tidak terima dan berusaha menghentikan Nihal.

Nihal sudah berkemas dengan terburu-buru tapi sempat berfikir bahwa sebelum mengatakan rahasia sesungguhanya soal kematian Sampooran dia tak bisa pergi. Nihal pun ingin segera mengatakan pada Ratan tapi keburu ketemu dengan Chaiji. Lalu Chaiji ngomong ini itu bahwa selama ini Nihal sudah dianggap keluarga sendiri, Chaiji minta agar Nihal tidak pergi. Chaiji terus-terusan menangis dan memohon, hingga akhirnya Nihal bilang bahwa Nihalah yang membunuh Sampooran. Chaiji bengong dan minta agar Nihal menjelaskan perkataanya.

Nihal pun menceritakan semua pada Chaiji, ia mengaku bukan sahabatnya Sampooran, Nihal bilang mengenal Sampooran hanya beberapa hari saja. Nihal bertemu Sampooran didalam bis, saat itu Sampooran naik bis dan tak punya uang lalu Nihal yang membayarinya. Nihal bilang saat itu Sampooran seperti orang tersesat dan penuh dengan masalah, Sampooran sangat pendiam bahkan saat Nihal berusaha ngajak bicara pun si Sampooran tetep diam. Nihal terus-terusan mencoba ngajak Sampooran ngobrol tapi tetep aja dicuekin. Nihal akhirnya sampai tujuan, lalu turun dan salah satu tas Nihal yang berisi dukumen-dokumen penting tertinggal. Nihal bingung bagaimana bisa menemukan tasnya, tapi ternyata Sampooran datang ke rumah dan mengembalikan tas kepada Nihal.

Nihal mengajak Sampooran makan bareng dirumahnya sambil nonton tv. Saat itu di tv ada liputan tentang desa pertampura dimana Ratan muncul ditv dan minta agar Sampooran kembali pulang. Saat itu Sampooran kaget melihat melihat Ratan di tv, Sampooran langsung menangis didepan tv. Sampooran langsung memeluk Nihal dan bilang ingin pulang menemui Ratan dan Ranvi tapi tiba-tiba Sampooran pinsan. Nihal bingung dan langsung memanggil didokter, Nihal melepas kalung dan gelang Sampooran. Begitu Sampooran siuman langsung ingin pulang tapi dokter melarangnya.

Nihal mencoba menahan Sampooran agar tidak pulang karena kondisinya masih belum baik. Nihal akhirnya memutuskan untuk mengantar Sampooran pulang. Dalam perjalanan Sampooran sangat bahagia, tertawa-tawa sambil melintir kumisnya. Sampooran menceritakan soal desanya dan keluarganya sambil minta agar Nihal menyetir dengan kencang. Tiba-tiba mobil mogok dan Sampooran memberbaikinya. Ketika Sampooran minta Nihal nyalakan mesin justru salah injak gas hingga akhirnya Sampooran tertabrak dan jatuh dalam jurang. Nihal berusaha menolong Sampooran tapi sayang Sampooran tak kuat menahan pegangannya. Sampooran sempat bilang mungkin sudah takdir Tuhan gak ingin mempertemukan Sampooran dengan Ratan. Sampooran berpesan pada Nihal agar membawa barang-barang untuk Ratan dan bilang saja kalo Sampooran sudah meninggal. Setelah itu Sampooran terjatuh ke jurang hingga tak terlihat sama sekali.

Nihal sangat bingung saat itu, Nihal langsung ambil mobilnya dan berusaha mencari Nihal ke kebawah jurang tapi tak juga ketemu.Lalu saat itulah Nihal memutuskan untuk pergi ke desa pertampuran untuk menyampaikan pesan Sampooran pada Ratan, Nihal juga ingin minta maaf pada Ratan soal kecelakaan yang menimpa Sampooran. Tapi setelah tiba di Pertampuran Nihal justru tak berani memberitahu kebenarannya soal Sampooran pada Ratan. Nihal memberikan barang-barang Sampooran pada Chaiji. Otomatis Chaiji langsung menangis melihat dan memeluk barang-barang Sampooran. Nihal memohon maaf pada Chaiji tapi yang terjadi justru "plakkkkkkkkk........", Chaiji manampar Nihal dan mengusir Nihal agar segera pergi untuk selamanya serta minta agar Nihal tak menganggu keluarga Ratan lagi.

Nihal menangis sedih, sementara Chaiji keluar sambil nangis tersedu-sedu.

Ratan di rumah sibuk menumbuk bahan makanan, Veera mencoba mengambilkan air minum tapi Ratan menolaknya. Veera bingung kenapa Ratan tetep saja cuek?

Nihal akhirnya pergi tapi saat dijalan hpnya bunyi, ternyata yang telpon Veera. Nihal mematikan telponnya dan Veera kecewa.

Chaiji akhirnya menyusul Nihal yang sedang menunggu bus untuk pergi, Chaiji minta agar Nihal menebus dosanya dan tak akan membiarkan Nihal pergi. Chaiji minta agar Nihal bertanggungjawab pada Ratan, Ranvi, Veera bahkan harus mengurus ladang-ladangnya. Sampai Ranvi dewasa Nihal harus mengurus keluarga Ratan, Chaiji minta agar Ratan tak tau rahasia yang sebenarnya.

Ranvi kesal melihat Ratan yang cuek banget pada Veera. Ratan justru minta agar Ranvi segera belajar tapi Ranvi mau nunggu Nihal. Ratan bilang Nihal tak akan datang, Ranvi otomatis penasaran Nihal kemana? Ratan hanya diam, tapi kemudian tiba-tiba Nihal muncul. Ratan pun bengong karena mengira Nihal akan pergi selamanya karena tadi sudah sempat pamit pada Ratan.

Veera kembali minta maaf pada Ratan, Veera janji tidak akan membuat Ratan marah lagi. Ratan bilang memaafkan tapi dengan nada ketus, Veera maunya Ratan memaafkan dengan halus, tapi tetep aja Ratan judes pada Veera.

Gurpreet memutuskan pergi dari rumah untuk selamanya karena sudah tidak tahan dengan Kartar. Gurpreet sudah berusaha mempertahankan rumahtangganya tapi Kartar tetep jahat, Gurpreet mempersilahkan Kartar untuk mengejar Ratan tapi Gurpreet yakin Kartar tak akan mendapatkan Ratan.

Ratan penasaran bagaimana bisa Chaiji meyakinkan Nihal untuk tidak jadi pergi? Ratan merasa ada yang aneh, kenapa orang asing seperti Nihal mau berkorban banyak untuk keluarga yang tak ada hubungannya.

Baldev mencuri uang ayahnya untuk membeli mainan game. Gunjan memergokinya karena saat itu ingin memanggil Baldev agar kembali pulang. Baldev buru-buru menyembunyikan mainannya lalu ikut pulang karena Nihal akan datang ke rumah untuk mengajar. Nihal datang ke rumah Baldev bersama Ranvi-Veera. Nihal mengajar keempat anak itu dengan baik, tapi Bansuri kecewa karena Nihal ngajak Ranvi dan Veera.

Tapi sayangnya Sinopsis Veera Episode 47 (4 Maret 2016) sampai disini doang ya, ketemu lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Ranvi menangis dibentak-bentak Ratan, wah ada apalagi? selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 47 (4 Maret 2016).

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

03 Maret, 2016

Sinopsis Veera Episode 46 (3 Maret 2016): Teganya Kartar Memfitnah Istrinya Sendiri


Sinopsis Veera Episode 46 (3 Maret 2016) || Halo ketemu lagi dengan blog kabar sensasi yang biasa posting cerita ulang serial India Veera. Pada postingan kali ini sudah masuk episode yang ke 46 tanggal 3 Maret di ANTV. Masih ingat cerita sebelumnya kan? Itu loh soal Nihal yang nekat melawan harimau demi menyelamatkan Veera dan teman-temannya yang terjebak didalam kelas. Nihal pun akhirnya terluka, Ratan membawa Nihal pulang untuk tinggal sementara di rumahnya. Sementara itu Veera punya prinsip baru yakni "Marah berarti sayang".

Terus-terus?

Tunggu dulu buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya bisa disimak di Sinopsis Veera Episode 45 (4 Maret 2016).

Dan Sinopsis Veera Episode 46 (3 Maret 2016) ceritanya adalah Ratan merawat luka-luka Nihal karena perbannya kendor. Balwant dan Bansuri datang menjenguk, seperti biasa Bansuri genit-genit gimana itu. Para orang tua siswa pun juga berdatangan mengucapkan terimakasih pada Nihal.

Balwant bertemu Kartar dijalan, Balwant bertanya pada Kartar apakah ada masalah dengan rumahtangga? Kartar dengan pura-pura sedih bilang bahwa Gurpreet itu suka marah-marah tak menghargai Kartar dan lain sebagainya. Balwant terkejut dan menawarkan bantuan agar ada orang yang menasehati Gurpreet, tapi Kartar menolak karena takut keburukannya terbongkar. (Kartar nyebelin banget ya, laki kok gak jelas bahkan istrinya sendiri difitnah).

Veera pagi-pagi sudah bikin marah Ratan, ternyata Veera masih berpegangan pada prinsip bahwa "marah itu berarti sayang".

Baldev kembali ngajakin Ranvi bolos tapi Ranvi gak mau, Veera melihat kakaknya diajakin bolos tapi gak marah pada Baldev karena ingat bahwa "marah itu berarti sayang" jadi Veera milih gak marah karena gak sayang sama Baldev.

Ratan galau karena kemarin Ranvi bilang bolos dan nonton film, Ratan takut dicap tak bisa mendidik anak karena anaknya bolosan. Chaiji pun mencoba menghibur Ratan, bahwa Ratan itu ibu yang baik karena sebolos-bolosnya Ranvi tetep gak bohong karena Ranvi mengakui perbuatannya. Chaiji yakin Ranvi tetep menjadi anak yang baik.

Ranvi dikelas sempat ditertawakan karena mencoba mengerjakan pertanyaan guru yang tak mampu dijawab siapapun. Tapi Ranvi tetep maju dan ingat apa yang sebelumnya diajarkan oleh Nihal. Alhasil  gurunya bengong, kenapa?

Ratan mencoba menyalakan kipas yang baru saja diperbaiki Nihal, saat kipas diputar justru mengenai tangan Ratan hinga berdarah-darah. Nihal panik dan ingin membawa Ratan ke rumah sakit, tapi Ratan menolak karena hanya luka kecil. Nihal langsung ambil kain dan membalut luka Ratan, dengan panik Nihal menutupi luka Ratan tapi yang ada justru Ratan tertawa-tawa karena merasa lucu. Tiba-tiba Ratan dapat telpon dari sekolah, Ratan ngomel-ngomel karena masti Ranvi bikin ulah lagi.

Ratan buru-buru ke sekolah, begitu tiba di sekolah guru melihatkan papan tulis dimana Ranvi mengerjakan soal. Gurunya bilang ternyata Ranvi sudah banyak perkembangan, dan hasil pekerjaan soalnya sangat bagus. Guru pun memberikan penghargaan pada Ranvi. Guru berpesan agar Ratan terus mengajari Ranvi agar bisa mempertahankan prestasinya.

Veera sedang melihat Ratan di sekolahnya, Veera memperlihatkan hadiah yang diterimanya karena dapat nilai tertinggi dikelasnya. Ratan justru buru-buru pulang.

Bansuri menemui Kartar dan bilang bahwa Gurpreet itu sengaja ingin mempermalukan Kartar. Bansuri sengaja ingin membuat Kartar marah karena kalo Kartar pisah dengan Gurpreet itu berarti Kartar akan mengejar Ratan, sementara itu Bansuri bisa mendekati Nihal. (liciknya Bansuri......)

Veera memberikan hadiah pada Nihal, semua bengong ketika ternyata hadiah itu adalah kumis yang sama dengan kumisnya Sampooran. Veera bilang kumisnya Nihal yang sekarang itu jelek jadi yang bagus itu kumisnya Sampooran. Veera minta agar Nihal pakai hadiah kumis itu agar sama dengan Sampooran. Ratan mendadak murung dan pergi, sementara Nihal bilang bahwa tak mungkin bisa seperti Sampooran.  Chaiji minta agar Veera minta maaf pada Ratan, Veera pun langsung menyusul Ratan. Veera masih dengan prinsipnya yakni "marah itu berarti sayang" maka dari itu Veera tidak takut dimarahi bahkan justru ingin selalu bikin marah ibunya.

Veera mendekati Ratan, awalnya ketawa-tawa tapi kemudian Ratan benar-benar marah besar. Veera mendadak murung langsung menemui Chaiji dan protes bahwa Chaiji bohong kemarin bilang "Marah itu berarti sayang" tapi ternyata enggak. Chaiji pun menjelaskan bahwa istilah marah berarti sayang itu tak berlaku pada segala hal. Meski sudah dijelaskan tapi Veera tetep gak paham. Veera ingin minta maaf pada Ratan tapi Chaiji tak mengijinkan, akhirnya Nihal ngajak Veera dan Ranvi untuk belajar saja.

Nihal menjelaskan pada Ranvi dan Veera tentang penguapan air yang bisa menjadi awan lalu kemudian jatuh menjadi air hujan.  Nihal menjelaskan dengan detail menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh Ranvi dan Veera. Setelah menjelaskan Nihal mengajukan beberapa pertanyaan pada Ranvi, tanya jawab pun berlangsung sangat seru. Chaiji senang melihat Nihal begitu lihai mengajari Ranvi dan Veera, sementara itu Ratan hanya bengong sambil masak.

Kartar termawa emosi berkat hasutan Bansuri. Kartar berusaha melanjalankan rencana-rencananya untuk menjauhkan Nihal dari Ratan dan menjatuhkan Gurpreet didepan pak kepala desa. Kartar sengaja menelpon Balwant agar datang ke rumah. Setelah itu Kartar buru-buru kembali ke rumah dan memarah-marahi Gurpreet, Kartar menunjukan kertas  dan Gurpreet bingung dari mana kertas itu. Kartar terus-terusan memancing agar Gurpreet marah, akhirnya Gurpreet pun marah, disaat itulah Balwant datang. Nah disituhalah Balwant tau bahwa cerita Kartar soal Gurpreet yang suka marah-marah itu adalah benar! Kartar berhasil! (sungguh terlalu, Kartar jahat banget.... admin pengin jambak-jambak rambutnya yang kriting itu).

Ranvi dan Veera bersiap pergi ke sekolah, Ranvi nampak kesulitan memakai sabuk lalu Nihal membantunya dengan baik. Chaiji senang melihatnya tapi langsung terdiam ketika melihat foto Sampooran. 

Ranvi dan Veera sampai di sekolah, Baldev mengerjai siswa lain dengan menggunakan lem hingga tangan anak itu merekat. Ranvi pun membantu anak itu melemaskan tangannya dari rekatan lem. Veera sempat mengerjai balik temannya Baldev. 

Bansuri main ke rumah Ratan, seperti biasa tingkahnya genit-genit gimana gitu pada Nihal. Bansuri sengaja datang untuk minta agar Nihal juga mengajar Gunjan dan juga Baldev seperti halnya yang dilakukan Nihal pada Ranvi. Nihal sempat nolak untuk datang ke rumah Bansuri dan minta agar Gunjan-Baldev yang datang ke rumah Ratan, tapi Bansuri terus-terusan merayu agar Nihal yang datang. (modusnya Bansuri ini ada-ada aja..... tapi mending lah dari pada Kartar....)

Ranvi di sekolah kembali bisa menjelaskan pertanyaan guru dengan baik seperti yang kemarin Nihal ajarkan. Saat Ranvi maju didepan kelas, Baldev dan anak buahnya mengintip dicendela, Veera melihat kelakuan Baldev dan mendekat. Baldev tertawa ketika melihat gurunya Ranvi tak bisa berdiri karena celananya merekat dikursi. Guru bertanya siapa pelakunya? Ranvi hampir menjawab tapi ingat janjinya pada Baldev. Guru marah karena tak ada yang mengaku, Guru ingin menghukum semua murid tapi kemudian Ranvi mengaku bahwa dia pelakunya. Guru sangat marah dan akan menghukum Ranvi tapi tiba-tiba Veera ijin masuk. Veera menunjukan jarinya yang merekat lem, Veera bilang jarinya itu kena lemnya Baldev. Veera akhirnya bilang bahwa semua yang melakukan adalah Baldev. Veera juga menunjukan bahwa Baldev sedang tertawa-tawa dibalik jendela. Pak guru pun akhirnya tau bahwa pelakunya adalah Baldev. Pak guru memuji keberanian, kejujuran dan semua sikap Ranvi yang tepat janji dan mau berkorban melindungi teman-temannya.

Veera pulang sekolah melihat temannya asyik disuapin makan oleh ibunya, Veera tanya pada temannya kenapa bajunya merah seperti darah? ibu temannya pun jawab bahwa itu saos bukan darah. Veera seperti dapat ide! Apa coba? Veera menodai kaos kakinya dengan saos lalu pulang ke rumah dengan jalan terseok-seok pura-pura kesakitan. Ratan panik melihat kaki Veera yang berdarah, Veera ngaku tadi jatuh. Veera minta Ratan meniup-niup manja saja tapi Ratan nekat membuka kaos kakinya dan ternyata Veera bohong! Ratan kembali sangat marah pada Veera.

Ratan pergi ke kamar, Chaiji mendekat dan menyingung soal Veera. Chaiji bilang Veera itu hanya berusaha mencari perhatian. Ratan menegaskan sampai kapan pun tak akan ada ikatan antara Ratan dan Veera. Dari luar Nihal mendengarkan semua apa yang dikatakan Ratan soal Veera. Ratan tetep menganggap Veera penyebab perginya Sampooran.

Veera didalam kamar curhat pada fotonya Sampooran soal Ratan yang selalu marah-marah padanya, meski Veera sudah minta maaf tapi Ratan tetep marah. Veera bingung harus bagaimana dan mengapa Ratan selalu saja marah?

Nihal teringat-ingat perkataan Ratan yang bilang tak akan bisa menerima Veera karena dulu pernah bercita-cita jika Sampooran kembali maka bisa menerima Veera sebagai anak tapi kenyataanya Sampooran tak kembali untuk selamanya itu berarti juga tak akan ada ikatan antara Veera dengan Ratan. Nihal merasa bersalah.

Tapi sayang sekali Sinopsis Veera Episode 46 (3 Maret 2016) sampai disini aja ya, sambung lagi di postingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Nihal pamit pergi pada Ratan, akankah Nihal mengakui masalah yang sebenarnya soal kematian Sampooran yang sebenarnya? selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 46 (3 Maret 2016).

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

02 Maret, 2016

Sinopsis Veera Episode 45 (2 Maret 2016): Nihal Terluka Karena Harimau, Ratan Merawatnya!


Sinopsis Veera Episode 45 (2 Maret 2016) || Selamat datang kembali di blog kabar sensasi, postingan kali ini admin mau posting cerita ulang serial Veera episode yang ke 45 tanggal 2 Maret di ANTV. Cerita sebelumnya warga desa gaduh karena harimau mulai masuk ke pemukiman, warga pun diberik trik bila melihat harimau misal memukul panci atau yang lainnya. Hingga akhirnya harimau itu masuk ke sekolah, semua guru dan murid lari tapi Veera dan beberapa temannya masih terjebak didalamnya. Terus-terus?

Dan Sinopsis Veera Episode 45 (2 Maret 2016) ceritanya Veera dan beberapa teman masih terjebak didalam kelas sementara harimau masih berkeliaran diluar kelas. Ranvi yang tadinya bolos sekolah bersama Baldev memutuskan untuk tak melanjutkan nonton film, Baldev minta Ranvi agar tak bilang siapa-siapa soal bolos sekolah! Ranvi langsung ke sekolah dan panik karena tau bahwa Veera terjebak didalam kelas, Ranvi ingin masuk tapi justru diomeli Ratan.

Ada anak kecil yang tiba-tiba lewat sendirian sambil nangis, otomatis harimau berjalan mendekati anak itu. Orang-orang pun berteriak agar anak itu lari tapi si anak justru bengong sambil nangis sementara harimau terus berjalan mendekatinya.

Nihal akhirnya nekat masuk ke dalam dekolah untuk menyelamatkan si anak. Nihal langsung mengeluarkan anak kecil itu, saat loncat keluar harimau itu hampir menerkam tapi untuk gak terluka. Seorang waraga datang membawakan jaring untuk menangkap si harimau. Chaiji minta agar Nihal menolong anak-anak yang masih didalam tapi Ratan bilang bahwa Nihal itu takut ketinggian. Kartar dengan liciknya bilang Nihal saja yang menyelamatkan anak-anak itu dengan alasan Kartar atau yang lain punya keluarga jadi kalo terjadi apa-apa maka keluarga akan sedih, sementara Nihal tak punya keluarga jadi tak masalah. Chaiji sempat marah dengan celotehan Kartar tapi akhirnya Nihal tetep masuk untuk menyelamatkan anak-anak.

Nihal naik ke genting, Nihal ngesot diatas genting dan sempat berkunang-kunang karena efek pobianya terhadap ketinggian. Berlahan Nihal melemparkan jaringnya tapi justru terpeleset dan terjatuh hingga membuat harimaunya bangun bahkan hampir menerkam. Nihal buru-buru bangkit dan naik kembali keatas genting. Nihal akhirnya kembali turun dan keluar dari sekolah.

Ranvi sangat sedih karena Veera masih belum bisa diselamatkan, Nihal pun kecewa karena tak berhasil menangkap harimau itu.

Veera dengan polosnya keluar dari ruang kelas dan teriak-teriak manggil harimaunya. Semua orang pun terkejut, Ratan dan Ranvi teriak-teriak agar Veera masuk ke kelas tapi si Veera ngeyel. Veera taunya harimau itu lapar dan akan pergi bila dikasih makanan bekal sekolahnya. Petugas bonbin datang dan bilang bahwa harimau itu lepas dari taman, petugas justru minta agar Veera berjalan sedikit agar harimau itu mau keluar dari semak-semak. Ratan tak terima Veera dijadikan umpan tapi Kartar bilang gak ada jalan lain jadi biarkan Veera jadi tumbal. 

Veera berjalan dengan membawa kotak makanannya, Veera tiba-tiba terjatuh dan kotak makannya pun terjatuh. Ranvi diam-diam membuka pintu dan lari kedalam, otomatis harimaunya bangun dan mendekati Ranvi. 

Nihal dan petugas bonbin bergegas masuk lewat belakang. Petugas langsung naik pagar dan mengincar sang harimau dengan tembaknya, tapi begitu tembakan dilepaskan justru meleset dan membuat harimau menyerang petugas hingga membuatnya jatuh. Harimau pun kembali balik arah dan berjalan mendekat Ranvi bersama Veera, tapi kemudian harimau itu duduk dan mengaung. Petugas bonbin kesakitan karena terjatuh, mau tak mau Nihal yang ambil alih.

Nihal masuk dengan membawa senapan berisi obat bius tapi sayang senapan itu rusak. Harimaunya pun lari mendekati Nihal. Harimau itu menyerang Nihal denga membabibuta, tapi akhirnya Nihal berhasil menancapkan suntikan biusnya ke harimaunya. Akhirnya harimau itu pinsan, Nihal langsung memeluk Ranvi dan Veera.

Ratan langsung masuk memeluk Ranvi, semua orang pun bersyukur karena harimau itu berhasil dilumpuhkan. Ranvi memarahi Veera yang nekat tak mau keluar padahal ada kesempatan untuk pergi.

Nihal nampak terluka karena cakaran-cakaran harimau, warga desa berterimakasih pada Nihal. Balwant pun memuji keberanian Nihal. Balwant minta maaf karena tak bisa bantu karena Bansuri minta agar cari Baldev, Balwant bilang kalo Sampooran pasti lebih mentingin warga. Kartar bilang bahwa yang penting anak-anak sudah selamat, Ratan membenarkan ucapan Kartar itu tapi anak-anak selamat karena Nihal. Ratan sempat menyindir Kartar yang tak berbuat apa-apa, Kartar pun kesal apalagi ketika Ratan ngajak Nihal pergi untuk diobati luka-lukanya.

Balwant marah ketika Bhaktawar menyinggung soal Nihal yang ngapain masih tinggal didesa karena toh Sampooran sudah meninggal. Kartar pun ikut membela Bhaktawar. Ya gitu deh Kartar dan Bhaktawar itu kompak karena sama-sama benci dengan Nihal.

Ratan membawa Nihal ke rumah sakit, dokter bilang lukanya tidak terlalu dalam tapi Nihal tetep harus istirahat dan harus ada yang merawatnya. Dokter pun harus menyuntik Nihal tapi entah mengapa Nihal nampak ketakutan pada jarum suntik, Ratan pun diam-diam terawa dan heran pada Nihal yang pemberani tapi takut dengan hal-hal kecil seperti kadal, ketinggian dan bahkan jarum suntik.

Balwant pulang dan tanya kenapa aja Baldev? Baldev pun mengarang cerita bahwa temannya sakit dan harus ke rumah sakit. Bansuri juga ikut menyakinkannya. Balwant pun dengan tegas bilang bahwa temannya Baldev tidak sakit! Balwant tau Baldev bohong, Balwant juga kecewa pada Bansuri yang mendukung putranya padahal berbuat salah. Lalu Baldev justru lari, Balwant pun marah-marah pada Bansuri yang selalu membela Baldev walaupun berbuat salah.

Ranvi kesal karena Veera terus-terusan bercanda soal harimau, Veera bingung kenapa Ranvi marah? sang bibi pun menjelaskan ini itu, bahwa Ranvi itu marah tapi justru pertanda sayang. Veera justru langsung mendekati Ranvi dan minta dimarahi tiap hari karena itu berarti Ranvi sayang tiap hari. (*haduhhhh tepok jidat deh).

Veera tanya kenapa Ranvi gak sekolah? Ranvi dengan jujur bilang bahwa tadi tuh bolos sekolah. Ranvi takut nanti Ratan marah. Veera bilang gak mama dimarahi kan itu berarti sayang, Veera justru ingin bikin Ratan selalu marah. Ranvi bingung kok gitu? Veera pun bilang bahwa kata bibi orang yang marah itu pertanda sayang. (**haduh.....Veera lagi-lagi bikin admin tepok jidat deh)

Ratan membawa pulang Nihal ke rumahnya tapi Nihal nolak, dengan berdalih ini itu si Ratan maksa agar Nihal tinggal dulu di rumah Ratan. Ratan tak ingin permintaanya ditolak!!! Nihal pun akhirnya mengalah dan tinggal di rumah Ratan deh.

Veera tanya ini itu melihat Nihal dengan luka-lukanya. Chaiji pun membenarkan tindakan Ratan yang membawa Nihal ke rumah, Chaiji bilang harus merawat Nihal. Veera menyuruh Ratan segera memarahi Ranvi, ketika Ratan masuk kamar justru memeluk Ranvi. Ratan justru memarahi Veera agar pergi keluar kamar. Veera bingung kenapa ibunya justru marah ke Veera dan gak marah ke Ranvi? apakah itu berarti ibunya hanya sayang pada Veera.  

Veera dengan polosnya meniupi luka-luka Nihal. Veera mulai bertanya ini itu ketika Chaiji membawakan susu kunir untuk Nihal. Saat itu pula Nihal minta agar diijinkan untuk kembali ke rumah Chaiji saja jadi gak tinggal di rumah Ratan, tapi Chaiji menolak permintaan Nihal.

Kartar pulang ke rumah, Gurpreet dengan lembut menyambut sang suami. Gurpreet menyindir soal kelakuan Kartar dan respon Ratan yang lebih memandang Nihal. Kartar mendadak emosi dan membuang minuman yang diberikan oleh Gurpreet.

Ranvi cerita pada Ratan bahwa tadi bolos nonton film tapi Ranvi tidak cerita dengan siapa karena sudah terlanjur janji gak bakal cerita kesiapapun.

Ratan curhat pada Nihal soal Ranvi yang tak peduli dengan dirinya sendiri demi Veera. Nihal pun berjanji akan bicara pada Ranvi nanti dan tak akan membiarkan terjadi apa-apa pada Ranvi. Ratan heran pada Nihal kenapa begitu peduli? Nihal pun kesulitan menjawab.

Bansuri datang ke rumah Chaiji berharap bisa ketemu dengan Nihal tapi begitu pintu dibuka yang keluar justru Chaiji. Bansuri heran kenapa Chiji yang keluar bukan Nihal? dengan sewot Chaiji bilang wajarlah kan ini rumahnya, Chaiji bilang kini Nihal tinggal di rumah Ratan. Bansuri pulang dengan kecewa.

Sayang sekali Sinopsis Veera Episode 45 (2 Maret 2016) sampai disini doang, sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Kartar bilang pada Balwant bahwa Gurpreet itu selalu berbuat aneh-aneh, dengan sadis Kartar memfitnah istrinya sendiri, selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 46 (3 Maret 2016).

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

29 Februari, 2016

Sinopsis Veera Episode 43 (29 Februari 2016): Ratan Kembali Bangkit Setelah Meninggalnya Sampooran


Sinopsis Veera Episode 43 (29 Februari 2016): Ratan Kembali Bangkit Setelah Meninggalnya Sampooran || Selamat datang kembali di blog kabar sensasi, admin kembali posting cerita ulang serial India Veera episode yang ke 43 tanggal 29 Feb di ANTV. Masih pada ingat cerita sebelumnya kan? itu loh soal keluarga yang masih berkabung setelah meninggalnya Sampooran.

Dan Sinopsis Veera Episode 43 (29 Februari 2016) ceritanya adalah Ada kabar seekor harimau berkeliaran di desa maka dari itu warga dihimbau untuk berhati-hati. Ranvi dan Veera akhirnya kembali bersekolah dan Nihal yang mengantarkannya. Setelah mengantar Ranvi dan Veera si Nihal pulang dengan pura-pura tangannya sakit sehingga Ratan pun memutuskan untuk pergi keladang karena gak tega bila harus Nihal yang melakukan pekerjaan di ladang. Rupanya Nihal sengaja membohongi Ratan agar mau kembali beraktifitas setelah kematian Sampooran.

Ratan membajak ladang dengan traktornya tapi kemudian ada masalah dan otomatis Nihal membantunya, tapi saat itu justru Ratan tau bahwa Nihal berbohong soal tangnanya yang sakit. Ratan marah karena telah dibohongi oleh Nihal, Ratan gak suka kepercayaanya harus dinodai dengan kebohongan. Nihal pun meminta maaf, Nihal terpaksa melakukan itu karena tak tahan melihat Chaiji dan anak-anak sedih karena melihat Ratan yang terus-terusan berkabung.

Veera sepulang sekolah ngajak main Ranvi tapi si Ranvi gak mau. Veera akhirnya bermain sendiri dengan mengenakan sorban milik Ranvi. Saat itu Ranvi marah dan minta agar Veera kembalikan sorban itu ke tempatnya karena bukan mainan. Veera justru lari dan menabrak Ratan, Veera dibentak-bentak Ratan. Ranvi membela dan minta agar Ratan tak memarahi Veera. Ranvi akhirnya menjelaskan pada Veera soal sorban itu yang gak boleh dipakai main sembarangan.

Bansuri kembali mendekati Nihal, Bansuri mulai merayu-rayu dan memuji-muji Nihal. Sementara Nihal hanya plonga-plongo karena kesulitan menghindar dari istrinya kepala desa itu.

Bansuri datang menemui Gurpreet dan bilang ini itu bahwa Kartar itu keterlaluan bila membantu Ratan hingga melupakan istrinya sendiri. Gurpreet berdalih bahwa dugaan Bansuri itu salah, tapi Bansuri tetep curiga bahwa Kartar itu suka dengan Ratan.

Chaiji mengancam Ratan akan meninggalkan keluarga Ratan bila si Ratan gak kunjung move on dari kesedihanya. Ratan pun meminta agar Chaiji tak pergi, Chaiji minta Ratan menghapus air matanya bahkan Chaiji minta agar Ratan jongkok berdiri sambil menjewer kedua kupingnya sendiri.

Baldev diam-diam masuk ke kamar sang ayah lalu buka-buka almari, Baldev kembali ingat bahwa dulu ada banyak amplop berisi uang. Baldev mengantongi uang lalu pergi.

Ratan gabung ikut makan bersama Ranvi-Veera-Chaiji dan Nihal. Ratan mendapat suapan dari Chaiji, lalu dari Ranvi dan kemudian dari Veera. Dengan polosnya Veera minta agar Nihal juga ikutan menyuapi Ratan. Nihal bengong dan minta agar Veera segera menghabiskan makanannya.

Kartar marah-marah pada Gurpreet yang nampak tak menyiapkan makanan, tapi yang terjadi justru Gurpreet balik marah karena tau bahwa Kartar memarhai Nihal agar keluar dari rumah Ratan. Gurpreet tau bahwa Kartar tetep mencintai Ratan.

Ratan asyik memperbaiki kipas, Nihal bermaksud ingin membantu tapi Ratan gak mau. Nihal berdalih merasa lapar dan minta agar disiapkan makanan, begitu Ratan pergi menyiapkan makanan si Nihal langsung memperbaiki kipasnya. Ratan memanggil Nihal agar segera makan, Ratan meminta agar Nihal cuci muka dulu karena terkena kotoran, Nihal berusaha membersihkan tapi kotoran itu jutru kemana-mana hingga membuat Ratan tersenyum.

Veera bingung mencari Ranvi gak ada sekolah, Gunjan juga mencari Baldev tapi gak ketemu maka dari itu Gunjan ngajak Veera makan bareng saja. Ranvi belakangan memang sering pergi tanpa Veera, Ranvi ke tempat pembuat gerabah dan membuat patung Sampooran.

Balwant sedang diladang, Bansuri mengirim makanan dan menemani sang suami untuk makan. Balwant menyapa Kartar yang masih asik mencangkul. Kartar beralasan tak membawa makanan padahal aslinya sih bawa, Bansuri dengan baik hati menawarkan makanannya. Kartar langsung gabung dengan Balwat dan memuji beruntung sekali punya istri seperti Bansuri. Balwant balik tanya apakah sedang bertengkar dengan Gurpreet? Kartar pun bilang bahwa Gurpreet itu kerjaanya hanya marah-marah, Kartar cerita sambil nangis-nangis. (Kartar sungguh terlalu, padahal yang selalu marah-marah kan dia sendiri).

Veera pulang sekolah bareng Gunjan, dengan baik hati Gunjan membawakan tas Veera. Diperjalanan bertemu dengan Bansuri, Gunjan pun kena marah dan langsung disuruh mengembalikan tas Veera agar dibawa sendiri. Bansuri pun terus-terusan ngomel ini itu pada Veera. Akhirnya Veera pulang sendiri tapi kemudian bertemu dengan Ranvi.

Seekor harimau semakin mendekat ke pemukiman dan mengincar seekor kambing. 

Veera saat makan bareng cerita ini itu, Nihal mendadak seperti marah dan langsung pergi melabrak Bansuri. Nihal marah-marah pada Bansuri yang bilang hal-hal yang tak sepantasnya pada Veera.

Balwant mengundang para warga memberitahu soal harimau yang sudah berkeliaran mendekati pemukinan. Ranvi pun cerita bahwa pernah melihat harimau itu, Bansuri mengira Ranvi itu bohong. Petugas keamanan pun memberikan tip-tip bila melihat harimau itu, misal membawa obor atau senter saat malam hari, mengenakan topeng dll.

Tapi sayang sekali Sinopsis Veera Episode 43 (29 Februari 2016) sampai disini aja ya, sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Nihal dan Kartar kembali tegang saat berburu harimau, Veera sendirian dan diincar harimau., selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 45 (2 Maret 2016).

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/