Cansu & Hazal Episode 62 (7 November 2015): Gulseren Nyerah Dan Pergi Dari Rumah!


Cansu & Hazal Episode 62 (7 November 2015): Gulseren Nyerah Dan Pergi Dari Rumah! || Selamat datang kembali di blog kabar sensasi, mari buat yang ketinggalan nonton serial Cansu dan Hazal langsung aja gabung sama admin yang rajin berbagi cerita ulang. Pada postingan kali ini sudah masuk episode ke enam puluh dua ya dimana cerita sebelumnya Dilara marah-marah pada Ozan karena makan malam bareng Gulseren. Terus-terus gimana?

Terus tunggu bentar nih, buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan baca di Cansu & Hazal Episode 61 (6 November 2015).

Dan Cansu & Hazal Episode 62 (7 November 2015) ceritanya adalah Dilara kesal karena Melek datang bilang ini itu yang membuatnya semakin kesal pada Jihan dan Gulseren. Sementara itu Gulseren curhat pada Deria tak tahan dengan semua yang terjadi, Gulseren sakit saat ibunya Oyku yang bernama Melek itu mengatainya wanita simpanan.

Oskan pulang ke rumah terus kaget karena ada Nezaket, Keriman pun menjelaskan bahwa Nezaket itu adalah temannya dari penjara yang baru saja bebas dan akan meningap beberapa hari. Oskan pun nampak tak keberatan. Oskan merasa cocok dengan Nezaket, bahkan Oskan memanggilnya kakak tapi Nezaket tak suka dipanggil kakak.

Gulseren curhat pada Jihan soal ibunya Oyku yang datang lalu tak mau berjabat tangan bahkan mengatainya wanita simpanan. Gulseren menangis dan tak tahan lagi dengan segalanya, Jihan pun memeluk Gulseren lalu bilang "jangan kawatir, kau terlalu berharga bagiku, aku ingin tua bersamamu, kita akan melewati semua hal bersama".

Keriman meminta Nezaket untuk membatunya merayu Oskan agar meninggalkan Candan. Keriman tau Oskan hanya dimanfaatkan saja. Nezaket pun sangat bersedia membantu Keriman.

Gulseren datang ke restoran, ditempat itu ada Melek bahkan ada juga Solmaz. Melek memanggil pelayan untuk bilang bahwa meja yang diduduki Gulseren sudah ada yang memesan, pelayan pun bilang semua meja sudah dipesan. Gulseren pun melihat ada ibundanya Oyku, Gulseren hendak keluar tapi bertemu Cansu didepan. Cansu langsung ngajak Gulseren masuk, Cansu tetap maksa makan di restoran itu. Begitu Cansu dan Gulseren masuk, Solmaz langsung menghampiri lalu menyapa Cansu, Solmaz pun bilang saat itu kerja di restoran itu. Solmaz menadatangi pelayan lalu langsung minta agar minta maaf karena Cansu adalah putrinya pemilik restoran. Pelayan minta maaf, tapi Melek buru-buru pergi sambil mengatakan Gulseren adalah wanita simpanan, Cansu mendengarnya lalu langsung memarahi Melek karena tak terima Gulseren dikatai wanita simpanan. Gulseren sedih lalu pergi, Cansu pun menyusulnya. Solmaz langsung menelpon Jihan bahwa ada masalah di restoran.

Jihan datang ke rumah Gulseren, Cansu menjelaskan bahwa Melek si ibunya Oyku sangat tidak sopan karena mengatai Gulseren wanita simpanan. Oyku yang tadinya baik juga sekarang berubah. Jihan pun kesal dan minta agar Cansu tidak berteman lagi dengan Oyku. Jihan berjanji akan membuat Melek minta maaf. Lalu tiba-tiba Saida telpon Cansu agar melihat tv, begitu tv dinyalakan ada berita bahwa Jihan menceraikan Dilara demi wanita simpanannya yang bernama Gulseren. Jihan dan Cansu geleng-geleng kepala seolah bilang "apa lagi ini ?", Gulseren pun dari jauh melihat tayangan tv itu. Gulseren tambah sedih lalu lari masuk kamar dan menguncinya dari dalam. Jihan dan Cansu dari luar bingung harus gimana?

Gulseren mengemasi barang-barangnya, lalu membawanya keluar. Jihan mencoba menghadang tapi Gulseren semacam tak peduli, Cansu menangis melarang ibunya pergi tapi Gulseren tetap ngotot pergi.  Gulseren terus melangkah meninggalkan Cansu sambil menangis.

Dilara kaget melihat berita tentang Jihan, Dilara langsung tanya pada Rahmi apakah ini rencananya? Rahmi bilang bukan, Ozan tiba-tiba datang lalu marah-marah karena menuduh berita itu buatan Dilara dengan Rahmi.

Oskan dan Nezaket nonton tv berita soal Jihan dengan Gulseren. Keriman pun kesal karena diperlakukan bak pembantu, semantara Oskan dengan Nezaket seperti raja dan ratu. Nezaket pun pura-pura tanya soal kasus tuntutan kompensasi ke rumah sakit, Oskan pun menjelaskan sudah punya pengacara handal bernama Candan. Saat sedang asyik ngobrol, tiba-tiba ada kerikil mengenai jendela tapi dicuekin padahal itu adalah kode dari Osman agar Keriman keluar. Karena Keriman tak kunjung keluar Osman pun kembali melempar kerikil yang kemudian membuat Oskan marah, Osman pun lari terbirit-birit.

Cansu tetap ingin tinggal di rumahnya dan tak mau kembali ke rumah Dilara. Tiba-tiba ada yang membunyikan bel, dikiranya itu Gulseren tapi ternyata itu Melek bersama suaminya bermaksud minta maaf pada Gulseren tapi Cansu dengan galaknya memarahi Melek yang sudah keterlaluan bahkan Cansu mengusir Melek. Begitu Melek dan suaminya pergi, si Jihan langsung tertawa dan bilang "kamu luar biasa Cansu".

Gulseren pergi ke rumah Deria langsung curhat soal berita terkini, Gulseren bilang pada Deria sudah tak mungkin lagi tinggal di rumah pembelian Jihan. Gulseren bertekat ingin menyewa rumah sendiri.

Gulseren pun mendapatkan tempat tinggal baru, Gulseren sangat merindukan Cansu. 

Hazal pagi-pagi dandan menor, Dilara dan Rahmi menilai itu berlebihan tapi Hazal tak peduli.

Oke deh Cansu & Hazal Episode 62 (7 November 2015) sampai disini aja ya, ketemu lagi sama admin dipostingan berikutnya tetap di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Ozan tau bahwa Rahmi yang membuat video tentang Jihan, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 63 (8 November 2015).

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Cansu & Hazal Episode 62 (7 November 2015): Gulseren Nyerah Dan Pergi Dari Rumah!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).