Cinta Elif Episode 36 (16 November 2015): Antara Penghianat Dan Rencana Penjebakan Metin!


Cinta Elif Episode 36 (16 November 2015): Antara Penghianat Dan Rencana Penjebakan Metin! || Cie yang kangen sama kakak Elif dan kakak Omer karena dua hari gak lihat, gimana masih pada ingat cerita ulang sebelumnya soal kejahatan Tayyar yang hampir kebongkar kan? hampir loh ya, lebih tepatnya gagal karena dokter Giray belum sempat memberikan kesaksian eh mendadak tewas karena diduga serangan jantung. Terus-terus gimana, apa iya kena serangan jantung?

Terus tunggu tunggu bentar nih, buat yang ketinggalan atau lupa cerita ulang sebelumnya bisa di baca di Cinta Elif Episode 35 (13 November 2015).

Cinta Elif Episode 36 (16 November 2015) ceritanya adalah Elif mengajak Omer ketemuan, Elif menceritakan bahwa nama belakang Metin atau Fatih adalah Dundar! Elif pun mulai kawatir karena Metin mengancam akan menculik Nilufer. Omer pun punya ide tapi gak yakin kalo Nilufer mau menerima ide itu. Elif dan Omer mendekati Nilufer lalu mencoba membujuk adiknya itu untuk mau bekerja sama menangkap Metin karena kalo tidak bisa bahaya. Omer pun minta Nilufer untuk menghubungi Metin lalu mengaku sudah memaafkannya.

Nilufer menelpon Metin tapi gak diangkat-angkat. Nilufer gugup dan mematikan hpnya, lalu Metin telpon balik. Nilufer pun akhirnya mengangkatnya, Metin pun senang ketika Nilufer bilang ingin ikut pergi. Metin ngajak ketemuan Nilufer esuk paginya. (Apakah rencana ini berhasil?).

Tayyar menemui Husain didepan kantor untuk memastikan apakah ada yang mencurigai soal pembunuhan dokter Giray? Husain pun bilang lancar dan tidak ada yang mencurigainya. Tayyar pun memberikan pujian karena Husain kerena lama-lama telah menjadi pembunuh darah dingin. Tayyar pun minta agar Husain terus membututin Omer karena pasti si Omer bisa menemukan Metin. (duh parah, lagi-lagi kubu musuh selalu selangkah didepan).

Pelin melaporkan bahwa dokter Giray itu sehat tidak punya riwayat sakit jantung. Tiba-tiba Sammy datang membawa surat hasil otopsi. Hasilnya menunjukan bahwa ada racun di minuman yang diberikan ke Giray. Sammy cinderung mencurigai Pelin karena saat itu yang memberikan minuman adalah Pelin. Husain pun sok membela bahwa anggotanya bersih tak mungkin ada yang berhianat. Omer pun mencoba menenangkan suasana dengan memberikan kabar gembira soal sebentar lagi Metin akan tertangkap, Omer menjelaskan semua soal rencana penangkapan Metin. Husain langsung melongo mendengarkan kabar dari Omer. (duh payah banget, lagi-lagi musuh selangkah lebih maju, Husain-Husain bikin kesel!!!!).

Sammy sudah menyiapkan operasi untuk menangkap Metin, Omer tak terima dan minta Husain-Pelin-Arda dilibatkan. Sammy kembali mengingatkan bahwa divisinya Husain itu ada penghianat!!! Omer tetap maksa, Sammy pun akhirnya menyetujui permintaan Omer. Dengan pedenya Omer menjamin bahwa orang-orang yang dikenalnya itu tak mungkin berhianat, Omer yakin bahwa orang yanng menyayanginya tak akan mungkin berhianat. Meski demikian Sammy tetap berjanji akan menemukan penghianat di devisinya Husain. (Omer ini dikenalnya sebagai polisi yang cerdas, tapi tetep aja ada sisi gak cerdasnya)

Husain menemui Tayyar untuk memberikan laporan bahwa Omer sudah menemukan informasi tentang Metin dan akan menangkapnya besuk pagi-pagi.

Elif datang ke rumah Omer, Elif menginformasikan bahwa Metin akan ketemuan dengan Nilufer jam 7 pagi. Elif kawatir karena takut terjadi apa-apa pada Nilufer. Lagi-lagi Omer berjanji akan menangkap Metin. Elif minta agar diajak ke operasi penangkapan Metin, tapi Omer tak mengijinkannya. Elif pun menerima alasan Omer melarangnya. Elif bersandar dipundak Omer lalu bilang "aku selalu nyaman disampingmu, seolah sudah bertahun-tahun mengenalmu".  Omer memberikan hadiah pada Elif  dan berharap hubungannya dengan Elif akan langgeng selamanya. (meski senang melihat Omer dan Elif mesra tapi tetap aja kesal dengan Omer karena ya itu tadi, dia bisa dengan mudah menguak petunjuk kejahatan yang dia tangani tapi mudah juga menggagalkannya, Omer tidak kunjung sadar kalo kakak kandungnya yang bernama Husain itu adalah penghianat!!!! admin rasanya pengin nyamperin kak Omer lalu jambak-jambak brewok hitamnya itu biar dia lekas sadar || ***admin mulai lebay....).

Omer bilang pada Husain bahwa besuk dilibatkan dalam penangkapan Metin, Omer bilang operasinya dilakukan jam 7 pagi. Husain seolah plong alias lega mendengarnya!!!! (lama-lama Omer sumpah nyebelin juga!!!!!).

Husain langsung menelpon Tayyar dan melaporkan bahwa Metin akan disergap di pelabuhan bebek jam 7. Husain menyuruh anak buahnya Tayyar bersiaga menangkap Metin sebelum ditangkap Omer. 

Polisi-polisi sudah bersiaga di sekitar pelabuan bebek, Omer dan Pelin mengintai dari Mobil, sementara yang lain ada yang pura-pura jualan balon, makanan dan lain-lainnya. Husain duduk santai dilokasi sambil baca koran.

Nilufer tiba di tempat janjiannya dengan Metin, Hp Nilufer berbunyi! Metin bilang kena macet jadi agak terlambat. Metin menuju lokasi dengan mobil yang seolah-olah jadi pengantar bunga. 

Elif nunggu kabar dengan harap-harap cemas, Asli tiba-tiba datang lalu tanya dimana Bahar? Elif bilang lagi dikantor! Asli tanpa basa-basi bilang pada Elif "aku gak suka dengan Bahar, dia sepertinya tukang fitnah". Elif tak percaya dengan Asli.

Metin akhirnya sampai ditempat janjian, begitu turun anak buahnya bilang "hati-hati tuan Nilufer menjebakmu, ada polisi dimana-mana!!". Metin langsung melipir dibalik pohon dan telpon Nilufer lalu tanya "dimana kopermu?", Nilufer bilang gak bawa! Metin makin yakin bahwa dirinya sedang dijebak. 

Terus gimana, gagal dong nangkep Metinnya? penasaran?

Ehmmm, tapi sepertinya  Cinta Elif Episode 36 (16 November 2015) sampai disini doang ya, ketemu lagi sama admin dipostingan berikutnya, tetap di blog kabar sensasi ya!

Cerita Selanjutnya Metin ngobrol dengan Merk dan mengakui bahwa dia adalah kakaknya, selengkapnya baca di Cinta Elif Episode 37 (17 November 2015).

Baca Juga:


Simak terus serial drama Turki kesayangan kamu hanya di blog Kabar Sensasi ya, simpen alamat url-nya sekarang!

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Cinta Elif Episode 36 (16 November 2015): Antara Penghianat Dan Rencana Penjebakan Metin!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).