Cinta Elif Episode 48 (30 November 2015): Cie...Omer dan Elif Bertungan! Tapi ....


Cinta Elif Episode 48 (30 November 2015): Cie...Omer dan Elif Bertungan! Tapi .... || Cie yang sudah gak tahan mau tau cerita Cinta Elif karena hari minggu gak tayang, langsung gabung aja di blog kabar sensasi. Postingan kali ini sudah masuk episode yang ke 48, dimana cerita sebelumnya Elif berhasil dipindahkan ke tempat yang lebih baik. Omer pun mulai dapat petunjuk, tapi kubu Tayar tetep selangkah lebih maju karena Husain mulai menjalankan rencananya untuk membersihkan namanya didepan Arda dengan mengorbankan salah satu anak buah Tayyar sebagai tumbal. Terus-terus gimana?

Tunggu dulu dong ya, ini buat yang lupa cerita sebelumnya bisa disimak di Cinta Elif Episode 47 (28 November 2015).

Dan Cinta Elif Episode 48 (30 November 2015) ceritanya adalah Husain terus-terusan menyakinkan bahwa dia telah berhasil membongkar kedok di Mahmud. Bahkan Husain ngaku telah bertemu Ali sehingga Pelin skornya dicabut dan kebali ditugaskan. Akhirnya Omer, Pelin bahkan Arda yang sebelumnya curiga pun percaya dan merasa bersalah karena telah curiga pada Husain.

Husain dapat telpon dari Tayyar jika rencannya meyakinkan Omer, Pelin dan Arda gagal maka akan dibunuh. Husain pun santai karena merasa telah berhasil menjalankan rencananya.

Arda pura-pura jadi anak buah Tayyar dan menemui jaksa, semua pembicaraan dengan jaksa direkam. Jaksa itu kaget ketika masuk mobil ternyata yang didalam Omer dan Pelin. Mereka pun membuat kesepakatan untuk membebaskan Elif. Omer pun tetap memberikan uang untuk berobat putirnya si jasa itu.

Elif senang ketika pengacaranya datang memberikan kabar bahwa akan segera bebas. (padahal loh pengacara itu anak buahnya Tayyar).

Omer ngobrol dengan Husain, Omer sepertinya kembali akrab dengan sang kakak. Husain pandai sekali meyakinkan Omer.

Asli kaget ketika tiba-tiba ibunya Omer-Melike dan keponakan Omer datang ke rumah. Mereka ngajakin bikin kejutan buat Elif. Ibunya Omer ingin memasak makanan kesukaan Elif. Asli makin plonga-plongo ketika Melike menganggab rumah mewah keluarga Elif itu seperti rumahnya sendiri. Keponakannya Omer yang bernama Demet keluar ngopi ke teras tapi tiba-tiba mak bruk bertubrukan dengan Merk, Demet pun semacam jatuh cinta pada pandangan pertama pada Merk.(cie-cie ponakannya Omer jatuh cinta, eh tapi sayang sekali si Demet itu beberapa kali maling barang-barangnya Elif loh, diam-diam si Demet kelakuannya seperti bapaknya yang jahat itu).

Bibinya Elif kaget ketika datang yang buka pintu ibunya Omer. Bibinya mengira ibunya Omer itu pembantunya Elif. Bibinya itu membentak-bentak ibunya Omer. Nilufer sangat kaget ketika melihat bibinya datang. Asli pun langsung cipika-cipiki dengan bibinya. Secara tiba-tiba Melika nerocos bilang bahwa yang dibentak-bentak itu adalah calon mertua Elif. Asli dan Nilufer saling menatap seolah bilang "Melike  oh Melike?".

Omer dan Elif akhirnya bertemu di kantor polisi, langsung dong berpeluk-pelukan, keduanya nampak senang bisa kembali bersama. Husian pun mendekat dengan sok akrab, lalu Omer bilang ini semua berkat jasa Husain. (selamat ya Husain telah berhasil menjalankan rencanannya! semalat juga buat Elif telah bebas dari penjara tapi..... ah embuh lah....).

Omer mengajak Elif ke pemakanan untuk minta do'a restu hubungannya pada mendian ayahnya. Didepan batu nisan, Omer berjanji akan selalu menjaga Elif dan juga Asli serta Nilufer. Omer mengantar Elif pulang, sementara dirumah Husian, Arda, Pelin, dll membuat kejutan untuk Elif. Ketika sampai di rumah Elif terkejut melihat ucapan selamat datang dan banyak hiasan, saat masuk makin terkejut lagi ketika semua orang mendadak bertepuk tangan menyambut kedatangan Elif. Bibinya Elif sedih-sedihan melihat ponakannya mengalami berbagai masalah, suasana pun hening, tapi tiba-tiba Omer menyanyikan lagu yang liriknya mak jlebb membuat semua orang yang ada ditempat itu terharu, begitu selesai menyanyi Omer semua langsung tepuk tangan, Omer pun berlutut bilang ini itu lalu endingnya "mau kah kau menikah denganku?". (cie Elif dilamar Omer).

Metin dan Tayyar asyik berduaan ditempat latihan menembak. Tayyar tanya apakah selama ini masih menemui Nilufer? Metin pun langsung nyolot bahwa selamat ini pasti Tayyar telah memata-matainya. Tayyar berdalih melakukan itu karena untuk melindungi Metin dari Omer. Metin curiga bahwa Tayyar ada maksud lain.

Omer dan semua orang kaget ketika tiba-tiba Fatma datang, Fatma memang bertekat untuk mengacaukan lamarannya Omer ke Elif.  Fatma bilang pada bibinya Elif bahwa anaknya dulu terbunuh bareng bapaknya Elif bla-bla-bla. (Fatma memang jahat, seolah jadi korban padahal Sibel dulu juga gimana gitu, Bahkan Fatma juga tau kalo Sibel itu jadi kurir pencucian uang demi UANG). Bibinya Elif, Asli dan Nilufer pun akhirnya memilih pergi, Omer juga menyuruh agar Elif pergi saja dari pada terus-terusan mendengar ocehan Fatma.

Tayyar mengajak Metin ke rumah sakit, Metin heran karena kini diajak masuk rumah sakit lewat pintu depan alias gak diam-diam seperti sebelum-sebelumnya. Tayyar memperkenalkan pada semua orang bahwa Metin adalah anaknya.

Baiklah Cinta Elif Episode 48 (30 November 2015) bersambung dipostingan berikutnya ya, tetep di blog kabar sensasi tentunya.

Cerita selanjutnya Nilufer kelagapan ketika bibinya tanya dari manda mendapatkan uang 750rblira, selengkapnya baca di Cinta Elif Episode 49 (1 Desember 2015).

Baca Juga:


Simak terus serial drama Turki kesayangan kamu hanya di blog Kabar Sensasi ya, simpen alamat url-nya sekarang!

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Cinta Elif Episode 48 (30 November 2015): Cie...Omer dan Elif Bertungan! Tapi ...."

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).