Shehrazat Episode 36 (7 September 2015): Karim Sangat Depresi!


Shehrazat Episode 36 (7 September 2015): Persiapan Pernikahan Onur-Shehrazat Makin Matang! Met baca cerita ulang serial Turki Shehrazat di http://kabarsensasi.blogspot.com/, semoga cerita yang admin bikin tak membingungkan para pembaca setia. Yah, episode sebelumnya ceritanya tanggal pernikahan sudah ditentukan gitu kan. Lalu cerita selanjutnya gimana?

Tunggu dulu deh, ini yang marasa ketinggalan ceritanya episode sebelumnya bisa baca di Sherhazat Episode 35 (6 September 2015)....

Nah kalo Shehrazat Episode 36 (7 September 2015) ini ceritanya Ali Kemal mengirimkan surat perceraian kepada Fusun, surat itu membuatnya sangat syok gitu deh. Nadide mencoba menenangkan tapi tak mempan. Fusun bilang akan pergi dan bawa anak-anaknya juga gitu.
-----
Ghani mulai beraksi memata-matai Cansel di toko, akhrinya Ghani tau info penting soal kehamilan Cansel. Yah, Ghani tau Cansel sedang mengadung anak dari Ali Kemal gitu.
----
Onur, Shehrazat, Karim dan Bennu nongkrong bareng, mereka membicarakan Mihriban yang dapat surat pribadi dari sang wali kota. Onur menduga sang wali kota naksir sama Mihriban gitu deh. Onur juga menawarkan rencana untuk memperkerjakan Mihriban di kantor gitu.
----
Ghani memberikan info kehamilan Cansel kepada Burhan, dan kabar itu membuat syok deh.
-----------------
Feride kaget ketiga baca koran yang membuat berita tentang Sherhazat, yang katanya pegawai Binyapi akan jadi ratu karena dibelikan rumah mewah dan rencanan pesta pernikahan yang mewah juga gitu. Bahkan disebut-sebut Shehrazat itu punya anak 1 bernama Khan.
-----------
Shehrazat sangat sedih mengetahui berita di koran itu, Karim pun sok baik dan menangkan Sherhazat.
-------------------
Onur sangat marah dan Aisen langsung dipecat, bahkan Onur akan memperkarakannya kejalur hukum.
--------
Janet senang dengan pemberitaan yang ada sambil ngopi-ngopi dengan temannya.
--------------
Burhan membicarakan soal kehamilan Cansel dengan Nadide, keduanya bingung apa yang harus dikatakan kepada Fusun gitu.
---------------------
Onur menenangkan Shehrazat atas pemberitaan di koran itu, akhirnya Shehrazat pun bisa tersenyum.
--------
Aisen sangat marah kepada Janet dan melabraknya, tapi Janet malah jutru menyalahkan Aise yang begitu bodoh dan membesar-besarkan masalah gitu.
---------------------
Sherhazat datang ke rumah Burhan bahas soal proyek klinik, disela-sela pembicaraan Fusun dengan sewotnya nyingung soal berita di koran. Suasana pun jadi tak enak gitu karena ulah si fusun.
--------------
Savir pergi dengan Melek, tapi si Melek minta turun di tengah jalan dan menyuruh Savir pulang ke rumah. Yah mungkin karena Melek udah tau kalu Savir itu sudah punya keluarga gitu.
-----------------------
Bennu, Karim makan bersama Seval, sang ibunda Karim mengundang ortu Bennu untuk datang gitu. Tapi Karim berusaha mengalihkan pembicaraan dengan menyinggung soal Burat.
---------------------
Buket, Burcu dan Khan main bareng tapi dengan galaknya Fusun bilang anak-anaknya harus segera tidur gitu. Nadide pun minta maaf atas nama Fusun, Nadide pun menceritakan apa yang terjadi tentang Ali Kemal kepada Sherhazat.
---------------
Ali Kemal datang ke pabrik menemui Burhan dan berniat mengembalikan mobil, Anak dan Bapak itu pun saling ngobrol ini itu, yang intinya Burhan sudah tau Cansel hamil. Lalu Ali Kemal tetap pilih pergi dan ingin memulai hidup baru dengan Cansel.
----------------
Onur dan Shehrazat bahas soal undangan, rupanya Sherahzat bingung mau ngundan keluarga Burhan atau enggak gitu. Onur pun meyakinkan agar Sherhazat mengundang Burhan karena secara tidak langsung Burhan telah menjadi bagian dari buih cinta mereka gitu.
--------------
Feride dan Bibinya Onur bertengkar, kali ini Bibinya sangat marah dan tersinggung dengan kata-kata Feride. Bibinya Onur putuskan pergi dan membawa semua barangnya.
------------
Onur ditelpon bibinya dalam rangka pamitan, Onur pun berusaha mencegah kepergian bibinya dan menyuruhkan datang ke rumah Onur. Awalnya sang bibi menolak tapi kemudian luluh dan puter balik ke rumah Onur.
-------------------
Shehrazat merasa bersalah karena telah membuat ibunda dan bibinya Onur bertengkar gitu. Onur pun berusaha menenangkan Sherhazat agar tak menyalahkan dirinya gitu.
----------------
Onur bicara empat mata dengan bibinya, akhirnya sang bibi tinggal di rumah Onur dan akan tetap hadir di pernikahan Onur gitu.
---------------------------
Sherhazat datang ke rumah kapal Karim, sementara Bennu masih terjebak kemacetan di jalan. Akhirnya hanya Karim dan Shehrazat yang jalan duluan pakai kapalnya Karim. Apa yang terjadi?
---------
Karim dan Sherhazat berduaan gitu deh, Karim tentu sangat girang karena bersama dengan wanita yang aslinya sangat dicintai gitu gitu loh. Karim itu sok asyik, sok dukung pernikahan Sherhazat dengan Onur tapi aslinya hatinya remuk. Saat keduanya ngobrol, tiba-tiba mesin kapal mati, lalu apa yang terjadi?
--------------
Seval sangat kawatir ketika tau Karim hanya beruda dengan Sherhazat naik kapalnya, yah gitu deh, sang ibunda kan sudah tau kalo Karim aslinya cinta pada Sherhazat.
--------------------
Onur telpon Karim, jadi tau deh kalo Kapalnya lagi mogok. Ibunda Karim cemas, begitu juga Onur.
------------
Akhirnya Karim dan Shehrazat sampai, si Shehrazat langsung pelukan dengan Onur, si Karim ekspresinya langsung gimana gitu.
-----------------
Cansel meminta Ali Kemal telpon anak-anaknya, awalnya menolak tapi akhirnya Ali Kemal telpon. Dan Fusun pun langsung sewot dan marah-marah pada Nadide dan Burhan.
--------------
Onur akhirnya meminta Mihriban untuk kerja di kantor, Mihriban diminta menyesuaikan pekerjaanya dan Nur Hayat pun langsung menujukan ruang kerja Mihriban di kantor Binyapi.

Onur dan Shehrazat pergi berdua, Burhan telpon untuk menawarkan pekerjaan kepada Mihriban tapi Shehrazat mengabarkan bahwa kini Mihriban sudah kerja di Binyapi sebagai penerjemah gitu.
------------------
Nadide bertanya-tanya kepada Burhan, apakah nantinya diundang ke pesta pernikahan Sherhazat? Burhan pun pasrah soal itu tapi yang pasti mantan mertua Sherhazat itu sudah berencana mempersiapkan hadiah gitu.
----------
Feride datang ke rumah Onur disaat sedang sarapan bersama sang Bibi. Ibunda Onur itu sok asyik tapi Bibinya Onur nampak cuek, yah gitu deh sebelumnya kan Ibunda dan Bibinya Onur sempat bertengkar gitu.
--------------------
Karim dan Ibundanya bertengkar, karena si Karim berencana ingin meninggalkan Binyapi. Karim mengakui dengan gilanya bahwa dia tak tahan melihat cinta Shehrazat dan Onur. Karim tak bisa melihat Shehrazat jadi istrinya Onur. Sang ibunda pun sangat takut kalo-kalo Karim berbuat yang enggak-enggak karena kenyataan yang ada gitu.
--------------
Feride berusaha baik-baikin bibinya Onur, sang bibi pun paham bahwa memang seperti itulah karakter Feride gitu. Dan Bibinya Onur itu pun memaafkan kelakuan Feride yang sebelumnya bikin marah banget gitu.
---------------
Karim bilang kepada ibundanya bahwa ia tak ingin datang ke pernikahan Onur. Sang ibunda memikirkan apa yang akan dikatakan orang ketika anaknya tak datang dipernikhan sahabat dan mitranya itu gitu, selain itu juga memikirkan apa yang akan terjadi dengan Bennu gitu.
-------------------
Dan akhirnya Shehrazat Episode 36 (7 September 2015) cukup sekian, bersambung di episode berikutnya....

Cerita ulang episode selanjutnya adalah si Khan ilang dan Shehrazat sangat sedih, selengkapnya baca di Shehrazat Episode 37 (8 September 2015) hanya di blog kesayangan para pencinta drama serial Turki Shehrazat yang beralamatkan di http://kabarsensasi.blogspot.com/

Jika ketinggalan episode-episode sebelumnya simak di:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Shehrazat Episode 36 (7 September 2015): Karim Sangat Depresi!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).