Shehrazat Episode 38 (9 September 2015): Teganya Karim Pada Bennu!


Shehrazat Episode 38 (9 September 2015): Teganya Karim Pada Bennu! Yiah habis serial Cansu & Hazal langsung lanjut cerita ulang Shehrazat nih, semoga para pembaca setia http://kabarsensasi.blogspot.com/ gak pada bosan nyimak deh. Cerita ulang serial Shehrazat sebelumnya heboh banget nih soal Onur dan Shehrazat yang gak jadi nikah karena sebelum acara nikah dimulai tiba-tiba ada pemberitaan di televisi yang mengabarkan bahwa Onur pernah nawar pegawainya untuk kencan gitu, seketika semua orang kaget apalagi Shehrazaat yang langsung pilih kabur meninggalkan Onur gitu. Lalu gimana cerita selanjutnya?

Sebelumnya buat yang ketinggalan cerita ulang episode Onur dan Shehrazat batal nikah itu baca aja di Sherhazat Episode 37 (8 September 2015).

Nah, kalo Shehrazat Episode 38 (9 September 2015) ini ceritanya semua orang masih syok dengan pemberitaan di tv soal Onur yang nakal nawar-nawar pegawainya untuk bermalam gitu.

Ghani mendatangi Ali Kemal dan mengabarkan bahwa Fusun sedang terkapar di rumah sakit karena penyakit kanker. 

Onur curhat dengan Yasmin, yah ternyata Yasmin sudah tau informasi soal penyebar berita bohong yang didalangi musuh bisnisnya.

Geng jahat si Janet, Aise dan temannya makin seneng deh, mereka merasa menang dan terus marayakan keberhasilannya.

Feride sangat syok dan stres, Onur menjelaskan bahwa itu semua fitnah tapi Feride lebih percaya berita bohong di tv itu deh. Onur makin sedih.

Sherhazat tak kalah sedih karena tau pemberitaan di koran yang memberitakan soal Sherharazat dengan Karim. Saat Bennu bersama Shehrazat si Karim tiba-tiba telpon sok perhatian, sementara Bennu diam-diam menyimpan kesedihan alias kecemburuan.

Seval memarahi Karim karena telah mengantarkan Shehrazat pulang dan menjadi pemberitaan di koran. Ibunda Karim tak percaya dengan pemberitaan tentang Onur tapi si Karim nampaknya percaya bahwa Onur itu bejat gitu.

Ali Kemal datang ke rumah sakit, Fusun sangat sedih saat tahu dirinya mengidap penyakit kanker. Dokter pun bilang harus mengangkat rahimnya untuk mencegah penyebaran sel kanker. Sadar Ali Kemal disampingnya si Fusun malah jadi emosi deh.

Ghani menemani 3 ponakannya di rumah, Ghani berusaha menenangkan ponakan-ponakannya yang sedang sedih karena ibunya sedang dirawat di rumah sakit.

Cansel sedih karena Ali Kemal pergi menemui Fusun, Cansel sangat sedih.

Melek mendapatkan informasi tentang komplotan Janet, Aise, Jale yang melakukan berita fitnah di tv dan memberitahukan itu kepada Savir.

Fusun sangat sedih jelang operasi, Ali Kemal berusaha menemani Fusun dengan baik, tapi Fusun masih terlihat sewot bila ingat kelakuan Ali Kemal.

Burhan kembali ke rumah dan marah-marah kepada Ghani soal perbuatan curang ketika mejual jaket di toko. Ghani sok gak tau gitu, tapi tiba-tiba pembantu membela Ghani. Si pembantu itu berbohong bahwa ibunya sedang sakit dan butuh uang sehingga pinjam dari Ghani gitu. Dan Burhan percaya dengan cerita bohong itu.

Onur dan Savir ngobrol tentang berita fitnah itu dan membahas pelakunya. Tapi yang jadi masalah  Onur adalah Shehrazat percaya dengan berita fitnah itu gitu.

Ali Kemal pulang menemui Cansel, lalu Ali pun menceritakan kepada Cansel soal penyakit kanker Fusun yang parah. Cansel pun mengijinkan Ali Kemal untuk pergi menemani Fusun, meski demikian Cansel mengingatkan soal jabang bayinya.

Onur telpon Shehrazaat tapi tak diangkat. Keduanya meratap sedih ditempat masing-masing.

Onur mengadakan jumpa pers, Onur menjelaskan bahwa berita itu fitnah dan menjelaskan bahwa perempuan itu bernama Jale. Dia adalah mantan pegawai Binyapi, yang dipecat karena kerjaanya tak sesuai. Jale mungkin sakit hati dan berusaha balas dendam dengan mencemarkan nama baik Onur gitu.

Saat Onur sedang jumpa pers, si Sherhazat lagi nengokin Fusun di rumah sakit. Fusun sangat sedih, bilang kepada Ali Kemal jika sampai terjadi sesuatu Fusun minta Ali Kemal menjaga anak-anaknya terutama anaknya yang masih bayi. Momen kesedihan pun terjadi antara Fusun dan Ali Kemal. Tapi Fusun juga berpesan jangan sampai anak-anaknya memanggil wanita lain sebagai ibu gitu.

Onur nyamperin Karim, Onur marah karena Karim tidak mendukung Onur disaat ditimpa masalah. Onur tak menyangka saat sahabatnya kena fitnah Karim justru percaya berita fitnah itu. Onur meninggalkan Karim dengan marahnya. Bennu giliran nyamperin Karim tapi dicuekin.

Ali Kemal setia menemani Fusun di rumah sakit, Sherhazat masuk menemui Fusun dan memberi semangat kepada Fusun. Shehrazat meyakinkan Fusun bahwa semua akan baik-baik saja, karena Khan pernah mengalami hal sama gitu.

Karim telpon Shehrazat dengan sok perhatian, temannya Karim pun mengingatkan bahwa yang dilakukan Karim itu tak benar gitu. Temannya Karim menduga saat ini Karim senang karena hal ini bisa dimanfaatkan untuk mendekati Sherhazat. Bennu menemui Karim, tapi lagi-lagi si Karim cuek dengan alasan sedih dengan pemberitaan Onur (preet banget gitu si Karim).

Shehrazat, Nadide dan Burhan ngobrol bareng. Nadide bersyukur semua hal terbongkar sebelum pernikahan terjadi namun Burhan mengingatkan bahwa semua berita itu diyakini hanya fitnah belaka gitu. Burhan sangat yakin bahwa Onur tidak melakukan apa yang diberitakan.

Janet akhirnya nyadar bahwa dia hanya diperalat musuh bisnisnya Onur. Sepertinya si pentolan geng jahat itu bakalan berurusan dengan Onur dan ditinggalkan rekan jahatnya.

Onur sangat sedih di rumah dan tak mau berangkat kerja, asisten rumah tangga berusaha menghibur tapi tak mempan. Hingga akhirnya ada paket datang, paket itu adalah lukisan yang dulu pernah diberikan kepada Shehrazat.

Onur datang ke rumah Sherhazat, Onur bilang dengan mengembalikan lukisan itu berarti Shehrazat tidak ingin melihat Onur lagi. Shehrazat dengan marahnya mengusir Onur. Lalu Onur pun menjelaskan alasan mengapa dulu dia mengajak Shehrazat bermalam dengan menawarkan sejumlah uang? alasannya adalah hanya ingin menilai kepribadian Shehrazat bukan untuk tindakan pelecehan, saat itu Onur yakin bahwa Shehrazat adalah wanita yang ia cari selama ini. Tapi sayang Shehrazat tak percaya, dan menilai Onur itu suka bayar wanita untuk bermalam. Onur pun akhirnya pasrah dan mengucapkan selamat tinggal kepada Shehrazat.

Karim dan Bennu jalan bareng, akhirnya Karim memutuskan hubungan dengan Bennu dengan alasan selama ini tak bisa membuat Bennu bahagia. Bennu pun nyadar bahwa dia memang tak akan pernah bisa mendapatkan cintanya Karim. Bennu pergi dan kesimpulannya adalah PUTUS!

Shehrazat terkejut melihat Feride datang ke rumahnya, kedatangan ibunda Onur hanya bilang bahwa Feride ada di pihak Shehrazat. Feride minta maaf atas perbuatannya kurang baiknya kepada Shehrazat selama ini. Feride pun curhat kepada Sherhazat tentang masa lalu keluarganya. Feride bercerita bahwa ayahnya Onur dulu selingkuh dan bahkan mati ditempat selingkuhannya. Akhirnya Feride dan Sherhazat baikan deh tapi sayangnya keadaanya sudah berbeda.

Bennu tidur dan tak sadar di rumahnya sudah berkobar api yang menyala-nyala. Ambulan dan polisi berdatangan ke rumah Bennu. Sementara Melek sedang di jalan dan hendak ketemuan dengan Savir. Tapi Melek terkejut ketika melihat rumahnya ramai. Melek langsung syok ketika tau Bennu didorong menuju ambulan.

Sherhazat ditelpon Melek dan mengabarkan musibah yang menimpa Bennu.

Onur masih sedih, Yasmin terus berusaha menguatkan Onur. Yasmin terus meyakinkan bahwa Jale itu emang wanita tak bermoral gitu dan Onur harus berbuat sesuatu untuk mengusutnya gitu. Tiba-tiba Melek telpon Onur dan mengabarkan soal Bennu.

Keceriaan nampak di keluarga Burhan, tapi sayang keadaan sudah berbeda karena ya gitu deh Fusun kena kanker parah. Burhan menanyakan kepada Ali Kemal soal bayi dikandungan Cansel, tapi Ali tak tau kabarnya karena semenjak Fusun dirawat si Ali tak menengoknya lagi.

Karim datang ke rumah sakit menjenguk Bennu, Melek langsung keluar ruangan. Bennu justru menangis saat Karim menyapanya. Sementara Melek diluar ditenangkan oleh Savir, tapi saat bersamaan hp-nya Savir bunyi dan itu telpon dari istrinya, Savir pun bilang akan tetap dirumah sakit jadi istrinya tak perlu menunggu kepulangannya gitu.

Karim minta maaf pada Bennu, dan meminta Bennu agar melupakan apa yang telah terjadi. Karim pun ngaku bahwa dia sangat mencintai Bennu dan tak bisa hidup tanpa Bennu. Sayangnya Bennu percaya, padahal yakin deh itu si Karim bohongan doang karena cintanya Karim itu untuk Shehrazat. Yah gitu deh, Karim tega mempermainkan Bennu yang benar-benar mencintainya.

Dan asyiknya Shehrazat Episode 38 (9 September 2015) bersambung, cukup sekian dan baca cerita ulang selanjutnya...

Nah, cerita selanjutnya diam-diam Khan telpon Onur pakai hp ibunya selengkapnya baca di Shehrazat Episode 39 (10 September 2015) hanya di blog tercinta http://kabarsensasi.blogspot.com/.

Jika ketinggalan episode-episode sebelumnya simak di:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Shehrazat Episode 38 (9 September 2015): Teganya Karim Pada Bennu!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).