Shehrazat Episode 44 (15 September 2015): Karim Makin Gila! Onur-Shehrazat Berantem Terus!


Shehrazat Episode 44 (15 September 2015): Karim Makin Gila! Onur-Shehrazat Berantem Terus! Hallo pembaca setia http://kabarsensasi.blogspot.com/ apa kabar nih, masih setia juga kah nyimak cerita serial turki Shehrazat? jam tayangnya cukup malam sih, episodenya juga udah lumayan dan ceritanya sejauh ini sih gak ngebosenin maka dari itu admin masih bersedia posting, kalau ceritanya rumit kayak sinetron Cinta Di Langit Taj Mahal itu mah admin lambaikan tangan karena ceritanya super duper gak jelas. Kembali lagi ke Shehrazat nih, ceritanya kemarin Karim kembali nekat bilang cinta pada Shehrazat gitu kan dan disisi lain Onur marah berat pada Shehrazat. Lalu apa yang terjadi selanjutnya?

Tunggu dulu deh, info nih buat yang ketinggalan cerita sebelumnya boleh baca di Shehrazat Episode 44 (15 September 2015) hanya di blog tercinta yang beralamatkan di http://kabarsensasi.blogspot.com/ loh ya.

Dan untuk Shehrazat Episode 44 (15 September 2015) adalah Karim curhat pada temannya tapi seperti biasanya temannya itu berusaha menyadarkan Karim bahwa apa yang dilakukan itu tidak benar, tapi Karim justru marah-marah.

Karim telpon Bennu, bilang bahwa dia ingin pergi berlayar untuk beberapa hari. Begitu telpon ditutup Karim bilang pada temannya ingin pergi ke neraka, sementara itu Bennu marah-marah kepada Shehrazat yang perlakuannya kasar pada Karim. Bennu merasa Karim sudah sudah rela-rela menyiapkan semua tapi Shehrazat tak menerimanya dengna baik. (Bennu gak tau sih kelakuan Karim yang sesungguhnya).

Ada masalah di rumah ibundanya Karim, saat Seval menelpon Karim ternyata tidak baik. Lalu Seval telpon Onur dan justru Onur yang datang untuk menolong Seval. Onur sempat keceplosan mungkin Karim tak ada sinyal karena sedang di hutan. Akhirnya Onur dan Seval ngobrol bareng, Seval sangat memahami bahwa kelakuan Karim memang tidak pantas, Seval bilang tidak semestinya Karim merenggut kebahagiaan Onur dan Shehrazat karena Seval tau Sherhazat itu cintanya pada Onur bukan pada Karim.

Sherhazat datang ke Binyapi, para pegawai menyapanya dengan ramah, dengan langkah yang seolah berat Sherhazat menuju ruangan Onur. Sherhazat masuk didalam ada Onur dan Yalcin, dengan senang Yalcin menyapa Shehrazat. Lalu tiba saatnya Shehrazat hanya berdua Onur. Shehrazat berusaha memberi penjelasan pada Onur, soal Karim. Keduanya sempat berdebat hebat, Onur marah-marah dan Shehrazat terdiam sedih tapi gilirannya bentak-bentak Onur. Akhirnya Shehrazat marah dan meninggalkan Onur dengan penuh kecewa.

Yasmin bicara pada Karim, Yasmin berusaha memberi pengertian bahwa putusnya hubungan Onur dan Karim itu tidak baik. Karim tak peduli dengan apapun dan hanya memperdulikan hidupnya sendiri.

Shehrazat telpon Ghani, tapi dengan alasan sedang belajar di kampus Ghani membohongi Shehrazat. Padahal Ghani lagi kencan dengan teman perempuannya, dengan sombongnya Ghani bilang Shehrazat itu kakak iparnya, Onur itu juga kerabatnya dan soal orang-orang hebat disekitarnya.

Onur telpon Shehrazat, padahal saat itu Shehrazat sedang kesal dengan kelakuan Ghani. Awalnya yang ngangkat Mihriban, Onur bicara dengan Shehrazat via Mihriban, lalu Onur sempat bilang bahwa profesionalnya Shehrazat itu diragukan, tiba-tiba Shehrazat kesal dan meminta telpon yang dipegang Mihriban. Dengan ketusnya Shehrazat menyapa Onur, akhirnya keduanya membuat kesepakatan untuk bahas soal proyek kampus. Onur hanya senyum-senyum setelah menutup telpon sementara Shehrazat masih kesal.

Cansel sangat sedih karena tetangganya mulai para menggunjing dirinya, sang ibu pun minta agar Cansel tidak lagi menemui Yaman. Tapi saat itu tiba-tiba Yaman datang.

Shehrazat dan Khan datang ke rumah Bennu, Khan memakai baju yang pemberian Bennu dan membawa robot pemberian Onur. Khan main dengan Melek. Shehrazat ngobrol dengan Bennu tapi si Bennu kelihatan kesal dan marah pada Shehrazat karena peristiwa ditempat perkemahan. Shehrazat minta maaf pada Bennu, Shehrazat bilang tak ingin membuat Bennu sedih, lagi-lagi Bennu membela Karim dan meminta Shehrazat untuk minta maaf pada Karim tapi Shehrazat menolak. Shehrazat bilang bahwa dia tak ingin sering-sering bertemu dengan Karim. (Bennu masih tak bisa menangkap apa yang sesungguhnya terjadi, kasihan betul ka ya?)

Onur datang ke kantor Shehrazat dengan membawa bunga tapi yang ada hanya Ghani, lalu keduanya ngobrol. Ghani cerita bahwa saat pergi dengan Shehrazat kemarin itu sempat berurusan dengan mafia, Onur pun mencari tau soal tanah itu. Shehrazat tiba-tiba datang dan protes karena janjiannya jam 2 kok sudah datang? Onur beralasan bahwa jalanan tidak macet jadi sampai lebih cepat. Saat itu Ghani langsung minta ijin pada Shehrazat untuk keluar beberapa jam dengan alasan ambil jadwal kuliah.

Akhirnya Shehrazat hanya berduaan dengan Onur. Awalnya baik-baik keduanya ngobrol soal proyek tapi ketika Onur mencoba memegang tangan Shehrazat, tiba-tiba suasana berubah. Sherhazat marah-marah dan mengusir Onur. Tanpa kata dengan sedih Onur pun pergi meninggalkan Shehrazat.

Karim minum, mabuk-mabukan disiang bolong. Ketika temannya mengingatkan dan menyarankan untuk kembali bekerja si Karim malah sewot.

Aise (pembantu di rumah Burhan) mencari tau soal Ghani di kampus dan ternyata tidak ada yang namanya Ghani di kampus itu.

Onur di kantor, Yasmin datang. Ketika Yasmin semangat ngobrolin soal Binyapi yang terancam bubar, Onur napak gak fokus dan bilang sedang mikirin Shehrazat.

Karim datang ke kantor Shehrazat, Karim memaksa ingin bertemu meski Shehrazat menolak. Karim dengan nekatnya berusaha memeluk Shehrazat dan bilang cinta tapi Shehrazat menegaskan bahwa sama sekali tak punya rasa pada Karim dan hanya mencintai Onur. (Sepertinya si Karim benar-benar gila karena cinta, bahkan meski sudah tau wanita yang dicintainya tak punya rasa padanya pun dianya masih nekat)

Karim kembali mabuk-mabuk di rumah kapalnya, Bennu telpon tapi tak digubris. (Sepertinya Karim ini setipe dengan Bennu yang suka mabuk-mabuk saat punya masalah). Bennu datang ker rumah kapanya Karim dan mendapati pacarnya itu sedang minum-minum. Karena merasa mengganggu Karim, si Bennu pamitan pergi tapi Karim mehentikan Bennu dan bilang tak akan membuat Bennu sedih lagi karena hanya Bennu satu-satunya yang ada dalam hidupnya (preettt banget gitu ya?)

Yaman tau bahwa kedekataanya dengan Cansel menimbulkan gosip dilingkungan sekitarnya, Yaman langsung pergi menemui Cansel dan bilang cinta pada Cansel bahkan bilang ngajakin nikah. Yaman bilang sudah cinta dengan Cansel itu sejak masa sekolah. Tapi semua itu ditolak oleh Cansel.

Onur melamun mengingat masa-masa Shehrazat minta pinjaman uang dan menawarkan bermalam.

Sherhazat kesal, cerita pada Mihriban atas kelakuan Karim kemarin. Sherhazat bilang sudah saatnya Bennu tau soal kelakuan Karim tapi Mihriban mengingatkan bahwa itu bisa menimbulkan masalah. Tiba-tiba Bennu datang dengan muka bahagia, Shehrazat tanya apa yang membuatnya bahagia? Bennu bilang semalam bermalam dengan Karim. Mendengar hal itu Shehrazat pura-pura bahagia tapi sebenarnya terkejut. (Sumpah, kurangngajar banget Karim, melampiaskan kekecewaanya dengan meniduri Bennu, dan sayangnya Bennu justru merasa bahagia).

Jale datang menemui Onur dan menjelaskan bahwa berita fitnah itu semua rencana Erdal. Jale minta agar Onur mencabut persidangannya tapi Onur menolak.

Onur datang ke rumah Sherhazat tapi rumah sedang kosong karena Sherhazat-Khan-Mihriban sedang keluar nonton film di bioskop. Akhirnya Onur pergi dan meninggalkan bunga yang dibawanya dipintu rumah Shehrazat.

Begitu Shehrazat sampai rumah Khan tanya siapa yang ngasih bunga itu? Shehrazat bilang mungkin ada yang salah kirim dan Shehrazat cuek dengan bunga itu bahkan langsung menutup pintunya tanpa menyentuh bungan dari Onur itu.

Keesokan harinya Sherhazat panik karena dapat telpon bahwa bibinya kembali sakit dan masuk UGD, Mihriban sampai kantor dengan tergopoh-gopoh karena dijalan sempat dibuntuti 2 pria yang tak dikenal tapi belum sempat crita si Sherhazat keburu pergi ke Ankara.

Tapi maaf nih karena Shehrazat Episode 44 (15 September 2015) cukup sekian dulu, lanjut lagi esok deh...

Cerita selanjutnya menakutkan karena Mihriban terluka karena dianiaya, selengkapnya baca di Shehrazat Episode 44 (15 September 2015) hanya di blog kesayangan http://kabarsensasi.blogspot.com/ bukan yang lain karena yang lain itu kopi paste dan admin sungguh menyayangankan perbuatan copi paste.

Jika ketinggalan episode-episode sebelumnya simak di:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya...


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Shehrazat Episode 44 (15 September 2015): Karim Makin Gila! Onur-Shehrazat Berantem Terus!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).