Tampilkan postingan dengan label Sinopsis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sinopsis. Tampilkan semua postingan

24 Februari, 2016

Sinopsis Veera Episode 38 (24 Febuari 2016): Ranvi Dijebak Baldev!


Sinopsis Veera Episode 38 (24 Febuari 2016) || Yei ketemu lagi dengan blog kabar sensasi. Kali ini admin mau posting cerita ulang serial India Veera episode yang ke 38 tanggal 24 Feb di ANTV. Masih pada ingat cerita sebelumnya kan? itu loh soal Bansuri yang mencari-cari kesempatan untuk mendekati Nihal. Kartar yang mulai nekat mendekati Ratan. Nihal yang makin dengat dengan Ratan. Ranvi yang disuruh Baldev untuk mengubah nilai rapot. Terus-terus?

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita sebelumnya simak aja di Sinopsis Veera Episode 37 (23 Febuari 2016).

Dan Sinopsis Veera Episode 38 (24 Febuari 2016) ceritanya adalah Veera pergi dengan murung, Gunjan yang sedang asyik bermain pun menyapa ada apa? Veera bilang baru saja diusir Baldev, Veera gak suka Baldev ngobrol dengan Ranvi. Gunjan pun mengingatkan agar Veera minta Ranvi menjauhi Baldev karena bisa aja Ranvi jadi anak nakal seperti Baldev. Tanpa disadari Baldev mendengar gunjingan Gunjan, Galdev menghampiri Gunjan dan mendorongnya hingga terjatuh.

Bansuri mencoba anting-anting dipasar, tapi saat itu kaca penjualnya hilang. Bansuri bingung gimana bisa tau anting itu cocok atau enggak kalo gak ada kaca? tapi Bansuri tiba-tiba tersenyum seolah dapat ide, rupanya Bansuri melihat Nihal lewat lalu dengan ganjennya Bansuri bertanya pada Nihal apakah ating yang dipakai itu cocok? Nihal nampak gelagapan dan mengaku tak berpengalaman soal itu tapi Bansuri terus-terusan memaksa. Nihal pun lega ketika pedagang bilang sudah menemukan kacanya, Nihal buru-buru pamit. Bansuri kesal pada penjual dan gak jadi pembeli.

Ratan dan Nihal datang melihat rancangan sekolah pertanian yang akan segera didirikan. Ratan memberikan masukan ini itu, sementara itu Nihal hanya bengong menatapi Ratan. Nihal terkejut ketika tiba-tiba Ratan menoleh.

Chaiji mendatangi Kartar dan marah-marah, Chaiji gak terima Kartar mendekati Ratan apalagi dengan mengarang cerita bohong soal Gulpreet. Kartar pun seolah mewek dan menyesali perbuatannya, Kartar bilang ingin berubah. Chaiji yang tadinya emosi mendadak seperti luluh dan memberi kesempatan pada Kartar. Ketika Chaiji pergi, Kartar langsung senyum-senyum.

Ranvi akhirnya jujur pada Veera bahwa tadi Baldev menyuruh agar diam-diam pergi ke rumah kepala sekolah dan mengubah nilai rapot. Veera minta agar Ranvi tak melakukan hal itu, Ranvi pun berjanji akan menolak permintaan Baldev.

Ranvi sedih karena takut hasil ujiannya gagal. Ranvi menyendiri padahal Veera bersama Nihal, Ratan dan Chaiji. Veera seperti biasa tanya ini itu pada bibinya hingga bikin sang bibi kehabisan kata, akhirnya Nihal pun membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan Veera.

Veera asyik bermain dengan Gunjan, dijalan ada yang hendak dipakaikan hena karena akan menikah. Veera tanya ini itu tentang kunyit dan hena. Veera pun segera pulang karena ingin memakaikan kunyit ke bonekanya. Saat tiba didepan rumah Baldev memanggil karena ingin bertemu dengan Ranvi. Dengan tegas Veera menjawab bahwa Ranvi tidak akan melakukan perintah Baldev karena lebih pilih belajar dari pada pakai cara curang. Baldev tak percaya dan ingin dengar jawabannya dari Ranvi langsung, Veera pura-pura ambil batu Baldev dan temannya pun lari terbirit-birit.

Ranvi di rumah belajar, tapi selalu teringiang-ngiang dengan perkataan Baldev. Ranvi tiba-tiba pamit pergi. Veera pun bertanya-tanya mau kemana Ranvi?

Kartar bersama warga yang lain berkumpul, Kartar mencoba memprovokasi bahwa tidak perlu lagi bantuan Nihal didesa karena statusnya bukan warga asli. Kartar pun menawarkan diri untuk mengambil alih pekerjaan yang selama ini dilakukan oleh Nihal. 

Ranvi terus berlari dan tak sengaja menabrak Baldev. Lagi-lagi Baldev menakut-nakuti Ranvi jika gagal jian maka semua orang akan kecewa terutama Veera dan Ratan. Ranvi pun akhirnya bilang menerima tawaran Baldev. Ranvi pun berjanji tak akan memberitahukan siapapun termasuk pada Veera. Baldev pun tersenyum. Baldev pun minta agar Ranvi pergi ke rumah kepala sekolahnya nanti malam.

Balwant bengong ketika melihat Baldev berjalan bareng dengan Ranvi. Balwant mengira Baldev akan menjadi anak baik-baik seperti Ranvi. Kartar pun langsung memanggil Ranvi, Kartar berpesan pada Ranvi jika pulang nanti suruh bilang pada Ratan bahwa maskan yang kemarin dibawakan sangat lezat. Nihal hanya bengong melihat Ranvi.

Ranvi kembali ke rumah dan langsung menangis di kamar.

Baldev telponan dengan temannya bilang bahwa Ranvi sudah setuju, jika ada sesutu maka yang akan disalahkan dan ditangkap adalah Ranvi.

Ranvi di sekolah kawatir karena takut nilainya jelek, bahkan Ranvi dimarhai guru dan dikeluarkan dari sekolah. Tapi itu hanya mimpi, meski hanya mimpi tapi Ranvi sangat takut jadi makin yakin untuk melakukan seperti permintaan Baldev.

Nihal ikut makan di rumah Ratan. Ranvi melihat jam sudah jam 10. Ranvi buru-buru pamit ingin ke rumah Gunjan untuk belajar bareng. Veera ingin ikut tapi Ranvi gak ngijinin.

Baldev dan temannya sudah tiba lebih dulu di rumah kepala sekolah, Ranvi pun tiba dan merasa takut tapi Baldev terus-terusan merayu dengan menakut-nakuti jika gagal ujian justru lebih fatal akibatnya.

Ratan yakin bahwa Ranvi akan berhasil, apalagi belajarnya sangat giat bahkan malam pun pergi ke rumah Gunjan untuk belajar bareng. Ratan gak tau sebenarnya Ranvi berbohong. Veera tiba-tiba teriak melihat kadal, Nihal pun langsung loncat ke kursi seolah ketakutan. Ratan langsung mengusir kadal itu, lalu tertawa melihat Nihal yang nangkring diatas kursi. Nihal berdalih bawa dulu selalu ditakut-takuti dengan kadal jadi terbawa-bawa sampai sekarang.

Ranvi mulai beraksi dengan komando Baldev. Ranvi pun disuruh masuk sendirian sementara Baldev menunggu diluar.

Bansuri kaget ketika hendak memberikan susu ternyata Baldev tak ada di kamar. Bansuri bertanya-tanya Baldev pergi kemana? Balwant pulang lalu tanya kenapa susunya gak diminum Baldev? Bansuri beralasan Baldev sudah tidur dan minta dibangunkan 2 jam lagi.

Ranvi menerobos masuk dan mencari-cari kertas nilainya. Baldev masih memantau dari luar. Tiba-tiba telpon berdering, Ranvi hampir menangkatnya tapi Baldev melarangnya. Ranvi lanjut mencari kertas nilainya, Saat hendak mengganti Ranvi tak sanggup melakukan karena terngiang-ngiang ayahnya yang selalu jujur.

Nihal menatap curiga ke rumah kepala sekolah karena ada beterai menyala sementara tadi Nihal sempat berpapasan dengan kepala sekolah sedang buru-buru pergi ke rumah putrinya. Nihal langsung mendekat, Baldev memberi kode agar Ranvi keluar. Baldev larin duluan Ranvi terjatuh saat hendak lari dan Nihal melihatnya. Nihal tanya ngapain? Ranvi mengaku disuruh kepala sekolah untuk datang jika ada yang ditanyakan. Nihal tak percaya karena tau kepala sekolah sedang pergi, Nihal minata Ranvi jujur. Ranvi pun menceritakan semua kepada Nihal. Ranvi menangis, Nihal mencoba menasihati bahwa yang dilakukan itu salah besar. Ranvi memohon agar Nihal tidak bilang pada siapapun termasuk orangtuanya Baldev. Nihal pun berjanji tak memberitahu siapapun. Nihal mengendong Ranvi pulang ke rumah karena kaki Ranvi sakit saat terjatuh.

Ratan kaget ketika Ranvi pulang dengan Nihal dengan kaki terluka. Nihal bilang Ranvi terjatuh karena ngalamun takut dengan hasil ujiannya. Ratan bilang bahwa Ranvi pasti berhasil tapi Ranvi menangis dan takut mempermalukan keluarganya. Nihal minta agar Veera mengajak Ranvi ke kamar. Nihal lalu ngobrol dengan Ratan, Nihal menceritakan semua yang sebenarnya terjadi. Ratan tadinya marah-marah ingin langsung melabrak Ranvi tapi Nihal mencegah dan memberi pengertian pada Ratan.

Dan sayang sekali Sinopsis Veera Episode 38 (24 Febuari 2016) sampai disini aja ya, sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Balwant penasaran dengan hasil ujian Baldev si Bansuri pun bilang bahwa Baldev hasil ujiannya sangat baik sementara Ranvi pulang sekolah dengan menangis, selengkapnya simak aja di Sinopsis Veera Episode 39 (25 Febuari 2016)

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

23 Februari, 2016

Sinopsis Veera Episode 37 (23 Febuari 2016): Ratan & Nihal Semakin cie-cie....


Sinopsis Veera Episode 37 (23 Febuari 2016) || Halo jumpa lagi dengan blog kabar sensasi. Kali ini admin posting cerita ulang serial India Veera episode yang ke tiga tujuh khusus buat yang gak sempat nonton. Eh tapi masih masih pada ingat cerita sebelumnya kan? Itu loh soal Ratan yang galau karena sempat memimpikan Nihal, Ratan merasa bersalah karena telah memimpikan pria lain. Sementara itu Nihal galau karena apa yang terjadi tak sesuai tujuannya. Dan si Kartar sedang berusaha mencari perhatian Ratan dengan memanfaatkan Veera. Terus-terus?

Tunggu dulu buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan simak di Sinopsis Veera Episode 36 (22 Febuari 2016).

Sinopsis Veera Episode 37 (23 Febuari 2016) ceritanya adalah Kartar berusaha mencari kesempatan mendapatkan perhatian Ratan. Kartar memanfaatkan Veera yang sedang sakit karena terjatuh. Kartar tiba-tiba sangat perhatian pada Veera. Bahkan Kartar mengarang cerita soal Gulpreet yang katanya selalu menangis dan menyesal karena dulu pernah marah pada Ratan karena kabar hubungan dekat Ratan dengan Kartar. Ratan pun sepertinya percaya dengan Kartar.

Kartar keluar dari rumah Ratan dan bertemu dengan Nihal didepan. Kartar bilang Nihal gak usah ikut campur karena masalah Veera sudah teratasi. Kartar mengingatkan bahwa kelak Nihal bakalan tau siapa yang akan memenangkan hati Ratan. Kartar terus-terusan nerocos mengata-ngatai Nihal bahkan tak ragu menyuruh agar Nihal segera pergi dari desa.

Veera merengek dan ngambek gak mau makan jika gak disuapin oleh Ratan. Akhirnya Ratan pun yang tadinya beralasan akan kerja terpaksa duduk dan menyuapi Veera. Ranvi pulang dan terkejut melihat Veera yang terluka. Ranvi merasa bersalah atas apa yang terjadi pada Veera tapi si Veera merasa baik-baik saja dan hanya minta Ranvi untuk meniupi luka-lukanya.

Nihal makin galau karena makin terikat dengan keluarga Ratan. Nihal merasa tak seharusnya memanfaatkan kebaikan keluarga Ratan.

Veera asyik ngobrol dengan Ranvi. Veera bertanya-tanya kenapa Nihal gak datang menjenguk? Ranvi berdalih mungkin karena Nihal gak tau kalo Veera sedang sakit. Veera pun minta agar Ranvi menelpon Nihal.

Nihal bengong ketika melihat hp-nya bunyi. Tadinya ragu ketika melihat telpon itu dari nomernya Ratan. Begitu diangkat yang bicara adalah Ranvi. Nihal berdalih lagi sibuk jadi gak bisa nengok Veera. Ranvi mendesak apakah pekerjaanya begitu penting, Ranvi pun kecewa.

Veera gak mau makan, Veera maunya lihat Nihal. Ranvi mencoba menjelaskan bahwa Nihal sedang sibuk kerja tapi Veera tak mengerti dan maksa agar Nihal disuruh datang. Veera minta agar Ranvi menelponkan, Veera ingin bicara. Intinya Veera ingin Nihal datang.

Gulpreet heran dengan kelakuan Kartar yang mendadak baik, Gulpreet mengira Kartar ingin memperbaiki rumahtangganya. Gulpreet gak tau kalo ternyata Kartar berbunga-bunga itu karena merasa bisa kembali mendekati Ratan.

Ranvi dan Veera asyik bermain. Nihal datang dan Ranvi langsung memeluk Nihal, Veera nampak cemburu lalu cari perhatian Nihal dengan pura-pura sakit. Tapi begitu Nihal mendekat si Veera justru ngomel-ngomel karena tadi si Nihal bilang sibuk saat ditelpon. Nihal meniupi luka Veera. Ratan pun hanya terdiam. 

Ratan nampak kesulitan membuka tutup toples, Ranvi mendekat untuk membantu. Ranvi ternyata juga tak bisa membuka, lalu Veera minta Nihal membukakan tutup toples itu. Begitu terbuka Ranvi-Veera justru tertawa-tawa karena isi toples itu tumpah dan menodai bajunya Nihal. Ratan pun menyuruh anak-anaknya diam, Ratan minta maaf karena baju Nihal jadi kotor. Nihal ingin pulang ganti baju tapi Ratan bilang gak perlu karena Ratan akan mencucikan bajunya Nihal.

Ranvi-Veera mengajak Nihal bermain sementara Ratan mengambilkan baju Sampooran untuk dipakai Nihal. Ranvi-Veera asyik naik dipundak Nihal, Ratan keluar kamar dan minta agar anak-anaknya turun. Ratan minta agar Nihal ganti baju, Ratan bilang hanya Nihal lah satu-satunya orang yang mungkin tak membuat Sampooran marah jika memakai pakainnya. Nihal pun ke belakang untuk ganti baju.

Ranvi-Veera tersenyum melihat Nihal yang mengenakan bajunya Sampooran. Ranvi sempat bilang bahwa Nihal mirip seperti ayahnya, Ratan pun langsung membentak Ranvi. Ratan bilang akan mencucikan baju Nihal dan akan mengantarkannya nanti jika sudah kering. Nihal pun pamit pulang.

Nihal dijalan ketemu dengan Kartar, seperti biasa Kartar meledek Nihal. Kartar langsung terdiam ketika tau baju yang dipakai Nihal adalah bajunya Sampooran. Nihal bilang bahwa Ratan memberikan pakaian Sampooran dengan rasa percaya. Kartar kesal.

Kartar ke rumah Ratan dengan sok perhatian pada Ranvi dan Veera. Kartar minta agar Ranvi dan Veera belajar biar pintar. Lalu Kartar memberikan makanan untuk Ratan dengan alasan sebagai tanda bahwa hubungannya kembali baik. Kartar juga bilang bahwa masalah pendidikan Ranvi adalah tanggungjawab Kartar.

Chaiji datang dan melihat Ratan sedang sibuk nyuci. Chaiji bertanya-tanya baju siapa itu? Ratan pun cerita bahwa itu baju Nihal yang tadi terkeda minyak. Chaiji pun senyum-senyum, lalu terdiam ketika Ratan cerita bahwa tadi Kartar datang bawa makanan yang dibuat oleh Gulpreet sebagai tanpa dibukanya lembaran baru, Gulpreet katanya selalu menangis karena merasa bersalah pada Ratan. Chaiji nampak kesal dan tau betul bahwa Kartar mengarang cerita.

Bansuri melihat Nihal dijalan, Bansuri pun tak ingin melewatkan kesempatan. Bansuri pura-pura minta tolong karena ada brandal. Bansuri memeluk-meluk Nihal, lalu memegang tangan Nihal. Bansuri pun mulai merayu-rayu meski Nihal berusaha menghindar.. Tak lama kemudian Balwant datang, Nihal langsung bilang bahwa Bansuri ngaku dikejar brandal. Balwant panik karena ada brandal yang menggodai istrinya, sementara Nihal berusaha buru-buru pergi karena geli melihat Bansuri yang seolah menggodainya.

Ranvi ketiduran saat menidurkan Veera. Ratan masuk kamar dan melihat buku-buku Ranvi masih berantakan. Ratan mencoba membangunkan Ranvi tapi Ranvi bilang sudah selesai belajarnya.

Chaiji meminta agar Ratan jaga jarak dengan Kartar tapi Ratan berdalih bahwa melakukan semua demi Gulpreet. Ratan rupanya termakan taktik Kartar. Chaiji berusaha memberikan pengertian tapi sepertinya Ratan tetep percaya dengan Kartar. Tapi Ratan pun dengan jujur mengaku lebih mengandalkan Nihal dari pada Kartar. Ratan bingung apakah ketergantungannya pada Nihal itu salah? Chaiji pun meyakinkan bahwa Nihal itu orang baik jadi gak salah percaya pada Nihal.

Ranvi pagi-pagi minta restu ibu dan bibinya karena akan ujian. Ranvi terlihat resah karena takut gagal. Chaiji pun meyakinkan bahwa Ranvi pasti bisa.

Nihal merajang kentang untuk dimasak sambil melamun saat-saat bersama dengan Ratan. Nihal ingat saat-saat mengayun ayunan Ratan, ingat saat-saat Ratan tertidur dipundaknya. Pas lagi asyik melamun Nihal kaget ketika Ratan memanggil. Alhasil jari Nihal terkena pisau hingga berdarah, Ratan panik berusaha mengobati luka Nihal. Ratan melihat bingkisan dikira obat, Nihal langsung menghampiri Ratan agar tak mengambil bingkisan itu. Tapi yang terjadi justru Ratan terjatuh kepelukan Nihal, gelang Ratan pun sempat nyangkut dikancing baju Nihal. (*Cie...cie.....).

Nihal berterimakasih karena Ratan telah membantu mengobati lukanya. Ratan pun bilang akan melanjukan masakan Nihal. (*makin cie-cie deh....)

Nihal akhirnya makan masakan Ratan. Nihal memperhatikan Ratan yang masih terus memasak, Ratan nampak kesulitan mengeprek bawang bombay. Karena pakai tangan tak mempan, akhirnya Ratan memukul bawang itu pakai kayu pengilas, bawangnya gak hancur tapi justru terlempar dan mengenai Nihal. Ratan justru tertawa-tawa, Nihal pun ikut tertawa. (*lagi-lagi cie...cie....)

Ranvi di sekolah masih nampak gelisah ikut ujian karena selama ini sudah tiga kali gak naik kelas. Kalau sampai gagal lagi berarti gak naik kelas 4 kali. Ujian sudah berlangsung tapi hingga waktu hampir habis lembar jawaban Ranvi masih kosong. Akhirnya waktu habis, pak guru langsung minta lembarjawaban Ranvi. Dalam hati Ranvi meminta maaf ke ibunya.

Ratan datang menemui Gulpreet. Ratan membawakan masakan. Gulpreet bengong, ketika Ratan bilang ini itu bahwa kemarin Kartar datang bawa makanan kenapa harus menyuruh Kartar gak nganter sendiri? Gulpreet hanya terdiam dan merasa ada sesuatu yang salah. Ratan pun buru-buru pamit pulang. Kartar pun gelagapan ketika Gulpreet marah-marah. Gulpreet mengancam akan menceritakan pada Ratan yang sebenarnya tapi Kartar melarangnya dan justru main pukul.

Baldev ingin memanfaatkan Ranvi, Baldev pura-pura akan memberikan trik agar lulus ujian tapi dengan syarat harus mau melakukan apapun yang disuruh oleh Baldev.  Ranvi menolak tapi Baldev terus-terusan mengompor-ngompori hingga akhirnya Ranvi terdiam. Baldev menyuruh agar Ranvi mengubah nilai-nilai rapot. Ranvi pun bingung dengan rencana Baldev itu,  antara menerima tawaran itu atau tidak. Tiba-tiba Veera datang, Baldev menyuruh agar Veera pergi karena takut mempengarhui pikiran Ranvi. Baldev memberikan waktu satu malam agar Ranvi berfikir.

Dan sayang sekali Sinopsis Veera Episode 37 (23 Febuari 2016) sampai disini doang ya, sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Ranvi bilang jujur pada Veera bahwa Baldev menyuruh agar Ranvi mengubah nilai rapotnya. Akahkah Ranvi menerima tawaran Baldev itu? selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 38 (24 Febuari 2016).

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

22 Februari, 2016

Sinopsis Veera Episode 36 (22 Febuari 2016): Ratan Jatuh Cinta Pada Nihal?


Sinopsis Veera Episode 36 (22 Febuari 2016): Ratan Jatuh Cinta Pada Nihal? || Halo jumpa lagi dengan blog kabar sensasi, admin kembali mau posting cerita ulang serial Veera edisi yang ke tigapuluhenam tanggal 22 Feb di ANTV. Eh gimana pada ikut meet & Greet pemain Veera gak kemarin? Pemeran Ranvi dan Veera datang ke Indonesia dari tanggal 18-23 Feb 2016. Oke deh lanjut ke cerita Veera ya, gimana masih ingat cerita ulang sebelumnya kan? itu loh yang ternyata Nihal itu sebenarnya punya tujuan rasahia pada keluarga Ratan loh. Padahal Ratan sudah mulai percaya pada Nihal. Terus-terus?

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita sebelumnya silakan aja simak di Sinopsis Veera Episode 34-35 (20-21 Febuari 2016).

Dan Sinopsis Veera Episode 36 (22 Febuari 2016) ceritanya adalah Nihal masih galau antara melanjutkan tujuannya atau tidak kepada keluarga Ratan. Nihal bingung karena sudah melenceng dari tujuannya dan justru jatuh hati pada Ratan.

Ratan menjual hasil panen ladangnya ketengkulak seperti biasa. Nihal mendadak datang lalu bilang bahwa ada temannya yang akan datang melihat hasil panennya, jika cocok harganya maka akan dibeli. Setelah temannya Nihal datang ternyata berani membayar lebih mahal dengan harga sesuai pasaran. Tengkulak langganan Ratan marah-marah karena merasa dijatuhkan, tapi Ratan tetep menjual ke temannya Nihal.

Ranvi dan Veera diejek Baldev, si Baldev membully Ranvi dengan sebutan anak tukang kabur. Baldev juga sempat mengejek Veera. Ranvi tak terima Baldev ngejek Veera. Bansuri dari belakang teriak memarahi Ranvi yang telah berani membentak Baldev. Didepan para warga Bansuri membela Baldev dan justru ikut mengejek Ranvi. Seorang warga menyuruh Ranvi dan Veera pulang, Bansuri dan Baldev pun jusru dinasehati agar tidak mengejek Ranvi bahkan menyuruh Baldev akan berteman dengan Ranvi. Baldev kesal dengan ibunya yang ikut campur.

Ratan cerita pada Chaiji bahwa temannya Nihal membeli hasil panen dengan harga mahal, tidak seperti harga biasanya. Ratan pun menyesal karena terlalu percaya pada Kartar soal harga jual hasil panen.

Kartar melabrak Nihal yang telah menjual hasil panen pada temannya, padahal selama ini Ratan menjual hasil panen kepada tengkulak temannya Kartar. Nihal berdalih bahwa Ratan saat menjual juga ada dipasar dan yang membuat keputusan adalah Ratan sendiri. Kartar tak peduli dan terus memarahi Nihal, Balwant pun ikut terpaksa ikut bicara tapi Kartar justru membentak sang kepala desa. Kartar tak peduli dan terus-terusan memprovokasi warga bahwa Nihal itu bukan siapa-siapa. Saat Kartar sedang asyik marah-marah pada Nihal tiba-tiba Veera datang bilang bahwa Ratan ngundang untuk makan bersama. Kartar makin kesal, Veera pun dengan jutek bilang bahwa Kartar tak diundang. Kartar pun pergi dengan penuh emosi.

Nihal akhirnya ikut makan bersama, Chaiji dengan kesal bilang bahwa selama ini tengkulak dari temannya Kartar itu telah menipu warga dengan membeli hasil panen dengan harga jauh dari harga pasaran. Ratan pun bilang bahwa kepercayaan itu susah didapat, bagi Ratan si tengkulak itu sudah menghancurkan kepercayaanya. Nihal teriduam karena mungkin merasa tersindir. Veera mendekati Nihal lalu menyuapinya, sementara Ratan menyuami Ranvi. Tiba-tiba lampu mati dan ternyata Ratan menyuapi Nihal, otomatis Ranvi dan Veera tertawa. Ratan merasa malu lalu pergi.

Ratan tidur dan memimpikan Nihal. Ratan terbangun dan menangis, Ratan merasa berdosa karena telah memimpikan pria lain. Ratan pun bingung kenapa bisa memimpikan pria lain? Ratan pun meminta maaf sambil menangis sambil merengek agar Sampooran segera kembali.

Nihal makin galau karena perasaanya pada Ratan dan perlakuan keluarga Ratan telah membuatnya semakin tak berdaya. Nihal tak bisa membayangkan bagaimana keluarga Ratan nanti jika tau rahasia Nihal yang sebenarnya. Nihal menyesal karena telah berhubungan dekat dengan keluarga Ratan.

Ratan bangun siang dan sengaja tak pergi kerja ke sawah. Chaiji tanya kenapa? Ratan beralasan bahwa ingin bekerja di rumah saja. Chaiji pun bilang soal Nihal yang telah membawa banyak perubahan pada keluarga bahkan pada seluruh warga. Chaiji bilang kehadiran seorang pria dalam sebuah keluarga itu penting. Ratan pun terdiam dan semacam gugup.

Ranvi membantu pembukuan Ratan, Ranvi melihat ada perhitungan yang salah. Seharusnya pekerja itu dibayar 1100 tapi hanya dibayar 1000 saja. Ranvi minta agar memberikan sisa pembayaran 100 kepada pekerjanya. Ratan pun tersenyum dan memuji bahwa Ranvi seperti Sampooran yang sangat jujur.

Veera juga ingin membantu pekerjaan Ratan, karena Veera cewek jadi inginnya bantu masak. Ranvi terkejut melihat Veera, Chaiji dan Ratan pun bengong. Mereka menawan tawa karena melihat Veera yang penuh dengan tepung. Tiba-tiba ada warga yang mengundang Ratan untuk ke balai desa.

Nihal gelisah karena Ratan tak pergi kesawah tanpa bilang apa-apa. Hp Nihal bunyi, karena telpon dari Ratan maka Nihal langsung penasaran kenapa gak ke sawah? tapi ternyata yang telpon adalah Ranvi. Si Ranvi telpon dengan hp Ratan untuk mengabarkan bahwa Nihal diundang kepala desa ke balai desa.

Ranvi tanya ibunya apakah sedang bertantem dengan Nihal? Ranvi merasa Ratan dan Nihal nampak diam-diaman dan saling menghindar.

Nihal pergi membawa barang-barangnya dan bertemu dengan Chaiji di jalan. Chaiji tanya ada apa? Nihal dengan terbata-bata ingin bilang jujur soal tujuan kedatangannya tapi, belum sempat mengatakan tiba-tiba ada Ranvi datang menyapa. Chaiji buru-buru ke kuil sementara Nihal ngobrol dengan Ranvi-Veera. Nihal menyuruh Ranvi agar Veera diajari naik sepeda, Veera memeluk Nihal. Dari jauh Kartar melihat, Kartar seolah punya ide bahwa untuk mendapatkan Ratan maka harus mendekati anak-anaknya.

Ratan dan Nihal sama-sama hadir di balai desa, keduanya nampak saling memandang tapi diam-diaman. Balwant datang langsung mengucap terimakasih pada Nihal karena lagi-lagi berjawa bagi desa. Balwant memberi penghormatan pada Nihal, sebuah sorban pun diberikan untuk Nihal sebagai simbol pengakuan warga pada Nihal. Balwat hendak menyerahkan sorban itu tapi tiba-tiba Bansuri teriak dan bilang bahwa yang harusnya menyerahkan adalah seorang wanita. Bansuri berharap dipilih sebagai wanita yang menyerahkan sorban itu kepada Nihal. Tapi sayang yang dipilih Balwant justru Ratan, Bansuri pun kesal. Ratan tadinya menolak dan menyuruh Balwant saja yang langsung memberikan penyambutan untuk Nihal tapi para warga minta Ratan saja yang melakukan. Akhirnya Ratan maju dan memakaikan sorban dikepala Nihal, seluruh warga bertepuk tangan sementara Kartar sangat kesal. Bansuri kesal karena justru disuruh memakaikan sorban ke Bhaktawar.

Ranvi di sekolah kena parah pak guru karena dianggap telah membuat masalah. Ranvi hanya bisa terdiam sementara teman-temannya mentertawakannya.

Ratan kemali ke rumah dan terus-terusan teringat telah memimpikan Nihal, dan barusan memakaikan sorban ke Nihal. Ratan nampak stress karena tak bisa menghentikan pikirannya soal Nihal. Ratan pun dengan kesal membasuh mukanya dengan air lalu melihat ke arah selendangnya yang terikat diatas genting. Ratan masuk ke kamar lalu melihat foto Sampooran sambil menangis.

Nihal galau di rumah sambil memandangi sorban yang dipakaikan oleh Ratan.

Veera bonceng sepeda Gunjan. Veera ditengah jalan minta turun dan minta agar diajari naik sepeda. Gunjan tadinya menolak tapi kemudian mau mengajari Veera. Awalnya Veera naik sepeda dipegangin Gunjan, tapi kemudian terlepas hingga akhirnya Veera terjatuh kesakitan. Kartar mendekat dan menolong Veera. Kartar mengajak Veera kembali ke rumah dan meninggalkan Gunjan begitu saja. Gunjan bingung bagaimena dengan sepedanya yang rusak?

Ratan kaget ketika melihat Veera pulang digotong Kartar. Veera terus-terusan merengek kesakitan. Kartar sengaja menolong Veera demi mendekati Kartar. Dengan puas Kartar merasa dapat kesempatan emas.

Tapi sayang sekali Sinopsis Veera Episode 36 (22 Febuari 2016) sampai disini aja, sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Kartar kembali tegang dengan Nihal. ada apalagi sih? selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 37 (23 Febuari 2016).


Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

21 Februari, 2016

Sinopsis Veera Episode 34-35 (20-21 Febuari 2016): Nihal Ternyata Orang Jahat?


Sinopsis Veera Episode 34-35 (20-21 Febuari 2016): Nihal Ternyata Orang Jahat? || Selamat datang di blog kabar sensasi. Maaf admin kemarin gak posting, jadi cerita ulangnya dijadiin satu aja ya yakni episode 34 dan 35. Oh iya pasti pada seneng banget ya karena pemain Veera datang ke Indonesia dan hari ini ada acara meet and greet di Bekasi. Pemeran Ranvi cakep dan jago ngedance pula, terus pemeraan Veera juga masih nampak imut dan cantik. Mereka seperti kakak adik tapi bukan saudara kandung. Oke deh lanjut cerita ulangnya ya.

Sinopsis Veera Episode 34-35 (20-21 Febuari 2016) ceritanya adalah Ratan asyik main ayunan didorong oleh Chaiji tapi tiba-tiba Chaiji dipanggil, Ratan gak nyadar kalo ditinggalin dan terus-terusan teriak minta didorong lebih kuta lagi. Kartar pun bermaksud ingin mendorong ayunan Ratan tapi dihadang oleh Nihal. Dengan tegas Nihal minta agar Kartar tetep mendorong ayunan istrinya sendiri. Akhirnya Nihal yang mendorong ayunan Ratan. Tanpa sadar Ratan terus minta didorong lebih kuat, Ratan taunya yang dorong adalah Chaiji. Veera melihat Ratan salah duga, tapi Ranvi minta agar tak bilang pada Ratan. Karena cemburu Kartar teriak dan menyebut nama Nihal, Ratan menyadari bahwa ada Nihal dibelakangnya lalu kemudian kemudian turun.

Bansuri rupanya mulai suka pada Nihal, dalam acara pesta si Bansuri berusaha cari perhatian si Nihal. Tapi saat itu Nihal masih nampak cuek dan lebih sering curi-curi pandang ke Ratan. Bansuri pun bertekat akan merebut hati Nihal.

Kartar dan Chaiji sempat berdebat, Chaiji minta agar Kartar menjahui Ratan jika tidak ingin rahasianya dibongkar. Saat itu Ratan sempat mendengar rahasia apa? tapi Kartar dan Chaiji kompak mengalihkan pembicaraan.

Chaiji minta agar Nihal menempati rumahnya dibanding tinggal digudang balai desa. Awalnya Nihal menolak tapi Ratan berusaha menyakinkan Nihal hingga akhirnya tawaran Chaiji diterima.

Veera main dengan Gunjang dan teman-temannya, Veera cerita bahwa kemarin menang lomba membawa kendi. Karena teman-temannya gak percaya maka Veera nyuruh Gunjan ambil kendi di rumahnya. Veera memakai kendi itu untuk membuktikan pada teman-temannya. Baldev melihat dan ingin mencelakai Veera tapi dihentikan oleh Ranvi. Bansuri melihat kendinya dipakai lalu teriak, Veera kaget dan kedinya jatuh pecah. Bansuri marah-marah, Ranvi ngajak Veera pulang dengan alasan harus segera mengirim Nihal makan siang. Bansuri pun langsung tenang ketika menengar nama Nihal, lalu bertanya-tanya. Ranvi langsung cerita bahwa kini Nihal tinggal di rumah Chiji. Bansuri langsung senyum-senym sendiri.

Nihal panik ketika ada barangnya gak ada didalam tas. Nihal menduga barang itu tertinggal di rumah Ratan.

Ratan penasaran ada bingkisan dibalut kain, Ratan berusaha membukanya tapi keburu Chaiji datang lalu bilang bahwa barang itu punya Nihal. Chaiji langsung minta Ranvi agar barang itu diberikan ke Nihal. Mereka tidak menyadari dalam bingkisan itu ada kalung mirip punya Sampooran.

Nihal dalam perjalanan melihat Ranvi membawa barangnya, dengan panik Nihal buru-buru memintanya. (sebenarnya apa sih isi bingkisan itu?)

Nihal pergi ke rumah Balwant, tapi rumah sepi hanya ada Bansuri. Dengan GR-nya Bansuri keluar dengan dandan cantik, lalu ngobrol-ngobrol dikit dengan Nihal. Tak lama kemudian Balwant datang, intinya Nihal hanya ingin bilang sekarang tinggal di rumah Chaiji jadi gak tinggal digudang balai desa. Nihal juga minta pekerjaan tapi Balwant bilang lowongannya sudah terisi orang lain, Bansuri terus-terusa merayu agar Balwant memberikan Nihal pekerjaan.

Ratan menemui Nihal, saat itu Nihal sedang sibuk bikin adonan roti. Ratan sempat tersenyum melihat Nihal belepotan tepung. Ratan datang untuk minta agar Nihal bekerja diladang bareng Ratan. Nihal pun tanya kenapa? Ratan secara jujur mengakui sudah percaya pada Nihal dan tak lagi berprasangka buruk pada Nihal.

Nihal kerja bareng diladang, Kartar melihat dari jauh dengan rasa cemburu. Nihal mengantar Ratan pulang, saat memarkir traktor si Nihal tak sengaja menabrak pot bunga. Tiba-tiba Ratan marah karena Nihal memecahkan pot itu. Tapi kemudian Ratan minta maaf karena sempat marah-marah. Ratan naik ke genting untuk memperbaiki ikatan slendangnya. Nihal dari bawah menatap kagum pada Ratan yang pemberani, baik tapi kadang emosian dan ngegemesin, Nihal dalam hati bilang telah jatuh cinta pada Ratan tapi Nihal sempat tersadar bahwa jatuh cinta pada Ratan itu salah karena tujuannya bukan itu. (cie-cie...., eh tapi tujuan Nihal sebenarnya apa ya? Niha sepertinya orang jahat nih).

Chaiji ngajak Nihal makan bareng, tadinya sih menolah tapi begitu Ratan yang ngajak langsung mau. Nihal makan bareng, lalu Ranvi-Veera pulang. Ranvi dengan haru minta maaf pada ibunya, Ratan pun menjelaskan masalah sesungguhnya kenapa Sampooran pergi. Nihal terharu mendengar cerita Ratan kepada Ranvi.

Nihal galau karena merasa gak tega pada Ratan, Nihal ingin jujur pada Ratan. Sebenarnya apa tujuan Nihal?

Sinopsis Veera Episode 34-35 (20-21 Febuari 2016) sampai disini doang, sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Nihal ngobrol serius dengan Ratan, apakah Nihal jujur? selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 36 (22 Febuari 2016).

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

19 Februari, 2016

Sinopsis Veera Episode 33 (Jumat 19 Februari 2016): Nihal Menang, Rahasia Kartar Terbongkar!


Sinopsis Veera Episode 33 (Jumat 19 Februari 2016): Nihal Menang, Rahasia Kartar Terbongkar! || Hai ketemu lagi dengan blog kabar sensasi, kali ini admin mau berbagi cerita ulang serial Veera episode yang ke 33 Jumat Tanggal 19 Feb di ANTV. Masih ingat cerita sebelumnya kan? itu loh soal Ratan yang terdaftar sebagai peserta lomba naik traktor padahal tidak mendaftar, terpaksa Ratan ikut lomba itu dan akhirnya menang bahkan Ratan telah mengukir sejarah baru sebagai peserta lomba traktor wanita pertama. Ratan memberikan inspirasi bahwa status wanita sama dengan pria.

Tunggu dulu nih, buat yang ketinggalan cerita sebelumnya simak aja di Sinopsis Veera Episode 32 (Kamis 18 Februari 2016).

Dan Sinopsis Veera Episode 33 (Jumat 19 Februari 2016) ceritanya adalah Veera sangat bangga pada Ratan, sambil membawa piala si Veera bilang pada semua orang bahwa ibunya sangat hebat. Veera bilang ibunya itu seperti bom. Ratan bengong dan teringat Sampooran yang dulu pergah meledek bahwa Ratan itu seperti bom. Nihal mendekati Veera lalu bilang bahwa Veera gak boleh ngomong kalo Ratan seperti bom, Veera pun beralasan bahwa tadi panitia bilang gitu, Ranvi pun memberi penjelasan pada Veera bahwa maksudnya adalah mengejutkan bukan bom.

Ratan menyuruh Nihal untuk latihan kuda, tapi ternyata Hir gak mau ditunggani Nihal. Sudah berulangkali dicoba tapi selalu gagal bahkan Nihal sempat terjatuh dan terluka. Ratan hendak mengobati luka Nihal tapi Nihal bilang gak papa lalu Nihal justru mencoba lagi. Nihal putus asa dan hendak mengundurkan diri tapi Ranvi memeang tangan Nihal lalu bilang bahwa Nihal harus tetep ikut.

Chaiji sedang merayakan kemenangan Ratan, lalu dia pergi keluar dan tak sengaja melihat potongan kain ditempat dia mencoba menghentikan pria misterius saat kejadian kebakaran dikandang kuda. Chaiji langsung ke rumah Kartar, saat itu Kartar dan istrinya sedang bertengkar. Gulgreet tanya soal bajunya Kartar yang sobek, Kartar justru marah-marah. Chaiji tiba-tiba menyahut dan minta Kartar menjelaskan soal bajunya yang sobek. Kartar makin terpojok dengan pengkuan Gulpreet bahwa sang suami punya rasa pada Ratan, Chaiji terkejut. Kartar pun mengakui bahwa dia punya rasa pada Ratan. (parah di Kartar)

Ranvi menaiki Hir, Nihal pun semacam ada ide untuk mengajak Ranvi ikut lomba berkuda. Ranvi duduk didepan sementara Nihal dibelakang. Tapi sayang Ratan marah-marah dan tak mengijinkan Ranvi ikut. Nihal berusaha memberi penjelasan dan menjamin bahwa tak akan terjadi apa-apa pada Ranvi. Balwant pun ikut memberi pengeritan kepada Ratan. Akhirnya Ranvi diijinkan ikut lomba.

Nihal dan Ranvi sudah berisap-siam, diam-diam Bhaktawar memotong tali pegangan Hir agar nanti Nihal dan Ranvi terjatuh. Lomba pun dimulai, Nihal-Ranve bersaing ketat dengan peserta lainnya terutama dengan Bhaktawar. Pertandingan pun menjadi menegangkan ketika tali pegangan Hir hampir putus. Tapi akhirnya Nihal dengan Ranvi berhasil sampai finish diurutan pertama. Semua penonton pun bertepuk tangan. Balwant langsung memeluk Nihal, sementara Ratan nampak terharu dan langsung memeluk Ranvi. Bhaktawar pun nampak sangat kesal.

Chaiji sangat marah pada Kartar yang seperti tak tau malu, bahkan nekat akan mendapatkan Ratan. Kartar mengaku sangat benci pada Nihal yang dianggap menghalangi rasanya pada Ratan. Sangking marahnya Chaiji sempat menampar Kartar. (Benar-benar parah nih Kartar, gimana perasaan istrinya coba?).

Gulpreet minta agar Chaiji tak menceritakan kepada siapapun termasuk pada Ratan soal kegilaan Kartar.

Ranvi, Veera, Nihal dan Ratan pulang ke desa. Ranvi bertanya-tanya kok sepi, gak ada yang menyambut padahal Nihal dan Ratan menang lomba? Tapi tak lama kemudian banyak bunga bertaburan dari atas dan disusul suara kendang beserta nyanyian. Semua warga muncul dan menari. Baldev nampak cemberut. Warga memberi ucapan selamat pada Nilah dan Ratan. Warga juga mengucapkan selamat datang pada Ranvi yang akhirnya ditemukan. Baldev makin cemburu karena semua orang memanjakan Ranvi.

Ranvi senang milihat bibinya, lalu lari dan memeluk tapi sayang sang bibi justru mendorong Ranvi. Bahkan sang bibi hampir manampar Ranvi tapi Veera menahannya. Sang bibi akhirnya menjewer kuping Ranvi, akhirnya Ranvi minta maaf dan berjanji tak akan pergi lagi tanpa ijin sang ibu. Veera minta agar sang bibi melepaskan telinga Ranvi.

Chaiji langsung memeluk Ratan dan memberikan ucapan selamat atas keberhasilan Ratan. Chaiji kagum karena Ratan bisa menginspirasi para wanita lainnya.Chaiji juga sangat berterimakasih pada Nihal atas bantuannya dalam menemukan Ranvi dan atas kemenangan lombanya.

Balwant mempersilahkan Nihal untuk istirahat untuk kemudian ikut pesta. Chaiji mengajak Nihal ke rumah karena tau bahwa Nihal diusir Kartar dan tak punya tempat tinggal. Satu jam kemudian pesta dimulai, semua warga hadir. Ratan bertanya-tanya kemana Kartar? Gulpreet dan Chaiji hanya terdiam, tak lama kemudian Kartar muncul seolah tak tau malu, Kartar mengucap selamat pada Ratan. Karena Ratan gak tau soal kelakuan Kartar yang sebenarnya jadi ya Ratan biasa aja sama Kartar. Veera datang memperlihatkan piala Ratan-Nihal pada Gulpreet, Kartar menyahut ingin melihat piala itu tapi dengan judesnya Veera menolak Kartar. Gulpreet dan Chaiji nampak senyum seolah bilang rasain loe. Nihal datang, Kartar justru menyindir Nihal ini itu tapi Ratan membela Nihal. Kartar nampak menahan kekesalan.

Baldev mendekati Ranvi lalu mengejek, Veera datang dan membela Ranvi tapi sayang Baldev balik meledek Veera. Ranvi pun mengajak Veera pergi menjauhi Baldev, seperti biasa Baldev menatap dengan seram tapi dalam hati bilang akan mengadukan Veera pada ibunya nanti.


Dan sayangnya Sinopsis Veera Episode 33 (Jumat 19 Februari 2016) sampai disini aja ya, sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Ratan menjadi perhatian para pria. Nihal dan Kartar menenangkan, selengkapnya simak aja di Sinopsis Veera Episode 34 (Sabtu 20 Februari 2016)

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

18 Februari, 2016

Sinopsis Veera Episode 32 (Kamis 18 Febuari 2016): Ratan Mengukir Sejarah Baru Untuk Desanya, Kok Bisa?


Sinopsis Veera Episode 32 (Kamis 18 Febuari 2016): Ratan Mengukir Sejarah Baru Untuk Desanya, Kok Bisa? || Hai ketemu lagi dengan blog kabar sensasi dalam rangka cerita ulang serial Veera episode yang ke tiga puluh dua tayang Kamis 18 Febuari di ANTV. Masih ingat cerita sebelumnya kan? itu loh yang akhirnya Ranvi ditemukan, tapi ada kasus baru yakni kandang kuda yang akan dipakai Nihal berlomba dibakar pria misterius yang tak ingin Nihal ikut lomba. Lalu akankah Nihal gagal berlomba?

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita sebelumnya simak di Sinopsis Veera Episode 31 (Rabu 17 Febuari 2016)

Dan Sinopsis Veera Episode 32 (Kamis 18 Febuari 2016) ceritanya adalah Ratan menangis membayangkan jika telat mungkin Ranvi sudah pergi jauh. Nihal mendekat lalu menenangkan Ratan, keduanya semakin asyik ngobrol. Ratan minta maaf karena dari awal sudah sering kasar pada Nihal. Ratan bertanya ini itu karena merasa tak tau apapun tentang Nihal. Lalu Nihal pun cerita bahwa dulu mewarisi usaha bisnis ayahnya tapi karena tak bisa mengelola maka usaha itu bangkrut, lalu Nihal menjual harta-harta yang tersisa untuk pergi ke kanada tapi sayang di kanada nasib Nihal juga tak mujur.

Ratan pun tanya kapan Nihal bertemu dengan Sampooran? Nihal bilang sebelum ke Kananda, saat itu Sampooran meminjami uang jadi itulah mengapa Nihal datang ke Pertampura untuk membayar utang pada Sampooran. Nihal tidak tau kalo ternyata Sampooran sudah pergi dari desanya. Ratan kembali bertanya kenapa Nihal tidak kembali ke asalnya, kenapa terus-terusan tinggal di Pertampura? Nihal bilang kini sudah tak punya keluarga dan tak punya tempat tinggal, Nihal ingin menetap di Pertampura dan mencari pekerjaan baru tapi Nihal sadar kehadiraannya butuh waktu untuk diterima di desa Pertampura. Ratan pun semacam terharu mendengar cerita Nihal.

Ketika pagi hari Ranvi dan Veera sangat senang berada dilokasi lomba. Nihal mengajak keliling dan menceritakan ini itu. Tiba-tiba Ratan dapat telpon dari Chaiji, dengan penuh kecewa Chaiji mengabarkan bahwa kandang kuda yang akan dipakai Nihal berlomba kebakaran. Ratan kaget dan nampak seperti kasihan pada Nihal karena bakalan gagal ikut lomba berkuda.

Bhaktawar datang mengejek Nihal yang bakalan gagal berlomba, Nihal tak patah semangat dan berusaha mencari kuda pinjaman tapi tak ada yang mau meminjaminya bahkan justru ada yang meledeknya. Nihal putus asa lalu datang ke tempat pendaftaran agar panitia mencoret namanya. Tapi tiba-tiba Ratan datang dan memberi kejutan untuk Nihal. Rupanya Balwant datang menuntun Hir, siapa Hir? Hir adalah kuda kesayangan Sampooran yang selama ini selalu membawa kemenangan.

Nihal kembali ke tempat pendaftaran dan mendaftarkan ulang namanya. Bhaktawar mendekat dan meledek buat apa daftar kan gak punya kuda? Bhaktawar langsung terdiam ketika Nihal bilang Ratan membawakan Hir untuk berlomga.

Ratan hendak ngajak Ranvi dan Veera makan tapi kaget ketika panitia menyebut namanya sebagai peserta lomba mengendarai traktor. Ratan bingung karena tak mendaftarkan diri kenama namanya disebut? Ratan buru-buru ke meja panitia dan minta namanya dicoret karena tidak merasa mendaftarkan diri. Panitia lomba justru bilang kalo nama Ratan dicoret bisa memalukan desanya. Ratan kesal, Bhaktawar datang lalu meledek Ratan yang selama ini melakukan pekerjaan layaknya pria. Ratan makin kesal, Nihal mendekati Ratan dan mencoba meyakinkan Ratan agar tetep ikut lomba karena namanya sudah diumumkan. Nihal bilang ini adalah kesempatan Ratan untuk menunjukan bahwa status wanita dan pria itu sama, nantinya nama Ratan akan terukir dalam sejarah. Akhirnya Ratan bersedia ikut lomba.

Ranvi telpon bibinya bahwa Ratan ikutan lomba, sang bibi langsung memberi tau warga bahkan sempat bertemu Gulpreet. Chaiji melihat Gulpreet yang sedang melipat-lipat pakaian, lalu melihat bahwa ada salah satu baju Kartar yang sobek. Chaiji pun meminta agar istrinya Kartar itu menjahit baju itu. Baju yang sobek sama dengan potongan kain yang tersangkut saat kandang kuda terbakar. Tapi Chaiji tidak menyadari hal itu.

Nihal dan Veera menghiasi traktor yang akan dipakai oleh Ratan. Nihal pun memberikan trik-trik pada Ratan dalam mengemudikan traktor.

Ranvi terus-terusan menyapakan telponnya agar sang bibi bersama para warga di pertampura bisa menyimak betapa meriahnya lomba terutama lomba traktor yang diikuti Ratan.

Lomba mengendari traktor dimulai, dari jauh Bhaktawar cengar-cengir karena merasa bakalan memberikan pelajaran pada Ratan. Bhaktawar yakin bisa mempermalukan Ratan. Berarti yang mendaftarkan Ratan si Bhaktawar? ya begitulah. 

Ratan bersain ketat dengan peserta lainnya, tadinya Ratan berada diposisi paling belakang tapi satu-persatu bisa dilewati. Hingga akhirnya persaingan semakin sengit, Bhaktawar senyum-senyum karena yakin Ratan pasti kalah. Nihal teriak-teriak memberikan kode pada Ratan agar agak memutar untuk bisa mendahului peserta lainnya. Dan Akhirnya horeeeeeee RATAN berada di urutan ketiga! *lumayan bisa membawa nama baik desa Pertampura.

Ratan pun lega karena akhirnya berhasil, Ranvi-Veera dan semua warga bangga pada Ratan. Nihal mendekat dan memberikan air mineral untuk Ratan. *cie-cie.....

Dan dengan ini Ratan mengukir sejarah baru karena untuk pertama kalinya ada wanita yang ikut dalam lomba traktor dan berhasil. Ratan seolah memberikan inspirasi pada semua wanita di Punjab. Semua penonton pun bertepuk tangan. Ratan akhirnya menerima seubah piala kebanggaan. Sementara Bhaktawar cengar-cengir.....

Ratan memberikan sambutan atas keberhasilannya, dalam kesempatan itu Ratan bilang bahwa bisa berhasil karena dukungan dari anak-anaknya, dari kakaknya dan dari Nihal. *cie-cie.....

Sayangnya Sinopsis Veera Episode 32 (Kamis 18 Febuari 2016) sampai disini doang, sambung lagi dipostingan berikutnya ya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya giliran Nihal berlomba naik kuda tapi sayang Hir gak mau ditunggani Nihal Ratan pun terkejut, lalu gimana? selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 33 (Jumat 19 Febuari 2016)

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

17 Februari, 2016

Sinopsis Veera Episode 31 (Rabu 17 Febuari 2016): Ranvi Ditemukan, Kasus Baru Kebakaran Kandang Kuda Siapa Pelakunya?


Sinopsis Veera Episode 31 (Rabu 17 Febuari 2016): Ranvi Ditemukan, Kasus Baru Kebakaran Kandang Kuda Siapa Pelakunya? || Halo jumpa lagi dengan admin blog kabar sensasi yang kali ini akan berbagi cerita ulang serial Veera episode yang ke tiga puluh satu Rabu 17 Feb di ANTV. Masih ingat cerita sebelumnya kan? itu loh soal Ranvi yang nekat mencari ayahnya ke kota dan akan diculik untuk dijadikan pengasuh bayi. Sementara Ratan dan Nihal tak kunjung bisa menemukan Ranvi. Terus?

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan simak aja di Sinopsis Veera Episode 30 (Selasa 16 Febuari 2016).

Dan Sinopsis Veera Episode 31 (Rabu 17 Febuari 2016) ceritanya adalah Ranvi diajak melanjutkan perjalanan untuk keluar negeri. Sementara Ratan dan Nihal terus mencari keberadaan Ranvi. Mobil yang ditumpangi Ranvi semakin jauh, Ranvi belum menyadari kalo sebenarnya dia ditipu.

Ranvi duduk dan tidur dikursi belakang, pasangan suami istri yang jahat itu mengobrol hingga akhirnya Ranvi mendengar obrolan mereka dan menyadari bahwa dia dibawa pergi untuk dijadikan pengasuh bayi. Ranvi sempat meneteskan air mata, ibu bayi itu tiba-tiba teriak memanggil Ranvi karena si bayi ngompol. Ranvi mendengar terikan itu tapi pura-pura gak dengar. Ranvi dimarahi karena tidak memakaikan popok. Si ibu itu akhirnya minta sopirnya agar berhenti untuk pakai mengganti popok.

Ranvi bilang pada pak sopir bahwa pasangan suami istri itu akan menculiknyadan menjadikannya pengasuh bayi. Pak supir masih ragu dengan pengakuan Ranvi. Perjalanan pun berlanjut.

Veera merasa mual ingin muntah dan minta berhenti, mobil jeeb-nya berhenti ditempat tadi Ranvi berhenti. Vera muntah-muntah. Nihal membawa air untuk membasuh muka Veera, lalu juga membasuh tangan Ratan. Veera tiba-tiba teriak melihat gelang raki Ranvi. Nihal pun yakin bahwa Ranvi belum jauh.

Mobil yang ditumpangi Ranvi tiba-tiba mogok. Supir turun lalu manggil Ranvi agar mengambilkan air, ketika Ranvi turun si supir justru menyuruh Ranvi agar kabur. Akhirnya Ranvi kabur, berlari ke arah perbatasan. Ranvi dikejar oleh penculiknya.

Veera teriak melihat Ranvi sedang berlari, Nihal langsung berhenti dan turun dari mobil lalu mengejar Ranvi. Ratan dan Veera pun ikut berlari. Ratan dan Veera teriak-teriak tapi Ranvi tak mendengar. Si penculik menyadari bahwa ada keluarga Ranvi, lalu si penculik buru-buru lari kembali ke mobil.

Ranvi terus berlari tanpa menyadari sudah masuk garis perbatasan yang dijaga ketat oleh para tentara. Ranvi tak mendengarkan peringatan maka petugas perpatasan melepaskan tembakan. Ranvi ambruk. Veera terus-terusan teriak memanggil Ranvi. Akhirnya Ranvi tersadar tapi penjaga perbatasan tak langsung melepasnya, Ranvi cerita bahwa dia lari karena ada pasangan suami istri yang hendak membawanya kabur. Petugas perbatasan harus membawa Ranvi ke kantor untuk melengkapi laporan.

Mobil penculik Ranvi kena rasia, supir turun lalu melaporkan bahwa pasangan suami yang ada dalam mobil hendak mencilik anak kecil. Akhirnya petugas membawa ke kantor, pasangan suami istri itu tidak mengaku dan justru menuduh supir itu bohong. Karena supir tak punya bukti maka pasangan suami istri itu pergi, tapi didepan ketemu dengan Ranvi. Ibu bayi itu tetep tidak mengaku dan menuduh Ranvi bohong, Ratan langsung menampar wanita itu dengan mengatakan ini itu bahwa wanita itu tak pantas disebut ibu bla..bla..blaaaa. Lalu akhirnya pasangan itu pun ditangkap.

Chaiji di rumah sangat sedih, hp-nya tiba-tiba bunyi. Chaiji senang karena yang bicara ternyata Ranvi. Bahlwat pun mengucap selamat dan sangat senang karena bantuan Nihal. Balwant minta bicara dengan Nihal lalu mengingatkan soal lomba berkuda. Balwant lagi-lagi mengucap terimakasih kepada Nihal. Kartar makin kesal karena lagi-lagi Nihal dianggap seperti pahlawan.

Ada pria misterius yang membakar kandang kuda, Chaiji sempat memergoki pria itu tapi gagal menangkapnya. Pria misterius itu sempat tersangkut bajunya dan sobek tapi Chaiji tak menyadari hal itu. Pemilik kandang pun syok, Balwant menduga bahwa terbakarnya kuda ini adalah musibah tapi Chaiji membantahnya karena sempat melihat pria misterius yang sengaja membakarnya tapi sayang tak sempat lihat wajahnya. Bahwant pun akhirnya memahami bahwa mungkin benar sengaja dibakar karena untuk menggagalkan lomba berkuda. Kartar datang dengan syok panik lalu tanya pemilik kandang apakah punya musuh? pemilik kandang justru curiganya kepada Bhaktawar, tapi Bhaktawar bersumpah tidak melakukannya. Bhaktawar mengakui ingin Nihal gagal berlompa tapi dilapangan, Bhaktawar menegaskan tak sepengecut itu!!!! Balwant minta warga tenang dan berjanji akan mengusut kasus pembakaran kandang kuda. (kira-kira siapa yang bakar kandanya ya? **** pasti KARTAR!!!!! *admin pengin cakar-cakar tuh sih Kartar ***admin mulai lebay)

Ranvi-Veera-Ratan-Nihal harus bermalam diperjalanan. Ranvi dan Veera asyik main dengan Nihal. Ranvi dn Veera ngajak ibunya besuk untuk nonton Nihal lomba berkuda, tapi saat itu Ratan bilang tidak. Ranvi dan Veera kecewa, Ratan tiba-tiba tanya pada Nihal apakah anak-anak seperti Veera dan Ranvi butuh tiket untuk menonton? Ranvi dan Veera langsung tersenyum karena Ratan mau nonton lomba berkuda. Nihal sempat bernyanyi untuk menidurkan Ranvi dan Veera. Ratan akhirnya gak jutek lagi dengan Nihal.

Dan sayang sekali Sinopsis Veera Episode 31 (Rabu 17 Febuari 2016) sampai disini aja ya, sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Ratan ngobrol asyik dengan Niha dan akankah pelaku pembakaran kandang kuda terbongkar? selengkapnya simak aja di Sinopsis Veera Episode 32 (Kamis 18 Febuari 2016).

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

16 Februari, 2016

Sinopsis Veera Episode 30 (Selasa 16 Febuari 2016): Sampooran Pergi dan Tinggal diluar Negeri?


Sinopsis Veera Episode 30 (Selasa 16 Febuari 2016):  Sampooran Pergi dan Tinggal diluar Negeri? || Hai-hai admin blog kabar sensasi dalam rangka berbagi cerita ulang serial India Veera yang saat ini masih versi anak-anak dibintangi Harshita Ojha dan Bhavesh. Kali ini sudah masuk episode yang ke tiga puluh tayang Selasa tanggal 16 Feb di ANTV. Masih pada ingat cerita sebelumnya kan? Itu loh soal Ratan dan Veera yang ternyata kompak bersandiwara untuk membuat Ranvi kembali mau bicara. Tapi sayang meski hubungan Ranvi dan Veera sudah membaik justru ada masalah baru soal Ranvi yang nekat pergi ke kota sendirian mencari Sampooran hingga akhirnya Ratan panik mencarinya. Terus-terus?

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita sebelumnya silakan simak di Sinopsis Veera Episode 29 (Senin 15 Febuari 2016).

Dan Sinopsis Veera Episode 30 (Selasa 16 Febuari 2016) ceritanya adalah Ratan-Nihal-Veera masih sibuk mencari Ranvi yang tak kunjung ditemukan. Mereka sering kali berdekatan tapi tak saling melihat. Ranvi kehilangan tas dan uangnya saat ganti pakaian. Ranvi pergi ke pasar gandum, tapi begitu Ratan-Nihal datang si Ranvi keburu pergi ke tempat lain. Saat ditempat ibadah juga sebenarnya berdekatan tapi ya gitu deh tak saling melihat. Ranvi sempat salah orang dikira Sampooran tapi ternyata bukan, begitu juga dengan Ratan yang mengejar anak kecil tapi ternyata bukan Ranvi.

Ranvi mampir kesebuah tempat untuk minum lalu melihat bayi yang menangis sendirian. Ranvi mencoba membuat bayi itu diam tapi tak berhasil. Ranvi mencoba menggendong bayi itu tapi tiba-tiba ibu bayi itu datang dan menuduh Ranvi akan menculiknya. Ranvi pun membela diri bahwa bayi itu kepanasan dan lapar, seorang warga pun membela Ranvi tapi ibu bayi itu tetep ngomel-ngomel pada Ranvi. Tapi kemudian ibu bayi itu mencoba trik yang dikatakan Ranvi, Bayi kecil itu akhirnya teridiam. Ranvi pun memberikan tip-tip berikutnya. Bapak sang bayi pun bertanya kenapa Ranvi begitu paham soal bayi? Ranvi pun cerita sudah pengalaman membesarkan bayi namanya Veera, Ranvi pun keceplosan sedang nyari ayahnya. Ibu bayi itu menawari bantuan untuk mencari ayahnya Ranvi, tapi sebelumnya Ranvi diminta untuk makan dulu.

Ratan, Nihal dan Veera masih berusaha mencari Ranvi tapi Veera nampak sedih seperti tak ada harapan.

Ranvi saat makan sambil memperlihatkan foto ayahnya, ibu bayi itu bilang kenal dengan Sampooran yang katanya tinggal di luar negeri dan bertetangga. Ranvi sangat senang, apalagi ketika wanita itu menawarkan akan mengajak Ranvi ke luar negeri untuk dipertemukan dengan ayahnya. Bapak bayi itu langsung mengajak istrinya bicara bisik-bisik. Ranvi langsung diajak buru-buru ke mobil. 

(apakah Ranvi dijebak????? *sepertinya begitu, wanita itu ingin memanfaatkan Ranvi untuk merawat bayinya)

Ratan tak lama kemudian sampai ditempat Ranvi, tapi sayang begitu mbulettttt, masak iya berdekatan tapi gak ketemu? itulah sinetron. Bayangin aja betapa anehnya orang jejeran tapi gak saling lihat atau bahasa jawanya tlisipan, sering kan lihat sinetron yang kayak gitu? *adminnn seballlll..... Episode kali ini durasi habis buat adegan yang tlisip-tlisipan begitu....

Ranvi diajak nginap di hotel karena pasangan suami istri yang hendak membawa kabur Ranvi itu mau pergi keesokan harinya.

Ratan diajak istirahat dan nginep di hotel tapi yang ada malah salah paham karena mengira Nihal ini itu, Ratan maunya terus-terusan nyari Ranvi biar segera ketemu.

Ranvi minta agar ditelponkan ayahnya. Akhirnya wanita itu mengambil hp-nya lalu menelpon seseorang, Ranvi langsung ngomong ini itu saat orang itu menjawab Ranvi tanya kok suara ayahnya beda? Orang itu pun mengaku jaringan bermasalah jadi suaranya beda. Tak lama kemudian telponnya mati. Dan tau gak sih, orang yang ditelpon Ranvi itu sebenarnya suaminya wanita itu, jadi Ranvi benar-benar ditipu.

Veera asyik dengan Nihal. Ratan duduk sendirian saat ditawari bilang gak mau makan. Ratan menyuruh Nihal istirahat. Lalu ada orang datang mengira Nihal dan Ratan adalah pasangan suami istri. Veera minta tidur dipangkuan Ratan.

Ranvi tidur sambil bernyanyi menepuk-nepuk bayi pasangan yang hendak membawanya kabur ke luar negeri.

Tapi sayang sekali Sinopsis Veera Episode 30 (Selasa 16 Febuari 2016) sampai disini aja ya, sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Ranvi kabur dibantu oleh supir pasangan suami istri jahat itu. Berhasilkah? selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 31 (Rabu 17 Febuari 2016).

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

15 Februari, 2016

Sinopsis Veera Episode 29 (Senin 15 Febuari 2016): Haha...Ternyata Ratan-Veera Bersandiwara. Gantian Ranvi Bikin Panik!


Sinopsis Veera Episode 29 (Senin 15 Febuari 2016): Haha...Ternyata Ratan-Veera Bersandiwara, Ranvi Tertipu! || Halo pecinta blog kabar sensasi terutama yang suka serial India Veera dan gak sempat nonton episode yang ke dua puluh sembilan yang tayang Senin 15 Feb di ANTV. Masih ingat cerita sebelumnya kan? itu loh soal Ratan yang tiba-tiba galak bukan main kepada Veera, Ratan maksa Veera makan mentega padahal alergi, Ratan maksa Veera motong sayuran, Ratan maksa Veera tak sekolah lagi hinga bikin Veera terjatuh. Lalu Ranvi memarahi Ratan yang telah galak kepada Veera. Terus-terus?

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita sebelumnya simak di Sinopsis Veera Episode 28 (Minggu 14 Febuari 2016)

Dan Sinopsis Veera Episode 29 (Senin 15 Febiari 2016) ceritanya adalah Ranvi dan Ratan masih berdebat soal Veera. Kali ini giliran Ratan yang membalik kata-kata Ranvi bahwa yang dilakukan Ranvi kepada Veera tak beda dengan Baldev. Ratan bilang bahwa Ranvi harus tau bahwa Veera gak bisa makan, gak visa minum tanpa kakaknya, Veera menganggap bahwa kakaknya yang terbaik, tidak ada yang bisa memberikan kasih sayang kepada Veera seperti yang diberikan kakaknya. Ranvi pun meneteskan air mata, seolah terdasar telah membuat kesalahan pada Veera. Ranvi langsung lari ke atas.

Chaiji mendekati Ratan dan ngomel-ngomel bahwa yang dilakukan kepada Veera sangat berlebihan. Chaiji bilang Ratan adalah ibu yang egosi, hanya peduli pada Ranvi dan sama sekali tak peduli pada Veera. Ratan hanya terdiam dan berkaca-kaca.

Ranvi menghampiri Veera yang sedang berdiri dibawah foto Sampooran bersama Ranvi. Veera tersenyum ketika mendengar Ranvi teriak "VEERA.....". Ranvi langsung memeluk Veera. Ranvi langsung tanya mana yang sakit? Veera justru tertawa-tawa dan bilang bahwa tipuan Ratan berhasil. Ranvi bingung tipuan apa? Veera pun menjelaskan satu persatu bahwa saat Ratan maksa makan mentega padahal Veera alergi mentega itu aslinya yang diberikan adalah cream bukan mentega, lalu soal nyuruh motong sayur itu pisaunya tumpul jadi Veera gak munbkin bisa terluka. Veera mengaku bahwa sandiwara itu adalah ide Ratan agar Ranvi gak marah lagi. Ranvi mendadak berkaca-kaca lalu lari, Chaiji pun juga berkaca-kaca mendengar cerita Veera seolah tersadar bahwa Ratan sampai bersandiwara sedemikian rupa demi mempersatukan kembali hubungan Ranvi dengan Veera.

Ranvi berlari langsung memeluk Ratan dan meminta maaf, Veera datang dan bilang bahwa sudah menceritakan semua soal sandiwaranya. Chaiji menyuruh Veera dan Ranvi jajan es krim untuk merayakan bersatunya kembali hubungan mereka. Setelah Ranvi dan Veera pergi, Chaiji langsung menjewaer kedua kupingnya dan minta maaf pada Ratan karena sempat memarahi dan bilang bahwa Ratan itu ibu yang egois.

Ranvi dan Veera jajan es krim, Veera mau warna merah sementara Ranvi beli warna kuning. Tiba-tiba Veera mau warna kuning, Ranvi mendadak pura-pura batuk gak bisa makan es krim lalu memberikan es pada Veera. Tiba-tiba Veera pamit pergi sembentar. Veera menemui Nihal dan cerita bahwa Ranvi sudah baik-baik saja berkat sandiwara Veera bersama sang ibu.

Ranvi pulang menemui Ratan dan Chaiji lalu minta agar biar bagaimana pun Veera gak boleh tau yang sesungguhnya. Chaiji minta agar Ratan bicara dengan Baldev agar tak membocorkan rahasianya. Ratan pun bilang kemarin sudah bicara pada Balwant dan Balwant sudah berjanji akan membuat Baldev mengerti.

Ranvi pergi beli sesuatu, Baldev menyapa dan bertanya apakah sudah tanya pada Ratan soal Veera yang bukan adik kandungnya? Ranvi pun menegaskan bahwa mau kadung atau enggak yang pasti Veera adalah adiknya. Baldev pun mengancam suatu saat semua orang akan tau rahasia soal Veera. Ranvi hanya menoleh tanpa kata lalu pergi dengan cueknya. Baldev makin cemberut deh.

Veera sangat berharap ayahnya segera kembali, Ranvi mencoba menghibur Veera seolah berdoa agar ayahnya segera kembali.

Ranvi mengahampiri Ratan dan Chaiji lalu minta agar pergi ke kota untuk menjemput Sampooran, Ranvi bilang mau minta tolong Kartar tapi Ratan tak mengijinkan, lalu Ranvi ingin minta tolong Nihal tapi Ratan juga melarangnya. Ranvi pun bilang ingin cari sendiri tapi Ratan semakin membentaknya, pokoknya gak boleh!

Ranvi masih ingat kata-kata Baldev yang mengancam akan membocorkan rahasia soal Veera kepada semua orang. Ranvi pun bertekat akan menyusul ayahnya ke kota.

Ranvi dan Veera pagi-pagi mau berkangkat sekolah, tiba-tiba Ranvi aneh langsung memeluk ibunya dan dalam hatinya bilang Sampooran akan segera kembali. Seolah Ranvi pamit mau pergi ke kota untuk mencari Sampooran.

Nihal berlatih naik kuda untuk acara kompetisi, Kartar datang menghampiri lalu bilang ini itu seolah mengancam Nihal. Kartar bilang Nihal sengaja berlama-lama tinggal didesa karena ingin mengisi kekosongan dengan kegergian Sampooran, Kartar mengira Nihal naksir Ratan. Kartar juga mengusir Nihal. Kartar seolah cemburu buta! Kartar mengingatkan bahwa Ratan wanita yang sudah menikah, Nihal dengan singkat juga mengingatkan bahwa Kartar juga pria yang sudah menikah! Nihal langsung pergi, Kartar tak peduli dengan peringatan Nihal dan tetep akan merebut Ratan. (Kartar sungguh terlalu, kok jadi jahat ya?)

Nihal pergi membawa barang-barangnya, diperjalanan bertemu dengan Balwant. Nihal bilang keluar dari rumah Kartar ingin pergi mencari tempat yang lebih baik. Balwant justru minta tolong Nihal agar pergi ke kota untuk mencari bahan-bahan untuk membangun sekolah pertanian. Dalam perjalanan ketemu dengan Veera yang pulang sendirian, Nihal pun menawarkan tumpangan.

Ranvi menuju ke kota, Ranvi tak kunjung dapat bus dan takut ada orang yang melihatnya.

Veera sampai di rumah sendiran, lalu cerita bahwa pulangnya dianter Nihal naik mobil Jeep. Chaiji dan Ratan tanya dimana Ranvi? Veera bilang gak tau. Chaiji ngomel-ngomel karena Ranvi tak ikut pulang tepat waktu. Veera balik ngomel memarahi bibinya agar tak memarahi Ranvi karena Ranvi sudah titip surat. Ratan belum sempat baca surat dari Ranvi tapi justru sibuk dengan pekerjaanya.

Veera asyik main sama Nihal, Ratan bengong melihatnya lalu Veera mendadak bertanya apakah sudah baca surat dari Ranvi? Ratan bilang belum, Veera langsung mengambilkan surat itu. Ratan kaget ketika baca surat itu yang bilang bahwa Ranvi ingin pergi ke kota nyari ayahnya. Veera justru senang karena mengira ayahnya akan segera pulang dijemput oleh Ranvi. Ratan panik! Chaiji bilang mungkin Ranvi hanya bercanda, Ratan tau bagaimana kerasnya Ranvi. Chaiji merasa gak mungkin karena Ranvi tak tau jalan menuju kota dan apa punya uang? Ratan langsung mengecek celengan Ranvi dan ternyata celengannya sudah remuk.

Ranvi sudah naik bus menuju kota.

Nihal telpon agen bus untuk bertanya apakah bus menuju kota sudah berangkat? ternyata sudah. Ratan makin panik, Ratan takut kalo-kalo Ranvi tersesat. Nihal pun bilang ada mobil Balwant jadi bisa minta ijin untuk dipakai menyusul Ranvi. Veera pun bingung dan bertanya apakah Ranvi tak akan kembali seperti ayah? Chaiji bilang pasti kembali, lalu minta agar Nihal dan Ratan segera menyusul sementara Chaiji akan segera ke rumah Balwant. Veera memberikan foto Ranvi agar dibawa, Ratan bilang Veera harus ikut bibi tapi Veera gak mau karena ingin ikut cari Ranvi.

Ranvi menghitung duitnya dalam bus, tiba-tiba disampingya ada ibu-ibu tua. Ranvi menyuruh ibu tua itu untuk duduk sementara Ranvi berdiri.

Chaiji menemui Balwant untuk bilang bahwa Ranvi pergi ke kota, Kartar pun menawarkan diri akan pergi dengan Ratan untuk mencari Ranvi, Chaiji bilang gak perlu karena Nihal dan Ratan sudah berangkat mencari Ranvi untuk itu Chaiji ingin minta ijin bahwa mobil Balwant dipakai untuk mencari Ranvi. Balwant tak masalah mobilnya dipakai dan mendo'akan agar Ranvi cepat ketemu. Kartar marah-marah bahwa semua salah Nihal yang dari dulu tak mau mencari Sampooran, Chaiji bengong dan menegaskan bahwa Nihal tak bersalah karena Nihal bukan pembantu, Chaiji justru bertanya kenapa gak Kartar aja yang nyari Sampooran? Kartar terdiam sementara itu Bhaktawar tersenyum dari jauh.

Ranvi dengan penumpang lainnya senang istirahat diperjalanan, Ranvi teringat ibunya ketika melihat seorang anak bermain dengan ibunya. Ranvi melihat ke arah ibu tua yang hanya diam padahal yang lain sedang makan, Ranvi pun memberikan makanannya kepada ibu tua itu.

Ratan dalam perjalanan merasa bersalah atas kepergian Ranvi, Ratan ngaku kangen dengan masa lalunya saat masih ada Sampooran. Ratan curhat bahwa dulu Ranvi dan Sampooran selalu merepotkannya. Riba-riba ada suara "tenang saja bu, aku akan membela ibu nanti....", ternyata Veera muncul dibelakang mobil. Nihal langsung menghentikan mobilnya, Ratan dan Nihal bengong "kok ada Veera?". Mau gak mau Veera jadinya ikut deh. Veera kemudian duduk manis dipangkuan Ratan sementara Nihal mengemudikan mobilnya.

Ranvi melihat permen, lalu membelinya kerena ingat Veera. Karena asyik melihat permen Ranvi tak sadar kalo Busnya sudah berjalan. Ranvi akhirnya berlari dan teriak-teriak mengejar busnya.

Ratan dalam perjalanan terpaksa turun karena ada banyak domba yang menghalangi, Veera pun ikut turun membantu Ratan.

Kartar telpon Ratan, Kartar sok prihatin dan kesal karena Ratan tak mengabarinya. Kartar kecewa karena Ratan justru perginya sama Nihal. Kartar makin kesal ketika tiba-tiba Ratan mematikan telponnya. Bhaktawar pun meledek Kartar karena kini Ratan lebih dekat dengan Nihal.

Veera dalam perjalanan merengek minta pipis, Ratan pun kesal karena perjalanan terhambat. Nihal mencoba menenangkan bahwa busnya pasti tersusul jadi tak masalah berhenti sebentar. Saat hendak jalan Veera melihat kotak makanan dan itu punya Ranvi. Nihal langsung turun dari mobil dan mencari disekitarnya lalu tanya pada penjual permen, ternyata busnya sudah jalan sedari tadi. Veera senang ketika membuka kotak makanan ternyata isinya permen seperti yang dia inginkan.

Nihal langsung mengemudikan mobilnya dengan terburu-buru tapi sayang ditengah jalan ada mobil yang hampir tabrakan dan mereka justru bertengkar, Nihal pun terpaksa turun ikut melerai perkelahian. Ratan kesal karena perjalanannya lagi-lagi terhambat. Sesampai diterminal Nihal dan Ratan langsung berpencar mencari Ranvi. Ratan dan Veera bertanya pada para penumpang yang turun dari bus dengan menunjukan foto Ranvi. 

Ranvi tertidur dalam bis dan terbangun saat mendengar suara "kakak....", Ranvi langsung menengok keluar tapi yang dilihat bukan Veera jadi Ranvi dengan santainya turun dari bis tanpa menyadari bahwa Veera, Ratan dan Nihal mencarinya.

Dan sayang sekali Sinopsis Veera Episode 29 (Senin 15 Febuari 2016) sampai disini aja ya sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Ranvi bingung tasnya terbawa motor dan otomatis uangnya juga hilang, waduh lalu gimana dengan Ranvi? selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 30 (Selasa 16 Febuari 2016)

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

14 Februari, 2016

Sinopsis Veera Episode 28 (Minggu 14 Febuari 2016): Ratan Galak Banget Pada Veera, Apa Ini?


Sinopsis Veera Episode 28 (Minggu 14 Febuari 2016): Ratan Galak Banget Pada Veera, Apa Ini? || Selamat datang di blog kabar sensasi, ketemu lagi dengan admin yang posting cerita ulang serial India Veera episode yang ke 28 Minggu tanggal 14 Feb di ANTV. Masih ingat cerita sebelumnya kan? itu loh Ranvi yang diam tanpa kata gak mau ngomong dan cuek banget sama Veera setelah tau bahwa Veera itu bukan adik kandungnya. Sementara itu Veera bingung ada apa dengan Ranvi kok tiba-tiba aneh, Veera mengira Ranvi marah karena gelangnya hilang. Terus-terus?

Tunggu dulu buat yang ketinggalan cerita sebelumnya silakan simak di Sinopsis Veera Episode 27 (Sabtu 13 Febuari 2016).

Dan Sinopsis Veera Episode 28 (Minggu 14 Febuari 2016) ceritanya adalah Veera pergi ke sekolah sendirian, dijalan sembari mencari gelangnya yang hilang. Saking sibuknya Veera hampir ketabrak sepeda dan tak sadar teriak memanggil kakaknya. Veera lari ke pelukan Nihal dan bilang bahwa Ranvi gak masuk sekolah. Nihal pun mendawarkan pundaknya, Veera langsung naik ke pundak dan perge sekolah diantar Nihal. Sampai didepan sekolah Baldev tanya dimana Ranvi? dengan sengit Veera menjawab bahwa Ranvi gak masuk karena sakit. Baldev pun tersenyum semacam punya ide untuk menjahili Veera. Nihal pergi tanpa sadar bahwa tas Veera masih nyantol dipundaknya.

Veera berjalan menuju kelas, tiba-tiba anak buahnya Baldev menghampiri dan bilang Bahwa Ranvi menunggunya ditempat kosong dekat sekolahan. Veera langsung lari tanpa curiga bahwa dia sedang dikerjai. Veera clingak-clinguk memanggil nama Ranvi tapi tak ada yang menyahut, lalu tiba-tiba ada suara yang memanggil nama Veera, dia adalah Baldev yang memakai topeng dan menggunakan kertas karton agar suaranya terdengar lebih besar. Veera ketakutan.

Nihal berjalan lewat ladang kemudian Bhaktawant meledek karena melihat nihal membawa tas anak dipundaknya. Nihal akhirnya nyadar bahwa tas Veera masih ada padanya. Nihal buru-buru ke sekolah untuk memberikan tas Veera. Nihal mencari ke kelas tapi Veera gak ada.

Veera masih ketakutan dan hampir lari tapi tiba-tiba si Baldev dengan suara misteriusnya teriak agar Veera tak kemana-mana. Baldev nyaris mengatakan bahwa Ranvi bukan kakak kandung Veera, Nihal keburu datang dan Baldev terkejut. Veera bilang pada Nihal bahwa ada suara aneh, Nihal pun berusaha mencari tapi Baldev keburu pergi, Nihal hanya menemukan topeng dan kartonnya saja.

Veera kembali ke rumah, Ratan tiba-tiba jadi galak pada Veera. Ketika Veera makan kepedesan Ratan justru marah dan menyuruh Veera makan seadanya. Ranvi sempat meneteskan air mata melihat Veera terus-teruan diomeli Ratan.

Veera duduk nglesot didepan kamar, Ranvi tiba-tiba datang dan memperlihatkan gelangnya. Veera sangat sedang Ranvi sudah gak marah lagi. Veera minta makan karena merasa lapar, Ranvi pun menggelitiki Veera hingga tertawa-tawa tak terkendali tapi sayang semua itu hanya mimpi! Veera lalu terbangun karena dipukuli Ratan.

Veera pagi-pagi dibentak-bentak Ratan agar memotong sayuran, Ratan tak mengijinkan Veera ke sekolah. Ratan merebut tas Veera hingga terjadi tarik menarik, lalu akhirnya Veera terjatuh. Ranvi terkejut dan langsung teriak "Veera.....", Ranvi langsung menolong Veera. Ranvi memarahi ibunya yang membuat Veera terjatuh, Ranvi marah karena Veera disuruh potong sayuran, Ranvi juga marah karena dari kemarin Ratan memarahi Veera. Ratan langsung ngomel-ngomel menyindir Ranvi yang beberapa hari ini tak mau ngomong dan cuek sama Veera semenjak tau Veera bukan adik kandungnya. Ranvi justru bilang bahwa diamnya bukan karena kecewa Veera bukan adik kandungnya tapi kenapa Veera gak jadi adik kandungnya saja. Ranvi terus-terusan ngomel-ngomel pada Ratan yang dinilai tak ada bedanya dengan Baldev yang selalu menjahati Veera.

Dan sayang sekali Sinopsis Veera Episode 28 (Minggu 14 Febuari 2016) sampai sini aja sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Ratan masih berdebat sengit dengan Ranvi soal sikap galaknya kepada Veera, selengkapnya simak di Sinopsis Veera Episode 29 (Senin 15 Febuari 2016)

Jangan lupa simak juga:


Oke sampai bertemu dipostingan berikutnya.... pokoknya simak terus blog kabar sensasi karena siapa tau serial kesukaanmu ada cerita ulangnya disini jadi ketika kamu gak sempat nonton tetep bisa tau ceritanya gitu.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/