Shehrazat Episode 45 (16 September 2015): Mihriban Diculik, Semua Panik!


Shehrazat Episode 45 (16 September 2015): Mihriban Diculik, Semua Panik! Yow... ketemu lagi dengan admin http://kabarsensasi.blogspot.com/ yang dari Cansu & Hazal langsung sambung ke serial Turki Shehrazat. Cerita sebelumnya Karim makin gila gitu kan dimana saham Binyapi mau di jual, terus kembali nekat bilang cinta pada Shehrazat, terus habis mabuk ngajak Bennu bermalam di rumah kapalnya. Sementara itu Onur dan Shehrazat berantem melulu, diakhir cerita Mihriban semacam terancam. Lalu apa yang akan terjadi?

Tunggu dulu deh, buat yang belum sempat nyimak cerita sebelumnya silakan baca di Shehrazat Episode 44 (15 September 2015) hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com/ blog yang asli ngetik cerita ulang Shehrazat, sementara yang lain dengan mudahnya copy paste.

Untuk Shehrazat Episode 45 (16 September 2015) ini ceritanya Onur menemui Bennu dan meminta maaf atas perlakuan yang kurang menyenangkan saat di ultah Khan. Bennu pun memaafkannya.

Mihriban di sekap orang tak di kenal, teriak-teriak minta tolong tapi tak ada yang mendengar.

Khan menunggu jemputan di sekolahnya, tapi tak ada yang kunjung datang.

Mihriban dibawa kesebuah tempat.

Guru Khan di sekolah berusaha menelpon Mihriban agar menjemput Khan, tapi sayang saat hpnya di ambil si penculik. Lalu gurunya telpon Bennu tapi yang angkat Karim, setelah itu Karim langsung pergi bahwa tak menggubris Bennu. (duh sepertinya Karim bakal menjadi pahlawan nih).

Karim datang ke sekolah menjemput Khan. 

Onur datang ke rumah Shehrazat, tapi Bennu yang menemui dan bilang Shehrazat baru ke rumah bibinya ke Ankara.

Mihriban ternyata di culik karena disangka menyembunyikan adiknya yang saat ini diuber-uber orang yang menculik Mihriban.

Onur mencari tau keberadaan Mihriban, info pun didapat bahwa ada orang yang membawa perempuan yang ciri-cirinya mirip yang dikatakan Onur. Tiba-tiba Karim datang, Khan senang lihat ada Onur. Dengan sewot Karim menuduh Onur sengaja memanfaatkan segala kesempata yang ada, tapi Onur santai menanggapi Karim dan bilang maaf urusan Mihriban lebih penting ketimbang urusan pribadi keduanya.

Shehrazat kembali ke rumah, tapi tak mendapati Mihriban dan Khan. Lalu langsung naik ke rumah Bennu dan melihat Onur serta Karim disitu. Dan bertanya soal keberadaan Mihriban serta Khan.

Mihriban nampak kesakitan dianiaya penculiknya. Mihriban terus dianiaya hingga berdarah-darah karena tidak memberikan informasi keberadaan Kadim (adiknya Mihriban). Karena merasa lapar dan kebelet kedua penculik itu meninggalkan Mihriban.

Khan marah pada Shehrazat karena tak menjemputnya di sekolah, tapi setelah Shehrazat menjelaskan bahwa dia pergi untuk menjunguk sodaranya baru Khan bisa mengerti.

Mihriban berusaha mengambil hp-nya tapi sulit sekali karena tak terjangkau, tangan Mihriban di borgol. Akhirnya Mihriban berhasil mengambil hp-nya tapi sayang penculiknya keburu datang dan merebut kembali hp itu lalu diinjak-injak. Penculik pun mengancam jika tak segera memberikan info tentang Kadim maka Mihriban akan dibunuh.

Onur dapat telpon, polisi sudah berhasil menangkap sinyal keberadaan Mihriban. Onur langsung menuju alamat yang diberikan polisi, Shehrazat pun ikut dengan Onur. Sementara itu robongan pilisi juga datang menuju tempat Mihriban disekap. Karim dan Bennu gak ikut. (duh Karim gak sempat jadi pahlawan nih)

Mihriban kembali dianiaya penculik karena tak mengatakan sesuatu tentang keberadaan Kadim.

Polisi tiba di lokasi penyekapan Mihriban. Lalu polisi mengrebek kedua penculik itu. Onur pun ikut masuk menemui Mihriban tapi Shehrazat menunggu di mobil. Sherhazat sempat berpesan pada Onur agar hati-hati dan mendoakan agar Onur baik-baik saja.

Penculik ditangkap dan di borgol, Mihriban masih terlihat ketakutan dan langsung memeluk Onur. Mihriban masih terlihat syok, Onur membawanya keluar dan berusaha menenangkan bahwa semua akan baik-baik sana. Onur berterimakasih pada para polisi. Dan polisi pun menyarankan agar Mihriban diperiksa dokter dan membuat laporan agar kasus itu bisa di usut tuntas.

Urusan kelar, Onur mengantar Shehrazat dan Mihriban pulang. Onur cerita bahwa penculik itu kerja untuk mafia dari Rusia. Adiknya Mihriban bekerja untuk mafia itu tapi karena tidak menyerahkan uang kepada bosnya jadi itulah mengapa adiknya Mihriban jadi buron para mafia dan mengira Mihriban tau keberadaan adiknya. Onur pamitan pulang, Shehrazat sempat mengucap selamat malam dan mengucap terimakasih pada Onur, lalu Onur pun hanya mengangguk.

Yasmin menemui Karim dan bilang akan membeli saham Binyapi. Tapi seperti biasa Karim selalu saja salah paham dan gitu deh, cinderung marah.

Cansel akhirnya berencana menelpon Ali Kemal karena sudah kehabisan uang. Tapi temannya memperlihatkan koran yang memuat kemenangan Burket dalam lomba melukis, dalam koran itu terlihat Ali Kemal bersama Fusun serta kedua anaknya sangat bahagia.

Yasmin didatangi orang yang ingin membeli saham Binyapi, Orang itu meminta agar Yasmin menyerah dan membatalkan rencananya untuk membeli saham Binyapi. Yasmin menolak permitaan itu tapi orang itu sempat memberi ancaman lalu pergi. (akan terjadi masalah sepertinya)

Ali Kemal sangat bahagia atas kemenangan Burket, dan untuk merayakan kemenangan itu Ali Kemal ngajak Fusun jalan-jalan.

Yasmin muncul di tv dalam liputan soal rencananya membeli saham Binyapi.

Sherhazat pulang kantor, begitu tutup pintu secara tiba-tiba Onur menyahut tangan Shehrazat. Jelas saja Shehrazat terkejut dan minta Onur melepaskannya tapi Onur menolak. Yah, ceritanya Onur ngajak baikan tapi Shehrazat tetap aja menolak.

Burat (adiknya Karim) tidur dengan teman perempuannya tapi sepertinya perempuan itu sudah bersuami dan suaminya mati ditembak orang. Perempuan itu ditelpon polisi untuk memberikan kesaksian. Burat sepertinya tau bahwa dia akan terbawa-bawa dalam kasus itu, dengan sok baik dia bilang pada perempuan itu bahwa Burat akan membatunya dengan mengirimkan pengacara. Burat berjanji akan segera datang demi wanita itu. (tapi seperitnya Burat justru hendak kabur, dan mungkin setelah ini akan kembali tinggal ibundanya dan Karim)

Khan merengek untuk membawa mainan yang diberikan oleh Onur tapi Sherhazat mengingatkan bahwa kesekolah boleh bawa mainan sendiri hanya dari Senin.

Fusun jalan-jalan dengan Ali Kemal. Keduanya nampak senang. Fusun tanya soal anak yang dikandung Cansel, tapi Ali Kemal minta agar tak membawah hal itu. Lalu Fusun ngajak Ali Kemal mampir ke toko keju yang terkenal lezat.

Yaman minta ijin Onur untuk pergi nyari cincin, Yaman hanya minta ijin satu setengah jam tapi Onur memberikan ijin sehari. Yaman telpon Cansel agar siap-siap karena ingin ngajak beli cincin untuk pernikahannya nanti. (sepertinya akan ada sesuatu yang terjadi nih)

Yasmin telponan dengan Onur soal pembelian saham Binyapi. Onur senang dan berterimakasih kepada  Yasmin. Tapi Yasmin lebih senang lagi sih. (sepertinya Yasmin cinta ama Onur).

Shehrazat memberikan proyek kampus pada temannya dengan alasan tak ingin lagi ketemuan dengan Onur. Temannya pun menerima tawaran Sherhazat dengan senang hati. (duh, sepertinya Shehrazat benar-benar ingin meninggalkan Onur).

Onur ketemu dengan Burhan, lalu membicarakan soal tanah yang bermasalah yang sempat dibeli oleh Burhan. Onur bilang tanah itu masih milik negara, Burhan berterimakasih pada Onur karena telah menyelamatkanya dari masalah mafia tanah. Lebih berterimakasih lagi karena Onur bersedia mengurus tanah itu agar bisa dibeli dari pemerintah.

Burhan cerita pada Onur bahwa Sherhazat menyerahkan proyek kampus kepada orang lain. Onur agak terkejut tapi terlihat santai. Burhan menyampaikan keinginannya agar Shehrazat bisa hidup bahagia dengan Onur. Burhan meminta Onur agar terus berusaha meski Shehrazat terus saja menghindar.

Burat tiba-tiba datang ke rumah Seval, sang ibunda pun senang karena Burat akan tinggal selamanya dengan Seval. (Tuh kan bener, Burat kabur menghindari kasus teman perempuannya itu)

Eit, tapi maaf nih Shehrazat Episode 45 (16 September 2015)...

Cerita selanjutnya Khan bikin gambar yang bikin Shehrazat bengong, selengkapnya baca di Shehrazat Episode 46 (17 September 2015) hanya di  http://kabarsensasi.blogspot.com/.

Jika ketinggalan episode-episode sebelumnya simak di:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Shehrazat Episode 45 (16 September 2015): Mihriban Diculik, Semua Panik!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).