Shehrazat Episode 46 (17 September 2015): Cie..Cie..Onur dan Shehrazat Baikan Lagi!


Shehrazat Episode 46 (17 September 2015): Cie..Cie..Onur dan Shehrazat Baikan Lagi! Hei masih dalam rangka berbagi cerita ulang serial Turki nih, jika sebelumnya ada postingan Cansu & Hazal maka kali ini ada cerita Shehrazat dimana makin hari makin seru jadi sayang bila dilewatkan gitu kan? Episode sebelumnya diceritakan Mihriban di culik, terus Shehrazat berantem mulu dengan Onur padahal si Onur sudah berusaha untuk ngajak baikan. Lalu apa yang akan terjadi?

Jangan keburu-buru, nih buat yang ketinggalan cerita sebelumnya langsung baca di Shehrazat Episode 45 (16 September 2015)...

Untuk Shehrazat Episode 46 (17 September 2015) ini ceritanya Karim, Bennu, Seval dan Burat makan malam bersama. Adiknya Karim itu sempat bertanya kapan nikah? pertanyaan itu membuat Karim tersinggung dan sempat bersitegang. Seval berhasil menenangkan suasana, tapi kembali tegang saat Karim curiga pada adiknya bahwa dia datang karena ditelpon ibunya, Karim curiga adiknya datang karena kabar rencana penjualan saham yang dilakukan Karim. Otomatis adiknya bingung dong, karena dia pulang bukan karena itu. Suasana kacau lalu Karim ngajak Bennu pergi.

Fusun minta kerja bersama Sherhazat tapi Burhan minta waktu untuk memikirkannya.

Khan menggambar kuda dan 3 orang. Dan ternyata 3 orang yang dimaksud adalah Khan, Shehrazat dan Onur, sementara kuda itu adalah kudanya Onur. Sherhazat mendadak sedih.

Onur melamun sendirian, Feride datang mendekat. keduanya asyik ngobrol. Feride tau anaknya itu sangat mencintai Shehrazat maka dari itu meminta Onur agar berusaha kembali untuk mendapatkan hati Shehrazat.

Yaman ngobrol bareng dengan Ayahnya dan menyinggung soal suami Cansel. Ayahnya bicara soal gunjingan orang-orang terkait kedekatan Yaman dengan Cansel. (nampaknya ayahnya Yaman belum rencana menikahi Cansel). Tiba-tiba ibunya datang dan membawa dua cincin yang berada di balik bantal Yaman. Sang ibu bahagia, sepertinya belum tau juga soal niatan Yaman menikahi Cansel. Jika kedua orang tua Yaman, tau pasti terkejut.

Burhan cerita pada Sherhazat soal kebaikan Onur yang bersedia mengurus tanah yang bermasalah itu. Shehrazat terkejut kenapa jadi Onur yang menyelesaikan urusannya? tapi Burhan akhirnya hanya cerita bahwa Onur itu sangat mencintai Shehrazat.

Burat mendatangi Karim yang hendak berlayar. Saat hendak ngobrol hp adiknya Karim itu bunyi dan itu dari pengacara teman perempuan yang sebelumnya bermalam dengannya. Adiknya Karim itu tidak mengakui perbuatannya, begitu telpon ditutup nomernya langsung dibuang. Setelah itu kembali ngobrol dengan Karim, intinya adiknya itu gak terima kalau sahamnya di jual karena setelah dijual maka Onur yang akan jadi bos satu-satunya.

Burat pergi ke Binyapi, semua karyawan meyapanya dengan baik. Tapi tiba-tiba brukkkk, Burat tabrakan dengan Melek. Tapi keduanya seolah cuek. Burat masuk ke ruangan Onur, tentu saja disambut dengan baik. Burat berusaha mencari info kenapa Karim menjual sahamnya? ada masalah apa?

Ghani dengan nakalnya pergi kencan, alasannya seperti biasa ke kampus. Padahal aslinya Ghani itu bukan mahasiswa. Ketika selesai makan pelayan memberitahu Ghani bahwa kartunya tak bisa dipakai karena sudah diblokir. Ghani gelagapan lalu akhirnya yang bayar teman wanitanya.

Feride tiba-tiba datang ke kantor Shehrazat, ibunda Onur pun memberi hadiah sebuah jam pada Shehrazat. Feride berterimakasih pada Shehrazat karena telah menyadarkannya untuk lebih memahani Onur.

Onur mendatangi Yasmin untuk bahas saham Karim yang dijual.

Yaman pulang dan menyapa kedua orang tuanya. Rupanya sang ibu tak sabar ingin tau cincin itu untuk siapa?  Dan akhirnya Yaman mengakui bahwa wanita itu adalah Cansel. Mendadak kedua orant tuanya syok dan tak merestui bahkan mengusir Yaman dari rumah.

Ghani kelaparan dan bilang pada Nadide bahwa dia sangat lapar dengan alasan kecapaian kerja sekaligus kuliah. Aise hanya senyum-senyum, karena tau kebohongan Ghani. 

Burat datang ke kafe Met, ditempat itu juga ada Karim dan Bennu lalu datang juga Melek. Akhirnya Melek dan Burat kenalan, Karim hanya nyengir melihatnya.

Yaman menemui Cansel, ternyata Cansel sudah menduga bahwa kedua orang tua Yaman tak merestui. Cansel mengembalikan cincin pemberian Yaman, tapi sepertinya Yaman tetap ingin menikahi Cansel.

Mendadak kantor Yasmin diberondong tembakan orang yang tak dikenal, kacanya pun pecah dan berceceran dimana-mana. Onur dan Yasmin yang masih didalamnya selamat. 

Onur meminta Yasmin untuk tak membeli Binyapi karena itu semua bisa membahayakan nyawa Yasmin. Tiba-tiba Karim datang ke rumah Onur dan bilang tidak jadi menjual sahamnya. Karim minta maaf atas semua hal yang terjadi, tapi sempat menegaskan bahwa dia kembali ke Binyapi tetap hanya sebatas mitra bisnis dengan Onur. Mendengarnya Onur hanya santai.

Onur telpon Shehrazat untuk bahas soal proyek kampus, meski Onur tau Shehrazat sudah menyerahkan proyek itu ke temannya tapi Onur tetap minta Shehrazat menyelesaikan urusannya. 

Akhirnya Onur dan Shehrazat ketemuan, saat pulang saling cuek tapi begitu Shehrazat hendak menyalakan mobil mesinnya gak nyala. Onur menawarkan tumpangan tapi Shehrazat menolak dengan alasan hendak naik taksi. Tapi akhirnya Shehrazat mau bareng Onur. Selama dalam mobil keduanya ngobrol dengan canggung, hingga akhirnya sempat bersihtegang karena lagi-lagi Shehrazat bilang soal kenangan malam gelap.

Onur mendadak menghentikan mobilnya ditengah hutan, lalu teriak-teriak menyuruh Sherhazat keluar, dengan paksa Onur manarik Shehrazat keluar mobil lalu ngajak ke dalam hutan. Onur bilang ini itu yang intinya sangat mencintai Shehrazat. Jika memang Shehrazat tidak lagi menginginkan Onur maka Onur meminta Shehrazat mengambil kunci mobilnya dan meninggalkan Onur di hutan. Lalu?

Shehrazat tidak pergi meninggalkan Onur, keduanya kehujanan. Onur mengajak Shehrazat berteduh. Akhirnya Shehrazat memaafkan Onur. (cie...cie...baikan nih ye...)

Khan diantar Mihriban ke rumah Burhan, kemudian Mihriban pergi entah kemana karena hanya bilang ada urusan. (Mihriban sepertinye mencurigakan gitu deh)

Saat Shehrazat dan Onur bermesraan tiba-tiba Nadide telpon mengabarkan bahwa Khan ada dirumahnya, Nadide bilang tadi Mihriban mengantarkannya. Nadide bilang sepertinya Mihriban ada masalah. 

Shehrazat dan Onur tiba di rumah Burhan, Nadide sangat sedang melihat Shehrazat datang berdua bersama Onur.

Shehrazat telpon Mihriban, ternyata Mihriba pergi untuk mencari adiknya. Shehrazat sangat kawatir dengan Mihriban.

Onur dan Shehrazat akhirnya makan bersama di rumah Burhan. Berhubung Khan kelihatan ngantuk Onur ngajak pulang. Saat tiba dirumah Shehrazat, Onur langsung menidurkan Khan. Melek yang masuk rumah Shehrazat terkejut mendapati ada Onur disitu.

Melek kembali ke rumahnya dan bilang pada Bennu bahwa Shehrazat dengan Onur sudah baikan. Padahal disitu ada Karim, otomatis Karim cengar-cengir deh.

Akhirnya Karim datang kembali ngantor di Binyapi. Karim menemui Onur dan mengajak jabat tangan untuk mengawali kerjasama mereka.

Dan sory banget nih Shehrazat Episode 46 (17 September 2015) sekian dulu ya, lanjut lagi dipostingan http://kabarsensasi.blogspot.com/ berikutnya....

Cerita selanjutnya ngeselin banget karena Onur dan Shehrazat baru aja baikan terus si Karim sepertinya bikin kacau lagi deh, selengkapnya baca di Shehrazat Episode 47 (18 September 2015)....

Jika ketinggalan episode-episode sebelumnya simak di:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Shehrazat Episode 46 (17 September 2015): Cie..Cie..Onur dan Shehrazat Baikan Lagi!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).