Shehrazat Episode 47 (18 September 2015): Karim Bikin Shehrazat Ketakutan!


Shehrazat Episode 47 (18 September 2015): Karim Bikin Shehrazat Ketakutan!! Hayuk meski ngantuk admin http://kabarsensasi.blogspot.com/ tetep posting demi kelanjutan cerita ulang serial drama Turki Shehrazat yang tayangnya sampai tengah malam nih via ANTV. Nah, cerita sebelumnya Onur dan Shehrazat baikan alias balikan lagi gitu kan? dimana Karim kelihatannya gak terima tuh, makanya di episode kali ini Karim ngeselin banget nih. Ngeselin gimana?

Tunggu, sabar dulu! yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya bisa baca di Shehrazat Episode 46 (17 September 2015)...

Nah Shehrazat Episode 47 (18 September 2015) ini ceritanya Fusun datang ke kantor Shehrazat, sok asyik dengan percaya dirinya ngomongin kantornya Shehrazat itu bagus di belah dua, sang satunya buat Fusun. Otomatis Shehrazat bingung dan bengong aja.

Cansel ditemui ayahnya Yaman, ternyata orang tua Yaman itu sengaja menemui Cansel karena ingin Cansel menolak lamaran Yaman. Tanpa banyak kata Cansel langsung melepas cincin pemberian Yaman dan meletakan di meja, langsung pergi gitu aja.

Onur makan bareng Yasmin, tiba-tiba hp bunyi dari telpon Shehrazat tapi ternyata yang menelpon itu Khan. Saat itu Yasmin gimana gitu setelah tau Onur dan Shehrazat baikan. (yah tentu saja Yasmin kecewa karena aslinya cinta sama Onur)

Fusun saat di rumah bilang pada Burhan bahwa siang tadi main ke kantor Shehrazat lalu bilang ruangnnya masih kosong jadi Fusun minta ruangan itu dibagi buat bisnis baru Fusun. Burhan hanya bilang lihat saja nanti lalu pergi.

Yaman datang menemui Cansel. Dengan menangis Yaman kenapa cincin itu diberikan ke ayahnya? Cansel minta untuk menghairi hubungan sebelum dimulai karena tau bahwa orang tua Yaman tak merestui. Dengan sedih Yaman meninggalkan rumah Cansel. 

Bennu dapat tawaran jadi model, menurut banyak orang itu tawaran mengagumkan tapi bagi Karim itu tawaran memalukan. Saat makan malam bersama Feride, Seval, Burat si Bennu marah pada Karim karena perlakuan kurang baik yang terus-terusan dilakukan oleh Karim. Yah, si Karim terus menyindir Bennu soal tawaran model itu.

Bennu akhirnya menerima tawaran menjadi model itu dan melakukan pemotretan. Bennu terlihat cantik setelah di make up.

Sementara itu Karim rapat di kantor tapi sangat tidak suka melihat kehadiran Burak yang tiba-tiba ikut datang untuk rapat. Biar bagaimana pun Burat itu termasuk pemilik saham, tapi Karim tak suka dengan kehadiran adiknya itu.

Onur ngajak ibunya ke ruang kerjanya, Feride nampak sedih dan ia bilang belakangan ini sering memikirkan ayahnya Onur. Feride pun bertanya pada Onur kapan ngajak Shehrazat ke rumah?

Karim datang ke tempat pemotretan Bennu, dengan Modusnya Karim memuji kecantikan Bennu dan minta beberapa foto untuk dicetak.

Fusun marah-marah karena Burhan tidak setuju kalo rencana bisnis baru dibuka dikantor Shehrazat. Burhan inginya buka di tempat lain tapi Fusun gak mau. Yah seperti biasa Fusun ngambek karena keinginannya tak dituruti.

Shehrazat kembali mendapat kiriman lukisan yang sebelumnya sempat dibalikin ke Onur.

Karim menemukan file biaya penginapan Onur di hotel. (Entah apa rencana Karim yang pasti dia sangat penasaran dengan siapa wanita yang bersama Onur waktu itu)

Karim ke kantor Shehrazat. Lalu apa yang terjadi?

Karim bilang cintanya memang tidak mungkin terbalas, Karim rela Shehrazat berbahagia dengan orang lain tapi bukan dengan Onur. Karim melempar surat tanda terima biaya hotelnya lalu bilang pada Shehrazat bahwa dia akan mencari tau siapa wanita yang bersama Onur waktu itu. Tiba-tiba Shehrazat lemas dan sedih.(Karim semakin ngeselin, tak berhenti ngercokin Shehrazat. Apa yang terjadi ya, kalo Karim tau bahwa wanita itu sebenarnya Shehrazat gitu loh)

Shehrazat memberikan tanda terima itu pada Onur, Shehrazat takut Karim akan tahu yang sebenarnya bahwa wanita itu dirinya. Tapi Onur berusaha menenangkan Shehrazat.

Karim mencari menyuruh orang untuk mengambil rekaman cctv di hotel tempat Onur menginap.

Onur jalan-jalan bareng dengan Shehrazat, sementara Khan di rumah Burhan.

Shehrazat jalan-jalan ditempat favoritanya dulu waktu masih bersama Ahmed. Onur minta Shehrazat menceritakan soal Ahmed, tapi Shehrazat sempat menolak. Tapi kemudian Shehrazat pun menceritakan Ahmed kepada Onur.

Burak mulai mendekati Melek, lalu mengajak jalan-jalan naik mobil baru yang rencananya hendak dibeli. Burat membawa mobilnya dengan ngebut. (PDKT? ya mungkin).

Burak dan Melek saling curhat, soal keduanya yang sama-sama kuliah di luar negeri tapi sama-sama tidak kelar. Adiknya Karim itu mulai gombal-gambul pada adiknya Bennu. 

Karim dapat informasi soal orang yang bisa membatunya mencari tau wanita yang nginap bersama Onur.

Feride datang ke sebuah hotel, marah-marah karena pelayan tidak meberikan kamar yang diinginkan tapi tiba-tiba manager hotel datang dan langsung memerikan kunci kamar no 110. (Entah apa yang dilakukan yang pasti Feride semacam mengenang masa-masa lalunya bersama alh suaminya)

Karim mengantar Bennu pulang, dan tau bahwa Shehrazat dan Onur pergi bersama dan menginap. Tapi tiba-tiba Karim dapat telpon lalu pergi. Bennu kaget ketika masuk rumah menemukan Melek bersama Burak habis tidur bareng.

Onur dan Shehrazat makan bareng tapi suasana jadi gak fokus karena ada sekelompok orang membicarakan soal Onur dan Shehrazat. Awalnya Onur bisa tenang mendengarkan gunjingan orang-orang itu, tapi akhirnya emosi dan menghampiri orang-orang itu bahkan memukuli orang yang menggunjingnya.

Fusun marah-marah dengan Khan, yah seperti biasa Fusun emang gitu, bawel keterlaluan. Khan sedih dan nangis-nangis, Burhan berusaha menenangkan Khan. Sementara Nadide memarahi Fusun karena telah menbentak-bentak Khan.

Onur dan Shehrazat lalu pergi dari penginapan, Onur sangat kesal dengan orang-orang yang menggunjingnya. 

Jale dan Erdal bertemu ditempat fitnes. Ternyata Jale bisa lolos dari persidangan. (mungkinkah akan ada masalah lagi yang akan muncul, karena ternyata musuh Onur masih berkeliaran)

Onur tau Jale dibebaskan.

Yaman kembali mendatangi Cansel untuk mendatangi acara pernikahannya tapi lagi-lagi Cansel menolak.


Oke deh, Shehrazat Episode 47 (18 September 2015) sekian dulu ya, ketemu lagi di postingan selanjutnya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com/.

Cerita berikutnya Karim akhirnya mendapatkan rekaman cctv dan tau deh, selengkapnya baca di Shehrazat Episode 48 (19 September 2015).

Jika ketinggalan episode-episode sebelumnya simak di:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Shehrazat Episode 47 (18 September 2015): Karim Bikin Shehrazat Ketakutan!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).