Tampilkan postingan dengan label Cansu Hazal Episode. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cansu Hazal Episode. Tampilkan semua postingan

30 November, 2015

Cansu & Hazal Episode 85 (30 November 2015): Cansu Bertemu Adik Bayinya! Hazal Kembali Ke Rumah!


Cansu & Hazal Episode 85 (30 November 2015): Cansu Bertemu Adik Bayinya! Hazal Kembali Ke Rumah! || Yuk mari merapat lagi di blog kabar sensasi, postingan ini khusus buat pecinta serial Turki yang gak sempat nonton Cansu dan Hazal episode yang ke 85. Dimana cerita sebelumnya Gulseren dan Dilara tetap akur menjaga Hazal di rumah sakit. Cansu menemui Hazal untuk minta maaf tapi yang terjadi si Hazal justru ngamuk-ngamuk karena gak mau maafin Cansu. Terus-terus?

Tunggu dong, buat yang ketinggalan cerita sebelumnya silakan baca di Cansu & Hazal Episode 84 (29 November 2015).

Dan Cansu & Hazal Episode 85 (30 November 2015) ceritanya adalah Emine memanggil Cansu karena ada yang ingin bertemu, Rahmi pun menemani Cansu keluar. Siapa yang datang? Nurai! Rahmi pun tanya siapa kamu kenapa datang kemari? Nurai pun bilang bahwa dia pacarnya Oskan, dan bayi yang dibawanya adalah adiknya Cansu. Rahmi dan Cansu pun mengajak masuk, nampaknya Cansu sangat senang melihat bayi itu. Cansu langsung menggendongnya, Nurai pun curhat ini itu, Nurai ingin menikah dengan Cansu tapi Oskan masih sibuk dengan urusan sidangnya. Rahmi pun mendukung Nurai untuk segera menikah dengan Oskan. Saat pulang pun Rahmi memberikan uang pada bayi itu. 

Osman langsung laporan pada Candan bahwa pacarnya Oskan dan bayinya datang ke rumah Dilara menemui Cansu. Candan sangat berterimakasih atas informasinya, Candan kesal langsung telpon Oskan tapi tak kunjung diangkat.

Rahmi langsung memberitahu Jihan soal Nurai. Yaldirin pun langsung bertidak cepat, mendatangi rumah Keriman untuk bertemu Nurai. Tapi sayang Candan selangkah lebih cepat, Candan sudah membawa Nurai pergi.

Nurai pun mendesak Candan agar dinikahkan dengan Oskan, Candan berjanji akan menikahkan tapi butuh waktu. Oskan pun marah-marah karena lebih mementingkan sidang Cansu, Oskan mengancam akan mengambil putranya dan mengusir Nurai.

Gulseren membelai-belai rambut Hazal, Gulseren pun menyemangati bahwa Hazal pasti bisa berjalan lagi.

Jihan dan Dilara ngobrol berdua membahas rencana kepulangan Hazal dari rumah sakit, keduanya bingung bagaimana cara menyatukan Hazal dengan Cansu dalam satu rumah? belum selesai ngobrol tiba-tiba Dilara dapat telpon bahwa ibunya kena serangan jantung. Dilara pun secara buru-buru berangkat ke Amerika untuk mengurus ibunya.

Gulseren terus menemani Hazal di rumah sakit, sementara Dilara ke Amerika dan Jihan menghantarkan sampai bandara.

Hazal pun akhirnya dibawa pulang ke rumah dengan kursi roda karena tidak bisa berjalan. Jihan pun sudah menyiapkan perawat khusus untuk Hazal.

Cansu di rumah gelisah, Rahmi pun mencoba menguatkan Cansu bahwa harus menerima apapun yang terjadi.

Hazal tiba di rumah, Cansu mencoba menyapanya tapi Hazal jutek banget. Sementara itu Osman terus-terusan clingak-clinguk memata-matai apapun yang terjadi di rumah Dilara.

Gulseren pamitan pergi tapi Hazal gak mau ditinggalin. Jihan pun minta Gulseren tinggal di rumahnya, Gulseren menolak karena itu tak mungkin, Cansu pun mendekat dan minta Gulseren tidak pergi.

Osman laporan pada Candan soal Dilara yang pergi ke Amerika dan Gulseren tinggal di rumah Dilara. Candan pun minta agar Osman tanya-tanya pada Keriman apakah memberikan informasi tentang Nurai pada Jihan? Osman langsung menemui Keriman, tanya ini itu dan Keriman pun bilang bahwa Yaldirin menemuinya lalu diberi nomer hp Nurai.

Hazal menuju meja makan untuk ikut makan malam, tapi tiba-tiba Hazal ngamuk-ngamuk dan memecahkan piring-piring. Cansu mencoba mendekati Hazal tapi yang terjadi malah tambah ngamuk.

Oke deh Cansu & Hazal Episode 85 (30 November 2015) sekian dulu ya, bersambung dipostingan berikutnya tentu saja tetap di blog kabar sensasi yang adminnya selalu pakek acara salah-salah ketik.

Cerita selanjutnya Hazal mencoba bunuh diri, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 86 (1 Desember 2015).

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

29 November, 2015

Cansu & Hazal Episode 84 (29 November 2015): Hazal Ngamuk Tak Mau Maafin Cansu!


Cansu & Hazal Episode 84 (29 November 2015): Hazal Ngamuk Tak Mau Maafin Cansu! || Hai-hai ketemu lagi dengan blog kabar sensasi, postingan kali ini khusus buat pembaca setia yang ketinggalan atau gak nonton serial Cansu dan Hazal episode yang ke 84. Cerita sebelumnya dokter memberitahu bahwa Hazal terancam lumpuh gitu kan, terus si Cansu makin merasa bersalah terlebih ketika Saida bilang kemungkinan akun twitter misterius itu bukan Hazal. Sementara itu pacarnya Oskan melahirkan bayi laki-laki. Terus-terus?

Tunggu dulu nih, buat yang lupa atau ketinggalan cerita sebelumnya baca di Cansu & Hazal Episode 83 (28 November 2015).

Dan Cansu & Hazal Episode 84 (29 November 2015) ceritanya adalah Dilara menyuruh Gulseren pulang dan istirahat karena sudah berhari-hari di rumah sakit menjaga Hazal tapi Gulseren menolak karena tak bisa meninggalkan Hazal. Sementara Cansu di rumah terus-terusan menangis karena merasa bersalah, Ozan dan Rahmi berusaha menenangkan tapi sepertinya tak mempan.

Hazal bangun dari tidurnya lalu mencoba untuk bangkit, Hazal bingung karena kakinya tak bisa digerakan. Hazal pun menyadari bahwa kini tak bisa berjalan alias lumpuh, otomatis Hazal menangis sedih. Gulseren dan Dilara pun langsung panik ketika melihat Hazal berada dibawah tempat tidur, Jihan pun datang dan berusaha menenangkan Hazal.

Hazal terus-terusan menangis, Gulseren tak mampu melihatnya lalu lari keluar dan menangis. Jihan menyusul Gulseren dan mencoba menenangkannya.

Solmaz dan Alter datang ke rumah sakit menengok Hazal, Solmaz membawakan coklat tapi Hazal langsung melemparnya. Hazal marah-marah, Dilara pun langsung mengajak Solmaz dan Alter untuk keluar.

Oskan senang punya anak laki-laki tapi juga jengkel karena Lurai terus-terusan minta ini itu bahkan mendesak minta dinikahi. Keriman pun mulai memprovokasi bahwa Oskan punya rumah bagus bla-bla-bla, Keriman sebenarnya tak suka Lurai tinggal di rumahnya.

Dilara menyuruh Hazal makan tapi si Hazal gak mau makan, Gulseren pun gantian menyuruh makan tapi yang ada Hazal makin marah-marah. Dokter pun datang, Hazal masih jutek padahal pak dokter memberikan kabar baik bahwa Hazal akan kembali bisa berjalan. Hazal pun tetep aja marah-marah dan bilang lebih baik mati, sementara Cansu dari luar mendengar teriakan-teriakan Hazal, jelas saja Cansu jadi makin sedih dan lagi-lagi merasa bersalah.

Oskan datang ke rumah Keriman lalu menimang-nimang bayinya, Keriman tanya kapan wanita dan bayinya dibawa pergi? Keriman gak tahan karena terus-terusan diperlakukan seperti pembantu. Oskan pun berusaha membungkam kakaknya dengan uang.

Candan makin kesal karena rekening Oskan terus-terusan berkurang.

Gulseren dan Dilara saling bergantian untuk membujuk Hazal agar makan tapi tetep aja si Hazal gak mau dan justru marah-marah.

Jihan meminta Cansu untuk menemui Hazal, Cansu pun menemui Hazal lalu meminta maaf tapi yang terjadi justru si Hazal marah-marah tak terkendali. Cansu langsung keluar, Gulseren pun menyusul Cansu dan menenangkannya.

Gulseren menemui Deria, keduanya pun saling curhat. Deria curhat bahwa Ibrahim akan menjalani sidang dan butuh uang, maka dari itu mau gak mau toko kue-nya harus dijual. Saat sedang asyik curhat si Mehmed datang, Gulseren langsung pamit dan minta agar Deria segera menjual toko kuenya.

Keriman menjelaskan pada pacarnya Oskan bahwa kini tak mungkin Oskan menikahinya karena sedang berjuang mendapatkan hak asuh Cansu. Keriman menggiring arah pembicaraan yang lagi-lagi menjurus masalah harta.

Deria akhirnya menjual toko kuenya, dengan berat hati kini toko kue itu tutup dan sudah pindah kepemilikan.

Hazal mulai terapi, Gulseren dan Dilara hendak menemani tapi suster melarangnya. Mau gak mau kedua ibu-ibu itu harus menunggu diluar.

Oke deh Cansu & Hazal Episode 84 (29 November 2015) sampai disini aja, sambung lagi dipostingan berikutnya tetap di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Nurai membawa bayinya yang dinamai Chan ke rumah Dilara untuk menemui Cansu, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 85 (30 November 2015).

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

28 November, 2015

Cansu & Hazal Episode 83 (28 November 2015): Hazal Teracam Lumpuh, Cansu Makin Merasa Bersalah!


Cansu & Hazal Episode 83 (28 November 2015): Hazal Teracam Lumpuh, Cansu Makin Merasa Bersalah! || Yah selamat berjumpa kembali dengan blog kabar sensasi, spesial buat yang ketinggalan serial Cansu dan Hazal Episode yang ke 83 nih. Eh masih ingat cerita sebelumnya kan? itu loh yang akhirnya Gulseren balik lagi ke Istanbul gegara si Hazal kritis. Gulseren langsung menemani Hazal di rumah sakit, terus tiba-tiba Dilara pun semacam akur dengan Gulseren. Tapi sisi lain ada si Alter dan Solmaz yang sedang berjuang mengambil sample dari Dilara untuk tes DNA. Terus-terus?

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita sebelumnya baca di Cansu & Hazal Episode 82 (27 November 2015).

Dan Cansu & Hazal Episode 83 (28 November 2015) ceritanya adalah Nurai datang ke bengkel marah-marah pada Oskan karena menutut agar segera dinikahi. Oskan pun nampak kesal dan bilang tidak akan menikahinya. Tiba-tiba Candan datang, Candan pun akhirnya tau bahwa Oskan menghamili wanita yang kini hampir melahirkan. Candan pun minta agar Oskan menyembunyikan wanita itu agar tak ada orang yang tau karena kalo kubu Jihan tahu bisa kacau nantinya.

Osman datang menemui Keriman, Osman kembali mendekati Keriman! Osman pun akhirnya tau tentang wanita yang dihamili Oskan.

Hazal siuman, Jihan-Dilara-Gulseren sangat senang. Hazal pun langsung menjalani pemeriksaan. Mata dan tangannya masih berfungsi dengan baik, tapi dokter kaget ketika disentuh di kaki si Hazal tidak merespon. Dokter pun menduga ada kerusakan tulang punggung, tapi itu belum pasti sebelum diperiksa lebih lanjut. Gulseren syok, Jihan bilang jika ada tempat yang bisa menyembuhkan keluarga bersedia memindahkan Hazal kemanapun. Dokter bilang sebaiknya tidak dibawa kemana-mana, karena kondisinya sangat lemah. Ozan dan Cansu datang membawa hadiah, Jihan pun bilang bahwa Hazal bermasalah dengan kakinya. Cansu langsung syok dan menjatuhkan hadiah yang dibawanya, Cansu lari karena merasa bersalah.

Keriman dan Nurai mampir jajan ke toko kue Deria, akhirnya Keriman tau bahwa bahwa Nezaket kerja di toko kue Deria. Keriman pun langsung nrocos ini itu bahwa dulu ketemu di penjara bla-bla-bla.... Deria kaget, Nezaket pun berusaha menjelaskan bahwa kalo ngaku yang sebenarnya takut dipecat. Deria pun marah-marah karena tak memberitahu bahwa selama ini tinggal di rumah Keriman. Deria pun akhirnya memecat Nezaket meski sudah menjelaskan bahwa selama ini gak menceritakan apapun soal Gulseren ke Keriman. Nezaket akhirnya pergi, tiba-tiba suasana panik karena Nurai hendak melahirkan. Deria kaget ketika tau ternyata ayah jabang bayi itu adalah Oskan. Keriman langsung panik dan membawanya ke rumah sakit.

Cansu akhirnya masuk menemui Hazal, tapi si Hazal nampak judes dan beralasan ingin tidur karena tidak mau memandang wajah Cansu.

Cansu semakin sedih dan semakin merasa bersalah.

Oskan akhirnya tiba di rumah sakit, Oskan seperti tidak percaya kalau bakalan punya anak. Begitu suster keluar dan bilang bahwa anaknya laki-laki, si Oskan sangat senang! Oskan langsung menimang-nimang bayinya. Keriman pun juga nampak senang.

Deria panik ketika ada kabar suaminya masuk penjara karena terlibat perkelahian yang menewaskan seseorang.

Hazal mulai bosan berbaring terus, Gulseren dan Dilara terus menjaga Hazal bersama-sama.

Jihan sangat sedih karena Cansu terus-terusan merasa bersalah.

Rahmi berusaha menghimbur Cansu dengan cerita-cerita lucunya sambil memasak makanan istimewa buat Cansu. Tapi nampaknya Cansu tetap saja sedih dan membayang-bayangkan saat bertengkar dengan Hazal. Tiba-tiba Saida datang menemui Cansu dan menanyakan kabar soal Hazal. Saida minta maaf karena ternyata akun twitter itu bukan Hazal, karena saat Hazal di UGD akun itu terus-terusan menulis tweet. Cansu pun makin marah-marah dan makin marah merasa bersalah. Saida pun menangis, Rahmi dan Ozan pun tanya pada Saida lalu siapa orang sebenarnya? Saida bilang gak tau. Rahmi pun semacam stress melihat kelakuan anak ABG yang sedemikian rupa.

Baiklah Cansu & Hazal Episode 83 (28 November 2015) sampai disini aja ya, bersambung di postingan berikutnya tetap di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Hazal sedih ketika tau bahwa kakinya lumpuh, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 84 (29 November 2015).

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

27 November, 2015

Cansu & Hazal Episode 82 (27 November 2015): Cie Dilara dan Gulseren Akur!


Cansu & Hazal Episode 82 (27 November 2015): Cie Dilara dan Gulseren Akur! || Selamat datang di blog kabar sensasi, postingan kali ini khusus buat yang ketinggalan gak nonton serial Cansu dan Hazal episode yang ke 82. Masih ingat cerita sebelumnya kan? itu loh soal Hazal dan Cansu cek-cok, Cansu tau si akun sosmed misterius itu si Hazal tapi seperti biasa Hazal gak mengaku. Hazal lari mengindari Cansu, tapi Cansu terus mengejar Hazal agar minta maaf. Hazal ngotot, terus dorong-dorongan hingga tanpa sengaja Hazal jatuh dari tangga, pendarahan otak deh! Terus-terus?

Tunggu dulu nih, buat yang lupa atau ketinggalan cerita sebelumnya bisa dibaca di Cansu & Hazal Episode 81 (26 November 2015).

Dan Cansu & Hazal Episode 82 (27 November 2015) ceritanya adalah Jihan tanya pada Alter apa sebenarnya yang terjadi? Alter pun menjelaskan bahwa saat itu Hazal dan Cansu keluar bersamaan menaiki tangga, keduanya saling teriak kemudian Hazal terjatuh!

Osman langsung telpon Candan untuk memberikan laporan bahwa Hazal jatuh dan kritis! Usman bilang Hazal tak akan selamat tapi tiba-tiba Emine datang lalu membentak Osman "jangan bicara sembarangan!".  Osman pura-pura sedang telpon bibinya, Emine marah-marah karena Osman membicarakan masalah rumah Dilara pada orang asing!

Oskan bingung karena kedatangan pacarnya yang sedang hamil tua, Engin pun bilang bahwa Oskan harus menikahinya. Oskan takut jika Candan tau soal wanita itu bisa jadi kasus Cansu bisa gagal.

Gulseren telpon Cansu, tapi yang bicara Jihan. Gulseren panik ada apa? Jihan pun bilang bahwa Hazal jatuh dari tangga, kini sedang dioperasi karena mengalami pendarahan otak. Gulseren yang sedang dalam perjalanan ke Ismir langsung syok dan sangat sedih!

Cansu terus-terusan menyalahkan dirinya, sementara Ozan berusaha menenangkan Cansu. Ozan pun tanya kenapa bertengkar dengan Hazal? Cansu pun menjelaskan bahwa di twitter ada akun misterius yang selalu menjelek-jelekan Cansu, akun itu selalu tau segala hal yang dilakukan oleh Cansu bahkan bikin cerita-cerita bohong yang menyudutkan Cansu. Dan Saida menduga bahwa dibalik akun itu adalah Hazal.

Alter curhat soal Hazal yang kritis pada Solmaz, Alter kaget karena Jihan tiba-tiba jadi baik. Solmaz senang karena dimata Jihan kini Alter bak pahlawan tapi Alter gak pedulu soal itu karena yang penting tujuannya untuk mengambil sampel rambut Dilara sudah tercapai.

Hazal sudah dioperasi namun keadaannya masih kritis, Dilara tak sabar karena Hazal belum juga sadar dan ingin Hazal dipindahkan rumah sakit lain. Jihan bilang tak perlu karena rumah sakit itu dokternya sudah bagus-bagus.

Gulseren akhirnya kembali lagi ke Istanbul langsung ke rumah sakit, Gulseren langsung menghampiri Hazal. Cansu langsung minta maaf pada Gulseren karena merasa bersalah. Melihat Gulseren datang Dilara langsung menghindar dan menjauh.

Jihan dan Gulseren berduaan menunggui Hazal, Jihan pun mencoba menenangkan Gulseren bahwa Hazal akan baik-baik saja.

Keriman memanfaatkan pacarnya Oskan untuk terus minta jatah duit, akhirnya Oskan memberikan uang 5rblira.

Candan dapat laporan dari sekertarisnya bahwa ada transaksi di rekening Oskan sebesar 5rblira. Candan kesal lalu langsung telon Oskan tapi tak kunjung diangkat. 

Alter membawa sample rambut ke rumah sakit, tapi dokter bilang gak bisa karena rambut itu gak ada akarnya. Alter pun tanya apakah ada alternatif lain selain rambut? dokter bilang bisa pakai air liur atau darah. 

Gulseren dari luar ruangan terus bicara agar Hazal membuka mata, tiba-tiba Dilara menyahut bahwa Hazal tak mungkin buka mata karena sedang dibius, keduanya pun saling ngobrol. Dilara dan Gulseren pun mendadak seperti nampak akur, tiba-tiba Solmaz dan Alter datang mebawakan minuman dan kue. Alter dan Solmaz meryu agar Dilara segera minum. Berhasilkan Solmaz dan Alter dapat sample liur Dilara?

Oke deh Cansu & Hazal Episode 82 (27 November 2015) stop sampai disini dulu, sambung lagi di postingan berikutnya tetap di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Hazal sudah sadar tapi kondisinya sangat memprihatinkan, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 83 (28 November 2015).

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

26 November, 2015

Cansu & Hazal Episode 81 (26 November 2015): Hazal dan Cansu Bertengkar, Hazal Jatuh Pendarahan Otak dan Kritis!


Cansu & Hazal Episode 81 (26 November 2015): Hazal dan Cansu Bertengkar, Hazal Jatuh Pendarahan Otak dan Kritis! || Hai-hai jumpa lagi dengan blog kabar sensasi, postingan ini khusus buat pembaca setia yang ketinggalan gak nonton Cansu dan Hazal episode yang ke 81. Masih ingat cerita sebelumnya kan? itu loh yang Cihan menemui Gulseren untuk ucapkan selamat tinggal dengan memberikan sebuah cincin yang sangat berarti bagi hidup Jihan.Dilara curiga pada Rahmi dan mulai menyerangnya didepan Jihan. Sementara itu si Nezaket berusaha agar tidak ketahuan pacarnya Oskan yang kini tinggal juga bersama si Keriman. Teru-terus?

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya bisa di baca di Cansu & Hazal Episode 80 (25 November 2015).

Dan Cansu & Hazal Episode 81 (26 November 2015) ceritanya adalah Rahmi akhirnya tau bahwa pencuri linggis dari ruangan Jihan itu adalah Dilara! Berarti yang melaporkan Rahmi ke polisi itu Dilara dong? yah gitu deh, Dilara melakukan itu karena kesal dengan Rahmi yang kini dirasa sudah tak berpihak lagi pada Dilara.

Pacarnya Oskan yang sedang hamil kembali jajan ke toko kue Gulseren, Nezaket melayaninya seperti orang yang tak saling kenal. Sementara itu di rumah si Keriman sedang asyik bahwa pacarnya Oskan yang hamil dan curiga pada Nezaket yang belakangan ini aneh seperti datang pergi rumah semcam mengendap-endap.

Hazal dengan songongnya cerita hidup mewahnya, Hazal ngaku sudah pergi ke berbagai negara untuk sekedar jalan-jalan. Saat sedang asyik dengan cerita bohongnya tiba-tiba Gulseren datang memberikan sebuah hadiah kecil, Hazal pura-pura menerimanya tapi sebenarnya sangat tidak suka.

Dilara mendekati Rahmi lalu minta maaf atas apa yang dilakukannya. Rahmi pun sepertinya tak masalah bahkwan berjanji tidak akan mengadukan Dilara kepada Jihan.

Gulseren menemui Cansu yang memberikan hadiah kecil serupa dengan yang diberikan untuk Hazal. Tapi Gulseren belum bilang bahwa akan pergi dari Istanbul, Cansu curiga ada sesuatu yang dirahasiakan oleh ibunya.

Gulseren akhirnya pergi ke terminal untuk pergi ke Ismir. Deria sangat sedih harus berpisah dengan Gulseren, sementara itu Jihan melihat kepergian Gulseren dari kejahuan.

Cansu mengobrol dengan Saida via video call tentang akun sosmed misterius, Saida makin yakin bahwa penulis akun misterius itu adalah Hazal karena selalu menyerang Cansu bahkan selalu tau apa yang dilakukan Cansu di rumah. Tak lama kemudian Hazal datang lalu adu mulut dengan Cansu. Hazal tidak mau mengakui perbuatannya, tapi Cansu terus mendesaknya. Hazal merasa terpojok lalu lari untuk menghindari tapi Cansu terus mengejar lalu keduanya adu mulut di tangga.  Hazal terjatuh dari tanngga dan pinsan, si Alter yang saat bersamaan menerbos masuk kaget melihat Cansu dan Hazal berantem, melihat Cansu pinsan Alter langsung telpon ambulan. Cansu sangat panik dan merasa bersalah, Alter berasuha menenangkannya bahwa Hazal tak akan apa-apa. Alter membawanya ke rumah sakit. Jihan langsung panik ketika diberitahu, begitu juga dengan Dilara, Rahmi dan Ozan.

Cansu menyusul ke rumah sakit dengan kawatirnya, Cansu nampak panik tapi Alter tetap berusaha menenangkan Cansu. Jihan pun tiba di rumah sakit, Cansu mengaku bersalah atas jatuhnya Hazal. Alter pun menjelaskan apa yang terjadi kepada Jihan. 

Dilara, Rahmi dan Ozan tiba di rumah sakit, Cansu pun mengakui bahwa bertengkar dengan Hazal lalu dia jatuh dari tangga. Dokter keluar dan bilang bahwa Hazal mengalami pendarahan otak dan kritis!

Oke deh  Cansu & Hazal Episode 81 (26 November 2015) sampai disini aja ya, jumpa lagi sama admin di postingan berikutnya tetap di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Gulseren panik ketika tahu Hazal kritis, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 82 (27 November 2015).

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

25 November, 2015

Cansu & Hazal Episode 80 (25 November 2015): Cihan Ucapkan Selamat Tinggal Pada Gulseren!


Cansu & Hazal Episode 80 (25 November 2015): Cihan Ucapkan Selamat Tinggal Pada Gulseren! || Halo para pembaca setia blog kabar sensasi, ketemu lagi nih sama admin yang mau berbagi cerita ulang Cansu dan Hazal episode yang ke 80. Masih pada ingat cerita sebelumnya kan? itu loh yang Keriman kena tipu polisi gadungan suruhan si Candan, terus si Gulseren yang ingin pergi dari Istanbul karena ingin melupakan Cihan dan si Oskan kaget ketika melihat wanita hamil di rumah Keriman. Terus-terus?

Terus tunggu dulu nih buat yang lupa atau ketinggalan cerita sebelumnya bisa di baca di Cansu & Hazal Episode 79 (24 November 2015).

Dan Cansu & Hazal Episode 80 (25 November 2015) ceritanya adalah Oskan kaget ternyata wanita itu adalah pacarnya saat di Jerman dulu. Oskan kesal karena Nurai datang tanpa memberitahu lebih dulu, Oskan justru mengira itu bukan anaknya tapi anak orang lain. Nurai mendesak Oskan untuk menikahinya jika tidak mau Oskan dengan Keriman akan dibunuh, Oskan pun beralasan bahwa kini sudah tunangan dengan orang lain lalu pergi.

Keriman pergi menyusul Oskan, Keriman berusaha menyadarkan bahwa wanita itu sedang hamil, Keriman tak mau mengurusnya, Keriman minta agar wanita itu dibawa pergi. Oskan tak mau, lalu Keriman bersedia mengurusnya jika diberi uang. 

Jihan tiba-tiba datang menemui Gulseren, Jihan paham bahwa Gulseren pergi karena untuk melupakan dirinya. Jihan memberikan sebuah cincin pada Gulseren. Cincin itu sangat penting bagi Jihan, Cincin itu dari kakeknya untuk ibunya, dari ibunya untuk Jihan, ibunya bilang agar cincin itu diberikan pada wanita yang dicintainya dan Jihan memilih memberikan cincin itu pada Gulseren. Jihan memakaikan cincin itu di jari Gulseren lalu mencium tangannya, lalu berpelukan, Jihan pun mengucapkan selamat tinggal lalu pergi.

Jihan kembali ke rumah, saat ngumpul bahas luburan bersama keluarganya si Jihan nampak tidak fokus. Jihan tentu sedih karena Gulseren akan pergi.

Nezaket kembali ke rumah Keriman dan terkejut melihat wanita hamil tidur di sofa, Keriman pun menjelaskan bahwa wanita itu adalah pacarnya Oskan dulu waktu di Jerman. Nezaket kawatir kalo sampai wanita itu melihatnya pasti dia mengenalinya karena sempat bertemu saat di tuko kue Gulseren. Nezaket takut ketahuan bahwa selama ini kerja di tempat Gulseren.

Jihan curhat pada Yaldirin soal Gulseren yang mau pergi, Yaldirin menyarankan agar Jihan memperjuangkan cintanya tapi Jihan bilang itu tak mungkin karena tak bisa menjanjikan masa depan bersama Gulseren. Jihan tak tau harus bagaimana yang pasti sangat tersiksa karena harus terus-terusan berpura-pura hidup bahagia dengan Dilara.

Deria akhirnya membeli toko kue Gulseren, Deria sedih karena harus melakukan semua itu, Gulseren mencoba menenangkannya. Gulseren berjanji jika suatu saat kembali lagi maka akan kembali bergabung dengan Deria.

Rahmi curiga Dilara mulai membencinya, Rahmi mengira Dilara ingin mengusirnya dari rumah.

Rahmi pergi menemui temannya, Rahmi menunjukan foto pria yang mengambil linggis dari ruangan Jihan. Rahmi menyuruh temannya itu untuk mencari tau tentang pria itu lalu minta agar pria itu buka mulut tentang siapa yang menyuruhnya untuk mencuri linggis itu.

Gulseren akhirnya juga menjual apartermen berserta isinya.

Jihan marah ketika makan malam tidak melihat Hazal, karena Dilara mengijinkan Hazal menginap ditempat temannya padahal Dilara sendiri tak mengenenal keluarga temannya Hazal. Dilara tetep saja tak merasa bersalah, jutru mengungkit kalo sebelumnya Hazal pernah pergi dengan orang tak dikenal itu karena kesalahan Gulseren. Jihan menyuruh Dilara untuk telpon ibu temannya Hazal untuk cari info dimana Hazal, rupanya Hazal hendak pergi ke kafe. Jihan makin marah pada Dilara!

Deria terus menangis karena Gulseren akan pergi ke Ismir. Deria sedih harus berpisah dengan sang sahabat. Gulseren pun menceritakan masa-masa saat susah awal nikah dengan Oskan, Gulseren kesulitan bahkan nikah pun tak pakai gaun pengantin, perabotan rumahtangga juga tak punya. Gulseren yakin akan hidup lebih baik di Ismir, Gulseren penuh semangat tapi tiba-tiba menangis dan berpelukan dengan Deria.

Dilara bilang pada Jihan bahwa curiga dengan kejadian soal Hazal yang pergi ke anak motor itu terkesan semua seperti kebetulan, Dilara curiga bahwa Rahmi sengaja melakukan semua agar Jihan memaafkannya dan membawanya kembali ke rumah. Dilara curiga Rahmi sengaja melakukan itu agar dianggap sebagai pahlawan. Jihan sangat marah karena Dilara memfitnah ayahnya. (tentu saja Jihan marah karena kejadian sebenarnya memang gak gitu kok, Rahmi memang benar-benar pahlawan saat itu, Dilaranya aja yang selalu berfikiran salah).

Rahmi akhirnya dapat kabar dari temannya bahwa sudah berhasil menemukan pria yang mencuri linggis dari ruangan Jihan.

Oke deh Cansu & Hazal Episode 80 (25 November 2015) cukup sekian, sambung lagi dipostingan berikutnya tetep di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Rahmi tau rahasia penting soal kelicikan Dilara, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 80 (25 November 2015).

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

24 November, 2015

Cansu & Hazal Episode 79 (24 November 2015): Keriman Ditipu! Oskan Didatangi Wanita Hamil, Siapa Dia?


Cansu & Hazal Episode 79 (24 November 2015): Keriman Ditipu! Oskan Didatangi Wanita Hamil, Siapa Dia? || Halo selamat datang kembali di blog kabar sensasi, postingan ini khusus buat yang ketinggalan cerita Cansu dan Hazal episode yang ke 79. Masih ingat cerita sebelumnya kan? itu loh soal Candan yang makin matang dengan rencana-rencana jahatnya untuk mengalahkan Jihan. Terus akhirnya Rahmi bebas karena Alter bersedia membuat kesepakatan dengan Jihan dan Yaldirin untuk mengatakan bahwa dulu yang memukul bukan Rahmi. Terus si Candan memberi tugas Osman untuk mencari tahu dimana uang Keriman disimpan. Terus?

Terus tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita sebelumnya silakan baca di Cansu & Hazal Episode 78 (23 November 2015).

Dan Cansu & Hazal Episode 79 (24 November 2015) ceritanya adalah Osman mengajak Keriman untuk melihat-lihat rumah yang ditawarkan temannya, Osman merayu Keriman agar menginvestasikan uangnya. Osman memang sebelumnya menyuruh temannya untuk pura-pura jadi agen properti. Tiba-tiba ada polisi datang menangkap Keriman atas kasus pencurian uang Oskan. Keriman ketakutan langsung diajak naik mobil sementara Osman plonga-plongo karena merasa kehilangan kesempatan dapat uang 500rblira.

Gulseren curhat pada Deria bahwa ingin sekali pergi meninggalkan Istanbul karena ingin melupakan Jihan. Bagi Gulseren Istanbul adalah Jihan, jadi jalan satu-satunya agar bisa melupakan Jihan adalah pergi jauh meninggalkan Istanbul. Hal yang berat bagi Gulseren adalah pasti tak bisa melupakan putri-putrinya, kalo soal Hazal sih memang sudah tak peduli lagi dengan Gulseren, tapi Cansu? Gulseren memutuskan untuk menjual toko kue dan apartemennya untuk modal pergi dari Istanbul. Gulseren ingin Deria yang membelinya.

Dilara curhat pada Cansu bahwa tidak ingin berpisah dari Jihan. Dilara ingin keluarganya utuh seperti dulu kala. Dilara sengaja minta bantuan Cansu untuk kembali menyatukan keluarganya yang terlanjur berantakan. Dilara tidak rela Jihan bersatu dengan Gulseren. (Ih... Dilara gak mikir perasaan Cansu? Gulseren kan ibu kandungnya Cansu).

Jihan curhat pada Yaldirin bahwa Gulseren tidak lagi membalas sms-nya, Yaldirin menyarankan agar Jihan menyerah saja tapi si Jihan tetep yakin bahwa Gulseren pasti menunggunya dan suatu saat pasti akan bersama kembali.

Cansu dan Saida sedang ngobrolin akun jejaring sosial misterius yang membully beberapa anak di sekolah, salah satu yang dibully adalah Cansu. Tapi Cansu tak begitu menggubrisnya, Saida bertekat akan mencari tahu siapa dibalik akun misterius itu.

Keriman ketakutan ketika di intrograsi polisi soal uang Oskan. Akhirnya Keriman pun memberitahu dimana uangnya disimpan. Keriman bilang uangnya disimpan di rumah, Polisi pun langsung mengajak Keriman untuk mengambil uangnya. Uang Keriman pun diambil semua oleh Polisi! (padahal loh itu polisi gadungan suruhannya si Candan!!!!)

Keriman nangis-nangis setelah uangnya dibawa polisi, tiba-tiba Osman datang lalu bilang bahwa mereka itu polisi gadungan. Osman tau mereka polisi gadungan karena didepan melihat dua pria itu tertawa-tawa karena berhasil menipu Keriman. Osman curiga yang melakukan adalah Candan!

Polisi gadungan langsung memberikan uangnya ke Candan! Tentu saja Candan sangat puas!

Gulseren sedang di toko tiba-tiba ada wanita hamil datang minta air dingin, wanita itu napak kelelahan dan kepanasan. Gulseren pun menyambut wanita itu dengan baik. 

Oskan sangat senang ketika Candan datang dan membawa buku rekening dengan saldo 507rblira. Candan minta agar rekening itu tetep ada hingga persidangan berlangsung.

Deria diam-diam menemui Jihan lalu curhat soal Gulseren yang ingin pergi dari Istanbul. Deria cerita pada Jihan bukan bermaksud minta agar menahan Gulseren tapi hanya bermaksud ingin memberitahu saja.

Keriman datang ke bengkel dan marah-marah pada Oskan, Keriman marah karena Oskan tega mengambil uang itu. Oskan pun santai dan justru tertawa-tawa sambil meledek sang kakak.

Saida telponan dengan Cansu, Saida bilang si akun sosmed misterius terus-terusan menulis tentang Cansu. Saida curiga bahwa orang itu adalah Hazal.

Keriman kaget ketika ada wanita hamil datang mencari Oskan, wanita itu mengaku dihamili Oskan saat di Jerman. (wanita ini adalah yang sebelumnya mampir ke toko Gulseren minta air dingin). Wanita itu melihat foto Oskan dengan Gulseren, lalu Keriman bilang dia sudah cerai. Keriman juga cerita bahwa oskan sekarang punya banyak uang. Wanita itu senang karena yang pertama Oskan sudah cerai, yang kedua Oskan banyak uang!

Oskan datang ke rumah Keriman bermaksud ingin meledek dan mengerjai sang kakak,  Oskan datang dengan tertawa-tawa sambil meledek Keriman tapi begitu masuk rumah langsung melongo melihat wanita hamil itu!

Oke deh Cansu & Hazal Episode 79 (24 November 2015) sampai disini aja, sambung lagi di postingan berikutnya tetap di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Jihan nekat menemui Gulseren, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 80 (25 November 2015).

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/