Shehrazat Episode 50 (21 September 2015): Karim Melamar Bennu Tapi Ditolak!


Shehrazat Episode 50 (21 September 2015): Karim Melamar Bennu Tapi Ditolak! Yuk habis serial drama Turki Cansu & Hazal langsung lanjut aja ke cerita ulang Shehrazat bersama http://kabarsensasi.blogspot.com/. Serial yang satu ini episode-nya sudah lumayan panjang yakni memasuki episode 50 nih. Ceritanya sejauh ini sudah banyak kejadian gitu kan, dari yang Onur dan Shehrazat yang batal nikah hingga berantem melulu hingga kini udah baikan lagi. Sementara itu kini Karim dan Bennu sedang bermasalah karena si Bennu pergi tanpa pamit. Lalu bagaimana ceritanya?

Stop dulu deh, buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan baca di Shehrazat Episode 49 (20 September 2015)...

Nah untuk Shehrazat Episode 50 (21 September 2015) ceritanya adalah Onur mengundang Karim untuk ikut acara makan malam tapi Karim menolak karena belum bisa berfikir apapun kecuali memikirkan Bennu karena memang belum ada kabar soal Bennu.

Bennu ngobrol santai dengan teman lamanya, keduanya mengenang masa-masa lalunya saat masih bersekolah. Temannya sempat menyinggung soal Karim tapi Bennu seperti tak berminal bahas soal Karim.

Mihriban kembali ke rumah Shehrazat, dia sangat sedih karena sudah tak punya siapa-siapa lagi. Shehrazat pun menenangkannya bahwa dia masih punya Khan dan punya Shehrazat.

Bennu masih berdua dengan teman lamanya, awalnya ingin minum air putih aja tapi ujung-ujungnya minum alkohol. Bennu terlihat sangat sedih bahkan sempat nangis dihadapan temannya. Bennu cuhrat bahwa sebenarnya tau kalo hubungannya dari awal tak akan berhasil, tapi kini sadar bahwa sudah saatnya untuk melupakannya.

Onur dan Karim pergi ke acara makan malam bisnis. Tiba-tiba Erdal dan Jale datang, Karim langsung berubah raut mukanya.  Karim makin emosi dan bisik-bisik pada Onur bahwa ingin sekali nyemperin Erdal dan memukulinya tapi Onur mencegahnya. Erdal bikin ulah dengan mengirim minuman untuk Karim, tapi ditolak. Tapi justru tiba-tba Erdal datang nyemperin meja Karim dan Onur. Karim makin emosi, tapi Onur berusaha menenangkan.

Sementara itu Feride nampaknya kesal dengan Onur karena pas telpon si Onur tidak bisa bicara dulu karena sedang makan malam bersama rekan-rekannya.

Ada tamu di kantor Shehrazat, ternyata tamu itu selain teman kerja Shehrazat juga dosen di kampus tempat Ghani ngaku-ngaku kuliah. Saat Shehrazat tanya pada temannya apakah Ghani murid yang baik? temannya bilang tak mengenal Ghani. Nah, si Ghani makin gelagapan lagi. Shehrazat juga bingung. (Jelas saja pada bingung, lah wong selama ini Ghani aslinya gak kuliah kok, dia hanya ngaku-ngaku kuliah padahal enggak).

Onur telpon ibunya, tapi sang ibu marah karena semalam Onur menolak telponnya. Tapi lama-lama ibunya cair juga, sang ibu bilang lagi di rumah sendiri karena pembantunya lagi pulkam ada sodaranya nikahan.

Shehrazat minta penjelasan dari Ghani, Shehrazat tau Ghani berbohong. Tapi Ghani terus saja ngeles, alesan ini itu. Shehrazat sangat marah dan menyuruh Ghani pergi.

Fusun nampaknya ada rasa sama guru melukisnya Burket.

Onur dan Shehrazat telponan, saat itu Shehrazat sedang lembur di rumah tapi tiba-tiba listrik padam. Baterai hp juga habis. Shehrazat panik.

Ghani pulang dengan wajah lungkrah, Fusun mengira Shehrazat telah membuat adiknya itu bekerja terlalu keras hingga kecapaian.

Seval ditemuai temannya Burak, temannya itu meminta agar Burak memberikan kesaksian ke kepolisian Newyork. Tapi Seval tak percaya semua omongan orang itu dan malah mengusirnya karena Seval hanya percaya dengan Burak.

Onur datang ke rumah Shehrazat untuk mengajaknya ke rumahnya karena listrik di rumah Shehrazat masih belum nyala.

Burak minum-minum diklub bersama seorang wanita seksi. Tiba-tiba Melek datang marah. Burak bilang tak ada hubungan apa-apa kenapa harus marah? (parah, ternyata Melek cuma dimanfaatkan untuk teman tidurnya saja)

Seval menemui Karim di rumah kapalnya. Seval mengaku kesal karena Burak sedang ada masalah. Karim makin kesal mendengar omongan ibunya. Karim merasa ibunya tak peduli dengannya, ibunya hanya datang pada Karim untuk urusan Burak melulu, sementara ibunya tak pernah mengerti Karim. Yah, ternyata Seval belum tahu kalo Bennu pergi meninggalkan Karim.

Dirumah Onur tak ada orang, jadi Shehrazat hanya berduaan dengan Onur karena pembantunya dikirim ke rumah Feride. Kesempatan deh, keduanya bermesraan.

Sherhazat datang ke kantor, didepan pintu sudah ada Ghani. Shehrazat masih marah, Ghani berusaha memberikan penjelasan. Ghani memohon agar Sherhazat tak memberitahu apapun pada Burhan. Akhirnya Shehrazat membuat kesepakatan dimana Ghani harus ikut les ekstra 5 kali seminggu, harus menyimpan uang pemberian Burhan di bank dan Shehrazat akan terus mengawasinya. Dan tahun depat Ghani harus lolos ujian serta mengembalikan semua uang pemberian Burhan. Ghani pun sepakat.

Onur dan Karim membuat rencana dengan mengirimkan mata-mata ke perusahaan Erdal. Kebetulan Erdal sedang membuka lowongan bagian keuangan. Orang yang bernama Mustafa itu diminta melamar pekerjaan itu, Onur dan Karim memberikan trik agar diterima kerja di tempat Erdal yakni dengan cara menjelek-jelekan perusahaan Binyapi. Jika Mustafa bisa berakting seolah-olah berpihak pada Erdal pasti nanti diterima.

Fusun ditelpon guru melukisnya Burket. Gurunya itu bernama Selin. Tadinya Gurunya hanya ingin bahas soal kebutuhan Burket via telpon tapi Fusun minta ketemuan saja biar lebih jelas.

Ghani berusaha menyuap Aise karena di rumah Burhan hanya Aise yang tahu rahasia Ghani. Yah, Ghani berusaha memberi mp3 sebagai tanda tutup mulut.

Karim curhat pada teman baiknya. Karim bilang seperti mendadak jatuh cinta pada Bennu, Karim sadar bahwa tidak ada wanita yang mencintainya seperti Bennu. Saat itu tiba-tiba ada temannya datang dan bilang kenapa Karim gak bersama Bennu? temannya itu bilang melihat Bennu disebuah tempat. Karim pun langsung mencarin Bennu ke tempat itu.

Dan akhirnya Karim menemukan Bennu. Karim bilang tak bisa tidur memikirkan Bennu, tapi Bennu hanya cuek. Karim terus merayu tapi Bennu bilang saat ini pergi karena ingin menghapus Karim dari kehidupannya. Tiba-tiba Karim mengeluarkan cincin dan melamar Bennu. Tapi, Bennu bilang tak mungkin dan menolaknya. Tiba-tiba temannya Bennu datang dan cipika-cipiki. Karim semacam menangis dan pergi meningalkan Bennu.

Bennu ngobrol dengan temannya, si temannya berusaha meyakinkan bahwa Karim itu sepertinya benar-benar menyesali dan menyarankan Bennu agar mencoba kembali pada Karim. Tapi Bennu tetap menolak. (yah sepertinya Bennu benar-benar yakin ingin melupakan Karim, sementara Karim baru menyadari kalo dia jatuh cinta pada Bennu).

Ups... Shehrazat Episode 50 (21 September 2015) harus berhenti dulu ya, jumpa lagi di postingan selanjutnya tetap di blog tercinta http://kabarsensasi.blogspot.com.

Cerita selanjutnya Shehrazat ingin menemui Bennu tapi Onur tak mengijinkannya lalu berantem deh, selengkapnya baca di Shehrazat Episode 51 (22 September 2015).

Jika ketinggalan episode-episode sebelumnya simak di:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

0 Response to "Shehrazat Episode 50 (21 September 2015): Karim Melamar Bennu Tapi Ditolak!"

Post a Comment

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).