11 September, 2015

Shehrazat Episode 40 (11 September 2015): Jlebbb, Karim Bilang Cinta Pada Shehrazat!


Shehrazat Episode 40 (11 September 2015): Jlebbb, Karim Bilang Cinta Pada Shehrazat! Maraton nih admin http://kabarsensasi.blogspot.com/ ngetiknya, habis Cansu & Hazal langsung ke Shehrazat. Cerita sebelumnya si Karim mulai PDKT dengan Shehrazat gitu kan? Karim ngajak Khan dan Shehrazat main layang-layang bertiga. Yah, si Karim memang modus banget, udah gitu PHP banget pada Bennu. Kira-kira apa yang terjadi selanjutnya? simak ceritanya berikut ini.

Tapi tunggu dulu nih, info dari admin kalo ketinggalan episode sebelumnya langsung baca aja di Shehrazat Episode 39 (10 September 2015)...

Nah kalo Shehrazat Episode 40 (11 September 2015) ceritanya adalah Onur bicara dengan ibundanya, sampai kapan sang ibu akan menjauh dari Onur? sejak berita di tv itu sang ibu marah dan menjauh dari Onur. Feride pun bilang sempat menemui Shehrazat dan minta maaf kepada Shehrazat.

Shehrazat, Karim dan Khan sangat senang bermain layang-layang. Tiba-tiba Seval telpon Karim. Ibunda Karim itu pun mendengar suara Khan, akhirnya Seval tau bahwa Karim sedang pergi dengan Shehrazat. Hanya bertiga, tanpa Bennu.

Onur datang ke rumah Sherhazat tapi hanya ada Mihriban. Onur pun tau bahwa Shehrazat pergi hanya bertiga dengan Karim dan Khan untuk bermain layangan. Tanpa pesan Onur langsung pulang.

Erdal marah-marah kepada Jale, kenapa rekaman CD itu bisa jatuh ke tangan Onur? Jale pun ketakutan karena Erdal ngamuk bukan main. Erdal menduga yang curi CD itu adalah Janet, Jale pun menceritakan memang Janet sempat ke rumahnya beberapa hari yang lalu. Erdal pun makin yakin itu adalah kelakuan Janet. Erdal pun berjanji akan memberi pelajaran pada Janet.

Seval datang ke rumah Bennu. Nampaknya ibunda Karim sangat mendukung Bennu berhubungan dengan Karim, padahal sang ibu tau bahwa anaknya itu cinta matinya pada Shehrazat. Seval ingin segera bahas sesuatu yang serius soal hubungan Karim dan Bennu, mungkin maksudnya biar Karim segera melupakan Sherhazat. Setelah mengantar Shehrazat dan Khan pulang, si Karim mampir ke rumah Bennu dan nampak terkejut ketika tau ibundannya juga disitu.

Karim dan Seval pulang, dalam mobil keduanya berdebat. Seval mengingatkan bahwa apa yang dilakukan Karim itu bisa menghancurkan Bennu, Onur atau bahkan Shehrazat. Tapi Karim justru marah-marah dan ngotot dengan yakinnya bahwa Shehrazat kelak akan mencintainya. 

Kantor baru Shehrazat dibuka, Karim bilang pada Onur tak bisa ikut rapat karena harus datang ke acara pembukaan kantor Shehrazat. Onur hanya terdiam.

Ali Kemal sedih karena kehilangan jejak Cansel yang pergi meninggalkannya. Ali menangis dan menceritakan semua kepada Burhan tapi sang ayah bilang tak bisa berbuat apa-apa dan dimana rasa tanggungjawab Ali kepada darah dagingnya?

Kantor baru Shehrazat ramai, Karim datang dan memberikan hadiah sepasang pulpen. Karim memandangi Sherhazat dengan penuh cinta.

Erdal minta tolong teman wartawannya untuk mengurus masalahnya.

Onur main ditempat berkuda, orang-orang merumpikan tentang Onur terkait berita di tv kala itu.

Bennu curhat kepada Shehrazat kalo kemarin Seval tanya kapan Bennu dan Karim menikah? Shehrazat bilang itu kabar bagus. Tapi Bennu bilang bahwa pernikahan itu tak mungkin, Bennu sadar Karim tak mencintainya, Bennu sadar Karim kembali hanya karena merasa bersalah. Lalu kalo sadar semua hal itu kenapa Bennu mau menerima kembali Karim? (mungkin itulah yang namanya cinta buta).

Saat sedang rapat, tiba-tiba sekertaris Binyapi memanggil Onur karena Erdal datang ingin bertemu. Karim marah kenapa seorang Erdal bisa ada Binyapi? Onur cuek pada Karim lalu menemui Erdal.

Erdal bilang pada Onur bahwa ia akan membersihkan nama Onur, Jale akan muncul di tv dan mengakui yang sesungguhnya.

Karim dengan penuh emosi menemui Onur dan mengata-ngatai bahwa Onur itu orang tak bermoral. Tapi Onur justru memutar balik fakta soal Karim yang memberi harapan pada Bennu tapi sibuk mengejar Shehrazat, padahal Karim tau kenyataanya Shehrazat Cinta Onur begitu pula sebaliknya, lalu kenapa Karim mengejar Sherhazat? apakah itu perbuatan bermoral? Karim hanya terdiam.

Erdal panik karena jelang rekaman si Jale kabur.

Shehrazat terkejut kerena ternyata Onur terlibat dalam proyek barunya. Shehrazat nampak kesal, tapi Onur santai aja. Ketika pulang keduanya jalan bersamaan tapi Onur melangkah lebih dulu dan cuek. Saat Onur hendak masuk mobil, Shehrazat bilang kenapa Onur masih terus membayangi hidupnya? Onur menjawab dengan santai dengan alasan ingin melihat wajah wanita yang dicintai, Sherhazat pun marah-marah dan minta Onur tak muncul lagi dalam hidupnya. Keduanya debat sengit gitu deh.

Rakit menemui Onur dan bilang Jale kabur sehingga belum bisa membuat rekaman. Onur nyolot dan mengancam bahwa jika tidak bisa menemukan Jale maka Rakit akan hancur.

Savir bermaksud ingin mengundurkan diri dari proyek baru dengan alasan agar punya banyak waktu dengan istri dan anaknya. (Padahal aslinya mungkin karena masalah dengan Melek yang meminta hubungan cintanya diakhiri). Onur dan Karim terus meyakinkan agar Savir terus gabung.

Shehrazat bilang pada Burhan bahwa Sherhazat ingin mengundurkan diri dari proyek kampus dengan alasan ada Onur Aksal di proyek itu. Burhan terus meyakinkan bahwa Shehrazat terlalu cepat percaya soal berita tv, Burhan yakin Onur itu jujur. Burhan terus ngomong ini itu dengan maksud menyadarkan Shehrazat.

Fusun memasuki tahab akhir penyembuhan penyakit kankernya, dokter mengabarkan bahwa semua akan baik-baik saja, dokter menyarankan agar tak banyak stress. Ali Kemal suka dengan kabar itu tapi Fusun masih kawatir.

Cansel rupanya kembali ke rumah ibunya, sang ibunya marah-marah kenapa Cansel menutup tokonya? lalu dari mana nanti dapat uang untuk makan. Sang ibu mendesak Cansel agar meminta pertanggungjawaban bapak dari anak yang dikandung Cansel.

Onur makan malam bareng dengan Yasmin. Onur crita soal pertemuannya dengan Shehrazat di proyek kampus. Ternyata sebenarnya Onur juga tak tau kalo bakal ketemu dengan Shehrazat. Onur juga curhat saat ingin melangkah meninggalkan Shehrazat tapi justru rasa cintanya bertambah.

Karim makan bareng dengan Bennu di kafe Mer. Saat asyik ngobrol tapi tiba-tiba Karim ngomongin soal Shehrazat. Mer dan Bennu mendadak berubah raut muka, Karim sangat kepo tentang kabar proyek baru Shehrazat. Bennu tak selera menjawab tapi Karim terus mendesak kayak orang panik. Akhirnya Bennu bilang bahwa proyek itu kerja bareng dengan perusahaan baru Onur.

Fusun marah-marah pada Ali Kemal, keduanya kembali berantem. Padahal baru aja baikan, udah kacau lagi. Karena emosi, Ali Kemal bilang pada Fusun bahwa saat ini ibu yang mengandung anaknya sedang hilang. Jadi akhirnya Fusun tau deh, kalo Cansel sedang mengandung anak Ali Kemal. Fusun syok tapi sempat bertanya soal jenis kelamin anak yang di kandung Cansel, belum dapat jawaban tapi Fusun pergi dengan langkah yang tatapan matanya kosong. Yah, Fusun kembali sedih dan terus meratap.

Rakit berusaha mencari Jale dan berjanji pada Onur akan segera menemukan Jale. Onur tak mau tau, karena jika Jale tak ditemukan CD itu akan diberikan

Karim kembali menemui Shehrazat, ngajak makan diluar, awalnya Shehrazat menolak tapi Karim terus mendesak. Dengan jahatnya Karim menjelek-jelekan Onur. Tapi Shehrazat dengan tegas bilang bahwa kerjasama dengan perusahaan Onur tetap lanjut. Karim memegang tangan Sherhazat dan meminta Sherhazat melupakan Onur dari hidupnya. Shehrazat menarik tangannya dan langsung marah-marah. Shehrazat bilang perbuatan Karim itu tak pantas. Shehrazat tak mungkin menerima kelakuan Karim karena Bennu sahabat dekatnya sangat mencitai pria PHP itu. Karim bilang bahwa sejak awal mencintai Shehrazat. Dan Shehrazat pun pergi meninggalkan Karim, dengan pesan bahwa anggap aja pertemuan itu tidak pernah terjadi, anggap aja Karim tak pernah mengatakan itu, dan Shehrazat tak pernah mendengaran itu. (Oke fix, semoga Karim nyadar gitu ya).

Akhirnya Shehrazat Episode 40 (11 September 2015) cukup sekian jumpa lagi di episode berikutnya...

Ceritanya selanjutnya Karim dan Onur berantem parah, baca selangkapnya di Shehrazat Episode 41 (12 September 2015) hanya di blog tercinta http://kabarsensasi.blogspot.com/.

Jika ketinggalan episode-episode sebelumnya simak di:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Cansu & Hazal Episode 5 (11 September 2015): Hazal Tau Jihan Ayah Kandungnya!


Cansu & Hazal Episode 5 (11 September 2015): Hazal Tau Jihan Ayah Kandungnya! Kembali lagi dalam cerita ulang serial drama Turki semacam putri yang tertukar via http://kabarsensasi.blogspot.com/. Bedanya sama putri yang tertukar ala Indonesia dengan Turki ini adalah lebih seru, langsung jleb-jleb, baru episode 4 aja semua sudah terbongkar diamana Cansu sudah tau ibu kandungnya, tinggal Hazal yang belum tau kebenarannya. Akan kah Hazal tau kebenarannya di episode 5 ini? silakan simak ya.

Tapi tunggu dulu ya, inih buat yang ketinggalan episode sebelumnya langsung baca di Cansu & Hazal Episode 4 (10 September 2015)...

Nah kalo Cansu & Hazal Episode 5 (11 September 2015) ini ceritanya Gulseren dan Jihan masih terjebak hujan saat ketemuan. Saat hujan reda Jihan hendak mengantarkan Gulseren pulang tapi ditolak karena ibu kandung Cansu itu lebih milih naik taxi.

Hazal pulang cepat, buka internet dan curiga dengan history di laptopnya yang ada nama Jihan Gulbinar. Saat Gulseren pulang dan menyapa Hazal, kelihatannya sang anak semacam menyimpan rasa penasaran.

Jihan pulang dan menceritakan soal Gulseren kepada Dilara, sekaligus memperlihatkan foto masa kecil Hazal. Jihan bilang ingin mengundang Gulseren dan Hazal untuk makan malam. Dilara menolak karena tak ingin ketemu dengan Gulseren, dia hanya ingin ketemu dengan Hazal doang.

Telpon Gulseren bunyi tapi yang mengangkat Hazal, telpon itu dari Jihan. Kakak ipar Gulseren nyolot begitu juga Hazal. Gulseren dituduh punya laki-laki lain. Hazal terus mendesak tentang siapa itu Jihan? hingga akhirnya Gulseren bilang bahwa Jihan itu ayah kandung Hazal. Yah, jadi tau semua deh. Begitu tau kebenarannya Hazal malah ngembek karena kenapa baru dikasih tau? Hazal pun pergi dari rumah setelah tau kebenarannya.

Gulseren dan sodara iparnya berantem soal Hazal. Sodara iparnya ingin keponakannya yang asli bukan Hazal yang ternyata keponakan KW-nya. Tapi Gulseren tak punya banyak waktu untuk meladeni sodara iparnya dan lebih memilih untuk mencari Hazal.

Gulseren panik karena kepergian Hazal, temannya pun menyarankan agar menghubungi Jihan. Tapi begitu telpon yang angkat Cansu. Dengan canggung Gulseren ngobrol dengan Cansu. Setelah tutup telpon Cansu justru sedih, karena dia merasakan ibu kandungnya juga sedang sedih. Gulseren pun merasakan Cansu juga sedang  sedih.

Gulseren pun mencari Jihan ke kantornya.

Hazal terus melangkah dengan penuh senyum dia datang ke restoran Jihan karena ingin menemui ayah kandungnya. Hazal sempat ketemu suaminya Solmaz dan sempat nyeplos bahwa dia putrinya Jihan. Akhirnya Jihan menemui Hazal dan mengajaknya bicara berdua lalu berpelukan. (Hazal pasti senang banget karena tau keluarga aslinya orang kaya raya).

Suaminya Solmaz langsung telpon sang istri, tapi sepertinya dia salah paham karena mengira Hazal itu anak tidak syah Jihan. Solmaz dan suaminya nampak senang punya berita besar yang akan menghancurkan Dilara. Solmaz yakin Jihan akan marah besar bila tau kabar bahwa Jihan punya anak tidak syah.

Gulseren tiba di restoran Jihan tapi sayangnya Jihan sedang tidak ada ditempat. Suami Solmaz tau Gulseren bicara kepada pegawai kantor, yah mungkin dikira Gulseren itu wanita selingkuhannya Jihan.

Jihan pergi dengan Hazal, Jihan mencoba minta Hazal telpon ibunya dan mengabari keberadaanya saat ini. Tapi dengan tidak sopannya Hazal bilang tak mau karena Gulseren bukan ibu kandungnya. Jihan ngajak Hazal makan bareng dan diam-diam menyelipkan sejumlah uang di tas Hazal. (Hazal girang banget pastinya).

Gulseren marah-marah kenapa Hazal atau pun Jihan tak telpon dan tak beri kabar. Gulseren pun kawatir, ia tau bahwa pasti Hazal lebih memilih ortu kandungnya yang orang kaya raya. 

Hazal mendesak Jihan agar diajak tinggal bareng, Jihan memberi pengertian bahwa semua itu tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba karena semua butuh waktu agar tidak membuat sedih siapapun. Hazal marah karena menuduh Jihan tak menginginkannya. Hazal tak mau pulang ke rumah Gulseren tapi Jihan terus merayu.

Gulseren pulang kerumah, saat itu sodara iparnya sedang ngerumpi dengan tetangganya soal putri Gulseren yang tertukar. Sodara iparnya bilang ingin mengembalikan Hazal kepada keluarga aslinya dan akan meminta ponakan aslinya tinggal bersamanya. Tiba-tiba Jihan dan Hazal datang, Gulseren lega tapi Hazal nampak tak suka kembali ke rumah Gulseren.

Hazal jadi cuek banget dengan Gulseren padahal ibunya itu sangat sayang padanya. Gulseren memeluk Hazal lalu menceritakan  masa kecil putrinya itu dengan penuh haru. Hazal eksperesinya datar-datar aja. Gulseren kembali memeluk putrinya dan minta Hazal agar tidak pergi meninggalkannya karena dia adalah segalanya bagi Gulseren.

Dilara sangat sibuk dengan rapat yayasan, seolah tak peduli dengan masalah putrinya. Jihan menelpon dan minta agar Dilara pulang untuk membicarakan soal putrinya. Jihan marah karena Dilara hanya mementingkan kehidupan sosialnya, teman-temannya dan juga yayasannya. Saat marah-marah itu Cansu sempat mendengarnya langsung pergi gitu aja meninggalkan Jihan.

Dilara langsung pamit pada teman-temannya untuk kembali pulang. Sementara itu Solmaz mulai gosip soal Jihan yang punya anak yang tidak syah. Teman-temannya tak percaya, tapi Solmaz meyakinkan bahwa informasi itu benar.

Hazal membuka tasnya dan melihat uang yang diselipkan oleh Jihan. Sepertinya uang itu justru membuat Hazal salah paham.

Oke Cansu & Hazal Episode 5 (11 September 2015) sekian dulu ya sambung lagi di episode berikutnya...

Cerita selanjutnya Jihan bilang ingin cerai dengan Dilara, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 6 (12 September 2015) hanya di blog tercinta http://kabarsensasi.blogspot.com/.

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

10 September, 2015

Shehrazat Episode 39 (10 September 2015): Karim PDKT Dengan Shehrazat!


Shehrazat Episode 39 (10 September 2015): Karim PDKT Dengan Shehrazat! Serial drama Turki sekarang lagi hit, setelah Cansu & Hazal langsung nih menuju cerita ulang Shehrazat yang dipostingan http://kabarsensasi.blogspot.com/ ini sudah masuk episode 39. Cerita sebelumnya Onur batal nikah dengan Shehrazat terus hubungan keduanya kisruh gitu kan, disisi lain Karim memanfaatkan itu semua untuk sok perhatian kepada Shehrazat dan bahkan si Karim tega banget mempermainkan cinta si Bennu. Lalu gimana cerita selanjutnya?

Tunggu dulu nih, buat yang ketinggalan episode sebelumnya silakan baca di Shehrazat Episode 38 (9 September 2015)....

Nah untuk Shehrazat Episode 39 (10 September 2015) ini ceritanya Shehrazat jenguk Bennu di rumah sakit, kebetulan Onur juga disana. Keduanya tak saling tegur, sementara Karim juga menatap Onur penuh benci.

Bennu dapat kejutan dari Karim, yakni setelah rumahnya kebakaran Karim memberikan tempat tinggal didekat rumah Sherhazat. Saat sedang beres-beres rumah baru Bennu nampaknya si Karim curi-curi pandang pada Shehrazat dan Mer (temannya Karim) tau apa yang dilakukan oleh Karim.

Ketika Karim dan Mer pulang, keduanya berdebat soal Karim yang diam-diam curi pandang kepada Shehrazat dan bilang bahwa Karim mengulangi kesalahan yang sama yakni memberikan harapan palsu kepada Bennu. Mer pun paham bahwa maksud Karim memberikan tempat tinggal di dekat rumah Shehrazat adalah agar Karim bisa bebas menemui Shehrazat. Diingatkan soal itu, Karim nampak marah-marah. Dan bilang kalau suatu saat dia akan putuskan hubungannya dengan Karim secara berlahan.(Jahat banget kan Karim? PHP banget)

Burhan berencana membuat usaha bisnis baru dan meminta Shehrazat yang mengelolanya. Kini memang Sherhazat sudah tak kerja lagi di Binyapi semenjak pernikahannya dengan Onur  gagal.

Onur dan Karim dekat dikantor, Karim kini nampak benci kepada Onur. Hal itu membuat Onur bingung terlebih saat Karim mengisaratkan bahwa persahabatan mereka berakhir.

Cansel kerampokan di tokonya dan Ali Kemal tak tau. Saat Ali Kemal pergi bareng Fusun, tiba-tiba temannya Cansel telpon dan memberi tahu tentang apa yang terjadi tapi seolah Ali Kemal cuek dan tak langsung menemui Cansel karena sedang bersama Fusun.

Onur galau di rumah, Yasmin datang menghampiri. Onur pun curhat kepada Yasmin soal Shehrazat, sekarang Onur sangat merindukan Shehrazat. Selain itu Onur juga sedih karena ibundanya dan Karim pun tak percaya padanya. Yasmin pun penasaran kepada Shehrazat bisa begitu mudah percaya dengan berita bohong itu? Mendengar pertanyaan itu Onur kesal, bilang tak tau alasannya padahal kan Onur tau banget kenapa Sherhazat begitu percaya dengan berita di tv itu.

Khan tanya kepada ibundanya tentang Onur, kapan Onur datang lagi ke rumahnya? dengar pertanyaan Khan itu Shehrazat marah-marah. Khan pun ngambek dan pegi ke kamar. Mihriban datang dan menenangkan Shehrazat, bertanya juga kenapa Shehrazat begitu percaya dengan berita itu ketimbang percaya kepada Onur? Shehrazat tak memberikan alasan, dia hanya bilang sangat yakin dengan kebenaran berita itu.

Ali Kemal beralasan hendak beli Obat Fusun tapi kesempatan itu dimanfaatkan untuk menemui Cansel yang sedang kena masalah. Kedatangan Ali Kemal tak disambut baik oleh Cansel. Keduanya debat, karena setiap kali Cansel butuh si Ali tak pernah ada disampingnya.

Khan membangunkan ibunya tapi tak bangun-bangun. 

Onur galau dan menghibur diri dengan berkuda ditempat favoritnya. Tiba-tiba ada telpon, dikira Shehrazat tapi sebenarnya yang telpon adalah Khan. Khan bilang rindu pada Onur, lalu bilang ibundanya tak bangun-bangun padahal sudah dibangunkan berulang kali, Khan jadi takut. Onur pun berjanji akan segera datang.

Onur datang dirumah Shehrazat, ibunda Khan pun membukakan pintu dan bingung kenapa Onur datang? Onur memberi penjelasan, lalu keduanya berpelukan. Tapi tunggu dulu, semua itu ternyata hanya mimpi. Jadi soal Khan telpon Onur, dan Onur datang itu hanya mimpi! (ngek-ngok banget deh, kirain sungguhan).

Geng jahat berantem, Janet ditinggalkan teman-temannya.

Burhan menunjukan lokasi bisnis barunya kepada Sherhazat. Ghani pun memuji tempat baru itu, Burhan meminta Ghani selain kuliah dia harus selalu disamping Shehrazat untuk membantu apapun yang dibutuhkan oleh Shehrazat.

Jenet mendatangi musuh bisnis Onur yang bernama Erdal. Kebetulan juga ada si Jale (wanita yang ngaku-ngaku dibooking Onur). Janet berusaha minta bantuan karena kini sedang terlilit banyak utang, tapi Erdal sepertinya tak berminat membatu Janet. Janet memohon untuk diberikan pekerjaan tapi Erdal tetap menolak. (Kasihan deh loe gitu ya).

Onur mendatangi ruang kerja Bennu, nampaknya Onur begitu kehilangan Shehrazat. Onur bertanya kabar Shehrazat, Bennu pun bilang baik-baik saja dan dalam waktu dekat akan menjalani bisnis baru yang didirikan oleh Burhan.

Burhan datang ke toko Cansel dan memperkenalkan diri. Cansel justru marah-marah sebelum Burhan bilang apa-apa. Burhan dan Cansel pun akhirnya ngobrol bareng, Burhan bermaksud bertanggungjawab pada cucu yang dikandung Cansel. Tapi si Cansel terus saja sewot, bahkan bilang kepada Burhan untuk melupakan anak yang dikandung Cansel.

Janet melabrak Onur, melihat kedatangan Janet saat itu Onur langsung marah dan hendak lapor polisi tapi gak jadi karena Janet menawarkan sesuatu. apa itu? Sebuah CD. Onur melihatnya dan merenung.

Shehrazat dapat telpon yang mengabarkan soal kemenangan kompetisi di proyek kampus yang ia ikuti. Shehrazat pun telpon Bennu mengabarkan soal kemenangannya, Karim pun sok asik minta telpon Bennu dan mengucapkan selamat kepada Shehrazat.(Dasar Karim, modus aja bawaanya)

Fusun marah-marah kepada Ghani setelah meilhat kedekatan sang adik dengan Shehrazat. Ternyata meski sakit parah si Fusun masih suka aja marah-marah.

Onur pergi membawa bingkisan amplop coklat yang kemarin diberikan oleh Janet. Supir menawarkan diri untuk ikut menemani tapi Onur menolak karena bisa sendiri.

Kantor baru Shehrazat sudah jadi dan sangat keren.

Onur memberikan amplop coklat berisi CD itu kepada seseorang dan menyuruhnya untuk melihatnya. Orang itu mendadak ketakutan, karena jika rekaman itu tersebar orang itu akan hancur. Onur pun memberitahu soal Erdal dan Jale. Onur memberi penawaran, untuk sama-sama menyelamatkan harga diri masing-masing dengan membuat Jale mengakui di tv bahwa dia ngaku-ngaku untuk menjatuhkan Onur.

Ali Kemal berusaha menemui Fusun tapi tidak bisa, tokonya tutup dan tak ada dirumah. Telpon tak diangakat tapi akhirnya temannya yang diangkat, justru temannya memarahi Ali Kemal karena dinilai tak bertanggungjawab kepada Cansel.

Onur masih saja galau, hingga tak selera makan.

Sherhazat merayakan kemenangan kompetisinya, disitu ada Karim juga yang selalu curi-curi pandang. Onur datang penuh ragu ke rumah Sherhazat, hingga akhirnya gak jadi masuk meski sudah sampai didekat rumah Shehrazat.

Erdal dilabarak orang yang bernama Rakit yang sebelumnya ditemui Onur, Rakit mengancam Erdal jika dalam waktu 3 hari Jale tak muncul di tv untuk bilang yang sebenarnya soal berita Onur maka Erdal akan dibunuh.

Karim datang ke rumah Shehrazat dengan alasan Bennu tak di rumah, Karim sok asyik dengan Khan. (Dasar Karim, manfaatin keadaan aja). 

Melek diam-diam kencan dengan Savir.

Karim, Sherhazat dan Khan main bareng, ketiganya bermain layang-layang. (Modus Karim untuk deket dengan Shehrazat super berhasil).

Dan akhirnya Shehrazat Episode 39 (10 September 2015) stop sampai disini....

Cerita selanjutnya Onur beneran datang ke rumah Sherhazat alias bukan mimpi, Onur pun tau Shehrazat sedang pergi dengan Karim, lalu apa yang terjadi? selengkapnya baca di Shehrazat Episode 40 (11 September 2015) hanya di blog tercinta yang alamat aslinya adalah http://kabarsensasi.blogspot.com/.

Jika ketinggalan episode-episode sebelumnya simak di:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Cansu & Hazal Episode 4 (10 September 2015): Cansu Berhasil Berpelukan Dengan Ibu Kandung!


Cansu & Hazal Episode 4 (10 September 2015): Cansu Berhasil Berpelukan Dengan Ibu Kandung! Masih setia dengan serial drama Turki? pastinya dong karena lagi hit-hitnya ya kan. Buat yang suka cerita putri tertukar ala-ala Turki mari simak cerita ulang Cansu-Hazal via http://kabarsensasi.blogspot.com/. Cerita sebelumnya si Cansu diam-diam sudah berhasil bertemu dengan ibu kandungnya ya kan? lalu apa yang terjadi?

Tunggu dulu nih, sekedar info dari admin buat yang ketinggalan cerita sebelumnya bisa baca di Cansu & Hazal Episode 3 (9 September 2015)....

Lalu untuk Cansu & Hazal Episode 4 (10 September 2015) ini ceritanya Cansu setelah bertemu dengan pelayan yang dibajunya tertempel nama Golseren secara diam-diam memotret dengan hp-nya. Gulseren pun menyapa Cansu, tapi Cansu justru bengong dan tak disangka ada yang naik sepeda motor lalu menjambret tas Cansu. Seketika Cansu jatuh dan terseret, Gulseren pun langsung menolong Cansu dan membawanya ke klinik.

Jihan telpon Cansu, Gulseren pun meminta Cansu untuk memberikan alamat keberadaanya kepada ayahnya. Cansu bilang pada Jihan kalo sedang kena masalah karena jatuh ketika ada yang mau merampasnya gitu. Dengan segera Jihan mendatangi Cansu, Jihan pun bertemu dengan Gulseren dan saling menyapa. 

Cansu pun bertanya apakah Jihan dan Gulseren saling kenal? Lalu Gulseren pun cerita bahwa ketika putrinya yang bernama Hazal kena masalah Jihan yang membatunya. Ketika hendak pulang Cansu minta peluk Gulseren, yah Cansu memeluk dengan penuh haru karena tau bahwa Gulseren ibu kandungnya.

Solmaz sangat kepo tentang masalah Dilara, tapi meski Solmaz memaksa mengorek-orek apa masalah yang sedang dialami, Dilara tetap merahasiakan masalah yang sesungguhnya.

Jihan tanya pada Cansu kenapa berada di daerah tempat Gulseren? Cansu bilang sedang ada tugas sekolah. Jihan curiga bahwa Cansu bohong, untuk itu Jihan telpon pihak sekolah dan ternyata gak ada tugas seperti yang dibilang Cansu.

Dilara ngumpul dengan teman-temannya, dalam obrolannya sempat disinggung bahwa Cansu gak mirim sama Jihan atau pun Dilara, sementara Ozan mirip. Dilara pun mendadak seperti kebingungan, dia pun bilang Cansu mirip mertuanya.

Cansu terus memandangi foto yang sempat diambilnya waktu bertemu dengan Gulseren.

Hazal bilang pada bibinya bahwa hari ini bertemu dengan ibunya di toko roti, ketika Gulseren pulang Hazal pura-pura sok baik karena mungkin takut dimarahi ibunya. Gulseren pun bertanya kepada Hazal 'apakah dia malu punya ibu yang kerja di toko roti?' Hazal bilangnya sih enggak malu gitu tapi aslinya kan memang Hazal itu gengsinya gede banget dan gayanya emang sok kaya walau aslinya dia anak orang kaya juga sih.

Hazal menunjukan kepada bibi dan ibunya tentang internet.

Solmaz dan suaminya berunding terkait dengan Jihan dan Dilara. Yah, rupanya Solmaz ada kepentingan tersembunyi, dia dan suaminya ingin Dilara cerai kemudian semacam minta jatah harta gitu.

Diam-diam Gulseren pakai internet Hazal untuk mengetikan nama Jihan dan munculah foto Jihan. Gulseren nampak senyum-senyum melihat foto Jihan. Waduh, ada apa? Gulseren jatuh cinta pada Jihan?

Ketika Gulseren kerja dengan diam-diam Cansu terus mengikuti.

Pihak sekolah telpon Jihan yang mengabarkan bahwa Cansu tidak masuk sekolah padahal ada presentasi gitu. Jihan langsung telpon Dilara tentang keberadaan Cansu, tapi ternyata gak tau.

Cansu ketinggalan jejak Gulseren, saat Cansu kebingungan si Gulseren tiba-tiba muncul dan bertanya kenapa Cansu membuntutinya terus gitu. Dengan sedikit panik Cansu bilang bahwa Gulseren itu ibunya. Gulseren tampak tak percaya tapi Cansu langsung menunjukan file dari rumah sakit dan menjelaskan bahwa waktu bayi dulu tertukar, Cansu pun mengungkap bahwa ketika kecelakaan daranya gak cocok dengan ayah ibunya gitu.

Cansu memberi tahu Jihan bahwa Gulseren adalah ibu kandungnya. Jihan pun langsung datang menemui Gulseren dan menjelaskan memang yang terjadi adalah putri mereka tertukar. 

Dilara bersama dengan Solmaz. Seperti biasa Solmaz itu aneh, seperti berusaha mengorek informasi tentang rumah tangga Dilara dengan Jihan. Saat itu tiba-tiba pihak sekolah telpon kepada Dilara dan bertanya soal kabar Cansu, karena pihak sekolah tahunya Cansu sakit. Dilara pun bingung.

Gulseren semacam syok dan tak mau bila Hazal diambil oleh Jihan. Gulseren kembali ke toko roti dan ternyata dipecat karena tak masuk kerja saat menemui Jihan.

Gulseren kawatir Hazal diambil Jihan, lalu curhat ke temannya. Yah Gulseren sangat kawatir jika Hazal tau orang tua aslinya kaya raya pasti Hazal langsung pergi meninggalkan Gulseren.

Dilara marah kepada Cansu, kenapa seharian gak sekolah? dengan jujur Cansu mengaku bahwa dia menemukan ibu kandungnya. Jihan datang dan berusaha menenangkan Dilara, Jihan pun menceritakan soal pertemuannya dengan Gulseren. Jihan bilang Gulseren hanya kerja sebagai pelayan.

Gulseren pulang kerja dengan murung, ketika kakak iparnya dan Hazal menyapa, Gulseren hanya terus memeluk Hazal lalu bilang "kau anak-ku".

Jihan dan Dilara masih bahas soal Cansu yang berhasil menemukan keluarga kandungnya. 

Asisten rumah tangga dirumah Jihan bisik-bisik kepada rumahnya kini aneh, Cansu menyahut dan bilang bahwa dirinya bukan anak kandung Jihan dan Dilara, dia tertukar saat dilahirkan.

Cansu mengadu kepada kak Ozan bahwa diluar Jihan dan Dilara sedang bahas soal Cansu. Dengan marah-marah kak Ozan nyamperin ibu dan ayahnya, ngapain bicarain soal adiknya tapi hanya diam-diam. Keributan pun pecah.

Gulseren dapat telpon, Hazal pun kepo tentang siapa yang menelpon ibunya malam-malam terus seolah rahasia. Anak yang gensinya selangit itu pun diam-diam menguping ibunya. Ternyata yang telpon adalah Jihan, keduanya jandian untuk ketemuan. 

Dilara tanya kepada Jihan tentang siapa nama putri kandungnya, Jihan bilang namanya Hazal. Ketika Jihan bilang soal rencana pertemuan dengan Gulseren,Dilara nampak tak tertarik ikut ketemuan karena belum siap.

Hazal pergi, ngakunya sih ada kegiatan di sekolah.

Gulseren dandan dan kemudian menemui Jihan, keduanya nampak janggung saat ngobrol. Jihan tanya kepada Gulseren apakah sudah bercerita tentang yang sesungguhnya kepada Hazal? Gulseren bilang belum, lalu ditunjukannya foto-foto Hazal waktu masih bayi. Keduanya saling bertukar foto-foto bayi putrinya yang tertukar. Saat itu Dilara telpon karena penasaran apa yang selanjutnya dilakukan.

Jihan bertanya soal suami Gulseren, tapi ternyata sang suami sudah 12 tahun tak pulang dan Hazal belum pernah melihatnya. Dengan tegas Gulseren bilang bahwa tak akan pernah menyerahkan Hazal kepada Jihan. Tiba-tiba hujan turun, dengan mesranya Jihan memberikan jasnya untuk memayungi Gulseren. Dalam hati jihan bilang tak akan membuat Gulseren sedih.

Dan akhirnya Cansu & Hazal Episode 4 (10 September 2015) harus bersambung....

Episode selanjutnya Hazal marah-marah karena penasaran siapa itu Jihan? lalu apa yang akan terjadi? selangkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 4 (10 September 2015) hanya di blog tercinta ini http://kabarsensasi.blogspot.com/.

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Profil Burak Tozkoparan Pemeran Ozan di serial Cansu & Hazal ANTV


Profil Burak Tozkoparan Pemeran Ozan di serial Cansu & Hazal ANTV || Halo para pembaca setia http://kabarsensasi.blogspot.com/, admin tau bahwa postingan di blog ini banyak di kopi paste orang-orang yang gak bisa nulis sendiri, admin kesel sih tapi biar bagaimana pun harus tetap bikin postingan terus buat nyenengin para pembaca setia. Nah, buat para pecinta serial drama Turki Cansu dan Hazal pasti tau dong kakaknya Cansu yang bernama Ozan? Yang ganteng itu loh.

Admin http://kabarsensasi.blogspot.com/ paham betul pasti pada penasaran gitu tentang sosok asli pemeran Ozan yang ganteng itu. Siapakah dia? Nama aslinya Burak Tozkoparan, lahir tahun 1993. Dia tinggal di kota Istanbul.

Burak Tozkoparan si pemeran Ozan ini termasuk aktor muda berbakat yang di Turki sana juga bikin remaja putri klepek-klepek gitu loh. Demi melancarkan karirnya ia sekolah perfileman dan bahkan dia juga bakat dalam bidang musik loh terutama sebagai penggebuk drum.

Burak Tozkoparan terbilang aktif di media sosial terutama twitter dan instagram. Nih lihat penampakan ganteng pemeran Ozan di video berikut ini:

Simak terus seputar serial Turki kesayangan kamu hanya di blog tercinta http://kabarsensasi.blogspot.com. Baca cerita serial Cansu & Hazal yang dibintangi Burak Tozkoparan:

Cansu dan Hazal Episode 1: Kakak Ozan Sayang Banget Pada Cansu!

Cansu dan Hazal Episode 2: Kakak Ozan Tau Bahwa Cansu Bukan Adik Kandungnya!

Cansu dan Hazal Episode 3: Kakak Ozan Nemenin Cansu Cari Info Ibu Kandung!

Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

09 September, 2015

Shehrazat Episode 38 (9 September 2015): Teganya Karim Pada Bennu!


Shehrazat Episode 38 (9 September 2015): Teganya Karim Pada Bennu! Yiah habis serial Cansu & Hazal langsung lanjut cerita ulang Shehrazat nih, semoga para pembaca setia http://kabarsensasi.blogspot.com/ gak pada bosan nyimak deh. Cerita ulang serial Shehrazat sebelumnya heboh banget nih soal Onur dan Shehrazat yang gak jadi nikah karena sebelum acara nikah dimulai tiba-tiba ada pemberitaan di televisi yang mengabarkan bahwa Onur pernah nawar pegawainya untuk kencan gitu, seketika semua orang kaget apalagi Shehrazaat yang langsung pilih kabur meninggalkan Onur gitu. Lalu gimana cerita selanjutnya?

Sebelumnya buat yang ketinggalan cerita ulang episode Onur dan Shehrazat batal nikah itu baca aja di Sherhazat Episode 37 (8 September 2015).

Nah, kalo Shehrazat Episode 38 (9 September 2015) ini ceritanya semua orang masih syok dengan pemberitaan di tv soal Onur yang nakal nawar-nawar pegawainya untuk bermalam gitu.

Ghani mendatangi Ali Kemal dan mengabarkan bahwa Fusun sedang terkapar di rumah sakit karena penyakit kanker. 

Onur curhat dengan Yasmin, yah ternyata Yasmin sudah tau informasi soal penyebar berita bohong yang didalangi musuh bisnisnya.

Geng jahat si Janet, Aise dan temannya makin seneng deh, mereka merasa menang dan terus marayakan keberhasilannya.

Feride sangat syok dan stres, Onur menjelaskan bahwa itu semua fitnah tapi Feride lebih percaya berita bohong di tv itu deh. Onur makin sedih.

Sherhazat tak kalah sedih karena tau pemberitaan di koran yang memberitakan soal Sherharazat dengan Karim. Saat Bennu bersama Shehrazat si Karim tiba-tiba telpon sok perhatian, sementara Bennu diam-diam menyimpan kesedihan alias kecemburuan.

Seval memarahi Karim karena telah mengantarkan Shehrazat pulang dan menjadi pemberitaan di koran. Ibunda Karim tak percaya dengan pemberitaan tentang Onur tapi si Karim nampaknya percaya bahwa Onur itu bejat gitu.

Ali Kemal datang ke rumah sakit, Fusun sangat sedih saat tahu dirinya mengidap penyakit kanker. Dokter pun bilang harus mengangkat rahimnya untuk mencegah penyebaran sel kanker. Sadar Ali Kemal disampingnya si Fusun malah jadi emosi deh.

Ghani menemani 3 ponakannya di rumah, Ghani berusaha menenangkan ponakan-ponakannya yang sedang sedih karena ibunya sedang dirawat di rumah sakit.

Cansel sedih karena Ali Kemal pergi menemui Fusun, Cansel sangat sedih.

Melek mendapatkan informasi tentang komplotan Janet, Aise, Jale yang melakukan berita fitnah di tv dan memberitahukan itu kepada Savir.

Fusun sangat sedih jelang operasi, Ali Kemal berusaha menemani Fusun dengan baik, tapi Fusun masih terlihat sewot bila ingat kelakuan Ali Kemal.

Burhan kembali ke rumah dan marah-marah kepada Ghani soal perbuatan curang ketika mejual jaket di toko. Ghani sok gak tau gitu, tapi tiba-tiba pembantu membela Ghani. Si pembantu itu berbohong bahwa ibunya sedang sakit dan butuh uang sehingga pinjam dari Ghani gitu. Dan Burhan percaya dengan cerita bohong itu.

Onur dan Savir ngobrol tentang berita fitnah itu dan membahas pelakunya. Tapi yang jadi masalah  Onur adalah Shehrazat percaya dengan berita fitnah itu gitu.

Ali Kemal pulang menemui Cansel, lalu Ali pun menceritakan kepada Cansel soal penyakit kanker Fusun yang parah. Cansel pun mengijinkan Ali Kemal untuk pergi menemani Fusun, meski demikian Cansel mengingatkan soal jabang bayinya.

Onur telpon Shehrazaat tapi tak diangkat. Keduanya meratap sedih ditempat masing-masing.

Onur mengadakan jumpa pers, Onur menjelaskan bahwa berita itu fitnah dan menjelaskan bahwa perempuan itu bernama Jale. Dia adalah mantan pegawai Binyapi, yang dipecat karena kerjaanya tak sesuai. Jale mungkin sakit hati dan berusaha balas dendam dengan mencemarkan nama baik Onur gitu.

Saat Onur sedang jumpa pers, si Sherhazat lagi nengokin Fusun di rumah sakit. Fusun sangat sedih, bilang kepada Ali Kemal jika sampai terjadi sesuatu Fusun minta Ali Kemal menjaga anak-anaknya terutama anaknya yang masih bayi. Momen kesedihan pun terjadi antara Fusun dan Ali Kemal. Tapi Fusun juga berpesan jangan sampai anak-anaknya memanggil wanita lain sebagai ibu gitu.

Onur nyamperin Karim, Onur marah karena Karim tidak mendukung Onur disaat ditimpa masalah. Onur tak menyangka saat sahabatnya kena fitnah Karim justru percaya berita fitnah itu. Onur meninggalkan Karim dengan marahnya. Bennu giliran nyamperin Karim tapi dicuekin.

Ali Kemal setia menemani Fusun di rumah sakit, Sherhazat masuk menemui Fusun dan memberi semangat kepada Fusun. Shehrazat meyakinkan Fusun bahwa semua akan baik-baik saja, karena Khan pernah mengalami hal sama gitu.

Karim telpon Shehrazat dengan sok perhatian, temannya Karim pun mengingatkan bahwa yang dilakukan Karim itu tak benar gitu. Temannya Karim menduga saat ini Karim senang karena hal ini bisa dimanfaatkan untuk mendekati Sherhazat. Bennu menemui Karim, tapi lagi-lagi si Karim cuek dengan alasan sedih dengan pemberitaan Onur (preet banget gitu si Karim).

Shehrazat, Nadide dan Burhan ngobrol bareng. Nadide bersyukur semua hal terbongkar sebelum pernikahan terjadi namun Burhan mengingatkan bahwa semua berita itu diyakini hanya fitnah belaka gitu. Burhan sangat yakin bahwa Onur tidak melakukan apa yang diberitakan.

Janet akhirnya nyadar bahwa dia hanya diperalat musuh bisnisnya Onur. Sepertinya si pentolan geng jahat itu bakalan berurusan dengan Onur dan ditinggalkan rekan jahatnya.

Onur sangat sedih di rumah dan tak mau berangkat kerja, asisten rumah tangga berusaha menghibur tapi tak mempan. Hingga akhirnya ada paket datang, paket itu adalah lukisan yang dulu pernah diberikan kepada Shehrazat.

Onur datang ke rumah Sherhazat, Onur bilang dengan mengembalikan lukisan itu berarti Shehrazat tidak ingin melihat Onur lagi. Shehrazat dengan marahnya mengusir Onur. Lalu Onur pun menjelaskan alasan mengapa dulu dia mengajak Shehrazat bermalam dengan menawarkan sejumlah uang? alasannya adalah hanya ingin menilai kepribadian Shehrazat bukan untuk tindakan pelecehan, saat itu Onur yakin bahwa Shehrazat adalah wanita yang ia cari selama ini. Tapi sayang Shehrazat tak percaya, dan menilai Onur itu suka bayar wanita untuk bermalam. Onur pun akhirnya pasrah dan mengucapkan selamat tinggal kepada Shehrazat.

Karim dan Bennu jalan bareng, akhirnya Karim memutuskan hubungan dengan Bennu dengan alasan selama ini tak bisa membuat Bennu bahagia. Bennu pun nyadar bahwa dia memang tak akan pernah bisa mendapatkan cintanya Karim. Bennu pergi dan kesimpulannya adalah PUTUS!

Shehrazat terkejut melihat Feride datang ke rumahnya, kedatangan ibunda Onur hanya bilang bahwa Feride ada di pihak Shehrazat. Feride minta maaf atas perbuatannya kurang baiknya kepada Shehrazat selama ini. Feride pun curhat kepada Sherhazat tentang masa lalu keluarganya. Feride bercerita bahwa ayahnya Onur dulu selingkuh dan bahkan mati ditempat selingkuhannya. Akhirnya Feride dan Sherhazat baikan deh tapi sayangnya keadaanya sudah berbeda.

Bennu tidur dan tak sadar di rumahnya sudah berkobar api yang menyala-nyala. Ambulan dan polisi berdatangan ke rumah Bennu. Sementara Melek sedang di jalan dan hendak ketemuan dengan Savir. Tapi Melek terkejut ketika melihat rumahnya ramai. Melek langsung syok ketika tau Bennu didorong menuju ambulan.

Sherhazat ditelpon Melek dan mengabarkan musibah yang menimpa Bennu.

Onur masih sedih, Yasmin terus berusaha menguatkan Onur. Yasmin terus meyakinkan bahwa Jale itu emang wanita tak bermoral gitu dan Onur harus berbuat sesuatu untuk mengusutnya gitu. Tiba-tiba Melek telpon Onur dan mengabarkan soal Bennu.

Keceriaan nampak di keluarga Burhan, tapi sayang keadaan sudah berbeda karena ya gitu deh Fusun kena kanker parah. Burhan menanyakan kepada Ali Kemal soal bayi dikandungan Cansel, tapi Ali tak tau kabarnya karena semenjak Fusun dirawat si Ali tak menengoknya lagi.

Karim datang ke rumah sakit menjenguk Bennu, Melek langsung keluar ruangan. Bennu justru menangis saat Karim menyapanya. Sementara Melek diluar ditenangkan oleh Savir, tapi saat bersamaan hp-nya Savir bunyi dan itu telpon dari istrinya, Savir pun bilang akan tetap dirumah sakit jadi istrinya tak perlu menunggu kepulangannya gitu.

Karim minta maaf pada Bennu, dan meminta Bennu agar melupakan apa yang telah terjadi. Karim pun ngaku bahwa dia sangat mencintai Bennu dan tak bisa hidup tanpa Bennu. Sayangnya Bennu percaya, padahal yakin deh itu si Karim bohongan doang karena cintanya Karim itu untuk Shehrazat. Yah gitu deh, Karim tega mempermainkan Bennu yang benar-benar mencintainya.

Dan asyiknya Shehrazat Episode 38 (9 September 2015) bersambung, cukup sekian dan baca cerita ulang selanjutnya...

Nah, cerita selanjutnya diam-diam Khan telpon Onur pakai hp ibunya selengkapnya baca di Shehrazat Episode 39 (10 September 2015) hanya di blog tercinta http://kabarsensasi.blogspot.com/.

Jika ketinggalan episode-episode sebelumnya simak di:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Cansu & Hazal Episode 3 (9 September 2015): Cansu Dapat Info Ibu Kandungnya!


Cansu & Hazal Episode 3 (9 September 2015): Cansu Dapat Info Ibu Kandungnya! Hei para pembaca setia http://kabarsensasi.blogspot.com/ pada suka serial drama Turki baru di ANTV gak sih? itu tuh yang ceritanya ala-ala putri yang tertukar, kini cerita ulangnya masuk episode 3. Di Episode 1 Jihan dan Dilara sudah tau Cansu bukan putri kandung. Di episode 2 Giliran Cansu yang tau bahwa dirinya bukan anak kandung dari Jihan dan Dildara, lalu apa yang akan terjadi? Tamat? ya belum, orang baru mulai gitu kok.

Nah, yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya bisa disimak di Cansu & Hazal Episode 1 dan juga Cansu & Hazal Episode 2.

Lalu untuk Cansu & Hazal Episode 3 (9 September 2015) ini ceritanya Cansu langsung lari meninggalkan ortu dan kakaknya. Jihan, Dilara dan Onsu berusaha mengejar tapi si Cansu terlanjur naik taxi deh. Akhirnya Jihan langsung tancap gas mengejar taxi yang dinaiki Cansu. Dildara dan Ozan panik bahkan sempat berdebat karena saling menyalahkan.

Hazal bohong dengan ibundanya, ngakunya temannya ngajak les tapi sebenarnya Hazal mau jeng-jeng. (Yah, ternyata si Hazal belum tobat beneran, padahal sebelumnya janji gak akan ngecewain ibunya lagi gitu kan).

Dilara berusaha menelpon Cansu, tapi gak diangkat. Sementara Jihan masih berusaha mencari Cansu.

Hazal dandan pakai lipstik ibunya dan langsung cabut menuju tempat tongkrongan.

Cansu sangat sedih dan melampiaskan kesedihannya dengan berkuda, dari belakang Jihan mengejar Cansu tapi tak dihiraukan. Tapi akhirnya Cansu berhenti dan Jihan ngajak ngobrol. Cansu nangis-nangis, Jihan berusaha menenangkan karena biar bagaimana pun Cansu adalah nyawa sang ayah gitu.

Gulseren dan kakak iparnya berdebat soal kue, lagi-lagi menjurus soal ekonomi dan soal rumah yang diperebutkan. Karena kesal Gulseren pergi keluar rumah. Sementara kakak iparnya mencabik-cabik kue buatan Gulseren.

Hazal nongkrong di restoran milik Jihan, dengan sok gaya ketika pelayan datang mengantar pesanan si Hazal dengan tak sopan menyalahkan pesanan. Ketika hendak bayar Hazal dan temannya panik karena duitnya gak cukup buat bayar gitu. Akhirnya Hazal dan temannya kabur, pelayan tau dan mengejar anak nakal itu tapi berhasil mengelabuhi si pelayan.

Hazal dan temannya sampai dirumah, bibinya langsung sok asik dengan Hazal, saat ditanya soal kue yang hancur si bibi alasan kue itu jatuh padahal kan aslinya dicabik-cabik penuh dengan emosi.

Cansu ikut Jihan pulang, Dilara dan Ozan menyambut baik kedatangan Cansu.

Gulseren akhirnya dapat kerjaan baru di sebuah kafe. Tapi jam kerjanya lama, meski demikian Gulseren tetap menerimanya karena desakan ekonomi.

Jihan, Dilara, Ozan dan Cansu makan bareng, si Cansu nampak diam aja padahal yang lain asyik ngobrol sesuatu yang lucu-lucu tapi tetep aja Cansu tak tertarik ngobrol. Tiba-tiba suasana jadi tegang karena Cansu bahas soal tes DNA. Dengan nyolot Cansu protes soal Jihan dan Dildara yang ternyata bukan ortu kandungnya, tanggapan Dildara pun tak kalah nyolot jadi semacam berantem gitu deh. Cansu ngotot ingin tau orant tua kandungnya.

Cansu menyendiri di kamar, sangat sedih dan menangis. Tiba-tiba Ozan datang dan berusaha menghibur, yah meski tau bukan sodara kandung tapi Ozan tetap sayang dengan Cansu gitu.

Gulseren bilang dapat kerjaan baru di tempat roti dan harus pulang jam 10 malam. Kakak iparnya nyolot karena si Gulseren lama amat kerjanya, kan jadinya gak ada yang masak dan beresin rumah. Sementara itu Hazal nyebelin banget karena minta uang kepada ibunya dengan alasan ada kegitan sekolah, sang ibu menolak tapi si Hazal malah marah-marah.

Jihan berusaha menenangkan Dilara yang tadinya sempat emosi, sementara Ozan terus berusaha menenangkan Cansu. Ozan bilang apapun yang terjadi Cansu adalah adiknya dan Ozan tidak ingin adik yang lainnya. Tapi meski demikian Ozan ngajak Cansu mencari keluarga kandungnya dan Cansu sangat senang dengan dukungan sang kakak.

Dilara akhirnya setuju untuk mencari anak kandungnya, padahal sebelumnya ngotot banget bahwa apapun yang terjadi Cansu tetaplah putrinya.

Gulseren mulai masuk kerja sebagai pelayan restoran roti.

Cansu dan Ozan mulai beraksi mencari informasi ke rumah sakit tempat ia dilahirkan, dengan modus dapat tugas dari sekolah si Cansu berusaha merayu petugas untuk mencari informasi. Pihak rumah sakit menolak memberikan informasi karena data pasien adalah data rahasia gitu.

Ozan ada ide, ia pura-pura tersesat sehingga petugas berusaha mengantarkan Ozan sementara itu Cansu beraksi mencari file-nya. Dan akhirnya Cansu mendapatkan informasi deh. Tapi begitu mau keluar ruangan ia kesulitan karena sang petugas sudah kembali, akhirnya Ozan kembali pura-pura tersesat untuk mengelabuhi petugas.

Akhirnya Cansu tau nama keluarga aslinya dan tau nama bayi yang satunya dinamai Hazal.

Jihan kawatir soal Dilara yang sulit menerima, karena takutnya putri kandungnya tak sepintar Cansu karena selama ini Dilara selalu menuntut hal yang sempurna pada putrinya gitu. (Dan memang Hazal itu nakal kan?)

Ozan ngajak Cansu untuk mencari alamatnya tapi Cansu menolak karena ngaku belum siap.

Jihan dan ayahnya datang ke rumah sakit mananyakan soal berkas tapi pihak rumah sakit tidak bisa memberikan berkas itu karena petugas tidak bisa menemukannya. (Ya, iya lah berkasnya sudah diambil Cansu gitu kan?)

Hazal dengan teman-temannya kembali jeng-jeng dan sepertinya mau bikin ulah lagi tuh.

Cansu datang ke alamat Gulseren, clingak-clinguk mencari rumah ibu kandungnya. Tapi akhirnya ketemu juga sih. Seorang warga pun bertanya kepada Cansu sedang cari siapa? Cansu pun bertanya soal Gulseren dan dapat informasi bahwa ibunya itu kerja di restoran roti.

Hazal diajak teman-temannya nongkrong di restoran roti tempat ibunya kerja, akhirnya sang ibu melihatnya tapi Hazal berlagak gak kenal sama ibunya dan milih pergi dengan alasan tempatnya tak menarik.

Cansu dan Hazal berpapasan, Cansu menuju tempat roti si Hazal meninggalkan tempat roti. Dan akhirnya jreng-jreng Cansu melihat atribut nama Golseren di baju seorang pelayan.

Dan akhirnya Cansu & Hazal Episode 3 (9 September 2015) bersambung deh.....

Cerita selanjutnya Cansu bilang kepada Gulseren bahwa dia ibunya gitu, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 4 (10 September 2015) hanya di blog tercinta ini ya http://kabarsensasi.blogspot.com/

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Terus simak serial-serial drama yang hit di Indonesia hanya di blog tercinta http://kabarsensasi.blogspot.com/ dan jangan lupa ya baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensai.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/