23 November, 2015

Shehrazat Episode 112 (23 November 2015): Ternyata Benar, Eda Tahu Rahasia Shehrazat Dari Karim!


Shehrazat Episode 112 (23 November 2015): Ternyata Benar, Eda Tahu Rahasia Shehrazat Dari Karim! Hai-hai ketemu lagi sama blog kabar sensasi nih, gimana ada yang gak sempat nonton Shehrazat episode yang ke 112 gak nih? tenang langsung sini aja, oh ya masih ingat cerita sebelumnya kan? itu loh soal Shehrazat yang ngamuk tak terkendali merusak seisi ruangan kantor Onur karena merasa sang suami gak bisa jaga rahasia soal malam kelam yang dulu itu. Eda tau rahasia Shehrazat yang mendapatkan uang dengan tidur dengan seorang pria, Eda membocorkan rahasia itu ke Nadide, nah Nadide pun tanya langsung ke Shehrazat, itulah mengapa Shehrazat ngamuk pada Onur. Episode sebelumnya benar-benar menyedihkan deh pokoknya! Terus-terus?

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan baca di Shehrazat Episode 111 (22 November 2015).

Dan Shehrazat Episode 112 (23 November 2015) ceritanya adalah Onur sangat sedih dan hanya diam tanpa kata. Onur memutuskan untuk bertanya pada Nadide apakah Shehrazat dengan Khan datang ke rumah Burhan? Onur bilang tadi habis bertengkar lalu Shehrazat dengan Khan pergi dari rumah. Nadide jadi merasa bersalah dan mengundang Onur untuk datang ke rumah.

Nadide langsung ngobrol dengan Burhan bahwa nanti Onur akan datang, Burhan marah-marah karena setelah Nadide bilang ke Shehrazat semua jadi kacau! Nadide juga menyalahkan Burhan kenapa dulu tidak memberi uang pengobatan Khan! Saat sedang asyik berdebat, Onur datang. Nadide menceritakan pada Onur bahwa Eda bilang Shehrazat dapat uang pengobatan Khan dengan tidur dengan seorang pria, Nadide bilang pria itu harus ditemukan untuk menyelesaikan masalahnya! Tapi kemudian Onur mengakui "pria itu adalah aku, aku yang memberikan uang itu, tapi waktu itu aku tidak tau kalau uangnya untuk pengobatan Khan". Burhan langsung pergi karena marah mendengar pengakuan Onur. Sementara itu Onur curhat pada Nadide bahwa memang yang dilakukan malam itu salah, tapi menikahi Shehrazat bukanlah untuk menebus rasa bersalahnya, Onur menikahi Shehrazat karena sejak awak ketemu sudah jatuh cinta! Nadide lalu bertanya "dari mana Eda tahu rahasia itu?". Onur langsung terdiam, lalu pergi meninggalkan Nadide.

Karim dan Melek kebingungan mencari Bennu yang kabur dari rumah sakit. Karim menduga Bennu pergi lalu minum-minum dibar.

Shehrazat dan Khan pergi naik taksi entah kemana, dalam perjalanan Khan sangat rewel karena lapar, karena gak mau pisah dengan Nilufer dll.

Onur dalam perjalanan mengingat bahwa selama ini cerita rahasia malam kelamnya itu hanya pada Karim! Tidak pada orang lain! Lalu kenapa Eda Tau? (dugaan admin sih si Karim mungkin mulutnya ember waktu tidur bareng Eda)

Bennu mabuk-mabukan dengan seorang pria yang tak dikenal, Bennu menceritakan bahwa suaminya telah selingkuh. Pria itu pun semacam memprovokasi Bennu agar membalas perbuatan suaminya dengan melakukan hal yang sama, biar impas!

Onur datang menemui Karim, Onur marah besar lalu menonjok Karim! Onur tanya "apa kau tidur dengan Eda?". Onur tak menyangka Karim melakukan semuanya, Karim berdalih mengatakan pada Eda karena mabuk. Onur sambil nangis bilang bahwa Shehrazat kini tak akan kembali lagi! Onur pun memutuskan tidak menganggap Karim sebagai apa-apanya lagi!

Burhan marah-marah karena menganggap Onur bukan pria sejati. Nedide pun mengingatkan bahwa kesalahan Burhan lebih besar dari Onur! Onur memang cinta pada Shehrazat sejak pertama kali bertemu, hingga akhirnya menikahinya, apa itu bukan pria sejati?

Eda mendapat kabar bahwa Shehrazat mengamuk di kantor Onur, Eda langsung tanggap kenapa Shehrazat mengamuk. Eda ketakutan langsung mengemasi barangnya lalu kabur, tapi saat itu Karim datang dan melihat Eda yang berusaha kabur. Karim bertekat akan membunuh Eda!

Burak dan Melek menemui Merk untuk cari info tentang Bennu! 

Bennu hendak diperkosa seorang pria di kamar mandi sebuah kafe tapi untung penjaga Kafe berhasil menyelamatkannya. Bennu langsung telpon Melek.

Shehrazat sangat sedih mengenang saat-saat ia harus kencan dengan Onur demi pengobatan Khan. Shehrazat terus-terusan teringat peristiwa malam kelam itu.

Onur sangat sedih dan hanya diam tanpa kata di rumahnya. Onur berusaha menahan tangisnya, saat Firdev berusaha ngajak ngobrol pun Onur tetap diam.

Burhan dan Nadide datang ke rumah Onur, Burhan masih marah pada Onur! Burhan mengata-ngatai Onur ini itu, Nadide berusaha mencegah Burhan agar tidak bicara apapun tapi si Burhan terus nerocos! Onur balik mengata-ngatai soal kenapa dulu tak tergerak untuk membatu Shehrazat? kenapa sampai Shehrazat melakukan itu, coba kalo waktu itu bukan dengan Onur gimana? Nadide mendadak pinsan! Onur dan Burhan pun panik.

Shehrazat bingung ketika bangun pagi Khan tidak ada, petugas hotel tak ada yang tau.  Shehrazat lari keluar berusaha mencari Khan tapi tak kunjung ketemu.

Eda bersembunyi di tempat temannya. Eda mengaku pemanas di rumahnya rusak itulah mengapa tidak bisa tinggal dirumahnya. Ketika temannya hendak ngajak keluar tapi si Eda menolak, ketika ditanya apa ada masalah? Eda bilang tidak ada!

Oke deh Shehrazat Episode 112 (23 November 2015) sampai disini aja, bersambung di postingan berikutnya tetap di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Nilufer kangen pada Khan tapi Onur bilang tak mungkin lagi bisa melihatnya, kenapa? selengkapnya baca di Shehrazat Episode 113 (24 November 2015).

Baca juga nih:

Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:
Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Cansu & Hazal Episode 78 (23 November 2015): Rencana Jahat Candan Makin Matang!


Cansu & Hazal Episode 78 (23 November 2015): Rencana Jahat Candan Makin Matang! || Selamat datang kembali di blog kabar sensasi, langsung lanjut lagi ke cerita Cansu dan Hazal episode yang ke 78 nih. Masih ingat cerita sebelumnya kan, itu loh yang kakek Rahmi ditangkap polisi karena ada orang misterius yang ngelaporin dia atas kasus pemukulan Alter. Teru-terus cerita selanjutnya gimana?

Terus tunggu bentar ini loh buat yang ketinggalan atau lupa cerita sebelumnya bisa di baca di Cansu & Hazal Episode 77 (22 November 2015).

Dan Cansu & Hazal Episode 78 (23 November 2015) ceritanya adalah Candan berusaha menghubungi Oskan tapi gak diangkat. Oskan tau pasti Candan mau tanya soal uang yang diambil Keriman makanya itu sengaja gak jawab telpon dari Candan. Engin pun memberi saran pada Oskan agar meminta maaf pada Cansu dan merelakan Gulseren pergi, tapi Oskan justru marah-marah karena gak terima dengan saran itu, Oskan tetap gak rela Gulseren bersama Jihan.

Dilara ngobrol dengan teman pemilik butik, Dilara suka dengan bajunya lalu tanya-tanya bagaimana kabarnya Solmaz. Dilara pun diberitahu bahwa Solmaz sudah tidak lagi bekerja karena dipecat.

Osman berusaha merayu Keriman agar diberitahu dimana uangnya disimpan? tapi Keriman tetep merahasiakannya, Osman terus menakut-nakuti bahwa penjahat ada dimana-mana jadi perlu diinvestasikan bla-bla-bla. 

Candan mendatangi Oskan ke bengkel, Candan marah-marah karena telponnya gak diangkat, memang benar Candan tanya soal uang yang dicuri Keriman. Oskan marah-marah dan bilang hentikan saja kasusnya, aku menyerah! Candan makin kesal karena hanya minta mengambil uangnya yang di bawa Keriman itu saja tapi kok malah minta kasusnya distop.

Keriman kembali ke rumah dan melihat seisi rumahnya berantakan, Keriman tau pasti pelakunya adalah Oskan. Keriman pun langsung mengambil obeng lalu menyimpan uangnya. Keriman telpon Nezaket lalu marah-marah kenapa rumah berantakan? Nezaket bilang yang melakukan Oskan! Keriman tetep marah-marah dan minta agar Nezaket membantu membersihkan rumah tapi sayang dicuekin.

Osman mendatangi temannya agar berpura-pura menjadi agen investasi properti, Osman menyuruh agar temannya itu pura-pura menjual rumah dengan harga 600lira lalu setelah nego disuruh menurunkan menjadi 500 karena jumlah uang Keriman itu 500. Saat sedang asyik mengatur rencana tiba-tiba Candan telpon minta agar segera datang karena ada tugas penting, apa itu?

Osman datang menemui Candan, Osman diberi tugas agar mengambil uang yang dibawa Keriman. Awalnya Osman bilang Keriman gak mungkin mencuri uang itu, tapi begitu Candan memberikan uang si Osman langsung berubah pikiran dan berjanji akan menemukan tempat penyimpanan uang Keriman. Candan yakin Osman bisa mengatasi masalah uangnya Oskan, bahkan Candan semakin punya banyak informasi yang bisa menjatuhkan Jihan. Informasi apa itu?

Gulseren sangat sedih karena kepergian ayahnya dan bahkan saat menelpon ibunya tirinya justru tak dianggap lagi sebagai anak. Gulseren menangis sendirian di rumah sambil teriak-teriak menyebut nama Jihan.

Dilara telpon Ozan untuk tanya dimana, kenapa gak pulang makan malam? Ozan pun bilang sedang berusaha mencari Alter untuk membuat kesepakatan agar membebaskan Rahmi. Tapi yang ada Dilara justru kesal karena merasa ngapain bebasin Rahmi.

Gulseren kaget saat Deria dan anaknya datang membawakan makanan, Gulseren sempat curhat bahwa ibu tirinya sudah tak menganggapnya sebagai anak, terus bilang juga kini sudah tak ingin berhubungan lagi dengan Jihan. Saat sedang asyik curhat tiba-tiba Cansu telpon, Gulseren bilang baik-baik saja tapi Cansu bisa merasakan bahwa ibunya itu sedang sedih.

Cansu hendak pergi ke rumah Gulseren tapi dicegah Dilara, Cansu bilang hanya ingin menjenguk sebentar saja! Dilara tetep mencegahnya bahkan saat Cansu bilang ayahnya Gulseren meninggal pun tetep dilarang pergi, lalu Cansu telpon Jihan untuk minta ijin nginap semalam Gulseren, Jihan mengijinkannya tapi Dilara langsung minta hp Cansu lalu marah-marah pada Jihan kenapa mengijikannya?

Yaldirin menyuruh Jihan agar menemui Gulseren tapi Jihan bilang bahwa hubungannya sudah berakhir. Gulseren tidak mau bertemu lagi dengan Jihan. Meski sedih tapi Jihan merasa keputusan Gulseren itu benar karena saat ini sidang cerai dengan Dilara dicabut bahkan setelah kenal dengan Jihan kehidupan Gulseren penuh dengan kesialan karena terus-terusan  diganggu Dilara.

Gulseren senang karena akhirnya Cansu datang menemui dan menginap di rumahnya. 

Ozan ngajak jalan-jalan Hazal, Ozan tanya kenapa Cansu datang ke rumah Gulseren? Hazal pun bilang karena ayah Gulseren meninggal dan Cansu tak mau ibunya sedih sendirian. Ozan bali tanya kenapa kamu gak menjenguk Gulseren? Ozan bilang biar bagaimana pun Gulseren itu ibu yang membesarkanmu. Tapi Hazal cuek. Akhirnya Hazal dan Ozan sampai di kafe, Ozan pergi ke kamar mandi lalu ada pria yang menggoda Hazal. Saat Ozan kembali langsung marah dan berantem dengan pria yang menggoda Hazal. Ozan langsung mengajak pergi Hazal dari kafe, Hazal senang karena Ozan membelanya.

Yaldirin menemui Solmaz untuk tanya dimana Alter? Solmaz bilang gak tau karena begitu tau ada polisi mencari dia langsung pergi. Yaldirin langsung memberi uang, Solmaz langsung buka mulut dan bilang bahwa Alter sedang berada di tempat temannya.

Yaldirin menemui Alter, Yaldirin langsung marah kenapa selalu mencari masalah? Alter bilang gak tau apa-apa soal linggis. Yaldirin langsung ngajak Alter ke kantor polisi untuk bilang bahwa pelaku pemukulannya bukan Rahmi jika tidak mau maka video penembakan Jihan akan dilaporkan ke kantor polisi. Alter ketakutan lalu menuruti kemauan Yaldirin. Akhirnya Rahmi bebas dari kantor polisi, tapi Jihan masih bertanya-tanya kalo bukan Alter yang mengirim linggis itu ke polisi lalu siapa? (pasti Candan!)

Oke deh Cansu & Hazal Episode 78 (23 November 2015) sampai disini aja, ketemu lagi dipostingan berikutnya tetap di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Gulseren kembali sedih karena harus berpisah lagi dengan Cansu, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 79 (24 November 2015).

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

22 November, 2015

Shehrazat Episode 111 (22 November 2015): Shehrazat Ngamuk Tak Terkendali Pada Onur, Kenapa?


Shehrazat Episode 111 (22 November 2015): Shehrazat Ngamuk Tak Terkendali Pada Onur, Kenapa? || Halo masih setia dengan blog kabar sensasi kan, postingan ini khusus buat pecinta serial Shehrazat yang gak bisa nonton episode yang ke 111. Masih ingat cerita sebelumnya kan soal Eda bilang pada Nadide bahwa Shehrazat dapat uang operasi Khan karena tidur dengan pria semalam.

Terus tunggu dulu nih, buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan baca di Shehrazat Episode 110 (21 November 2015).

Dan Shehrazat Episode 111 (22 November 2015) ceritanya adalah Nadide bilang pada Burhan jika tidak segera bicara pada Shehrazat maka tidak usah kembali ke rumah. Burhan hanya bengong, lalu Fusun datang karena penasaran sebenarnya ada masalah apa? Nadide tetap merahasiakannya, Ali kemal datang memberikan kabar pada Burhan bahwa sudah cerai dari Ahu tapi si Burhan tak merespon dan langsung pergi. Ali pun plonga-plongo sebenarnya ada apa sih?

Burhan datan ke kantor Shehrazat, ngobrol ini itu tapi tak sampai hati bicara soal dari mana dulu dapat uang operasi Khan? Burhan merasa canggung lalu permisi pulang! Shehrazat bingung ada apa sih? Ghani pun bilang bahwa di rumah hubungannya dengan Nadide tak baik. Burhan berlajan pulang sambil menangis!

Burhan sampai rumah, Nadide mendekat lalu tanya "kamu tidak bicara dengannya kan, aku tahu kamu pasti tak bisa mengatasinya!".

Onur datang ke rumah Firdev untuk memintanya kembali bekerja dirumah. Apakah Firdev mau?

Onur pulang ke rumah bersama Shehrazat, Onur bilang Firdev tak mungkin kembali lagi! Shehrazat marah, tapi begitu masuk rumah Shehrazat melihat Firdev sengan menyiapkan makan bersama anak-anak. Shehrazat kesal pada Onur karena telah mengerjaiinya!

Eda kesal karena tak terima jika Karim mencampakannya! Tapi Eda bangga karena telah berhasil membuat Bennu sperti orang gila dan masuk panti rehabilitasi.

Burak mengajak Melek pergi sarapan bareng, Merk tak sengaja melihatnya dan hal itu membuatnya sedih!

Eda datang ke panti rehabilitasi menjenguk Bennu! Eda datang membawa bunga dengan syok asiknya, Bennu kaget tapi untung Melek datang dan langsung mengusir Eda!

Melek menelpon Karim memberitahu bahwa Eda datang dan sempat mengatakan hal-hal yang memperburuk. Karim kaget dan langsung menuju rumah sakit tapi ngakunya pada Onur sih gak ada masalah apa-apa.

Onur makan bareng dengan wanita teman jurnalisnya. Sepertinya Wanita ini punya maksud buruk! Musuh lagi bagi kehidupan rumah tangga Onur? sepertinya begitu! Wanita itu terus-terusan merayu Onur! Tapi Onur dengan tegas menolak rayuannya bahkan bilang "tak ada lagi alasan untuk kita bersahabat, kamu tak akan lagi ada didaftar jurnalis yang akan aku temui".

Karim mendatangi Eda, Karim marah-marah dan mendorong Eda hingga terjatuh.

Nadide ingin sekali menemui Shehrazat, begitu sampi depan kantor eh malah bablas, Nadide sepertinya tak sampai hati ketemu dengan Shehrazat.

Karim tetap datang tiap malam ke rumah sakit meski dokter melarangnya.

Bennu menemui teman di panti rehabilitasi untuk minta minuman alkohol, Bennu bilang sudah tak tahan lagi tapi pria itu tak memberikan apapun pada Bennu.

Nadide akhirnya menemui Shehrazat dan meceritakan semua tentang Eda yang telah memberitahukannya tentang darimana uang operasi Khan? apakah benar dengan cara tidur semalam dengan seorang pria? Nadide tak bermaksud mencari tau kepastiannya Shehrazat melakukan itu atau tidak, yang jelas kalo itu terjadi Nadide menyalahkan Burhan. Shehrazat langsung menagis sedih!

Bennu berusaha kabur dari panti rehabilitasi! 

Shehrazat dengan marahnya datang ke kantor Binyapi menemui Onur! Shehrazat langsung ngamuk tak terkendali, merusak seisi ruangan Onur sambil teriak-teriak "kepada siapa kau mengatakannya Onur! kepada siapa kau mengatakannya Onur!". Onur berusaha menenangkan tapi tak berhasil. Shehrazat menganggap Onur tak bisa jaga rahasia! Setelah puas mengamuk Shehrazat langsung meninggalkan Onur dengan penuh emosi.

Karim tau Shehrazat sedang mengamuk didalam ruangan Onur, tapi saat itu Karim langsung kembali masuk ke ruangannya lalu duduk lemas. (hemmm, jangan-jangan Karim yang bilang-bilang pada Eda?).

Shehrazat pergi menyetir mobilnya dengan penuh emosi dan teriak-teriak tak terkendali. Shehrazat kembali ke rumah langsung mengajak Khan pergi dengan paksa. Firdev bingung ada apa? Nilufer sedih melihat Khan mengemasi barang-barangnya. Shehrazat meninggalkan cincin nikahnya diatas kasur. Firdev dan Nilufer berusaha mencegah kepergian Sherhazat dengan Khan tapi tetap tak bisa. Shehrazat pun minta maaf pada Nilufer dan Fidev karena tetap harus pergi, Shehrazat minta maaf jika selama ini ada salah.

Onur masih sedih di kantor, Onur menangis! Karim masuk ke ruangan Onur, menanyakan keadaan Onur tapi Onur tak meresponnya! Tiba-tiba Karim dapat kabar bahwa Bennu kabur dari rumah sakit!

Oke deh  Shehrazat Episode 111 (22 November 2015) lanjut di postingan berikutnya ya tetap di blog kabar sensasi tentunya!

Cerita selanjutnya Onur mengaku pada Burhan dan Nadide bahwa pria yang tidur dengan Shehrazat waktu itu adalah Onur sendiri, Burhan sangat marah! selengkapnya baca di Shehrazat Episode 112 (23 November 2015).

Baca juga nih:

Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:
Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Cansu & Hazal Episode 77 (22 November 2015): Rahmi Ditangkap Polisi! Kasus Apa Lagi?


Cansu & Hazal Episode 77 (22 November 2015): Rahmi Ditangkap Polisi! Kasus Apa Lagi? || Hai-hai jumpa lagi dengan blog kabar sensasi, postingan ini khusus buat yang ketinggalan gak nonton Cansu dan Hazal episode yang ke 77 dimana cerita sebelumnya soal kematian Theoman tetap menjadi rahasia, Candan makin matang persiapannya menghadapi sidang selanjutnya karena dengan mudah dapat informasi terkait Dilara dan Jihan melalui Osman, sementara itu Oskan masih ngamuk-ngamuk berusaha mendapatkan uang yang telah diambil Keriman. Terus-terus?

Terus buat yang lupa atau ketinggalan cerita sebelumnya bisa di baca saja di Cansu & Hazal Episode 76 (21 November 2015).

Dan Cansu & Hazal Episode 77 (22 November 2015) ceritanya adalah Keriman dan Osman tertawa-tawa habis belanja-belanja, tanpa disadari Oskan datang mendekat langsung marah pada Keriman. Oskan minta uang yang telah diambil Keriman. Oksan menonjok Osman, Keriman panik lalu teriak-teriak minta tolong dan kebetulan ada polisi lewat lalu Oskan justru dikejar polisi.

Jihan berusaha menelpon Gulseren tapi tak diangkat, Dilara dari atas mengasi Jihan yang terus ingin menelpon Gulseren. Dilara memarahi Rahmi yang telah meminta maaf pada Gulseren, tapi Rahmi cuek dan justru menasehati Dilara agar menerima hidupnya. Dilara pun mengingatkan bahwa selama ini telah melunasi utang-utang Rahmi tapi kini tak mendukung lagi, Dilara menganggap Rahmi telah berhianat. 

Dilara pakai baju tidur seksi dengan wangi-wangian bermaksud hendak menghampiri Jihan, siapa tau tergoda gitu tapi tiba-tiba berubah pikiran dan gak jadi deh.

Rahmi kaget ketika  melihat koran ada berita penemuan mayat Theoman, Hazal juga tau berita itu lalu memeluk Rahmi sambil berbisik "tenang saja kakek, semua akan baik-baik saja".

Osman terus mengawasi Rahmi yang sedang minum-minum, tiba-tiba banyak polisi datang ke rumah Dilara lalu menangkap Rahmi. Osman bak mendapat berita angisn segar.

Jihan ketemuan dengan Gulseren, Jihan ngobrol ini itu tentang awal pertemuannya dengan Gulseren, sejak saat itu Gulseren membayangi Jihan, Gulseren tak bisa pergi dari pikirannya. Jihan pun ingin tumbuh tua bersama Gulseren. Tapi Gulseren kembali mengingatkan agar kembali ke keluarganya saja, karena semua sudah kembali ke awal. Gulseren merasa Dilara akan ada terus, Gulseren capek harus terus berurusan dengan Dilara.Jihan tiba-tiba dapat telpon dari Dilara yang mengabarkan bahwa Rahmi ditangkap polisi.

Solmaz dan Alter mengambil hasil tes DNA di rumah sakit, Alter yakin hasilnya positif tapi begitu amplop dibuka hasilnya jreng-jreng bikin keduanya melongo, apa hasilnya? "negatif"! Keduanya syok, Solmaz marah-marah harusnya kemarin gak ambil sisir bukan sikat gigi!

Gulseren dapat tamu di toko kuenya, dia adalah Mehmed teman masa kecilnya. Gulseren penasaran ada apa datang? Mehmed mengabarkan bahwa ayahnya meninggal karena serangan jantung, Gulseren mendadak sedih karena dulu waktu nikah ayahnya memutuskan untuk tidak mengakui Gulseren sebagai anak. Gulseren pun langsung pergi dengan sedihnya, Gulseran makin merasa tidak punya siapa-siapa lagi.

Hazal ke sekolah kembali sombong, Hazal ngaku kemarin pergi dari rumah karena cek-cok dengan Cansu. Hazal membuat cerita bohong, katanya Cansu marah dan ngamuk saat tau teman cowoknya lebih peduli dengan Hazal. (Sungguh, Hazal ini keterlaluan! banyak pelajaran hidup yang telah dialaminya tapi sama sekali tak membuat dirinya berubah! masih saja jahat).

Rahmi diintrograsi di kantor polisi ditemain oleh Yaldirin. Rahmi gelisah karena dikiranya soal kematian Theoman tapi ternyata soal Alter. Ada yang melaporkan Rahmi telah mencoba melakukan percobaan pembunuhan dengan linggis. Pelapornya tanpa nama. 

Osman tanya pada Emine kenapa Rahmi ditangkap? Emine bilang tidak tahu, Osman langsung permisi pergi keluar untuk menemui Candan dan laporan!

Gulseren pergi ke makam ibunya, curhat ini itu terkait masa lalunya, saat-saat ayahnya mengusirnya dan tidak mengakuinya lagi sebagai anak. Gulseren curhat saat ini sudah tidak punya apa-apa lagi, putrinya tak lagi bahkan pria yang dicintainya pun tak mungkin lagi didapatkan.

Yaldirin keluar mengabarkan bahwa Rahmi ditahan karena kasus Alter, Jihan merasa lega karena dikiranya ditahan karena kasus lain. Yaldirin bilang ada orang mengirimkan linggis dan dokumen-dokumen ke kantor polisi!. Jihan ingat juga punya linggis dan dokument itu, tapi begitu dicek dikantor ternyata hilang semua! Jihan melihat rekaman cctv dan benar ada orang mengambilnya, tapi pria itu sudah dipecat sebelumnya. Jihan curita yang melakukan itu adalah Alter.

Solmaz memberitahu Alter bahwa ada polisi mencarinya! Alter kaget ketika tau Rahmi ditangkap polisi karena kasus pemukulan dulu. Alter takut jika nanti dilaporkan balik karena kasus penembakan Jihan. Alter pilih melarikan diri. (Kalo Alter tidak melaporkan lalu siapa? Pasti Candan!)

Oke deh Cansu & Hazal Episode 77 (22 November 2015) bersambung dipostingan berikutnya tetap bersama admin di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Oskan marah-marah karena tetap tidak rela kalo Jihan mendapatkan Gulseren, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 78 (23 November 2015).

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Akhirnya Vin Rana (Pemain Mahabarata) Menikah Dengan Nita Sofiani


Akhirnya Vin Rana Menikah Dengan Nita Sofiani || Halo pembaca setia blog kabar sensasi, kali ini admin mau posting artis India salah satu pemeran Mahabarata yang nikah dengan artis Indonesia. Dia adalah Vin Rana yang datang barengan dengan Shaheer Sheikh. Jika Sheheer asmaranya pernah memanas dengan pendangdut Indonesia Ayu Ting Ting, nah si Vin ini asmaranya membara dengan Nita Sofiani.

Hubungan Vin dan Nita memang lebih blak-blakan, masih ingat kan dulu hubungan Shaheer dan Ayu itu kesannya disembunyi-sembunyikan seolah biar bikin penasaran bahkan banyak yang bilang itu sengaja nyari sensasi untuk rating maker. Kalo si Vin dan Nita ini begitu jadian ya langsung mengakui bahwa keduanya pacaran bahkan siapa sangka Akhirnya Vin Rana Menikah Dengan Nita Sofiani. Inilah foto-foto pesta lamaran Vin Rana dengan Nita Sofiani:







Jarang kesorot media tapi justru hubungannya serius hingga akan memesuki jenjang pernikahan. Selamat ya buat Vin dan Nita, semoga langgeng! Kalo sudah menikah konon sih Nita siap pindah ke India.

Oke, jangan lula simak terus blog kabar sensasi ya karena siapa tau artis idola kamu ada disini.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Video Foto Paridhi Sharma & Lavina Tandon Di Indonesia Hingga Kembali Ke India


Video Foto Paridhi Sharma & Lavina Tandon Di Indonesia Hingga Kembali Ke India|| Bagi pecinta serial Jodha Akbar tentu seneng banget ya ketika akhirnya Ratu Jodha dan Ratu Ruqaiyah meet and great serta mengisi beberapa program acara dari facebooker, neweat bulaga hingga Indinesia malam. Boleh dibilang kedatangan 2 ratu ini sangat singkat karena Minggu 22 November sudah kembali lagi ke India.

Ini foto Paridhi dan Lavina saat meet and great lalu selfie bareng Ravi.



BeTewe itu itu yang dipeluk-peluk Paridhi siapa sih? karena nampak selalu menemani ri pemeran ratu Jodha, itu suaminya kan? Paridhi Sharma memang sudah menikah, tentang Paridhi baca aja di postingan:


Selengkapnya Video Foto Paridhi Sharma & Lavina Tandon Di Indonesia Hingga Kembali Ke India lihat disini:



Yah itulah ringkasan video foto kedatangan pemeran ratu Jodha dan ratu Ruqaiyah di Indonesia. Kabarnya 2016 bila memungkinkan giliran artis-artis Turki yang di undang. Buat yang suka serial Turki jangan lupa simak terus blog kabar sensasi karena cerita ulangnya semua ada disini mulai dari Cansu Hazal, Shehrazat hingga Cinta Elif.

Oke deh, pokoknya selalu kunjungi blog kabar sensasi karena siapa tau artis idola kamu sedang dibahas disini.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Cinta Elif Episode 41 (21 November 2015): Omer Sadar Dari Kritis, Tayyar Juga Selamat!


Cinta Elif Episode 41 (21 November 2015): Omer Sadar Dari Kritis, Tayyar Juga Selamat! || Halo para pecinta drama Turki, jumpa lagi dengan blog kabar sensasi nih, gimana ada yang gak sempat nonton Cinta Elif episode yang ke 41karena dinas malam mingguan? tenang aja, tapi ingat cerita sebelumnya kan? itu loh yang Omer kritis karena tertembak saat membebaskan ibunya Metin, Terus si Tayyar juga terkapar karena ditusuk oleh Husain. Terus-terus, siapa yang akan selamat?

Terus tunggu dulu ya, ini loh buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan baca di Cinta Elif Episode 40 (20 November 2015).

Dan Cinta Elif Episode 41 (21 November 2015) ceritanya adalah Tayyar akhirnya berhasil dioperasi dan melewati masa kritisnya, dokter ingin telpon polisi tapi Tayyar bilang gak perlu. Tayyar langsung telpon Husain, minta diberi ucapan selamat karena telah melewati masa kritisnya. Husain pun kaget dan kesal karena ternyata Tayyar masih hidup.

Ali memarahi Arda dan Pelin karena tidak memberi tahu hal-hal yang terjadi, bahkan Ali memberikan skor pada Pelin dan bilang bahwa Pelin harus bertanggujawab atas tertembaknya Omer, semua tugas Pelin dicabut karena dianggap terlibat dalam upaya pembunuhan. Pelin syok mendengarnya, Arda pun ikut sedih.

Husain datang ke rumah sakit sembari bawa makanan untuk Elif, Husain curhat sambil nangis-nangis tentang masa lalunya dengan Omer saat masih kecil. Elif pun menenangkan Husain agar tidak merasa bersalah atas tertembaknya Omer karena semua terjadi tiba-tiba! Husain pun masih menagis, lalu bilang pada Elif: "dulu aku berfikir hubunganmu dengan Omer tak bertahan lama, tapi ternyata aku salah! Ternyata kamu orang yang baik, aku berharap kalian bisa keluar dari tempat ini berdua".

Arda marah-marah pada Sammy karena telah meduduh Pelin ingin membunuh Omer hingga akhirnya Ali mennyekornya. Sammy tanya kalo bukan Pelin mata-mata itu siapa? Arda diam lalu bilang: "beri aku waktu, aku akan menemukan orangnya! yang pasti anda akan menyelas karena dan meminta maaf karena telah menuduh Pelin".

Tayyar dapat laporan bahwa dipersidangan si Metin bisa tutup mulut dan tidak memberikan keterangan apapun. Tapi kabar buruknya dokter bilang ginjal Tayyar harus diambil karena bermasalah.

Elif kembali menemui Omer, lalu mulai bicara ini itu agar Omer sadar dari tidurnya tapi nampak tak ada respon apapun. Dokter dan perawat bengong seolah tak ada harapan lagi, tapi Elif tetap berharap dan berusaha membuat Omer terbangun. Elif mencium kening Omer dan tiba-tiba tangan Omer bergerak menggenggam tangan Elif, lalu Omer bilang "apakabar tuan putri?". Elif sangat senang melihat Omer sudah tersadar.

Elif keluar dari ruangan dengan sedih, semua orang penasaran ada apa dengan Omer? dokter juga keluar lalu bilang "selamat Omer sudah sadar". Semua orang lega tapi Elif justru menangis tersedu-sedu. Ibunya Omer pun menennangkan Elif.

Merk menemui Metin di penjara, Metin penasaran mau ngapain? Merk akhirnya mengakui Metin adalah kakaknya. Merk curhat bahwa mendiang ibunya selalu berusaha memberikan isyarat soal Metin dan ibunya. Merk bilang memang selama ini bangga pada ayahnya tapi juga sangat marah atas kelakuannya yang menelantarkan Metin dengan ibunya. Merk bilang kini telah berpaling dari ayahnya tanpa membawa sedikitpun harta dari ayahnya. Metin pun bilang selamat datang adikku karena kini sama-sama menentang ayahnya, Metin lalu curhat bahwa dari dulu selalu memperhatikan Merk, Metin nunggu saat-saat Merk mengakuinya sebagi kakak. Tapi suasana berubah ketika Merk bilang: "aku memang mengakui kau sebagai kakakku, tapi kau musuhku karena ada Nilufer diantara kita, kali ini aku yang akan menang karena aku tinggal bersamanya, aku pastikan begitu kau keluar dari penjara kau sudah tak ada dihatinya lagi". Metin langsung marah dan terus meminta Merk menjahui Nilufer jika tidak Merk akan dibunuh. Tapi Merk cuek dan sama sekali tak takut dengan ancaman Metin lalu pergi begitu saja.

Singkat cerita...

Omer akhirnya dibawa pulang ke rumah, Elif pun terus menemani dan merawat Omer dengan mesranya.

Pelin senang mendengar kabar Omer sudah dibawa kembali ke rumah. Arda berusaha mendekati Pelin dengan mesra tapi seperti biasa Pelin gak mau dan marah-marah.

Arda menemui Nevin, tanya soal siapa yang membawanya dari Bulgaria, bagaimana ciri-cirinya? Tapi Nevin tetep tutup mulut.

Tayyar kembali menelpon Husain lalu mengancamnya tapi justru Husain yang mengancamnya balik karena akan memberikan dokumen-dokumen kejahatannya ke polisi.

Melike mencoba menggoda Omer, "bagaimana nanti kalo kakaknya datang langsung kita lamar Elif saja", Omer bengong "apa kakaknya akan menyetujuinya?". Melike jawab "tentu saja, sambil memukul lengan Omer". Omer pun kesakitan, Elif langsung sok perhatian pada Omer. 

Arda ngajak Pelin menjenguk Omer tapi si Pelin mendadak berubah pikiran karena tak bisa membayangkan bagaimana wajah Omer nanti.

Asli dan Nilufer tiba dirumah Omer. Awalnya asyik ngobrol tapi tiba-tiba suasana jadi hening, Asli dan Nilufer nampak canggung. Lalu tiba-tiba Arda dan Pelin masuk, Pelin terlihat tegang saat bertatapan dengan Omer.

Maaf nih Cinta Elif Episode 41 (21 November 2015) bersambung di postingan berikutnya ya, tetap di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Tayyar butuh donor darah, padahal golongan darah Merk beda, terus? selengkapnya baca di Cinta Elif Episode 42 (23 November 2015).

Baca Juga:


Simak terus serial drama Turki kesayangan kamu hanya di blog Kabar Sensasi ya, simpen alamat url-nya sekarang!

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/