09 November, 2015

Sinopsis Cinta Di Langit Taj Mahal 2 Episode 1 Perdana


Sinopsis Cinta Di Langit TajMahal 2 Episode 1 Perdana || Halo para pembaca setia blog kabar sensasi khususnya pecinta sinetron Indonesia yang dibintangi oleh Shaheer Sheikh dan Nabila Syakieb. Akhirnya Sinetron Cinta Dilangit Tajmahal sesion 2 tayang mulai Senin 9 November 2015 di ANTV pukul 19:30 WIB. Sesion 1 boleh dibilang ceritanya awut-awutan gitu ya, jauh dari logika, terus untuk sesion 2 ceritanya gimana? *entahlah....

Yang pasti untuk Sinopsis Cinta Di Langit TajMahal 2 Episode 1 Perdana ceritanya adalah Najwa akhirnya melahirkan bayi laki-laki tapi sayang si Najwa meninggal karena kondisi sangat lemah. Rehaan sangat syok dengan meninggalnya Najwa.

Bayinya Najwa diculik ditukar dengan bayi yang sudah meninggal. Dokter pun memberitahu Rehaan bahwa bayinya sudah meninggal, padahal bayinya dibawa kabur sama sodara tirinya Najwa. (tuh kan belum-belum udah ngeselin, tanda-tanda ceritanya bakal gak jelas nih).

Rehaan makin syok melihat bayi yang dikira putranya itu meninggal dunia.

Penculik banyinya baru keluar rumah sakit sudah dikejar-kejar polisi, sementara bayinya digembol sambil lari terbirit-birit gitu. (gak masuk akal). Karena merasa tak bisa menghindari kejaran polisi maka si penculik menaruh bayinya ditempat sampah.

Bayi ditemukan oleh pasangan suami istri yang sedang melintas di jalan, lalu diambil, sipenculik sempat melihat orang yang mengambil bayi itu. Oleh penemunya bayi itu dinamai Revan.

Singkat cerita 23 tahun kemudian....

Revan-nya sudah gede dan yang memerankan siapa? Shaheer Sheikh! *eaaaaa

Revan itu punya pacar namanya Aisyah yang diperankan oleh Shireen Sungkar. Lah terus bapaknya Aisyah itu adalah Rehaan yang juga diperankan oleh Shaheer Sheikh! (masuk akal?).

Aisyah itu ceritanya anak yatim piatu yang dibesarkan oleh Rehaan.

Revan itu sama orang tuanya sudah dijodohkan dengan cewek bernama Airin.

Revan itu punya adik laki-laki bernama Ravi yang diperankan oleh Ravi Bhatia (artis India pemeran pangeran Salim di serial Jodha Akbar). Ravi ini ceritanya kakinya pincang karena kecelakaan saat ingin menyelamatkan Airin.

Airin yang mau dijodohin sama Revan itu tadinya adalah cewek yang disukai oleh Ravi. (rumit gak?).

Airin itu adalah sosok jahat yang sengaja dijodohin dengan Revan agar bisa menguasai harta keluarga Ravan. (tuh kan, belum-belum udah gak jelas, pasti arahnya kok rebutan harta).

Revan yang sedang ada proyek di Bali tiba-tiba ditelpon ibunya diminta pulang karena akan ditunangin sama Airin. Dari bali langsung naik helikopter pribadi ke Jakarta. (Orang kaya gitu loh....)

Pesta pertunangan Revan dan Airin di Jakarta sudah siap.

Ravi akhirnya cerita pada ibunya bahwa Airin adalah wanita yang dicintainya, tapi Ravi tak masalah jika Airin nikah dengan Revan.

Helikopter yang ditumpangi Revan bermasalah, Revan pun terjun ke hutan lalu nyangkut di pohon. Nah di hutan itu ada sosok cantik bernama Cinta yang diperankan oleh Nabila Syakieb.  Cinta itu punya bibi yang galak minta ampyun. Cinta pulang ke rumah si bibi marah-marah terus diusir. Cinta nongkrong dipinggir kali, terus ada suara minta tolong, Cinta pun nyebur lalu menyelamatkan orang itu. Orang itu adalah Revan.

Oke deh, itu Sinopsis Cinta Di Langit Taj Mahal 2 Episode 1 Perdana yang mungkin ada pengen tau. Kalo penasaran silakan lihat aja langsung di tv, dijamin pusing karena ceritanya udah ketebak seputar rebutan harta dan rebutan pasangan. Ada yang mau tau sosok ganteng pemeran Rizal si sahabat Revan? baca disini:


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

08 November, 2015

Shehrazat Episode 98 (8 November 2015): Lagi-lagi Shehrazat Minta Cerai!


Shehrazat Episode 98 (8 November 2015): Lagi-lagi Shehrazat Minta Cerai! || Halo jumpa lagi dengan blog kabar sensasi dalam rangka cerita ulang serial Shehrazat. Postingan kali sudah masuk ke episode yang ke sembilan puluh delapan dimana cerita sebelumnya Shehrazat galau maksimal ketika tahu Onur memata-matainya. Sepertinya Shehrazat benar-benar marah pada Onur, terus-terus apa yang akan terjadi?

Tunggu dulu deh, buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan baca di Shehrazat Episode 97 (7 November 2015).

Dan Shehrazat Episode 98 (8 November 2015) ceritanya adalah keluarga Burhan masih sedih dengan dipenjaranya Fusun. Burhan bertekat akan membebaskan Fusun dari penjara, tapi Burhan juga sangat kesal dengan masalah Ali dan Ahu. Fusun senang bisa menelpon anak-anaknya.

Eda telponan dengan Oscan ngundang datang ke rumah karena siangnya tidak bisa ikut rapat dengan alasan kerja di lapangan padahal sih karena menghindari Burhan. Saat asyik telpon tiba-tiba bel pintu berbunyi, dikiranya itu Melek tapi ternyata ibunya dan bukannya mempersilakan masuk tapi Eda justru mengusir ibunya. Rupanya Eda ini dari keluarga bermasalah.

Shehrazat masih sedih, saat dijalan tiba-tiba mobilnya dikendarainya oleng hilang kendali dan "mak brukkkkk" Shehrazat kecelakaan.

Onur dirumah dapat telpon yang mengabarkan bahwa Shehrazat kecelakaan. Onur pun langsung bergegas tanpa sempat memberikan penjelasan pada Firdev.

Onur datang ke rumah sakit tapi Sherhazat tak mau disentuh oleh Onur. Sherhazat ngomel-ngomel, akhirnya Onur pun mencoba menjelaskan tapi Sherhazat terus ngomel-ngomel lalu pergi. Onur berusaha mengejar tapi tak digubris, Sherhazat justru milih ikut pergi dengan Karim. Shehrazat sebenarnya takut membuat Bennu cemburu tapi mau gimana lagi karena Sherhazat sudah benar-benar tak mau lagi dengan Onur bahkan bilang pada Karim akan bercerai dari Onur.

Onur pagi-pagi dapat telpon dari Nurhayah, Onur juga langsung telpon Karim. Semua nampak terkejut karena kabar itu menyangkut soal saham Binyapi yang terancam bangkrut. Karim telpon Burak, dengan santai Burak bilang kena flu dan tak mau datang, Karim langsung kesal bilang "bisnis hancur Burak, bisnis hancur!!!!".

Karim mencoba menenangkan Onur bahwa soal perusahan pasti bisa diatasi, tiba-tiba Onur tanya "apa yang dikatakan Sherhazat?". Karim pun bilang Shehrazat ingin cerai.

Seyen bingung karena tidak ada kabar diamana ayahnya.

Burhan mengajak semua anggota keluarganya untuk menjenguk Fusun di penjara.

Shehrazat meeting bareng Eda di kantor, Shehrazat bilang tak ingin lagi mau tau proyek-proyek Binyapi. Ghani datang lalu bilang Burhan sebentar lagi datang, Eda langsung kelagapan dan pamit pergi dengan alasan ada rapat penting. Eda keluar kantor dengan buru-buru, Nadide sempat melihatnya dari seberang jalan.

Onur-Karim-Burak dan rekan bisnis lainnya sedang tegang meeting membahas krisis yang mengancam kehancuran Binyapi.

Fusun terkejut dengan kehadiran seluruh keluarganya yang menjenguk dipenjara, karena sebelumnya Ali bilang tak akan datang. Rupanya itu sengaja untuk memberikan kejutan untuk Fusun. Tapi saat akan berpelukan dengan anak-anaknya si Fusun tiba-tiba "mak gedabrusss" pinsan....

Seyen nyari Semi di kafe tapi pemilik kafe bilang semalam ayahnya itu tak manggung. Pemilik kafe justru ngobel-ngomel karena merasa dirugikan oleh Semi.

Melek hendak masuk kantor, melihat ada ibu-ibu hendak menemui Eda tapi gak bisa masuk. Melek pun mengajak ibu itu masuk. Eda masuk ruangan kesal melihat ada ibunya, dihadapan Melek dengan sadisnya Eda bilang bahwa ibunya itu adalah pembantunya dirumah lamanya, Eda langsung mengambil uang lalu memberikan pada ibu itu dan menarik ibu itu keluar raungan. Eda memarahi habis-habisan, ibunya langsung melembar uang pemberian ke muka Eda lalu pergi. 

Onur dan Shehrazat akhirnya ketemuan, keduanya ngobrol. Shehrazat masih kesal soal mata-matanya Onur. Lalu Onur memegang tangan Shehrazat tapi Shehrazat menarik tangannya. Shehrazat minta waktu sebulan untuk bisa menemukan rumah baru dan sekolah buat Khan, setelah itu Shehrazat memasatikan minta cerai. Shehrazat langsung pergi dan Onur lagi-lagi tak membicarakan masalah soal email yang membuatnya cemburu buta. (sebenarnya simple kan, Onur tinggal tanya aja soal email itu langsung pada Shehrazat, biar cepat kelar! tapi ya begitulah sinetron, hal sepele tapi dibikin ribet).

Nadide cerita dengan Burhan, apakah lihat siapa yang tadi datang ke kantor Shehrazat? Nadide yakin wanita itu adalah Eda yang dulu sempat akan bertunangan dengan Ahmet sebelum ada Shehrazat. Nadide minta agar Burhan memperingatkan Shehrazat tapi Burhan bilang tak perlu.

Shehrazat kembali ke rumah dan menangis menginta malam-malam hitam pertama kali dulu saat dibayar bermalam dengan oleh Onur.

Onur curhat pada Karim soal isi email mesra soal Sherhazat. Karim yakin ada orang yang ingin mempermainkan rumah tangga Onur. Karim minta agar Onur mencari orang yang menulis email itu. Onur langsung telpon Ghani untuk ngajak ketemuan.

Eda menemui Oscan, Eda berusaha memprovokasi Oscan agar terus mengejar Sherhazat. Oscan menegaskan bahwa Shehrazat jelas tak punya rasa, Oscan pun curiga bahwa email itu yang menulis adalah Eda. Tentu saja Eda mengelak, Oscan pun bilang jika sampai Eda terbukti sebagai penulis email itu maka Oscan akan membuat perhitungan. 

Onur dan Ghani ketemuan, Onur bilang bahwa hubungannya dengan Sherhazat sedang bermasalah. Onur butuh ip laptop Sherhazat, Onur minta tolong agar Ghani mencari tahu.

Oke deh, Shehrazat Episode 98 (8 November 2015) sampai disini aja, ketemu lagi dipostingan berikutnya tetap di blog kabar sensasi ya.

Cerita selanjutnya ada yang meninggal dilokasi proyek, mungkinkah itu perbuatan Eda?, selengkapnya baca di Shehrazat Episode 99 (9 November 2015).

Baca juga nih:

Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:
Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Cansu & Hazal Episode 63 (8 November 2015): Ozan & Cihan Tahu Rahasia Kejahatan Rahmi!


Cansu & Hazal Episode 63 (8 November 2015): Ozan & Cihan Tahu Rahasia Kejahatan Rahmi! || Yah ketemu lagi sama blog kabar sensasi, khusus buat pecinta drama Turki terutama serial Cansu dan Hazal ayok gabung disini. Admin mau beragi cerita ulang episode yang ke enam puluh tiga dimana cerita sebelumnya akhirnya Gulseren menyerah dengan semua gunjingan yang ada, Gulseren memutuskan untuk pergi dari rumah pembelian Jihan, Gulseren meninggalkan Cansu. Gulseren pilih tinggal di kontrakan. Terus-terus gimana?

Terus tunggu dulu nih, buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya langsung simak di Cansu & Hazal Episode 62 (7 November 2015).

Dan Cansu & Hazal Episode 63 (8 November 2015) ceritanya adalah Gulseren curhat pada Deria soal bagaimana kalo tidak lagi bekerjasama dengan restoran Jihan? Deria pun bilang terserah, apapun keputusannya Deria siap mendukung. Tiba-tiba Cansu telpon, tapi Gulseren bilang belum menemukan tempat tinggal padahal sih sudah. Gulseren bilang seperti itu karena tak mau Cansu tinggal bersama di tempat yang sederhana.

Rahmi menyuruh mata-mata untuk mencari tahu apakah Gulseren tinggal bersama Cansu dan Jihan?mata-mata itu pun melaporkan bahwa Gulseren tidak ada, sang mata-mata yakin Gulseren tak akan kembali ke rumah itu tapi Rahmi tetap menyuruhnya tetap berjaga-jaga. Rahmi dan Gulseren mengira Jihan sudah memberikan rumah tinggal baru untuk Gulseren.

Ozan ada masalah dengan komputernya, lalu pinjam punya Rahmi. Ozan geleng-geleng kepala melihat video Jihan, tiba-tiba Rahmi ingat dalam laptop itu ada video Jihan lalu nyamperin Ozan. Tentu saja Ozan marah-marah, Rahmi beralasan video itu diunduh dari internet tapi Ozan tidak bodoh karena ada tanggalnya sebelum berita itu menyebar. Rahmi dan Dilara tetap saja ngeles, Ozan tetap tak percaya lalu pergi membawa laptopnya Rahmi dan menunjukan pada Jihan. Ozan tak percaya kenapa Dilara dan Rahmi melakukan semua itu. Jihan mencoba menjelaskan pada Ozan bahwa Dilara melakukan itu mungkin karena belum bisa menerima bahwa percerainya yang ada. Jihan pun bilang bahwa Rahmi itu bukanlah ayah yang baik bagi Jihan, Rahmi adalah penipu tapi biar bagaimana pun Jihan tetap menganggap dia itu ayahnya. Jihan pun minta bagaimanapun ibunya Ozan tetap harus menganggap Dilara sebagai ibunya.

Candan senang dengan pemberitaan tentang Gulseren yang menjadi wanita simpanan Jihan. Oskan tak senang dengan berita itu, tapi Candan menjelaskan bahwa berita itu bisa dimanfaatkan untuk memenangkan kasus Cansu. Oskan percaya diri bahwa Cansu akan tinggal bersama nantinya, Oskan pun ngajak Candan untuk merayakan calon kemenangannya tapi si Candan menolak dan tak suka dengan perlakuan syok akrabnya Oskan.

Rahmi datang ke kantor Jihan, lalu Jihan pun mengembalikan laptopnya. Rahmi berdalih melakukan semua itu demi menjaga keutuhan rumah tangga Jihan. Rahmi pun mengakui bahwa dialah yang mencari Alef dan Dilara tak tau apapun. Jihan pun bisa menerima semua dan tak akan memanfaatkan bukti video itu untuk membalas perbuatan Rahmi dan Dilara. Jihan tak mau mempermalukan Dilara.

Osman terus berusaha mencari bagimana caranya agar Oskan menerima tawarannya untuk membantu mengurus kasus kompensasi ke rumah sakit. Osman juga mengincar duit kompensasi dari rumah sakit itulah mengapa terus pura-pura mendekati Keriman. Osman menemui Keriman, si Keriman pun minta dibelikan smartphone agar bisa facebookan, Osman plonga-plongo melihat harganya lalu diam-diam berusaha menawarnya. Akhirnya Osman membelikan hp itu, lalu mengajak jalan-jalan dan menyakinkan bahkwa pengacara Oskan yang bernama Candan itu tidak sehebat keponakannya. Osman bilang Candan itu hanya penipu yang mengincar duit kompensasi.

Gulseren menemui Jihan dan bilang tidak akan menyetok kue lagi ke restoran Jihan. Gulseren tak mau terus-terusan menjadi gunjingan orang. Dan Jihan pun santai mendengarnya, Jihan bilang tak perlu melakukan itu. Gulseren bilang kangen Hazal, Jihan pun minta agar Gulseren menelpon saja tapi begitu telpon gak diangkat sama Hazal. Gulseren pun pamitan pulang, Jihan terus menyemangati Gulseren dengan mesranya. Begitu Gulseren pulang, Jihan menelpon Hazal tapi langsung diangkat. Yah gitu deh, si Hazal semacam tak suka dengan Gulseren.

Osman menemui Oskan dibengkel, Osman pura-pura sok akrab tapi Oskan bisa langsung menebak bahwa pasti ada hubungannya dengan kasus tuntutan kompensasi Cansu kan? Osman pun menjelaskan bahwa keponakannya akan mengurus kasus itu dengan baik, bahkan bosnya keponakannya itu akan membantunya langsung. Osman bilang jika Candan minta separuh, keponakannya hanya minta 20% saja. Tapi tetap aja si Oskan galak dan mengusir Osman.

Baiklah, Cansu & Hazal Episode 63 (8 November 2015) sampai disini aja, ketemu lagi dengan admin blog kabar sensasi di postingan berikutnya ya.

Cerita selanjutnya Jihan ketemuan dengan Hazal mencoba memberi penjelasan soal Gulseren, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 64 (9 November 2015).

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Cinta Elif Episode 30 (7 November 2015): Waduh Omer Dipecat Dari Kepolisian!


Cinta Elif Episode 30 (7 November 2015): Waduh Omer Dipecat Dari Kepolisian! || Hayuk mari selamat datang di blog kabar sensasi, sedang nyari sinopsis Cinta Elif ya? betul sekali disinilah tempatnya, pada postingan kali ini sudah masuk episode ke tiga puluh dimana cerita sebelumnya Omer nyatakan cinta pada Elif tapi ditolak. Elif terpaksa menolak cinta Omer karena telah dihasut oleh Sami si Senior Omer yang tak ingin asmara Omer dengan Elif menganggu pemecahan kasus yang sedang ditangani. Selain itu Nilufer akhirnya nikah dengan Metin, terus-terus gimana?

Terus tunggu dulu nih, buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan baca di Cinta Elif Episode 29 (6 November 2015).

Dan Cinta Elif Episode 30 (7 November 2015) ceritanya adalah Arda datang ke bioskop menunggu kedatangan Pelin, Arda hampir menyerah tapi ternyata Pelin datang. Akhirnya Arda dan Pelin berduaan nonton film di bioskop.

Husain mencoba menghibur Omer dengan mengundang pemusik lalu nyanyi-nyanyo bersama. Saat sedang asyik bernyanyi Husain dapat telpon dari Tayer, Husain mengangkatnya menjauh dari Omer. Tayer mengancam Husain akan memberikan sebuah rekaman bukti pembunuhan Sibel jika tak mau membuat kesepakatan. Tayer pun mengundang Husain besuk untuk ketemuan.

Elif dan Levant sedang menyelesaikan pekerjaan bersama, Pikiran Elif tetap saja ke Omer. Sementara Omer menangis mendengarkan nyanyian-nyanyian sang kakak.

Halil si teman sekamar Taner dipenjara di bunuh oleh anak buahnya Metin.

Husain menemui Tayer, Husain melempar berliannya ke Tayer tapi berlian itu justru ditendang. Husain mengancam Tayer agar tak menyentuh Omer atau pun mendekati keluarganya. Husain tak mau lagi bekerja untuk Tayer. Tapi Tayer tak mau menerima hal itu, Tayer tetap memaksa agar Husain tetap bekerja untuknya dan tetap minta agar Omer dipecat dari kepolisian.

Omer kaget ketika Arda mengetuk jendela kamarnya dan mengabarkan bahwa Halil tewas. Omer menyuruh Melike untuk membangunkan Husain tapi dibilangnya Husain tak ada. Omer dan Arda bengong seolah tanya kemana Husain?

Husain sedang bersedih di rumah istri mudanya, Husain menangis tak selera makan. Husain merasa tersiksa sedang menanggung dosa-dosanya. Husain pun berjanji pada istri mudanya untuk memberesi semua kesalahannya.

Omer kaget ketika hasil otopsi bilang bahwa Halil mati karena serangan jantung, Omer yakin semua itu rakayasa. Omer pergi menemui Sami, Omer mengabarkan bahwa Halil mati dipenjara. Sami memperingatkan agar Omer berhati-hati. karena sedikit kesalahan saja bisa jadi Omer yang hancur bukan Tayer.

Omer menunggu hasil otopsi resmi di rumah sakit dan langsung membuang hasil otopsinya karena kesal.

Elif, Asli, Bahar sedang sarapan bareng tiba-tiba Nilufer datang. Mereka sangat senang, tapi Bahar tiba-tiba nyengir ketika Elif menyinggung soal Levant.

Omer menemui jaksa, mencoba menjelaskan bahwa Halil yang membunuh Taner juga dihabisi oleh Tayer. Omer menjelaskan ini itu untuk meyakinkan Jaksa bahwa pembunuhan Taner dengan Halil adalah Tayer. Dan akhirnya Omer pun dapat surat pengawasan untuk Tayer. Husain pun bilang pada Omer untuk memikirkan sekali lagi karena Tayer tak akan tinggal diam tapi Omer tetap yakin dengan langkahnya yang ditempuh.

Elif masih di rumah bersama Asli dan Bahar, tiba-tiba dapat kiriman bunga, Asli mengira itu dari Omer padahal dari Sami. Setelah Elif pergi Bahar berusaha menyatukan robekan-robekan kertas dari tempat sampah untuk membaca pesan yang ada di kiriman bunga untuk Elif.

Omer akhirnya datang ke rumah Tayer bersama Arda-Pelin-Husain. Omer langsung menunjukan surat resmi pemeriksaan Tayer dalam kasus tewasnya Taner dan Halil. Dengan santai Tayer meladeni permintaan Omer. (jelas aja Tayer santai karena kenalannya banyak, bahkan Ali si atasan dikantor polisi pun adalah anak buahnya, Husain juga anak buahnya).

Nilufer dan Elif kaget ketika melihat berita di tv bahwa Tayer digelandang ke kantor polisi dalam kasus pembunuhan Taner dan Halil. Elif langsung pergi dan meminta Nilufer untuk menjaga Asli agar tidak tahu kalo Tayer dikantor polisi.

Omer dan Tayer akhirnya duduk berhadapan di ruang introgasi, Tayer nampak santai sementara Omer nampak senyum-senyum karena merasa berhasil membawa Tayer untuk duduk berdua.

Husain mengambil surat resmi dari jaksa terkait Tayer lalu memberikan pada Ali. Husain sebenarnya melakukan hal itu dengan berat, tapi mau gimana lagi Husain harus tunduk pada atasannya. Ali akan meleyapkan surat resmi itu.

Omer mulai mengintograsi Tayer, Omer tanya obat apa yang telah disuntikan pada Halil hingga tewas? Tayer hanya diam. Tiba-tiba Arda  masuk untuk memanggil Omer karena dipanggil Ali. Omer masuk langsung kena marah karena membawa Tayer, Omer bilang telah dapat surat dari jaksa. Atasannya pun tanya dimana surat itu? Omer minta agar Arda mengambilnya. Arda kembali dan bilang suratnya tidak ada. Omer kaget, kok bisa ilang?

Metin datang menemui jaksa yang memberikan tandatangan pada Omer, Metin memberkan uang satu koper. Ternyata oh ternyata, Omer sengaja dijebak. Omer pun jatuh didepan para atasannya, Husain pun hanya plonga-plongo menyaksikan sang adik kelabakan. Omer melihat Ali tertawa, Omer langsung mencekiknya bahkan menonjok Ali. Elif melihat semua yang dilakukan Omer.

Omer pergi dengan kesalnya, Elif berusaha menejar tapi Omer tak mau bicara. Husain pun menyusul Omer untuk menenangkannya. 

Elif ikut bersama Arda dan Pelin, saat itu Ali menemui Arda dan bilang bahwa Omer akan segera dipecat. Elif tanya pada Arda dan Pelin apakah sependapat dengan Omer? Pelin bilang tentu saja, karena sudah jelas atasan bersekongkol, Jaksa sudah jelas memberikan surat resmi pemeriksaan tapi tiba-tiba surat itu hilang, konyol kan? Elif pun menyimpulkan sendiri bahwa Tayer adalah pembunuh.

Tayer akhirnya dibebaskan, Tayer pun langsung membuat konfersi pers bilang polisi yang menangkapnya sudah dipecat.(akhirnya menang juga nih Tayer).


Oke deh, Cinta Elif Episode 30 (7 November 2015) sampai disini aja deh, ketemu lagi sama admin dipostingan berikutnya tetap di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Husain mengancam akan membunuh Tayer, selengkapnya baca di  Cinta Elif Episode 31 (9 November 2015).

Baca Juga:


Simak terus serial drama Turki kesayangan kamu hanya di blog Kabar Sensasi ya, simpen alamat url-nya sekarang!

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

07 November, 2015

Shehrazat Episode 97 (7 November 2015): Ali Kemal Gagal Cerai Dari Ahu!


Shehrazat Episode 97 (7 November 2015): Ali Kemal Gagal Cerai Dari Ahu! || Halo ketemu lagi sama admin di blog kabar sensasi yang selalu setia berbagi cerita ulang serial Shehrazat. Pada postingan kali ini sudah masuk ke episode yang ke sembilan puluh tujuh dimana cerita sebelumnya Burhan belum bisa membebaskan Fusun, Shehrazat kecewa berat dengan Onur karena tahu bahwa Onur selama ini memata-matainya. Terus-terus gimana?

Terus tunggu dulu nih buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan baca aja di Shehrazat Episode 96 (6 November 2015).

Dan Shehrazat Episode 97 (7 November 2015) ceritanya adalah Burhan menangis sedih karena merasa diusianya yang sudah tua bukannya bahagia tapi masalah terus berdatangan seolah silih berganti. Nadide pun ikut menangis sambil meguatkan Burhan.

Shehrazat dengan berat kembali ke rumah, Onur sudah menunggu. Shehrazat masuk kamar lalu ambil bantal dan bilang ingin tidur bersama Khan, Onur mencoba ngajak bicara tapi Shehrazat belum mau. Akhirnya Onur pun mengalah lalu minta agar Shehrazat tetap tidur di kamar sementara Onur akan tidur diluar.

Onur ada rapat tapi Eda menghindar karena tau salah satu anggota rapatnya adalah Burhan. Onur pun telpon Eda, lalu si Eda ngaku lagi ngurus pekerjaan diluar padahal sih sedang jalan-jalan. Onur melihat Burhan nampak adak masalah, Burhan pun cerita bahwa Fusun dipenjara.

Ahu dandan rapi untuk menghandiri sidang cerai, Ahu pun minta agar temannya ikut hadir. Ahu berpesan agar saat dipersidangan tidak memanggil dengan nama panggilan saat menjadi wanita penghibur.

Karim dan Bennu makan bareng disebuah restoran, tak sengaja bertemu dengan Burak dan Seyen. Mereka saling sapa dan nampak tambah akbrab bahkan Bennu mengundang Burak dengan Seyen untuk datang kerumah makan malam bersama. 

Ahu dan Ali berjumpa dipengadilan, Ahu ngaku pada hakim bahwa sangat mencitai Ali dan tidak ingin bercerai. Ali menegaskan bahwa Ahu hanya ingin hartanya.

Shehrazat masih sedih dan jalan-jalan sendirian. Onur datang ke kantor Ghani bilang pergi dari siang dan belum kembali, Onur penasaran kemana Shehrazat pergi?

Ali kembali ke rumah dengan raut muka yang murung, Burhan pun tanya ada apa? Ali bilang belum bisa becerai dari Ahu karena hakim tidak menyetujuinya. Burhan sangat kesal karena menganggap Ali tak bisa berbuat apa-apa dalam segala hal.

Onur menyuruh Khan telpon Shehrazat, tentu saja Shehrazat langsung mengangkat telponnya tapi bilang sedang ada pekerjaan dan tidak bisa pulang. Padahal sih Shehrazat sedang menyendiri aja, gak kerja juga.

Bennu kaget ketika bel berbunyi tapi begitu dibuka yang ada didepan pintu adalah Melek. Bennu bingung tapi akhirnya bilang bahwa Burak sebentar lagi datang, Melek langsung marah-marah lalu pergi. Bennu jadi gimana gitu bahkan sempat debat dengan Karim. Burak dengan Seyen pun datang  dan sempat melihat Melek ketika didepan rumah.

Oke lah,  Shehrazat Episode 97 (7 November 2015) sampai disini aja, entar ketemu lagi sama admin dipostingan berikutnya tetap di blog kabar sensasi ya.

Cerita selanjutnya Shehrazat kecelakaan, Binyapi terancam bangkrut, selengkapnya baca di Shehrazat Episode 98 (8 November 2015).

Baca juga nih:

Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:
Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Cansu & Hazal Episode 62 (7 November 2015): Gulseren Nyerah Dan Pergi Dari Rumah!


Cansu & Hazal Episode 62 (7 November 2015): Gulseren Nyerah Dan Pergi Dari Rumah! || Selamat datang kembali di blog kabar sensasi, mari buat yang ketinggalan nonton serial Cansu dan Hazal langsung aja gabung sama admin yang rajin berbagi cerita ulang. Pada postingan kali ini sudah masuk episode ke enam puluh dua ya dimana cerita sebelumnya Dilara marah-marah pada Ozan karena makan malam bareng Gulseren. Terus-terus gimana?

Terus tunggu bentar nih, buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan baca di Cansu & Hazal Episode 61 (6 November 2015).

Dan Cansu & Hazal Episode 62 (7 November 2015) ceritanya adalah Dilara kesal karena Melek datang bilang ini itu yang membuatnya semakin kesal pada Jihan dan Gulseren. Sementara itu Gulseren curhat pada Deria tak tahan dengan semua yang terjadi, Gulseren sakit saat ibunya Oyku yang bernama Melek itu mengatainya wanita simpanan.

Oskan pulang ke rumah terus kaget karena ada Nezaket, Keriman pun menjelaskan bahwa Nezaket itu adalah temannya dari penjara yang baru saja bebas dan akan meningap beberapa hari. Oskan pun nampak tak keberatan. Oskan merasa cocok dengan Nezaket, bahkan Oskan memanggilnya kakak tapi Nezaket tak suka dipanggil kakak.

Gulseren curhat pada Jihan soal ibunya Oyku yang datang lalu tak mau berjabat tangan bahkan mengatainya wanita simpanan. Gulseren menangis dan tak tahan lagi dengan segalanya, Jihan pun memeluk Gulseren lalu bilang "jangan kawatir, kau terlalu berharga bagiku, aku ingin tua bersamamu, kita akan melewati semua hal bersama".

Keriman meminta Nezaket untuk membatunya merayu Oskan agar meninggalkan Candan. Keriman tau Oskan hanya dimanfaatkan saja. Nezaket pun sangat bersedia membantu Keriman.

Gulseren datang ke restoran, ditempat itu ada Melek bahkan ada juga Solmaz. Melek memanggil pelayan untuk bilang bahwa meja yang diduduki Gulseren sudah ada yang memesan, pelayan pun bilang semua meja sudah dipesan. Gulseren pun melihat ada ibundanya Oyku, Gulseren hendak keluar tapi bertemu Cansu didepan. Cansu langsung ngajak Gulseren masuk, Cansu tetap maksa makan di restoran itu. Begitu Cansu dan Gulseren masuk, Solmaz langsung menghampiri lalu menyapa Cansu, Solmaz pun bilang saat itu kerja di restoran itu. Solmaz menadatangi pelayan lalu langsung minta agar minta maaf karena Cansu adalah putrinya pemilik restoran. Pelayan minta maaf, tapi Melek buru-buru pergi sambil mengatakan Gulseren adalah wanita simpanan, Cansu mendengarnya lalu langsung memarahi Melek karena tak terima Gulseren dikatai wanita simpanan. Gulseren sedih lalu pergi, Cansu pun menyusulnya. Solmaz langsung menelpon Jihan bahwa ada masalah di restoran.

Jihan datang ke rumah Gulseren, Cansu menjelaskan bahwa Melek si ibunya Oyku sangat tidak sopan karena mengatai Gulseren wanita simpanan. Oyku yang tadinya baik juga sekarang berubah. Jihan pun kesal dan minta agar Cansu tidak berteman lagi dengan Oyku. Jihan berjanji akan membuat Melek minta maaf. Lalu tiba-tiba Saida telpon Cansu agar melihat tv, begitu tv dinyalakan ada berita bahwa Jihan menceraikan Dilara demi wanita simpanannya yang bernama Gulseren. Jihan dan Cansu geleng-geleng kepala seolah bilang "apa lagi ini ?", Gulseren pun dari jauh melihat tayangan tv itu. Gulseren tambah sedih lalu lari masuk kamar dan menguncinya dari dalam. Jihan dan Cansu dari luar bingung harus gimana?

Gulseren mengemasi barang-barangnya, lalu membawanya keluar. Jihan mencoba menghadang tapi Gulseren semacam tak peduli, Cansu menangis melarang ibunya pergi tapi Gulseren tetap ngotot pergi.  Gulseren terus melangkah meninggalkan Cansu sambil menangis.

Dilara kaget melihat berita tentang Jihan, Dilara langsung tanya pada Rahmi apakah ini rencananya? Rahmi bilang bukan, Ozan tiba-tiba datang lalu marah-marah karena menuduh berita itu buatan Dilara dengan Rahmi.

Oskan dan Nezaket nonton tv berita soal Jihan dengan Gulseren. Keriman pun kesal karena diperlakukan bak pembantu, semantara Oskan dengan Nezaket seperti raja dan ratu. Nezaket pun pura-pura tanya soal kasus tuntutan kompensasi ke rumah sakit, Oskan pun menjelaskan sudah punya pengacara handal bernama Candan. Saat sedang asyik ngobrol, tiba-tiba ada kerikil mengenai jendela tapi dicuekin padahal itu adalah kode dari Osman agar Keriman keluar. Karena Keriman tak kunjung keluar Osman pun kembali melempar kerikil yang kemudian membuat Oskan marah, Osman pun lari terbirit-birit.

Cansu tetap ingin tinggal di rumahnya dan tak mau kembali ke rumah Dilara. Tiba-tiba ada yang membunyikan bel, dikiranya itu Gulseren tapi ternyata itu Melek bersama suaminya bermaksud minta maaf pada Gulseren tapi Cansu dengan galaknya memarahi Melek yang sudah keterlaluan bahkan Cansu mengusir Melek. Begitu Melek dan suaminya pergi, si Jihan langsung tertawa dan bilang "kamu luar biasa Cansu".

Gulseren pergi ke rumah Deria langsung curhat soal berita terkini, Gulseren bilang pada Deria sudah tak mungkin lagi tinggal di rumah pembelian Jihan. Gulseren bertekat ingin menyewa rumah sendiri.

Gulseren pun mendapatkan tempat tinggal baru, Gulseren sangat merindukan Cansu. 

Hazal pagi-pagi dandan menor, Dilara dan Rahmi menilai itu berlebihan tapi Hazal tak peduli.

Oke deh Cansu & Hazal Episode 62 (7 November 2015) sampai disini aja ya, ketemu lagi sama admin dipostingan berikutnya tetap di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Ozan tau bahwa Rahmi yang membuat video tentang Jihan, selengkapnya baca di Cansu & Hazal Episode 63 (8 November 2015).

Penasaran siapa si ganteng pemeran Ozan? baca aja:


Atau baca juga postingan lainnya terkait serial drama Turki:


Simak terus kabar seputar dunia hiburan yang sedang hit di Indonesia ya hanya di http://kabarsensasi.blogspot.com ya karena ternyata postingan-postingan admin ini banyak dikopi paste, semoga yang kopi paste lekas diberikan kesembuhan untuk berkarya sendiri tanpa kopas gitu deh.


Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Cinta Elif Episode 29 (6 November 2015): Elif Menolak Cinta Omer, Ada Apa Nih?


Cinta Elif Episode 29 (6 November 2015): Elif Menolak Cinta Omer, Ada Apa Nih? || Hayuk selamat datang di blog kabar sensasi, silakan simak cerita Cinta Elif episode ke dua puluh sembilan nih. Dimana cerita sebelumnya Nilufer kecewa dengan Metin karena telah disakiti, Arda patah hati karena setelah nyatakan cinta si Pelin justru menghajarnya dan marah padanya, sementara itu Elif kemakan hasutannya Bahar hingga batal datang ke ultahnya Omer. Terus-terus apa selanjutnya?

Terus tunggu bentar nih, info buat yang ketinggalan cerita ulang sebelumnya silakan baca di Cinta Elif Episode 28 (5 November 2015).

Dan Cinta Elif Episode 29 (6 November 2015) ceritanya adalah Omer mempersiapkan sebuah kejutan untuk Elif untuk kencan makan bareng. Pelin memberi kejutan untuk Arda, datang kerumah Arda lalu menyiapkan sarapan. Metin memberikan kejutan untuk Nilufer dengan mengajaknya ke rumah sang ibu bahkan jika bersedia Metin mengajak Nilufer nikah saat itu juga.

Tayer-Ali-Husain berkumpul untuk membicarakan soal Omer. Tayer merasa terancam dengan adanya Omer, Tayer meminta agar Ali dan Husain menyingkirkan Omer. Husain menolak, tapi Ali marah-marah. Ali dan Husain justru bertengkar dan Tayer berusaha melerainya. Tayer minta agar Omer dipecat dari kepolisian. Husain tak terima itu, biar bagimana pun Husain sangat menyayangi Omer, Husain rela mati demi Omer.

Omer dan Elif akhirnya ketemuan, Omer dengan ramah ngajak ngobrol tapi Elif nampak dingin. Omer akhirnya menjelaskan soal perasaannya pada Elif, Omer bilang cinta pada Elif bahwa sudah memaafkan semua kebohongan Elif dan menerima Elif dengan segala masa lalunya. Omer bilang ingin hidup bersama Elif, Omer bilang ini itu tetang perasaan cintanya tapi Elif hanya diam aja. Tiba-tiba Elif bilang tidak cinta pada Omer dan menganggab semua sudah selesai. Omer mengira itu hanya bercanda tapi Elif bilang ini serius!!! Elif langsung pergi ke kamar mandi, Elif sangat sedih karena harus terpaksa mengatakan tidak cinta pada Omer karena menuruti permintaan seniornya Omer yang sebelumnya telah menemui Elif. Omer terkejut ketika Elif kembali lalu bilang "selamat tinggal" lalu pergi.

Merk berusaha mencari Nilufer karena saat pergi berdua minta mampir ke toilet pom bensin tapi ternyata gak ada. (Jelas aja gak ada karena Nilufer pergi bersama Metin bahkan diajak nikah).

Omer diam-diam terus mengikuti Elif, lalu memberhentikan langkah Elif secara tiba-tiba. Tapi tetep aja Elif tak mau bicara meski Omer terus minta penjelasan. Karena Elif terus membisu akhirnya Omer memborgol tangan Elif dengan tangannya, lalu membuang kunci borgolnya. Omer tak akan melepaskan Elif sebelum mendapatkan jawaban. Omer dan Elif jalan kemana-mana bareng dengan tangan yang terborgol.

Nilufer masih bingung dengan ajakan nikah dari Metin, Nilufer ingin mengenal tentang metin dan keluarganya terlebih dahulu. Metin pun menceritakan ini itu dengan jujurnya tapi tidak bilang kalo Tayer adalah ayahnya, Metin tidak bilang kalo Merk sebenarnya adalah sodaranya. Nilufer ingin tau nama ayah Metin tapi dibilangnya itu tak penting. Metin bertekat akan memenjarakan ayahnya itu dan membahagiakan ibundanya beserta Nilufer. Akhirnya Nilufer pun bersedia menikah dengan Metin. Dan syahhhhh Metin dengan Nilufer jadi pasangan suami istri deh.

Tayer dan Ali berunding bagaimana caranya membujuk Husain yang keras kepala? Tayer pun sudah punya rencana dan rencana itu harus terjadi. Rencana apa itu?

Omer dan Elif terus kemana-mana dalam satu borgolan, Omer bicara ini itu tapi Elif tetap diam aja karena terus mengingat omongan Sami (seniornya Omer) yang sempat cerita ini itu yang intinya menghasut Elif agar meninggalkan Omer. Sami memberikan pilihan terus bersama Omer tapi gagal mengungkap kasus pencuian uang atau meninggalkan Omer dan bebas dari masalahnya. Sami bilang Elif adalah penghalang terbesar karinya Omer, Sami bilang cinta bukan berarti harus bersama.

Omer tiba-tiba dapat telpon dari istrinya teman sekamar Taner.  Omer langsung ke rumah wanita itu, masih tetep dong datang dengan Elif karena masih seborgol. Wanita itu pun bilang bahwa suaminya pernah bekerja di rumah sakit Tayer.

Arda masuk kantor dengan dandanan rapi, lalu seolah berlagak baru mengenal Pelin. Arda minta mulai hubungan dari enol lagi dengan Pelin. Tentu saja Pelin syok melihat kelakuan Arda.

Husain menemui Ali lalu marah-marah karena yakin Tayer tidak akan membebaskannya. Tiba-tiba Omer menelpon Ali dan mengabarkan bahwa Halil si teman sekamar Taner sempat bekerja di rumah sakit milik Tayer. Ali pura-pura kaget mendengarnya dan bilang pada Omer jangan sembarangan tanpa bukti yang kuat. Ali dan Husain makin kebingungan karena Omer sudah melangkah terlalu jauh, jika berhasil maka Omer akan bisa membahayakan semua baik Tayer, Ali ataupun Husain.

Arda diam-diam menyelipkan bunga di laci mejanya dengan memberikan secul kertas yang berisi ajakan nonton film ke bioskop. Pelin membaca pesan itu tapi tiba-tiba Omer telpon untuk minta kunci borgol, Pelin bingung ada apa dengan Elif dan Omer? Peling langsung datang dan membuka kunci borgol Elif dengan Omer. Elif dan Pelin ngobrol berdua, sementara Omer menemui jaksa. Setelah selesai Omer mengantarkan Elif pulang tapi si Elif sempat bilang bahwa Levant akan datang ke rumah untuk menyelesaikan pekerjaan yang terbengkalai. Omer kesal dan cemburu mendengar omongan Elif soal Levant.

Metin mengantarkan Nilufer pulang, Merk sudah menunggu didepan. Nilufer berusaha menjelaskan pada Merk tapi rupanya Merk menunggu didepan rumah karena ingin masuk bareng agar ayahnya tidak tau soal kepergian Nilu.

Omer tiba-tiba menghentikan mobilnya dijalan untuk kembali ngajak bicara si Elif tapi tetap aja Elif diam aja. Omer pun menyerah lalu pergi meski belum mendapatkan penjelasan apapun dari Elif.

Tayer ketemuan dengan Metin, Tayer tanya kemana aja seharian? Metin ngakunya mengurus soal pencucian uang. Tayer tidak tertarik membahas soal itu lalu justru meminta Metin membunuh Halil.

Elif sudah dirumah lalu Levant datang langsung cipika-cipiki dan Bahar kesal melihatnya.

Baiklah Cinta Elif Episode 29 (6 November 2015) stop sampai disini aja, ketemu lagi dengan admin dipostingan berikutnya tetap di blog kabar sensasi.

Cerita selanjutnya Tayer meminta Husain menyingkirkan Omer, selengkapnya baca di Cinta Elif Episode 30 (7 November 2015).

Baca Juga:


Simak terus serial drama Turki kesayangan kamu hanya di blog Kabar Sensasi ya, simpen alamat url-nya sekarang!

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/